cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021): February 2021" : 10 Documents clear
Hubungan status gizi dengan status anemia pada mahasiswa putri Ariyani Lutfitasari
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.51-60

Abstract

Masalah gizi yang biasa dialami pada masa remaja salah satunya adalah anemia. Anemia dapat menimbulkan berbagai dampak pada remaja antara lain menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit, menurunnya aktivitas dan prestasi belajar karena kurangnya konsentrasi.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan status anemia pada mahasiswa Akademi Kebidanan Pemerintah Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan desain study analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi, kemudian hitung menggunakan teknik simple random sampling, besar sampel dihitung menggunakan rumus Sovlin didapatkan hasil sebanyak 52 responden. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan nilai ρ adalah 0,020. Uji tersebut mendapatkan nilai ρ <0,05 yang berarti bahwa terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan status anemia pada mahasiswa Akademi Kebidanan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Tinjauan yuridis pelaksanaan informed consent pemasangan AKDR pada akseptor KB Dita Kristiana
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.89-96

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan No 28 tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan menyatakan bahwa dalam melaksanakan praktik/kerja, bidan berkewajiban untuk memberikan informasi tentang pelayanan yang dibutuhkan, meminta persetujuan tindakan yang akan dilakukan, melakukan pencatatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bertujuan untuk mengetahui pengaturan informed consent pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim, alas an dibutuhkannya informed consent dan pelaksanaan informed consent pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim di Puskesmas Kota Yogyakarta. Metode penelitian yuridis sosiologis Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinjauan yuridis pelaksanaan informed consent pemasangan AKDR terdapat pada Undang-undang dan Permenkes. Dari 13 responden di Puskesmas Jetis dan Tegalrejo, 12 informed consent sah, dan 1 tidak karena tidak ada tanda tangan bidan, pasien, maupun suami. Pengaturan informed consent pemasangan AKDR terdapat pada Undang-undang dan Permenkes.
Analisis status gizi pada balita stunting Ellyda Rizki Wijhati; Rosmita Nuzuliana; Maulita Listian Eka Pratiwi
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.1-12

Abstract

Permasalahan gizi adalah permasalahan global yang memiliki dampak yang sistemik pada Negara berkembang termasuk Indonesia. Permasalahan yang terjadi pada anak dengan kekurangan gizi tidak hanya dengan postur tubuh, namun berdampak pada kesehatan baik saat ini maupun pada kehiduan selanjutnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan waktu cros sectional. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 55 balita stunting, dengan total sampling. Hasil penelitian didapatkan balita stunting yang memiliki status gizi baik berdasarkan BB/TB adalah 85.5%, dengan faktor yang paling berhubungan dengan tingkat pendidikan ayah dan ibu
Parameter reproduktif yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada wanita Nuke Devi Indrawati; Dewi Puspitaningrum; Dian Nintyasari Mustika; Maria Ulfa Kurnia Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.61-68

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit pembunuh terbesar di dunia. Parameter reproduktif seperti umur, paritas dan kontrasepsi hormonal dianggap sebagai parameter yang terkait dengan sejarah reproduksi yang mungkin berperan dalam terjadinya kejadian hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui usia, paritas dan kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi pada lansia perempuan di Puskesmas Tlogosari Kulon. Metode: Jenis penelitian analitik, dengan pendekatan studi cross-sectional. Populasi penelitian secara random pada WUS yang ada di Kelurahan Tembalang, Kota Semarang berjumlah 128 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, secara bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: dari 128 dengan usia 40-45 th 50%, paritas mayoritas masuk multipara 76%, lama menggunakan kontrasepsi hormonal mayoritas ≥ 10 tahun 94% dan pekerjaan sebagai pegawai negeri dan swasta sebanyak 36,71%. Uji hubungan analisis bivariat menunjukkan terdapat variabel yaitu umur (p value 0,028), paritas (p value 0,456), kontrasepsi hormonal (p value 1,000) dan pekerjaan (p value 0,012). Kesimpulan : Ada hubungan antara umur dan pekerjaan dengan kejadian hipertensi pada lansia perempuan di Kelurahan Tembalang Kota Semarang.
Deep back dan rubbing massage berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri dan percepatan pembukaan serviks ibu bersalin Enny Fitriahadi; Istri Utami
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.13-22

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh deep back dan rubbing massage terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan dan percepatan pembukaan serviks pada ibu bersalin. Sampel dalam penelitian ada 40 sampel, 20 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Metode penelitian ini akan menggunakan rancangan kuantitatif dengan quasy experimental design dengan desain non-randomized pretest-posttes group. Uji beda hasil pre test dan post test pada kelompok eksperimen atau non eksperimen menggunakan analisis T test digunakan untuk mengetahui perbedaan pre test dan post test pada 2 kelompok yang berbeda yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini didapatkan nilai sig. kurang dari 0,05 (p=0,000 < 0,05), sehingga dapat dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan dalam penurunan intensitas nyeri dan pembukaan serviks pada kelompok eksperimen. Saran bagi Ibu hamil diharapkan dapat melakukan deep back dan rubbing massage yang dilakukan oleh suami atau bidan sehingga intensitas nyeri saat persalinan kala I dapat berkurang dan pembukaan serviks semakin bertambah.
Pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pemeliharaan organ kesehatan reproduksi pada siswa tunagrahita dan autisme Yuliyanik Yuliyanik
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.69-74

Abstract

Pendahuluan: Pendidikan kesehatan khususnya pendidikan kesehatan reproduksi memiliki peran yang sangat penting dalam membantu remaja penyandang disabilitas dalam pemeliharaan kesehatan reproduksinya. Pada remaja dengan disabilitas (tunagrahita dan autisme), mereka kurang tanggap bahkan tidak mengetahui bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya terutama kesehatan organ reproduksinya. Remaja dengan disabilitas perlu ketlatenan dalam memberikan informasi tersebut, harus terus menerus dan sesuai dengan pemahaman mereka. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sangat diperlukan oleh semua remaja baik itu remaja normal maupun remaja dengan disabilitas. Metode: Jenis penelitian ini dengan observasi pretest-posttest. Teknik yang dipakai total sampling. Analisa data menggunakan SPSS 16 dengan uji Wilcoxon.  Hasil: Uji statistik menunjukkan hasil p value = 0,000, nilai tersebut lebih kecil dari nilai taraf signifikansi yang digunakan yaitu 5% atau 0.05, ini berarti bahwa ada pengaruh antara pendidikan kesehatan reproduksi dengan pengetahuan kesehatan organ reproduksi pada siswa tunagrahita dan autisme. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan reproduksi berpengaruh terhadap pengetahuan kesehatan organ reproduksi pada siswa tunagrahita dan autisme.
Determinan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Puskesmas I Denpasar Barat NM, Ari Febriyanti; NK, Ayu Sugiartini
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.23-34

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik yang dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. World Health Organization (WHO) merekomendasikan Global Strategy for Infant and Young Child Feeding yang merupakan empat hal esensial dalam pemberian makanan bayi dan anak, salah satunya adalah pemberian ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan, atau yang disebut dengan ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui. Desain penelitian ini adalah cross-sectional analitik. Subjek penelitian menggunakan 80 ibu yang memiliki bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas I Denpasar Barat dengan analisis yang digunakan adalah chi-square dan regresi poisson. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (55,0%) tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p= 0,00), pengetahuan (p= 0,00), persepsi (p= 0,00), dukungan suami (p= 0,04), keterpaparan informasi (p= 0,00) dengan pemberian ASI Eksklusif. Faktor dominan yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif yaitu persepsi dengan nilai p= 0,01 (aPR= 6,49 95%CI: 1,3-31,8).
Pengaruh pijat oksitosin terhadap frekuensi His, durasi His pada ibu inpartu di BPM ASRI Tuban Umu Qonitun; Mariyatul Qiftiyah
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.75-82

Abstract

Persalinan sangat penting dilakukan observasi HIS yaitu dengan melihat frekuensi dan durasi His sehingga proses persalinan kala I akan berlangsung dengan mulus, baik pada primi maupun multi (Astuti, 2013). Jika lama persalinan kala I berlangsung tidak normal maka masalah potensial dimungkinkan terjadi. Dan jika kontraksi uterus  tidak baik maka pembuluh darah di daerah plasenta tidak terjepit dengan maksimal, hal ini yang mengakibatkan perdarahan postpartum (Studi, Keperawatan, Perintis, & Bakti, 2016). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap frekuensi his dan durasi his pada ibu inpartu di BPM ASRI Tuban.. Desain penelitian ini pra eksperimental (static-group comparation design) dengan pendekatan kohort, populasinya seluruh ibu bersalin normal di BPM ASRI Tuban bulan februari – mei 2019 sejumlah 60 responden, dengan menggunakan teknik sampling sistematik random sampling didapatkan jumlah sampel 52 responden dibagi menjadi kelompok kontrol (26 responden) dan kelompok eksperimen (26 responden). Variabel independen Pijat oksitosin sedangkan variabel dependen frekuensi his dan durasi his. Analisa data menggunakan  independent sample t-Test dengan SPSS Vs 23.  Frekuensi his pada kelompok eksperimen sebagian besar 14 responden (53,8%) mendapatkan Frekuensi his 4 kali dalam 10 menit dan ada Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Frekuensi His  pada Ibu inpartu di BPM ASRI Tuban Tahun 2019. Sedangkan durasi his pada kelompok eksperimen sebagian besar 16 responden (61,5%) mendapatkan durasi his >40 detik dan ada Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap durasi His  pada Ibu inpartu di BPM ASRI Tuban Tahun 2019. Terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap Frekuensi his dan durasi his pada ibu inpartu di BPM ASRI Tuban, diharapkan pada tenaga kesehatan khususnya para bidan dapat menerapkan pijat oksitosin pada persalinan kala I yang mana akan memperlancar proses persalinan dan dapat mengurangi kejadian kematian ibu. 
Gambaran kualitas pelayanan posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Dwi Astrini Wulandari; Enny Fitriahadi
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.35-50

Abstract

Word Health Organization (WHO) setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk peningkatan kesehatan ibu dan bayi memiliki pelayanan daftar standar dan pernyataan kualitas. Untuk mengetahui kualitas pelayanan posyandu balita, telah dikembangkan 8 indikator penilaian kualitas pelayanan posyandu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel yang digunakan sebanyak 35 posyandu balita berstatus belum mantap (total sampling). Analisis data menggunakan analisis univariat. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian distribusi kualitas pelayanan posyandu balita adalah 8 Posyandu balita (22,9%) mantap dan 27 (77,%) belum mantap. Rerata  kader tugas 33 (94,3%) >5 orang, dan 2 (5,7%) <5 orang. Frekuensi penimbangan >8 kali  ada 35 (100%). Rerata cakupan D/S 27 (77,1%) D/S <50%, D/S =50% ada 2 (5,7%), 6 (17,4%) D/S <50%. Cakupan kumulatif KIA 17 (48,6%) >50%, =50% ada 1 (2,8%) <50% ada 17 (48,6%). Cakupan kumulatif KB 25 (71,4%) >50%, =50% ada 3 (8,6%) dan 7 (20%). <50%. Cakupan kumulatif imunisasi 20 (11,1%) >50%, dan 15 (42,9%) <50%. Ada program tambahan 25 (71,4%) dan 10 (28,6%) tidak ada program tambahan. Ada dana sehat 28 (80%) dan tidak ada 7 (20%). Pencatatan dan pelaporan kemudian arsip kegiatan, managemen pembagian tugas harus lebih ditingkatkan untuk peningkatan kualitas pelayanan posyandu antara lain koordinasi lintas sektor ataupun kepada pihak pemangku kepentingan  (stakeholder).
Studi deskriptif prakik menyusui pada ibu pekerja industri dalam memberikan ASI di pabrik tekstil dan garmen Rochmanita Sandya Afindaningrum; Ova Emilia
Jurnal Kebidanan Vol 10, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.10.1.2021.83-88

Abstract

Menyusui memberi manfaat luar biasa bagi bayi karena ASI mengandung nutrisi yang penting dan terbaik untuk menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi secara optimal .Meningkatnya ibu pekerja di Indonesia dapat mempengaruhi angka cakupan pemberian ASI ekslusif. Dukungan menyusui dapat meningkatkan konsentrasi ditempat bekerja karena berkurangnya kekhawatiran ibu terhadap nutrisi bayi sehingga produktivitas pekerja tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali secara mendalam dukungan yang diperoleh dalam memberikan  ASI pada ibu menyusui pekerja industri di pabrik tekstil dan garmen. Jenis penelitian iniadalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 26 informan. Penelitian dilakukan dengan wawancara. Hasil penelitian pada informan didapatkan bahwa dukungan yang diterima ibu adalah dukungan keluarga yang terdiri dari dukungan dengan memberikan bantuan fisik dan dukungan emosional. Ketika bekerja ibu menerima dukungan dari rekan kerja dan perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10