cover
Contact Name
Dina Mariani
Contact Email
dinamariani@unimus.ac.id
Phone
+6285299398663
Journal Mail Official
mediaelektrika@unimus.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Semarang FT-FMIPA Building, 7nd Floor. Department of Electrical Engineering Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 50273 Phone: 085299398663 Email: mediaelektrika@unimus.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA ELEKTRIKA
ISSN : 19797451     EISSN : 2579972X     DOI : 10.26714/me.14.2.2021.62-75
Media Elektrika is an electrical engineering journal that gives concerns on sciences related to electrical engineering. It includes the following fields: Electrical power engineering Electronics Telecommunication Control Informatics and computer technology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2019): MEDIA ELEKTRIKA" : 5 Documents clear
ANALISIS SISTEM ON LOAD TAP CHANGER (OLTC) PADA TRANSFORMATOR 150/20 KV UNTUK MENJAGA KESTABILAN TEGANGAN PADA GI KALIWUNGU JAWA TENGA Andy Rafianto
MEDIA ELEKTRIKA Vol 12, No 1 (2019): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.767 KB) | DOI: 10.26714/me.12.1.2019.12-28

Abstract

EnglishThe State electricity company (PLN) as a processor of electricity needs to provide electrical power services in accordance with the needs of consumers by providing power systems that have quality, continuity and high reliability, this can be achieved if the power system has a stable and constant voltage at a predetermined value. To maintain the output voltage on the secondary side of the transformer to remain constant at a value of 20 kV then use a tapping converter mounted on a 150/20kV power transformer and Work automatically on any voltage changes caused due to the voltage drop caused by the change of load and the length of the cable. The purpose of this research is to know the calculation step determines the change from (on load tap changer) to improve the secondary side voltage of power transformer 150/20 kV with the calculation of the output voltage of the transformer such as calculating the impedance value of the transformer, calculate the voltage drop across the transformer and calculate the output voltage of the transformer after the voltage on the secondary side of the transformer there is a decrease in the output voltage of the transformer beyond the specified setting, the next process is tap transfer according to tap settings. On the above calculation analysis then we will know whether the repeater is still below the standard SPLN (Attachment of the decision of the board of directors PLN) 72 1987 is the maximum voltage drop 5% on the secondary side.IndonesianPerusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengolah kebutuhan listrik berusaha memberikan pelayanan ketenaga listrikan sesuai dengan kebutuhan konsumen dengan menyediakan sistem tenaga listrik yang mempunyai mutu , kontinuitas dan keandalan yang tinggi, hal ini dapat dicapai apabila sistem tenaga listrik mempunyai  tegangan yang stabil dan konstan pada nilai yang sudah ditentukan. Untuk mempertahankan tegangan keluaran pada sisi sekunder transformator agar tetap konstan pada harga 20 kv maka digunakan pengubah sadapan yang dipasang pada transformator daya 150/20kV dan bekerja otomatis pada setiap perubahan tegangan yang disebabkan adanya jatuh tegangan karena adanya perubahan beban dan rugi hantaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui langkah perhitungan menentukan perubahan on load tap changer dalam memperbaiki tegangan sisi sekunder transformator daya 150/20 kV dengan analisa perhitungan tegangan keluaran transformator diantaranya menghitung nilai impedansi trafo, menghitung drop tegangan pada trafo dan menghitung Vout transformator setelah mengalami drop tegangan, apabila tegangan keluaran transformator diluar setting yang telah ditentukan, selanjutnya dilakukan tahap pemindahan posisi tap pada trafo sesuai setting. Dengan analisa perhitungan diatas maka kita akan mengetahui apakah penyulang masih dibawah standar SPLN (Lampiran Surat Keputusan Direksi PLN) 72 1987 yaitu maksimal jatuh tegangan 5% pada sisi sekunder. 
SISTEM PAKAR HAMA DAN PENYAKIT TEMBAKAU MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Dyah Ariyani
MEDIA ELEKTRIKA Vol 12, No 1 (2019): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.295 KB) | DOI: 10.26714/me.12.1.2019.50-57

Abstract

Tembakau merupakan produk pertanian semusim yang masuk dalam komoditas perkebunan. Indonesia menjadi salah satu negara penghasil tembakau terbanyak di dunia, bahkan memiliki daerah penghasil tembakau terbaik dunia. Terlepas dari semuanya tumbuhan tidak selamanya dapat terlepas dari serangan hama dan penyakit. Pengetahuan yang minim dan kurangnya informasi tentang hama dan penyakit yang menyerang tanaman tembakau seringkali membuat petani gagal panen dan mengalami kerugian. Oleh karena itu dibutuhkan seorang pakar yang ahli tentang hama dan penyakit tembakau. Berdasarkan fakta diatas, penelitian ini dapat membantu dalam mendiagnosa hama dan penyakit tanaman tembakau serta pencegahan dini dari serangan penyakit. Aplikasi ini dibuat berbasis web dengan menggunakan PHP. Pada sistem pakar ini akan terdapat beberapa diagnosa, setelah semua diagnosa yang sesuai sudah terdaftar, maka akan tampak hasil diagnose beserta solusi yang dapat mengantisipasi hama dan penyakit tembakau tersebut.
ANALISIS DAMPAK PENGARUH NILAI DOWN C/N DAN UP C/N TERHADAP KUALITAS KOMUNIKASI JARINGAN BANK BRI Heri Supriono
MEDIA ELEKTRIKA Vol 12, No 1 (2019): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1303.375 KB) | DOI: 10.26714/me.12.1.2019.29-42

Abstract

EnglishIn the global information age, competition in the business world requires time. In Indonesia, the use of satellite telecommunications network infrastructure is the right choice. Satellite is an alternative communication technology that can be applied to meet the communication needs at perBankan. One of the existing satellite communications systems today is VSAT IP. VSAT IP applies TDM / TDMA technology with IP as communication protocol. Some parameters used to determine the reliability of Vsat Ip include Down C / N and Up C / N. Down C / N and UP C / N affect the time lag needed in packet data delivery from the sender to a remote network's latency. Limit of permitted latency value between 500 - 1100 ms. The higher the latency the longer the data transfer process. From the analysis of the higher the value of Down C / N and Up C / N obtained a remote then the value of the latency is getting smaller or better. At the value of Down C / N 9.6 dB with 8PSK modulation 5/6 latency obtained for 559 ms. At the value of Up C / N 72.76 dB latency obtained for 567 ms. As the operational feasibility standard obtained from data analysis that is the value of Dwon C / N ≥ 8.5 dB and the value of Up C / N ≥ 6.7 dB. IndonesianPada era informasi global, persaingan di dunia bisnis memerlukan kecepatan waktu. Di Indonesia, penggunaan infrastruktur jaringan telekomunikasi satelit merupakan pilihan tepat. Satelit merupakan alternative teknologi komunikasi yang dapat diterapkan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi pada perBankan. Salah satu system komunikasi satelit yang telah ada saat ini adalah VSAT IP. VSAT IP menerapkan teknologi TDM/TDMA dengan IP sebagai protocol komunikasi. Beberapa parameter yang digunakan untuk mengetahui kehandalan dari Vsat Ip diantaranya adalah Down C/N dan Up C/N. Down C/N dan UP C/N berpengaruh pada jeda waktu yang dibutuhkan dalam pengantaran paket data dari pengirim ke penerima (latency) suatu jaringan remote. Batas nilai latency ya ng diijinkan antara 500 – 1100 ms. Semakin tinggi latency  maka semakin lama proses transfer data. Dari hasil analisa semakin tinggi nilai Down C/N dan Up C/N yang didapat suatu remote maka nilai latency semakin kecil atau semakin bagus. Pada nilai Down C/N 9.6 dB dengan modulasi 8PSK 5/6 latency yang didapatkan sebesar 559 ms. Pada nilai Up C/N 72.76 dB  latency yang didapatkan sebesar 567 ms. Sebagai standard kelayakan operasional yang didapat dari data analisa yaitu besarnya nilai Dwon C/N ≥ 8.5 dB dan besarnya nilai Up C/N ≥ 6.7 dB. 
DESAIN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN KARYAWAN BERBASIS WEB Mochamad Subchan Mauludin; Ana Durul Firdaus
MEDIA ELEKTRIKA Vol 12, No 1 (2019): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.754 KB) | DOI: 10.26714/me.12.1.2019.43-49

Abstract

Kinerja di sebuah instansi di pengaruhi oleh sistem penggajian dimana sistem ini menyajikan cara-cara penggajian pegawai secara tepat dan akurat. Sistem Informasi Penggajian memegang peranan yang sangant penting dalam hal keuangan dalam sebuah instansi karena sangat mempengaruhi kinerja karyawan dalam kesehariannya. Pembuatan sistem informasi penggajian ini menggunakan metode System Development Life Cycle, dengan menggunakan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, analisa dan desain, pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Sistem Penggajian terbukti mempermudah dan mempercepat proses pengolahan data penggajian, serta meminimalisir kesalahan.
ANALISIS DAN SIMULASI PENGARUH PEMASANGAN CAPASITOR BANK UNTUK PERBAIKAN FAKTOR DAYA MENGGUNAKAN SIMULINK PADA SISTEM TENAGA LISTRIK DI PT. BOGOWONTO PRIMALARAS Amiq Uli Ulya
MEDIA ELEKTRIKA Vol 12, No 1 (2019): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.964 KB) | DOI: 10.26714/me.12.1.2019.1-11

Abstract

Mesin-mesin industri seperti motor-motor listrik yang mengandung gulungan-gulungan kawat (induktor) yang dimana beban-beban yang bersifat induktif meyerap daya reaktif untuk kebutuhan magnetisasi, sehingga sumber (pembangkit listrik) harus mensuplai daya yang lebih besar. Tentunya Keadaan seperti ini dapat menyebabkan jatuh tegangan, arus pada jaringan bertambah dan faktor daya rendah pada daerah dekat beban. Maka dengan pemasangan capasitor bank yang bertujuan untuk meningkatkan faktor daya. Dan dengan melakukan simulasi Simulink dapat diketahui efesiensi dari pemasangan capasitor bank sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki faktor daya pada PT. Bogowonto Primalaras. Dari hasil perhitungan manual didapatkan nilai kompensasi daya reaktif untuk perbaikan faktor daya sebesar 328,033 KVAR pada L1 dan 214,71 pada L2 sedangkan dari hasil simulasi simulink didapatkan perbaiakan faktor daya 0,988 pada L1 dan 0,991 pada L2.

Page 1 of 1 | Total Record : 5