cover
Contact Name
Reza Muttaqin
Contact Email
jinsight42@gmail.com
Phone
+62852-9624-2141
Journal Mail Official
kopiko@ynam.or.id
Editorial Address
Jl. Medan - Banda Aceh KM. 1,5 Dusun Mns Lupee Desa Batee Iliek, Kecamatan Samalanga Kab. Bireuen, Aceh | Kode POS: 24264
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Insight Journal
ISSN : -     EISSN : 30906482     DOI : -
Insight Journal adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang ilmu komunikasi, psikologi, dan konseling. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah akademik bagi para peneliti, praktisi, pendidik, dan mahasiswa dalam mengembangkan teori dan praktik yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah, kontekstual, dan humanistik.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2026): Insight Journal" : 2 Documents clear
Pernikahan Usia Dini dalam Budaya Melayu: Kajian Psikologis dan Sosial terhadap Remaja Indra; Aniq, Muhammad Farid
Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan usia dini masih menjadi praktik yang cukup prevalen dalam masyarakat Melayu akibat kuatnya pengaruh adat, nilai budaya, serta tekanan sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan budaya Melayu terhadap praktik pernikahan usia dini, faktor-faktor yang mendasarinya, serta dampak yang ditimbulkannya bagi kehidupan remaja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus di salah satu komunitas Melayu di Provinsi Riau, data diperoleh melalui wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan usia dini umumnya dipandang sebagai bentuk menjaga kehormatan keluarga dan menjalankan adat leluhur, meskipun secara hukum dan kesehatan praktik ini memiliki risiko signifikan. Faktor pendorongnya meliputi tekanan adat, kekhawatiran terhadap pergaulan bebas, perjodohan keluarga, rendahnya pendidikan, serta motif ekonomi. Dampak yang muncul mencakup risiko kesehatan reproduksi, ketidaksiapan mental, putus sekolah, ketergantungan ekonomi, serta tingginya potensi KDRT. Temuan ini menegaskan perlunya harmonisasi antara nilai budaya Melayu dengan kebijakan modern dan pendekatan edukatif guna melindungi hak dan masa depan generasi muda.
Tantangan Moral dan Spiritualitas Remaja di Era Digital: Perspektif Pendidikan Islam dan Dakwah Digital Faisal, Faisal
Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/01zmqh38

Abstract

Era digital membawa perubahan signifikan terhadap etika dan interaksi sosial, di mana kemudahan mengakses konten digital yang tidak layak dan keviralan video dapat mempengaruhi nilai-nilai spiritual dan moralitas, terutama pada anak-anak. Keterdampakan pada anak-anak mencakup perubahan dalam cara mereka berinteraksi, berpikir, dan memandang nilai-nilai spiritual dan moral. Paparan terhadap konten yang tidak sesuai dapat mengaburkan batasan antara benar dan salah, serta mengurangi sensitivitas mereka terhadap isu-isu etika. Transformasi komunikasi dakwah di era digital serta peluang dan tantangannya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Kemajuan teknologi informasi telah mengubah cara dakwah. disampaikan, dari metode konvensional menuju pendekatan digital yang lebih interaktif, fleksibel, dan menjangkau audiens yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan observasi partisipatif terhadap praktik dakwah digital di berbagai platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memberikan peluang besar dalam memperluas jangkauan dakwah dan menjadikannya lebih kontekstual bagi generasi muda. Namun, tantangan seperti penyebaran hoaks, rendahnya literasi digital, dan polarisasi umat juga menjadi perhatian serius. Pendidikan Islam diharapkan mampu merespons perubahan ini dengan mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum dakwah. Kesimpulannya, dakwah digital berpotensi menjadi sarana strategis dalam penguatan nilai-nilai Islam jika dikelola secara bijak, profesional, dan kolaboratif dari semua pihak ini penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah dan siap menghadapi tantangan era digital dengan sikap yang bertanggung jawab.

Page 1 of 1 | Total Record : 2