cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 48 Documents clear
Analisis Hubungan Curah Hujan dan Indikator El-Nino Southern Oscillation di Sentra Produksi Padi Jawa Timur dengan Pendekatan Copula Kartika Nur Anisa; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3924.273 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8866

Abstract

Analisis korelasi digunakan untuk mengidentifikasi pola hubungan antar variabel dengan asumsi data normal. Asumsi normal sering terlanggar jika terdapat amatan ekstrim dan salah satunya sering dijumpai pada data iklim, seperti curah hujan. Informasi curah hujan digunakan pada sektor pertanian sebagai informasi penentuan awal tanam dan selanjutnya sebagai peringatan dini kegagalan panen khususnya di wilayah irigasi non teknis (tadah hujan). Keragaman curah hujan di Indonesia seringkali dipengaruhi fenomena di Lautan Pasifik, yaitu El-Nino Southern Oscillation (ENSO). Oleh karena itu dilakukan identifikasi hubungan antara curah hujan dan indikator ENSO di sentra produksi padi di Jawa Timur, yaitu: Banyuwangi, Jember, Bojonegoro, Lamongan, dan Ngawi. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan Copula, karena pola hubungan curah hujan dan ENSO di lima kabupaten tidak mengikuti distribusi normal. Selain itu, analisis korelasi klasik tidak dapat mengidentifikasi pola hubungan keduanya. Hasil penelitian menunjukkan struktur dependensi antara curah hujan dan Anomali SST Nino 3 di lima kabupaten sebagian besar mengikuti Copula Frank. Sementara itu, struktur dependensi antara curah hujan dan Anomali SST Nino 4 serta SST Nino 3.4 mengikuti Copula Clayton, sedangkan dengan Anomali SST Nino 1+2 tidak mengikuti Copula apapun. Kesimpulan lain diperoleh bahwa kejadian ENSO pada bulan tertentu berpengaruh terhadap curah hujan di lima kabupaten Jawa Timur setelah satu bulan berikutnya.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Kusta di Jawa Timur pada Tahun 2013 Menggunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) Lucky Chyntia Juniardi; Mutiah Salamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4955.578 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8867

Abstract

Penyakit kusta merupakan penyakit kronis disebabkan oleh Micobacterium Leprae yang terutama menyerang kulit dan saraf tepi (fungsi sensoris, motoris dan otonom). Keterlambatan untuk mendapatkan pengobatan akan menyebabkan kecacatan yang permanen pada mata, tangan dan kaki. Perlu dilakukan analisis untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap jumlah kusta sehingga jumlah penderita kusta bisa diminimalisir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pemodelan jumlah kasus kusta adalah regresi Binomial Negatif. Regresi Binomial Negatif merupakan salah satu model regresi terapan dari Generalized Linear Model (GLM) karena distribusi Binomial Negatif termasuk anggota dari distribusi keluarga eksponensial. Regresi Binomial Negatif merupakan salah satu metode untuk mengatasi kasus overdispersi. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan analisis menggunakan metode Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) yang mampu mengatasi kondisi overdispersion dengan ditambahkan aspek spasial didalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah kasus kusta di Jawa Timur adalah persentase rumah tangga yang memiliki rumah sehat, tingkat kepadatan penduduk dan persentase rumah tangga yang berlokasi di daerah kumuh.
Klasifikasi Hasil Pap Smear Test Sebagai Upaya Pencegahan Sekunder Penyakit Kanker Serviks di Rumah Sakit “X” Surabaya Menggunakan Piecewise Polynomial Smooth Support Vector Machine (PPSSVM) Mukti Ratna Dewi; Santi Wulan Purnami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2916.135 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8869

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang menyerang leher rahim dan ditandai dengan pertumbuhan abnormal pada sel leher rahim. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, kanker serviks merupakan salah satu kanker yang paling sering menyerang perempuan di Indonesia. Oleh karena itu pencegahan sekunder melalui deteksi dini penting dilakukan. Penelitian ini mengangkat permasalahan klasifikasi hasil pap smear test di Rumah Sakit “X” Surabaya tahun 2010 yang didasarkan pada ketujuh faktor risiko, yaitu usia, usia pertama kali menstruasi, usia pertama kali melahirkan, siklus menstruasi, penggunaan alat kontrasepsi, paritas, dan riwayat keguguran menggunakan metode SSVM dengan piecewise polynomial function 1 (PPSSVM1) dan piecewise polynomial function 2 (PPSSVM2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3586 pasien yang melakukan pap smear test, 1172 di antaranya menunjukkan hasil abnormal. Pada hasil klasifikasi pap smear test, metode PPSSVM1 memiliki rata-rata tingkat sensitivitas tertinggi, yaitu 91,22% pada data training dan 94,66% pada data testing. Sementara metode PPSSVM2 memiliki rata-rata nilai akurasi dan spesifisitas tertinggi, yaitu 89,22% dan 88,53% pada data training serta 92,84% dan 91,12% untuk data testing. Berdasarkan kurva ROC dan nilai AUC, kedua metode PPSSVM sama-sama baik dalam kasus pengklasifikan hasil pap smear test di Rumah Sakit “X” Surabaya. Model PPSSVM1 lebih baik digunakan bila tingkat sensitivitas lebih diutamakan. Sementara bila tingkat spesifisitas lebih diutamakan maka model PPSSVM2 lebih baik untuk digunakan.
Peramalan Inflasi Nasional Berdasarkan Faktor Ekonomi Makro Menggunakan Pendekatan Time Series Klasik dan ANFIS Clara Agustin Stephani; Agus Suharsono; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2677.159 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8873

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model peramalan yang sesuai untuk memodelkan inflasi nasional yaitu inflasi umum dan tujuh kelompok pengeluaran. Untuk menentukan pola dan model dari inflasi tersebut, maka pendekatan yang digunakan menggunakan model ARIMA, fungsi transfer, variasi kalender, intervensi, ARIMAX (gabungan dari model fungsi transfer dengan dummy variabel intervensi dan variasi kalender) sebagai metode peramalan klasik, serta ANFIS sebagai metode peramalan modern.  Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dengan menggunakan data inflasi umum dan inflasi tujuh kelompok pengeluaran periode 2001-2014, menunjukkan bahwa model ARIMAX dan ANFIS tidak selalu menjadi model terbaik. Pemodelan terbaik tergantung dari keterkaitan antara deret input jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga, serta faktor-faktor variasi kalender dan intervensi yang digunakan terhadap tingkat inflasi di masing-masing kelompok.
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kriminalitas di Jawa Timur dengan Analisis Regresi Spasial Fitri Maria Dona; Setiawan Setiawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6078.824 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8876

Abstract

Setiap penduduk mempunyai resiko menjadi korban tindak kriminalitas. Semakin besar resiko yang dimiliki masyarakat menggambarkan semakin tidak amannya suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model yang menjelas-kan hubungan antara tingkat kriminalitas atau resiko penduduk menjadi korban tindak krimina-litas (crime rate) terhadap faktor-faktor yang mem-pengaruhinya di Jawa Timur. Ada dua matriks pembobot yang digunakan yaitu queen contiguiy dan customize, yang masing-masing menghasilkan model Spatial Error Model (SEM) dan Spatial Autoregres-sive (SAR). Berdasarkan metodel  SEM, ada 2 varia-bel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kriminalitas, yaitu variabel kepadatan penduduk yang berpengaruh positif dan persentase penduduk miskin yang berpengaruh negatif. Sedangkan dengan menggunakan metode SAR, ada 3 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kriminalitas di Jawa Timur yaitu kepadatan pendu-duk dan Indeks gini yang berpengaruh positif serta PDRB perkapita yang berpengaruh negatif
Pemodelan Jumlah Kasus Penyakit Tetanus Neonatorum di Jawa Timur Tahun 2012 dengan Geographically Weighted Zero-Inflated Poisson Regression (GWZIPR) Ratih Kumala Puspa Nusantara; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4003.775 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.9231

Abstract

Regresi Poisson adalah pemodelan pada data count yang berdistribusi Poisson. Banyaknya pelanggaran asumsi kesamaan mean dan variansi pada regresi Poisson dapat terjadi karena banyaknya nilai nol pada data. Salah satu metode untuk menganalisis banyaknya nilai nol (lebih dari 50%) pada data count adalah dengan regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP) yang menghasilkan penaksir parameter bersifat global. Akan tetapi data spasial dari berbagai lokasi mewakili perbedaan kondisi di setiap lokasi. Hal itu dapat dipengaruhi oleh karakteristik masyarakat, kondisi geografis dan ekonomi sebagai gambaran adanya faktor spasial. Penelitian ini menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit Tetanus Neonatorum di  seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penyumbang kasus Tetanus Neonatorum terbanyak kedua di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pengembangan dari regresi ZIP yang telah memperhitungkan faktor spasial yang disebut Geographically Weighted Zero-Inflated Poisson (GWZIPR). Pola persebaran data ini mengikuti distribusi Poisson dengan dengan mean sebesar 0,76 dan proporsi nilai nol 76,31%.  Penaksiran parameter model GWZIPR dilakukan dengan metode MLE dan diselesaikan menggunakan algoritma Ekspektasi-Maksimalisasi (EM). Pembobot fungsi yang digunakan adalah kernel Adaptive Bisquare menunjukkan bahwa semua parameter berpengaruh pada semua kabupaten/kota.
Optimasi Multirespon Surface pada Sifat Fisik dan Mekanik Tablet Obat dengan Metode AHP-Fuzzy TOPSIS Rizka Dewi Purwaning; Sony Sunaryo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2979.647 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.9232

Abstract

Salah satu Industri Farmasi X di Surabaya harus meningkatkan kualitas produksi obat sesuai dengan spesifikasi, salah satunya adalah obat jenis tablet kempa. Kualitas dari tablet obat diukur berdasarkan tingkat kekerasan, daya keregasan dan waktu hancur yang dihasilkan dari tablet obat. Dengan mempertimbangkan sifat fisik dan mekanik yaitu kadar zat pengikat, kadar zat desintegran dan tekanan mesin yang diatur. Untuk mendapatkan kualitas optimal Nugroho (2014) telah melakukan penelitian dengan menggunakan metode Goal Programming. Namun optimalisasi ketiga karakteristik kualitas dilakukan secara bertahap. Pada kasus dimana terdapat lebih dari satu karakteristik kualitas, optimalisasi tidak dapat dilakukan terpisah. Metode fuzzy TOPSIS yang diboboti dengan AHP dapat mengoptimalisasi secara serentak, dengan mengubah multikriteria ke dalam respon tunggal tanpa mengubah sifat dari data sehingga hasil akan lebih optimal. Berdasarkan pendekatan metode fuzzy TOPSIS dengan pembobotan AHP, untuk mendapatkan respon optimal maka kadar zat pengikat yang ditambahkan adalah sebesar 4.7 %, kadar zat desintegran sebesar 3.6 % serta tekanan mesin sebesar 3.2 pengempuan. Sehingga dari setting level variabel proses tersebut, didapatkan respon optimal tingkat kekerasan sebesar 9.9 kp, daya keregasan sebesar 0.4 % serta waktu hancur 40 detik.
Peramalan Beban Listrik di Jawa Timur Menggunakan Metode ARIMA dan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) Indana La Zulfa; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3872.208 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.9233

Abstract

Listrik merupakan salah satu sumber energi utama yang digunakan hampir pada seluruh aspek kehidupan. Faktanya, kebutuhan listrik semakin meningkat seiring dengan adanya kemajuan pembangunan di bidang teknologi, industri, dan informasi. Perkembangan dalam berbagai bidang tersebut dapat menimbulkan permasalahan terhadap kualitas dan kuantitas daya listrik yang dihantarkan, sehingga distribusi tenaga listrik terhadap konsumen harus dilakukan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan. Tujuannya adalah agar dapat melakukan tindakan yang tepat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan tenaga listrik, mempertahankan tingkat keandalan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen. Oleh karena itu, ramalan konsumsi listrik untuk beberapa waktu ke depan berdasarkan data konsumsi listrik pada waktu sebelumnya diperlukan sebagai bahan perencanaan pendistribusian listrik yang lebih efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meramalkan konsumsi beabn listrik di Jawa Timur dengan metode ARIMA dan ANFIS. Kriteria pemilihan model terbaik berdasarkan pada nilai RMSE, SMAPE, dan MAPE pada data out sample. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa metode ARIMA memberikan tingkat keakuratan yang lebih baik untuk meramalkan konsumsi listrik di Jawa Timur daripada ANFIS.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Contraceptive Prevalence Rate (Cpr) Di Indonesia Dengan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Diana Cristie; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2742.124 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.9234

Abstract

Salah satu permasalahan krusial yang terkait dengan kependudukan berkaitan dengan target MDGs 2015 adalah semakin meningkatnya jumlah penduduk dan tingginya laju pertumbuhan penduduk. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu usaha pemerintah dalam mengendalikan jumlah penduduk. Ukuran yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan program KB adalah angka prevalensi pemakaian kontrasepsi (CPR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi CPR. Pendekatan regresi nonparametrik spline digunakan karena dapat mengestimasi data yang tidak memiliki pola tertentu. Regresi spline yang dipilih adalah yang memiliki titik knot optimum dengan nilai GCV minimum, yaitu tiga titik knot. Berdasarkan hasil pengujian parameter diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap CPR adalah persentase penduduk miskin, persentase wanita berumur 15 tahun ke atas dengan pendidikan tertinggi kurang atau sama dengan SLTP, persentase wanita berumur 10 tahun ke atas dengan usia perkawinan pertama 18 tahun ke bawah, persentase wanita berumur 10 tahun ke atas  yang pernah kawin dengan anak lahir hidup kurang atau sama dengan dua, dan persentase wanita berumur 15 tahun ke atas yang bekerja. Model regresi nonparametrik spline ini mempunyai koefisien determinasi ( sebesar 95,59 persen.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Produksi Padi dan Jagung di Kabupaten Lamongan Widiyawati Widiyawati; Setiawan Setiawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4317.355 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.9236

Abstract

Peran padi selain sebagai sumber pangan pokok bagi petani, juga merupakan sumber penghasilan bagi jutaan penduduk. Kabupaten Lamongan merupakan produsen padi terbesar di Jawa Timur. Selain padi, produksi terbesar berikutnya yang dihasilkan adalah jagung. Produksi merupakan hasil perkalian antara produktivitas dan luas areal panen. Dimana dalam proses produksi itu sendiri kendala yang dihadapi pada luas areal pertanian adalah cenderung menurun dan produktivitas yang tidak menentu hasilnya. Sehingga dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi padi dan jagung menggunakan metode regresi linier berganda dengan pendekatan pendekatan principal component regression. Persamaan yang digunakan adalah luas areal panen padi, luas areal panen jagung, produktivitas padi dan produktivitas jagung. Berdasarkan analisis didapatkan model yang cukup baik dengan taraf 0,5.