cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015)" : 142 Documents clear
Desain Playground Modular bagi PAUD untuk Lahan Terbatas Faiq Ahaddian Zaim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.797 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13265

Abstract

Abstrak - Pendidikan anak usia dini atau yang biasa disingkat PAUD menjadi sebuah fenomena yang kian marak di berbagai tempat. Fasilitas bermain menjadi suatu poin penting dalam perkembangan pendidikan anak, yang diantaranya adalah playground. Playground merupakan salah satu sarana bermain sambil belajar yang merangsang perkembangan kemampuan anak seperti kemampuan kognitif, motorik, dan sensori. Namun, kerapkali lahan yang tersedia untuk playground sangat terbatas, akibatnya banyak PAUD yang tidak memiliki fasilitas playground yang memadai. Hal inilah yang menjadi latar belakang perancangan playground modular untuk tempat dengan lahan terbatas.  Variabel yang digunakan dalam pengumpulan data adalah murid-murid dari TK Islam Masjid Jendral Sudirman Surabaya beserta eksistingnya. Metode pemecahan masalah didasarkan pada aspek-aspek yang berkaitan dengan anak usia 0-5 tahun. Aspek-aspek tersebut diantaranya adalah antopometri anak, psikologi anak, kemampuan kognitif, motorik, dan sensoris anak, serta kebutuhan yang harus dipenuhi oleh anak. Dari beragam aspek tersebut, nantinya akan diperoleh sebuah konsep perancangan berupa pemecahan dari masalah utama. Maka dapat diambil kesimpulan, bahwa diperlukan playground yang mengoptimalkan kreatifitas pengguna dalam membentuk playground sendiri sesuai keinginan. Hasil yang didapatkan dari perancangan adalah berupa jenis playground dengan sistem modular yang memfokuskan rangsangan terhadap kognitif, mototris, dan sensorik anak namun tetap membebaskan kreatifitas anak dengan 3 alternatif permainan utama yakni, balancing beam, children climber, dan childern tube.
Desain Interior Four Points Solo untuk Menampilkan Citra Hotel Bisnis Elegan Kontemporer dengan Sentuhan Budaya Jawa Trivesti Laksmi Paramita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.407 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13471

Abstract

Kota Solo sebagai salah satu potensi pariwisata di sentral Jawa telah banyak kemajuan. Sebagai salah satu kota wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia, Solo melengkapi kemajuan infrastuktur kotanya dengan fasilitas penunjang, kemudahan akses dan akomodasi bagi para pebisnis. Hotel bisnis adalah hotel yang fasilitas utamanya dapat mengakomodasi seluruh kegiatan bisnis tamu hotel. Four Points by Sheraton yang merupakan hotel bisnis dengan klasifikasi bintang empat hadir di tengah kota Solo. Dilengkapi fasilitas untuk mendukung kegiatan MICE, seperti business center, conference room, meeting room, hingga lounge dan restoran, Four Points Hotel Solo perlu memunculkan image yang lebih eksklusif untuk bersaing dengan hotel sejenis. Konsep interior elegan kontemporer dipilih untuk memunculkan citra Four Points Hotel sebagai hotel bisnis yang berwibawa dan profesional. Dipadu dengan citra lokal Solo yaitu budaya Jawa, konsep ini diharap mampu mewujudkan misi Four Points Hotel yang selalu ingin menampilkan ciri budaya setempat pada tiap hotelnya. Metode pengambilan data pada desain interior ini meliputi pengumpulan data yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Survei dan observasi langsung pada Four Points Hotel Solo untuk mengetahui kondisi dan aktivitas pada hotel bintang empat. Kemudian penggunaan kuesioner dan wawancara kepada tamu hotel, pengelola dan staf hotel untuk mengetahui kondisi Four Points Hotel Solo. Sedangkan studi pustaka mengenai hotel bisnis, hotel bintang 4, lobby, bar, president suite, kontemporer, dan budaya Jawa merupakan cara untuk mendapatkan data tentang standar perancangan, data pembanding dan referensi tentang objek yang diperlukan. Dari data yang didapatkan akan diolah dan dianalisa, sehingga didapatkan konsep. Hasil yang diharapkan dari desain interior desain berupa  konsep  dan penerapannya pada desain interior Four Points Hotel Solo yang mampu mengakomodir kegiatan bisnis para tamu hotel maupun  menampilkan citra hotel bisnis yang elegan dan profesional dengan konsep kontemporer dengan sentuhan budaya Jawa.
Apple Museum of Technology Interior with Eclectic Style. Muhammad Ardhiansyh; Thomas Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.261 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13560

Abstract

Apple as a brand that is known so elegant and always futuristic in grain products is a media education requires a bridge or a real facility that can be realized with a public facilities such as museums, so that the messages that is sufficient to educate and inspire the next young generation in the future, apart from the product - Apple product itself, can be received intact and correctly on the application later. Mediating the messages through a public facilities such as a museum with eclectic style, can dig some of Apples own vision The mission related to education and technology and a history that has meaning and studies enough to be known by the people in the world , in addition to generation - the younger generation that will come. See Apple from another point of view (History), is another way also in the approach to the users of the Apple products worldwide. In this case, there are some reviews that could answer some of the questions that are considered to be a public dilemma in todays technological world market, that is how a technology product can be so loved and became a lifestyle that is quite closely attached to the human behavior, as well as how a technology can inspire and can make the man himself makes a change and revolution against something in this world. Then, at the end concluded that the word museum, a public facility that media could be one charger the charge as a study material which have been mentioned above.
Desain Interior Stasiun Radio JEJE Surabaya dengan Konsep Open Space Office yang Fun,Young and Friendly untuk Meningkatkan Kualitas Kerja Reza Abimoko
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13573

Abstract

Desain  interior  pada stasiun radio Jeje Surabaya mengambil konsep Open Space Office yang Fun, Young and Friendly untuk meningkatkan kualitas kerja. Konsep Open Space Office yang Fun, Young and Friendly  untuk desain interior yang memberikan suasana kantor yang terbuka ,menyenangkan , muda dan ramah bagi  bagi  staff stasiun radio  sehingga  membantu  proses  produksi dan proses berfikir staff dalam mencari ide-ide baru untuk menjadikan stasiun radio Jeje Surabaya sebagai radio HITS-nya anak Surabaya.  Dalam  proses  desain  interior  ini  akan  diteliti  dan  diterapkan bagaimana  kondisi  interior stasiun radio yang nantinya akan diterapkan dalam keadaan stasiun radio yang sesunggguhnya. Metode pengambilan data pada desain interior ini  menggunakan metode kualitatif meliputi pengumpulan data yang dilakukan secara langsung  maupun tidak langsung. Survey dan observasi langsung pada stasiun radio Jeje Surabaya untuk   mengetahui  kondisi  dan   aktivitas  pada staisun radio Jeje Surabaya tersebut. Sedangkan studi  pustaka  mengenai Stasiun radio, Open space office,  Fun, Young, and Friendly, dan cara meningkatkan kualitas kerja merupakan cara untuk mendapatkan data tentang standart perancangan, data pembanding dan  referensi  tentang  objek  yang  diperlukan.  Dari  data  yang  didapatkan   akan   diolah   dan dianalisa  dengan  Metode  analisa  induktif,  analisa  semiotika,  analisa  deskriptif  dan  analisa komparasi pengaruhnya terhadap proses desain interior, sehingga didapatkan konsep yang pas untuk stasiun radio Jeje. Hasil dari desain interior stasiun radio ini  berupa konsep dan penerapannya pada  desain bangunan dan interior Stasiun Radio Jeje serta konsep dan hasil desain interior ini dapat menciptakan suasana kantor yang menyenangkan, muda dan bersahabat bagi para penggguna kantor stasiun radio baik bagi staff maupun pengunjung dan hasil desain interior ini  turut meningkatkan citra positif staiun radio jeje bagi masyarakat luas dan dapat meningkatkan kualitas kerja bagi para staff stasiun radio jeje itu sendiri
Desain Interior Bernuansa Modern Islam pada TK dan Playgroup Kreatif Primagama Jemursari di Surabaya untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak WAHYU ADISTYA RINDARTI
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.358 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13594

Abstract

Taman Kanak-kanak (TK) dan Playgroup (PG) yang ramah lingkungan, aman, sehat, mendidik tentang agama, bersifat edukatif yang membantu perkembangan dan pertumbuhan kreatifitas anak, merupakan impian setiap orang tua atas sebuah wadah pendidikan berkualitas bagi anak mereka. Pada usia pra-sekolah anak-anak akan mengalami perkembangan yang sangat cepat dari segi fisik, kognitif, emosi maupun sosial, maka dari itu TK dan PG sebagai lembaga pendidikan formal pada usia dini merupakan salah satu sarana untuk membantu memberi rangsangan dan dukungan dalam masa perkembangan serta pertumbuhan anak sesuai dengan sifat individu mereka. Faktor yang berperan dalam menunjang perkembangan dan pertumbuhan anak adalah kualitas guru, program kegiatan dan lingkungan fisik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi perkembangan anak. Modern Islam yang menunjang kreatifitas anak menjadi konsep desain TK dan PG yang ramah lingkungan, aman, sehat, serta mengenalkan anak pada agama dengan membawa suasana fun yang membantu perkembangan kreatifitas anak yang juga didukung dengan ornamen islam. Dengan konsep seperti ini bertujuan mendapatkan kepercayaan dari orang tua kepada sebuah wadah pendidikan anak dengan lingkungan yang mendidik dan juga pengajaran yang berkualitas, sehingga anak-anak telah siap memasuki jenjang pendidikan formal dengan tingkat intelektual dan emosional yang baik. Jurnal secara umum menggunakan metode desain penelitian lapangan secara langsung, lokasi jemursari PG dan TK kreatif primagama, pengumpulan data melalui survei lapangan dan wawancara, teknik analisis berupa studi aktifitas dan kebutuhan pengguna, kebutuhan dan hubungan ruang, analisa elemen, pencapaian interior dan analisa konsep, hingga desain akhirnya menghasilkan laporan, gambar teknik, maket, gambar 3D, animasi dan prototype Desain akhir menghasilkan konsep desain interior bernuansa modern islam pada PG & TK kreatif primagama meliputi pengolahan layout & alternatif layout, elemen pembentuk ruang, aspek dekorasi bentuk furniture & desain terpilih
Desain Interior Starkhouse Bali bernuansa Miami Dengan Pertimbangan Psikologi Terhadap Pengguna Asyari Wirantiko
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1620.508 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13631

Abstract

Penilitian tentang suatu bar dan pub yang dimulai sejak Januari 2015 mengangkat topik bahasan tentang kurangnya bar yang memiliki imaji positif pada pandangan masyarakat Indonesia. Penulis menitik beratkan kepada nilai ergonomi dalam elemen, desain layout interior, dan material kepada penggunanya. Kedatanga turis asing ke Bali selama 2014 bisa melampaui angka 3,5 juta orang, karena selama Januari--November saja tercatat 3,4 juta orang sehingga dalam satu bulan lagi lebih dari seratus ribu orang. Adanya keinginan untuk menetapkan sasaran kedatangan turis asing sebanyak 3,5 juta orang tahun 2015 ke Bali, angka itu dinilai terlalu rendah mengingat perkembangan dunia perpelancongan semakin menggembirakan. Dalam bulan menjelang akhir tahun masyarakat mancanegara yang melakukan perjalanan wisata akan lebih banyak lagi, sehingga dalam kurun waktu sebulan lagi jumlah turis asing ke Bali bias mencapai 3,7 juta orang. Jumlah turis asing ke Bali saat ini rata-rata 300.000 orang per bulan, dan jika angka ini berlangsung hingga Desember nanti maka jumlah kedatangan turis asing ke Bali sudah bisa mencapai 3,7 orang.Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa mendesain sebuah Restauran dan Bar bertemakan Miami - Bali dapat disesuaikan dengan kombinasi desain agar mudah dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat
Perancangan Film Dokumenter ”Selonding; Nyanyianmu Semangat Kami” Sebagai Kebudayaan Khas Desa Tenganan Pegringsingan Bali I Gusti Made Dio Damalla Pratama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.502 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13668

Abstract

Gamelan Selonding merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang berasal dari Desa Tenganan Pegringsingan. Gamelan ini memiliki keunikan bentuk, suara dan terutama fungsinya yang sakral pada kehidupan warga di Desa Tenganan Pegringsingan. Namun keberadan dari Gamelan Selonding kurang diketahui oleh masyarakat Bali. Informasi mengenai Gamelan Selonding hanya bisa didapatkan di Desa Tengaan Pegringsingan. Jadi meurut survei hal tersebut menyebabkan hanya 26.8% remaja Bali yang mengetahui Gamelan Selonding. Maka dari itu diperlukan sebuah media komunikasi untuk mengenalkan Gamelan selonding secara komprehensif mulai dari bentuk, suara serta fungsi gamelan tersebut bagi masyarakat Bali. Dilakukan pembuatan film dokumenter untuk memberikan informasi yang yang komperhensif mengenai bentuk, suara dan fungsi dari Gamelan Selonding. Proses perancangan film dokumenter ini terbagi menjadi 3 tahap yakni tahap Pra Produksi, Produksi serta Pasca Produksi. Metode penelitian yang digunakan yakni observasi langsung ke lapangan, In-depth interview dengan narasumber yang berkompeten serta menyebarkan kuisioner untuk mendapatkan saran mengenai informasi yang diperlukan oleh remaja di Bali. Hasil dari perancangan ini adalah film dokumenter “Selonding; Nyanyianmu Semangat Kami” yang merepresentasikan kegiatan upacara warga desa Tenganan Pegringsingan selama upacara Usaba Sambah 2014. Melalui film dokumenter ini para audiens dapat melihat serta mendengar bentuk dan suara dari gamelan Selonding, juga merasakan semangat dan kegigihan warga desa Tenganan Pegringsingan dalam menjaga dan melestarikan warisan budayanya.
Desain Carbody Eksterior dan Interior Tramway sebagai Ikon Angkutan Massal Cepat Kota Surabaya Adi Suprayitno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.62 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.14036

Abstract

Realisasi proyek AMC (Angkutan Massal Cepat) Surabaya merupakan bagian rencana jangka panjang pemerintah kota dalam pengadaan sistem transportasi publik modern dan terintegrasi.Namun, konsep trem dan monorail sebagai ‘brand image’ transportasi massal berbasis kereta masih mendapat kesan negatif dari publik. Aspek kenyamanan, keselamatan, serta estetika yang sangat minim mengakibatkan kurangnya peminat moda transportasi tersebut. Perancangan ditujukan sebagai sajian alternatif rupa trem Surabaya. Konsep morfologi bentuk ikan Suro tampak pada carbody maskara eksterior trem. Carbody interior mengusung konsep lantai rendah yang berguna untuk memudahkan akses oleh beragam penumpang. Konfigurasi interior dibangun untuk meningkatkan fungsi trem sebagai moda transportasi massal perkotaan, waktu tempuh cepat dengan frekuensi tinggi, dan berhenti di banyak stasiun. Gaya desain merujuk pada tren kereta modern, simpel, dan dinamis. Sesuaikeberadaan Surabaya sebagai kota metropolitan dengan tingkat pergerakan manusia yang padat. Kehadiran trem sebagai ikon AMC diharapkan mampu meningkatkan kebanggaan serta antusiasme publik terhadap penggunaan transportasi massal dalam kota
PERANCANGAN KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU SUROBOYO CARNIVAL NIGHT MARKET Bagasworo Rinugroho
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.064 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13882

Abstract

Suroboyo Carnival Night Market ingin menjadi ikon wisata Surabaya. Oleh karena itu, perancangan komunikasi pemasaran terpadu ini bertujuan untuk mengkomunikasikan Suroboyo Carnival Night Market sebagai brand baru di masyarakat dan menanamkan citra sebagai taman hiburan bertema Surabaya dengan konsep wisata malam hari. Tujuan dari komunikasi pemasaran terpadu adalah memberikan pesan langsung kepada target audiens secara menyeluruh dan terintegrasi, melalu berbagai disiplin ilmu komunikasi. Metode yang digunakan adalah kuisioner, wawancara mendalam, observasi, dan literatur. Berdasarkan metode diatas dibentuklah konsep More Night More Fun, yang dapat diturunkan ke berbagai media komunikasi, baik dalam what to say dan dalam how to say. Perancangan ini menciptakan komunikasi pemasaran terpadu yang terintegrasi dengan memanfaatkan keluaran media yang beragam, baik dalam segi komunikasi maupun segi visual, untuk menciptakan sebuah pesan yang konsisten. Dengan menggunakan konsep komunikasi yang berbeda dengan taman hiburan lainnya, akan tercipta awareness di benak target audiens Suroboyo Carnival Night Market, khususnya masyarakat Surabaya.
Desain Mobil Posyandu Sebagai Unit Kesehatan Lanjut Usia Dengan Konsep Steril, Compact dan Futuristik Agung Dias Arifianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.214 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13907

Abstract

Abstrak— Berkembangnya sarana mobil layanan kesehatan di Indonesia merupakan bukti bahwa layanan tersebut semakin dibutuhkan. Hal ini terjadi karena layanan kesehatan yang ada selama ini tidak sebanding dengan tingkat kebutuhan masyarakat. Kebutuhan ini disertai dengan meningkatnya jumlah populasi lansia di Indonesia sementara pelayanan kesehatan khusus seperti posyandu lansia tidak berjalan dengan baik dikarenakan banyak hal diantaranya minimnya fasilitas dan keterbatasan jarak. Karena itu pengadaan mobil layanan kesehatan khusus posyandu lansia dirasa perlu untuk memberikan kemudahan sarana dan prasarana akan pelayanan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lansia. Dalam perancangannya, dibutuhkan pengumpulan data analisa kegiatan posyandu lansia terbaik di kota besar Indonesia beserta data transportasi layanan kesehatan sejenis yang ada sebagai tolak ukur sebuah rancangan untuk memperoleh data yang maksimal. Kemudian hasil analisa diolah dengan konsep ide mobil yang steril meliputi ruangan bersih dan nyaman, penempatan air kotor dan bersih, pemisahan sampah medis kemudian compact, yaitu furnitur ruangan yang ringkas cepat dan mudah digunakan. Selain itu unsur futuristik digunakan meliputi visualisasi mobil dinamis, penggunaan alat digital dan penggunaan sensor dalam mengukur tubuh. Konsep ini digunakan untuk menunjang semua aspek kegiatan posyandu yang mengedepankan kecepatan dan kenyamanan. Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat membantu peran posyandu lansia agar lebih efektif dan tepat guna untuk menunjang kesehatan lansia di Indonesia.  

Page 11 of 15 | Total Record : 142