cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
panipahanf@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiir@uinsa.ac.id
Editorial Address
Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, State Islamic University (UIN) Sunan Ampel Surabaya Address: Dr. Ir. H. Soekarno Street No. 682, Gununganyar, Surabaya, Indonesia, Postal Code 60294, Phone (031) 8479384, Fax (031) 8413300 (Zaky), E-mail: jiir@uinsa.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Integrative International Relations
ISSN : 24773557     EISSN : 27970345     DOI : https://doi.org/10.15642/jiir
Core Subject : Humanities, Social,
Journal of Integrative International Relations (JIIR) published by Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya in association with The Indonesian Islamic Studies and International Relations Association (INSIERA). The journal published multi-disciplinary, inter-disciplinary, and trans-disciplinary approach articles on various issues in the field of International Relations. Special attention is given to the acedemic articles related to Islamic Integration methodology which synthesis critically between Islamic Studies and International Relations.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024): May" : 5 Documents clear
Analisis Ideosinkratik Joe Biden terkait Penangguhan Kebijakan AS "Zero Tolerance" Rihhadatul Aisy Az Zahra
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 1 (2024): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.1.45-59

Abstract

Presiden Joe Biden mengambil alih perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri dan kebijakan imigrasi pada tahun 2021. Salah satu langkah awal yang mencolok adalah penangguhan kebijakan "Toleransi Nol", yang diterapkan oleh pemerintahan sebelumnya pada tahun 2018. Kebijakan itu memicu kontroversi dan perdebatan luas, terutama mengenai pemisahan keluarga imigran di perbatasan AS khususnya di Meksiko. Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis istimewa Joe Biden dalam konteks penangguhan kebijakan "Zero tolerance". Dengan menggali pandangan ideologis, nilai-nilai pribadi, dan pengalaman politik Presiden Biden, studi ini berupaya memahami bagaimana faktor- faktor ini memengaruhi kebijakan luar negeri dan kebijakan imigrasi AS. Melalui pendekatan analisis ideokrasi, artikel ini mengeksplorasi perubahan dalam kebijakan AS dalam konteks kebijakan imigrasi dan mengungkap bagaimana ideologi dan pandangan pribadi seorang pemimpin dapat mempengaruhi pengambilan keputusan politik. Selain itu, makalah ini membahas implikasi politik, sosial, dan etika dari penangguhan kebijakan "Zero tolerance" dalam kerangka analisis ideokrasi. Penelitian ini memberikan pandangan yang lebih dalam tentang pengaruh ideologis dalam pembuatan kebijakan luar negeri A.S. dan bagaimana perubahan ini mencerminkan visi Presiden Biden untuk masa depan kebijakan imigrasi.
Analisis Politik Luar Negeri Indonesia dalam Aksi Penenggelaman Kapal Vietnam di Perairan Indonesia Tahun 2019 Rusyda Izzana Zayanni Hilmi
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 1 (2024): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.1.60-69

Abstract

Penenggelaman kapal Vietnam di perairan Indonesia pada tahun 2019 adalah insiden yang menyoroti peran penting politik luar negeri Indonesia dalam menghadapi tantangan di tingkat domestik. Tujuan jurnal ini menggali isu-isu penting dalam insiden tersebut melalui lensa analisis State Level atau perspektif domestic constraints. Penelitian ini mengarah pada penelitian deskriptif dengan mengaplikasian data sekunder dari internet dan kajian literatur, serta menekankan pada analisis data kualitatif. Teori Hans J. Morgenthau dan K. J. Holsti mengenai kerjasama regional dan teori Makmur Keliat dan Scott Burchil mengenai keamaann maritim. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan strategi analisis data kualitatif, dan mengambil data sekunder dari kajian literatur dan internet. Teori kerjasama regional oleh K.J. Holsti dan Hans J. Morgenthau serta gagasan keamanan maritim oleh Scott Burchil dan Makmur Keliat akan digunakan untuk menganalisis isu tersebut. Terdapat beberapa kata kunci yang relevan dalam analisis ini, antara lain penegakan kedaulatan, diplomasi bilateral, politik domestik, dan kerja sama regional.
Evaluating the US Decision to Get Involved in the 2003 Iraq War Using a Bureaucratic Politics Model Mohammad Mazi Fatur Rahman Chalimi; Arfiansyah Putra Pradana Hadi; Ahmad Farhan Dzaky Kafrawi
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 1 (2024): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.1.36-44

Abstract

This comprehensive policy brief delves into the intricate US decision to engage in the 2003 Iraq War, shedding light on the multifaceted aspects that influenced this pivotal moment in international relations. The Iraq War is renowned for its controversy and profound global repercussions, making it an essential subject of study. The evaluation framework utilized in this research is the Bureaucratic Politics Model, which scrutinizes the inner workings of the US government in foreign policy decisions. To understand the depth of this decision, the research encompasses an extensive analysis of the political, economic, military, and diplomatic landscape that surrounded the choice to invade Iraq. This investigation uncovers the inner dynamics of US foreign policy by highlighting the roles and diverse objectives of key decision-makers within the government, offering valuable insights into the complexity of the decision-making process. The findings underscore the significance of internal factors in shaping foreign policy and emphasize the need for transparency within the decision-making process. Furthermore, it underscores the importance of prioritizing diplomacy as a tool for conflict resolution and the necessity of considering the long-term consequences of foreign policy decisions. In a world where international relations are ever-evolving, this research serves as a poignant reminder of the intricacies of foreign policy and its far-reaching implications.
Mengungkap Hubungan antara Ketahanan Pangan dengan Pengeluaran Militer Dunia pada Tahun 2022 Fidyyola Syahwaludin Pratama; Muhammad Qobidl 'Ainul Arif
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 1 (2024): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.1.18-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji korelasi antara tingkat ketahanan pangan (food security) dengan pengeluaran militer (Military Expenditure) masyarakat dunia pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-eksplanatif dengan jenis Multiple-Country studies yang membandingkan 104 negara di dunia. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan sumber data sekunder dari Economic Impact yang didukung oleh Corteva Agriscience dan SIPRI (Stockholm Internasional Peace Research Institute). Teknik analisis data menggunakan alat uji statistik korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat korelasi positif yang signifikan antara tingkat ketahanan pangan dengan pengeluaran militer masyarakat dunia pada tahun 2022 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,533 yang berarti kekuatan hubungan antara kedua variabel berada pada derajat sedang. Kemudian, koefisien determinasi yang sebesar 28% (0,5332= 0,28) menjelaskan bahwa meningkatnya variabel tingkat ketahanan pangan akan berhubungan secara positif  dengan variabel pengeluaran militer masyarakat dunia pada tahun 2022 sebesar 28%.
Kerja Sama Indonesia-Bangladesh dalam Meningkatkan Keamanan Kesehatan Nasional Marshadea Aisyah; Fathiyah Amani Khairunnisa; Bastian Batara Shalom Sirait; Deasy Silvya Sari; Dina Yulianti
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 1 (2024): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.1.1-17

Abstract

Kerja sama antara Indonesia dan Bangladesh dalam bidang kesehatan telah menjadi contoh konkret dari kemitraan internasional yang berkelanjutan dan saling menguntungkan dalam memperkuat keamanan kesehatan global. Melalui pertukaran bantuan obat-obatan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), impor bahan baku farmasi, serta program pelatihan dan penelitian bersama, kedua negara telah menunjukkan komitmen mereka dalam meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, memperkuat infrastruktur kesehatan, dan menghadapi tantangan kesehatan global secara bersama-sama. Kerjasama ini tidak hanya menciptakan peluang untuk saling belajar dan bertukar pengetahuan dalam menangani pandemi dan isu kesehatan lainnya, tetapi juga menggambarkan solidaritas antar bangsa yang diperlukan dalam mengatasi tantangan kesehatan yang kompleks di era globalisasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5