cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fsd@unm.ac.id
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Imajinasi
ISSN : 16933990     EISSN : 2550102X     DOI : 10.26858
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Imajinasi FSD UNM diterbitkan oleh Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Artikel dikelola dengan proses Double Blind Peer Review dengan akses terbuka atau dapat didowload secara fullpaper. Jurnal Imajinasi menerbitkan artikel pada bidang Seni, Pendidikan Seni dan Desain, diterbitkan dua kali dalam setahun. Kami menerima naskah melalui online system. Penulis dapat mengunggah file naskah (teks, gambar, dan informasi tambahan, termasuk video) dan memeriksa proses peninjauan naskah yang telah dikirimkan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): Juni" : 5 Documents clear
OPINI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA TERHADAP PELAKSANAAN KKN PPL TERPADU UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR ANGKATAN XV TAHUN 2017 Fitria, Rizki
JURNAL IMAJINASI Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.112 KB) | DOI: 10.26858/i.v3i1.14114

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini adalah opini mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain tentang pelaksanaan KKN-PPL Terpadu Universitas Negeri Makassar angatan XV tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang bertujuan untuk mengamati pelaksanaan KKN-PPL Terpadu. Variabel dalam penelitian ini adalah opini mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain tentang pelaksanaan KKN-PPL Terpadu Universitas Negeri Makassar terhadap: (1) pelaksanaan pembimbingan mahasiswa KKN-PPL Terpadu oleh guru pamong dan dosen pembimbing lapangan; (2) Pelaksanaan pengelolaan KKN-PPL Terpadu oleh panitia pelaksanaan; (3) Permasalah yang dihadapi mahasiswa peserta KKN-PPL Terpadu. Populasi dan sampel dalam penelitian ini mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar yang telah mengikuti KKN-PPL Terpadu pada semester ganjil tahun 2017 yang berjumlah 49 0rang. Sampel yang digunakan berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data adalah angket dan wawancara, data tersebut diolah dan disajikan melalui tabel persentase. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) opini mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni tentang pelaksanaan pembimbingan memperlihatkan hasil yang bervariasi, yakni sebanyak 73,34% responden menyatakan sudah efektif dan 26,66% menyatakan tidak efektif; (2) opini mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain manajemen pengelolaan sebanyak 73,34% responden menyatakan sudah baik, dan 26,66% responden menyatakan tidak baik, sebanyak dari segi layanan pelaksanaan sebanyak 66,67% responden manyatakan sudah baik, dan 33,33% responden menyatakan tidak baik. Data hasil wawancara terhadap, (3) opini mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa tentang permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan KKN-PPL Universitas Negeri Makassar tahun 2017, meliputi: rendahnya  partisipasi masyarakat, dukungan pihak sekolah dan siswa, masalah akademik, masalah pondokan dan masalah keterbatasan dana.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SENI RUPA KOMPETENSI DESAIN POSTER UNTUK SMA Nurfadilah, Nurfadilah; Arifin, Irfan; Ahmad, Abd Aziz
JURNAL IMAJINASI Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.913 KB) | DOI: 10.26858/i.v3i1.14115

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk membuat modul pembelajaran desain poster yang mengacu pada model pengembangan 4-D. Modul ini diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Atas, berisi materi tentang teknik mendesain poster. Responden yang terlibat pada penelitian pengembangan ini adalah 2 (dua) orang yaitu ahli materi dan ahli media. Data yang digali dalam penelitian ini adalah data validasi dari dosen ahli materi dan ahli media berupa aspek isi materi, aspek tampilan sampul (cover), dan aspek tampilan isi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif yang dikonversikan ke data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari validasi ahli terhadap aspek isi, aspek tampilan sampul (cover), dan aspek tampilan isi pada modul yang dikembangkan keseluruhan masuk dalam kategori bagus dan jelas, dengan rata-rata nilai aspek isi 4.43 atau 34,1%, aspek tampilan sampul 4.14 atau 31.8%, dan aspek tampilan isi 4.13 atau 34.1% yang jika dikonverskan dari rata-ratanya 4.23 untuk keseluruhan aspek modul mendapat nilai B dengan ketegori  “Jelas dan Bagus”. Sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, yaitu jika hasil penilaian ahli materi dan media dinyatakan baik maka produk yang dikembangkan telah memenuhi persyaratan dan layak digunakan sebagai media pembelajaran desain poster untuk siswa Sekolah Menengah Atas. 
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI PENGENALAN PERAHU PINISI DI KABUPATEN BULUKUMBA Ramdani, Astuti; Djirong, Agussalim
JURNAL IMAJINASI Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.394 KB) | DOI: 10.26858/i.v3i1.14183

Abstract

Perancangan ini berangkat dari permasalahan kurangnya minat masyarakat khususnya remaja mengenai warisan budaya yaitu perahu Pinisi yang terdapat di kabupaten Bulukumba disebabkan oleh informasi yang tersedia kurang menarik minat audiens juga terhadap teks yang monoton, sehingga warisan budaya ini khususnya mengenai makna filosofis dalam ritual pembutannya akan jarang dikenal oleh bangsa sendiri. Hal inilah yang mendasari perancangan media informasi ini. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan media informasi yang inovatif, komunikatif serta menarik dengan informasi yang padat dan jelas namun tidak begitu panjang agar audiens tidak merasa bosan. Materi disusun berdasarkan data yang diperoleh dari buku dan fasilitas internet (Studi pustaka), hasil wawancara langsung dari panrita lopi, Observasi pada lokasi pembuatan perhu di Bonto Bahari serta Dokumentasi. Yang kemudian di analisis dengan menggunakan metode analisis 5W+1H. Dalam perancangan media informasi hal yang dilakukan dalam konsep perancangan yaitu, menyusun materi/pokok bahasan, memuat brainstorming dan mind mapping, membuat storyline, membuat storyboard, membuat sketsa, dan implementasi digital. Sebagai penunjang media utama, maka dibuatlah media pendukung agar dapat lebih membantu penyebaran informasi.
PERANCANGAN SONGKOK GURU KABUPATEN TAKALAR Mustakim, Mustakim; Aswar, Aswar; Nurabdiansyah, Nurabdiansyah
JURNAL IMAJINASI Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.7 KB) | DOI: 10.26858/i.v3i1.12085

Abstract

Songkok guru merupakan produk anyaman traditional khas Kabupaten Takalar khususnya di desaBontokassi Kecamatan Galesong Selatan. Permasalahan yang terjadi pada produk tersebut adalahtidak memiliki kemasan pada saat produk dijual/didistribusikan. Hal itulah yang mendasariperancangan kemasan ini, bertujuan untuk menghasilkan kemasan yang berguna bagi pengrajindan memiliki nilai jual yang lebih dari sebelumnya karna proses pengerjaan produk yang cukuplama dengan penuh ketelitian. Kemasan ini dilandasi dengan konsep maskulin dan nature. Karenamaskulin menunjukkan sifat laki-laki (gagah, kekar, lebih berfikir secara logika daripadaperasaan) seperti yang kita ketahui bahwa songkok guru ini hanya digunakan oleh pria dewasadiantaranya oleh para bangsawan yang memiliki derajat tinggi. Sedangkan nature artinya alamdimana bahan produk songkok guru yang digunakan dari serat pelepah pohon lontar (dari alam)dan juga nantinya akan menggunakan bahan kemasan dari daun lontar. Dari konsep itu diharapkanpenulis dapat menciptakan kemasan yang efektif dan berguna bagi pengrajin. Manfaatperancangan ini yaitu sebagai bentuk strategi yang efektif untuk menambah minat konsumenterhadap produk songkok guru serta memiliki harga jual yang lebih tinggi dari sebelumnya. Selainitu, untuk menjaga kualitas produk pada saat dibeli oleh konsumen dibeli atau pada saatdidistribusikan.
KARAKTERISTIK GAMBAR BEBAS SISWA KELAS IV DAN KELAS IV SD NEGERI PARANGTAMBUNG 1 Mutmainnah, Mutmainnah
JURNAL IMAJINASI Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.621 KB) | DOI: 10.26858/i.v3i1.14113

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk memperoleh data  yang akurat tentang  karakteristik gambar bebas siswa kelas  IV dan kelas V SD Negeri  Parangtambung 1. Populasi  yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas IV dan kelas V dengan jumlah 51 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari teknik pengamatan dan dokumentasi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian terhadap gambar bebas siswa SD Negeri Parangtambung 1 yang diperoleh dari jumlah siswa sebanyak 51 siswa. Dari seluruh jumlah siswa yang diteliti, diperoleh beberapa macam karakteristik yang timbul dari gambar bebas yang diciptakan yaitu karakteristik berdasarkan tema/objek  pemandangan  dengan jumlah sebanyak 32 siswa, berdasarkan tema bangunan dengan jumlah sebanyak 12 siswa, berdasarkan objek kartun dengan jumlah sebanyak 2 orang. Berdasarkan objek tanaman dengan jumlah sebanyak 4 siswa. Berdasarkan dari aspek warna lebih dominan menggunakan warna hijau untuk pewarnaan gunung dan biru untuk pewarnaan laut.Berdasarkan dari aspek garis yang lebih sering digunakan adalah garis horizontal. Berdasarkan dari aspek form atau bentuk, pada penggambaran objek gunung ada dua bentuk yaitu dibuat runcing seperti segitiga, dan digambarkan seperti setengah lingkaran. Diperoleh 7 siswa yang memasuki tahap perkembangan masa prabagan, 39 siswa yang memsuki tahap perkembangan masa bagan, dan 2 siswa yang memasuki tahap perkembangan awal realisme semu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5