cover
Contact Name
Dina Mariani
Contact Email
dinamariani@unimus.ac.id
Phone
+6285299398663
Journal Mail Official
mediaelektrika@unimus.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Semarang FT-FMIPA Building, 7nd Floor. Department of Electrical Engineering Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 50273 Phone: 085299398663 Email: mediaelektrika@unimus.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA ELEKTRIKA
ISSN : 19797451     EISSN : 2579972X     DOI : 10.26714/me.14.2.2021.62-75
Media Elektrika is an electrical engineering journal that gives concerns on sciences related to electrical engineering. It includes the following fields: Electrical power engineering Electronics Telecommunication Control Informatics and computer technology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2009): MEDIA ELEKTRIKA" : 5 Documents clear
ANALISA TINGKAT ISOLASI INSTALASI LISTRIK PADA KELOMPOK BEBAN PERUMAHAN (STUDI KASUS PERUMNAS SAMPANGAN SEMARANG) - Gunawan
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 2 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.082 KB) | DOI: 10.26714/me.2.2.2009.%p

Abstract

Pertumbuhan jaringan instalasi akibat bertambahnya peralatan listrik dan durasi pemakaian bebanlistrik dapat meningkatkan nilai tahanan (R) pada penghantar yang digunakan. Arus yang diserap oleh alatalatlistrik dan durasi yang lama meningkatkan kadar resiko akibat rugi-rugi pada penghantar dan dapatmelewati kemampuan hantar arus (KHA). Rugi-rugi panas pada penghantar dalam waktu yang cukup lamaakan terakumulasi dan menyebabkan kerapuhan pada isolasinya.Instalasi setiap rumah di RT 03 di RW 02 Perumnas Sampangan diuji kelayakannya denganmengukur tahanan isolasinya. Dengan ketentuan PUIL bahwa nilai resistans minimum adalah 1 kilo ohmuntuk setiap 1 volt tegangan perencanaan, maka untuk teganggan 220 V minimal harus dipenuhi sebesar 220Kohm atau 0,22 Mohm, sehingga nilai dibawah itu dianggap instalasi kurang layak. Terdapat 12,29% dariobyek penelitian yang dinyatakan tidak layak, 4,10% yang memerlukan pendalaman lebih lanjut karenadisinyalir ada faktor lain yang bekerja terhadap penurunan kualitas isolasi instalasi listriknya. Lebih lanjutpenelitian ini memberikan peringatan dini kepada kelompok beban pada Blok IV dinyatakan kelompokrumah yang paling beresiko, diikuti Blok I.Penelitian ini diakhiri dengan beberapa rekomendasi untuk pemeriksaan dan perbaikan jaringanyang mengalami penurunan kualitas instalasinya serta peningkatan kesadaran akan implikasinya berupabahaya kebakaran dan sengatan listrik
PEMANCAR TELEVISI VHF MENGATASI BLANK SPOT DI TULAKAN PACITAN Heri Wijayanto
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 2 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.183 KB) | DOI: 10.26714/me.2.2.2009.%p

Abstract

Television program becomes a daily needs for most people, we can find as the television sets in everyhouse. Even more on in rural area. The program is more and more interesting and news presented lively.And television is a vital for the people.But the blank spot (electromagnetic coverage area wave), it is very hard to get the program. As it isgeographical area that does not work for UHF television broadcast relay whether private or state program.If the blank spot area wants to get the program they have to spend a lot costs on trying to afford the satellitedish. It is not easy to afford to cost of this device.It is the problem of Bubagan people in Tulakan district, Pacitan regency. They do not have televisionsignal for UHF. If they wish to get it, they have to spend a lot of cost in enjoying Television program. Asthey have to buy satellite dish. In this area most people do not have television sets
KORELASI ANTARA MEDAN MAGNET DENGAN TINGKAT DISTORSI HARMONISA PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA Luqman Assaffat
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 2 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.323 KB) | DOI: 10.26714/me.2.2.2009.%p

Abstract

Motor induksi tiga fasa mempunyai rangkaian ekivalent yang sama dengan sebuah transformator, dimana keduanya mempunyai prinsip kerja yang sama yaitu dengan cara induksi magnet yang menghasilkansebuah tegangan. Sebagaimana halnya transformator, motor induksi tiga fasa digolongkan sebagai jenisbeban yang tak linier karena mempunyai sifat kejenuhan magnetisasi sebagai akibat dari penggunaan tipematerial magnetnya.Beban – beban yang tak linier akan menghasilkan suatu polutan daya listrik yang sering disebutdengan harmonisa. Harmonisa diukur dengan suatu tingkatan yang disebut Total Harmonics Distortion,THD, atau dalam istilah Bahasa Indonesia sering diartikan sebagai Tingkat Distorsi Harmonisa. Dari haltersebut dapat diduga bahwa harmonisa yang dihasilkan oleh motor induksi tiga fasa disebabkan olehbesarnya medan magnet yang terjadi. Sehingga perlu dilakukan suatu uji korelasi antara besarnya medanmagnet dengan tingkat distorsi harmonisa pada motor induksi tiga fasa.Hasil pengujian menunjukkan korelasi menunjukkan bahwa Tingkat Distorsi Harmonisa pada motorinduksi tiga fasa, baik THD teganan maupun THD arus, dipengaruhi oleh besarnya medan magnet yangterjadi.
TIK SEBAGAI SOLUSI ANAK PECANDU GAME ON-LINE, E-CLASS DAN USULAN MODEL UJIAN AKHIR NASIONAL DALAM SUDUT PANDANG TIK Asih Widi Harini
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 2 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.003 KB) | DOI: 10.26714/me.2.2.2009.%p

Abstract

Pemilihan judul diatas tidak hanya relevan dengan konteks kekinian yang ditandai dengan makinbertambahnya korban-korban game on-line terutama di kota-kota besar, tetapi juga terkait dengan upayakita melakukan inovasi pembelajaran khususnya bidang TIK, sehingga pembelajaran menjadi lebihbermakna dan menyenangkan. Selama ini, keberadaan TIK sangat berperan dalam meningkatkan kualitasSDM siswa. Melihat scope TIK yang luas dan terus berkembang, penulis melihat ada kesamaan scope antaraTIK dengan Game on-line, yaitu sama-sama menggunakan komputer. Hanya bedanya, dengan TIK anak bisamenjadiprodusen game, tapi lewat game online, anak hanya sebagai konsumen.Persoalanya adalah ketika Game online sudah tidak lagi berfungsi sebagai media hiburan, tapi lebihke candu bahkan dikomersialkan. Disatu sisi, game online bagus untuk perkembangan otak kanan mereka,namun jika porsinya terlalu besar, kedepannya bisa menghambat karier anak. Jika kompetensi siswa yangdijadikan acuan mutu sistem pendidikan, maka sistem pendidikan yang baik adalah jika inputannyabervariasi tetapi outputannya selalu ‚‘kompeten‘. Artinya sistem pendidikanlah yang mempu menerapi anakpecandu game online. Pengekangan anak, bukanlah solusi , TIK sebenarnya bisa dijadikan altenatif solusimasalah ini. Masalah lain bagi penggemar game online adalah UAN, karena otak kanan cenderung tidakmenyukai keteraturan. Model UAN online, bisa dijadikan alternatif solusi.
PERANCANGAN PENGEMBANGAN KOMPREHENSIF SISTEM PEMBELAJARAN JARAK JAUH (DISTANCE LEARNING) DI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI YANG BERBASIS E-LEARNING Bambang Supradono
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 2 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.254 KB) | DOI: 10.26714/me.2.2.2009.%p

Abstract

Teknologi Informasi memampukan transformasi suatu proses bisnis menjadi efektif dan efisen dalammenyajikan informasi. Salah satu dampak penyajian informasi yang dapat dirasakan di institusi perguruantinggi adalah sistem e-learning dalam mendukung system pembelajaran jarak jauh (distance learning).Tetapi untuk mewujudkan hal tersebut perlu adanya metode yang dapat mengarahkan secara komperhesifdalam penerapan e-learning. Penelitian ini mencoba merancang suatu metode yang mengarahkanperancangan pengembangan e-learning dari dua sisi yakni sisi makro berupa tata kelola e-learning dan sismikro berupa manajemen pengembangan system pembelajaran e-learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 5