cover
Contact Name
Fitri Rahmasari
Contact Email
frahmasari5@gmail.com
Phone
+6282370518284
Journal Mail Official
perpustakaanstikesdarusalam@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Iskandar Muda No.24f, Kota Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery
ISSN : 28281837     EISSN : 28281292     DOI : -
Core Subject : Health,
Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery (DIJ) publishes articles that are the results of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, innovative and up-to-date knowledge and technology in the scope of nursing and midwifery.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2023): September" : 15 Documents clear
Pengaruh Senam Kegel Terhadap Penurunan Frekuensi Inkontinensia Urine Pada Lansia Ayu Fazilla; Fitra Yani; Nurzahrah
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inkontinensia urine merupakan ketidakmampuan seseorang untuk menahan keluarnya urine. Inkontinensia sering terjadi pada lansia. Salah satu cara untuk memperbaiki ketidakmampuan menahan berkemihya itu dengan senam kegel. Tujuan penelitianini untuk mengetahui pengaruh senam kegel terhadap penurunan frekuensi inkontinensia urine pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Kabupaten Bireuen. Jenis penelitian ini bersifat quasi experiment dengan rancangan one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di wilayah Kerja Puskesmas Kuala Kabupaten Bireuen. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah responden inkontinensia urine 11 orang. Data dikumpulkan dengan lembaran kuesioner QUID saat pre-test dan post-test. Penelitian ini dilakukan mulai Maret 2022 sampai Agustus 2022. Hasil penelitian menujukkan bahwa sebelum diberikan intervensi senam kegel didapatkan responden dengan tipe inkontinensia urine terbanyak adalah tipe inkontinensia urine stress sebanyak 5 orang(45,4%) sedangkan tipe terendah adalah responden yang mengalami inkontinensia urineurgensi sebanyak 3 orang (27%) sesudah diberikan intervensi senam kegel didapatkan responden dengan tipe inkontinensia urine terbanyak adalah tipe tidak inkontinensia urine sebanyak 6 orang (54%) dan tipe inkontinensia urine stress dan urgensi sama-sama sebanyak 1 orang (9,0%) sedangkan inkontinensia urine campuran sebanyak 3 orang (27%). Uji normalitas penelitian ini menggunakan shapiro-wilk menujukan nilai ρ 0,171 ( pre-test) dan nilai ρ 0,093 (post-test) > 0,05. maka data berdistribusi normal. Uji statistik menggunakan uji parametrik mutlak yaitu uji T berpasangan (paired T Test) dengan nilai ρ value 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh senam kegel terhadap penurunan frekuensi inkontinensia urine pada lansia di wilayah kerja Puskesmas kuala kabupaten Bireuen.
Pengaruh Demensia Terhadap Activity Of Daily Living Pada Lanjut Usia Putri Astuti; Zulkarnaini; Rohana
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Alzheimer Report memperkirakan pada tahun 2015 bahwa terdapat 46,8 juta orang hidup dengan demensia di seluruh dunia. Prevalensi demensia pada orang berusia lanjut ≥60 tahun di Afrika Utara dan Timur Tengah berada di antara 5,75% hingga 8,67%. Studi menunjukkan prevalensi demensia di Indonesia lebih tinggi (20,1%) dibandingkan dengan negara lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh demensia terhadap Activity of Daily Living (ADL) pada lanjut usia. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai 22 Januari sampai dengan 23 September 2022. Populasi dalam penelitian ini seluruh penduduk lansia berusia 60-69 tahun di Gampong Abeuk Jaloh Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen berjumlah 63 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total populasi berjumlah 63 lansia. Pengolahan data dengan editing, coding, processing, tabulating dan menggunakan uji chi square. Hasil uji univariat diperoleh demensia responden sebagian besar pada kategori demensia sedang dengan frekuensi 36 orang (57,1%) dan ADL responden di Gampong Abeuk Jaloh Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen sebagian besar pada kategori ketergantungan sedang dengan frekuensi 35 orang (55,6%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,000) < α (0,05), sehingga Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh demensia terhadap Activity of Daily Living (ADL) pada lansia. Diharapkan kepada bagi perawat dalam perkembangan ilmu keperawatan, diharapkan dapat memberikan asuhan keperawatan terhadap lansia yang mengalami demensia dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan dan berbagai terapi mengenai cara meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.
Hubungan Keterbukaan Diri (Self-Disclosure) Dengan Interaksi Sosial Pada Remaja Kartika Sari Dewi; Rahmad Mouliansyah; Linda Adriani
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbukaan diri yang berlebihan pada remaja akan mempengaruhi perilaku para remajanya terutama interaksinya dengan lingkungan sekitar. Jika interaksi sosial mereka buruk, maka akan menghambat tugas-tugas perkembangan mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keterbukaan diri (self-disclosure) dengan interaksi sosial pada remaja Desain penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 03 September 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja dengan umur 15-18 tahun sebanyak 46 remaja. Sampel dalam penelitian ini adalah 46 remaja dengan menggunakan teknik total populasi. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode pengolahan data dengan langkah editing, coding, transfering dan tabulating. Berdasarkan hasil analisis univariat keterbukaan diri (self-disclosure) pada remaja berada pada kategori baik sebanyak 25 responden (54.3%) dan interaksi sosial pada remaja berada pada kategori baik yaitu sebanyak 29 responden (63.0%). Hasil analisis bivariat didapatkan p value= 0.004 < α= 0.05, jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan keterbukaan diri (self-disclosure) dengan interaksi sosial pada remaja. Diharapkan kepada remaja dengan tingkat interaksi sosial kurang baik untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan yang diadakan di sekolah maupun diluar sekolah terutama pelatihan self interpersonality agar dapat membantu mengasah kepercayaan diri remaja untuk lebih baik dalam berinteraksi sosial dengan sesama remaja.
Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Fifi Alaita; Zulkarnaini; Rahmad Mouliansyah
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 adalah penyakit yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak baik seperti makan, berkurangnya aktifitas fisik dan obesitas. Penyakit DM tipe 2 memiliki komplikasi dampak yang signifikan terhadap kesehatan. Komplikasi DM tipe 2 dapat dicegah dengan mengendalikan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah pre eksperimental dengan pendekatan desain one group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Populasi penelitian adalah penderita DM tipe 2 di Pukesmas Banda Baro Kabupaten Aceh Utara. Jumlah sampel  32 orang. Hasil dari penelitian terdapat perbedaan kadar gula darah acak sebelum dan sesudah melakukan senam diabetes. Dengan rata-rata nilai kadar gula darah sebelum senam 226,25 mg/dl dan setelah senam 216,41 mg/dl. Dari hasil analisis uji stastitik diperoleh nilai p value = 0,000. berarti p value < α (0,000 < 0,05). Penurunan kadar gula darah bervariasi antara responden satu dengan yang lainnya. Hal tersebut dikarenakan faktor frekuensi melakukan aktifitas fisik dalam satu minggu dari masing-masing responden berbeda. Tetapi dalam penelitian ini tidak diteliti faktor lain yang menyebabkan kadar gula darah turun seperti tercapainya intensitas senam yang baik. Salah satu penatalaksanaan diabetes mellitus tipe 2 yaitu aktifitas fisik yang cukup, dalam hal ini senam diabetes dapat dijadikan salah satu aktifitas fisik untuk penderita diabetes mellitus tipe 2 agar kadar gula darah mengalami penurunan. Diharapkan kepada penderita diabetes mellitus agar selalu menjaga pola dan rutin melakukan aktivitas fisik yaitu senam diabetes.
Hubungan Lama Hemodialisis Dengan Tingkat Stres Pada Pasien Gagal Ginjal Syarifah Khairuna; Zulkarnaini; Rohana
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien yang menderita gagal ginjal kronik stadium V sudah pasti mendapatkan terapi hemodialisis seumur hidupnya. Stres pada pasien hemodialisa berasal dari keterbatasan aktivitas fisik, perubahan konsep diri, status ekonomi keluarga, dan tingkat ketergantungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan lama hemodialisis dengan tingkat stres pada pasien gagal ginjal di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe. Desain penelitian analitik untuk menguji hipotesis dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 03 September 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal yang melakukan hemodialisis di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe sebanyak 46 pasien. Teknik pengambilan sampel digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara total populasi yaitu semua populasi dijadikan sampel. Jadi jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 46 pasien. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk pertanyaan langsung dan DASS 42. Metode pengolahan data dengan langkah editing, coding, transfering dan tabulating. Berdasarkan hasil analisis univariat lama hemodialisis pada pasien gagal ginjal berada pada kategori 12-24 bulan sebanyak 19 responden (41,3%) dan stres pada pasien gagal ginjal berada pada kategori sedang sebanyak 17 responden (37,0%). Hasil analisis bivariat didapatkan p value 0,039 < α= 0,05, jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama hemodialisis dengan tingkat stres pada pasien gagal ginjal di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe. Diharapkan kepada pasien dapat meminimalisir tingkat stres yang dialami oleh pasien gagal ginjal yang telah menjalani hemodialisis dalam waktu yang cukup lama.

Page 2 of 2 | Total Record : 15