cover
Contact Name
Supriadi Siagian
Contact Email
supriadisiagian7@gmail.com
Phone
+6282277007813
Journal Mail Official
supriadisiagian7@gmail.com
Editorial Address
Dusun IV Idaman Hati, Desa Nambiki, Kec. selesai, Kab. Langkat
Location
Kab. langkat,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Sejahtera
ISSN : 30629322     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Sejahtera (JKS ) adalah jurnal kesehatan yang diterbitkan sebanyak 2X1 Tahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Jurnal Kesehatan Sejahtera meliputi literatur, artikel penelitian serta studi kasus yang berfokus pada bidang ilmu kebidanan, keperawatan, Kesehatan masyarakat, Perekam dan Informasi Kesehatan, Farmasi dan ilmu Kedokteran. Jurnal Kesehatan Masyarakat Sejahtera (JKS) sebagai jurnal media cetak dengan ISNN 3062-9322 (Online).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2024): Juni" : 5 Documents clear
KAJIAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA DI PUSKESMAS NARUMONDA KECAMATAN SIANTAR NARUMONDA KABUPATEN TOBA Nora Winda Siagian
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian Penerapan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Puskesmas Narumonda Tahun 2021 untuk mengkaji bagaimana Penerapan Program Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Puskesmas Narumonda .Untuk mengetahui outputdari penerapan program pembudayaan perilaku Kesehatan dan keselamatan kerja yaitu terlaksananya program pembudayaan perilaku Kesehatan dan keselamatan kerja bagi Tenaga Kerja Sebagai bahan masukan bagi Puskesmas Narumonda dalam menentukan langkah-langkah Perencanaan Penerapan Program K3 dalam upaya pengembangan puskesmas di Bidang Kesehatan Kerja dimasa mendatang.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif Fenomenal, yaitu studi yang mencakup pengalaman yang dirasakan individu. Tujunnya adalah untuk mendeskripsikan akurasi pengalaman dari fenomena yang ditelitiBerdasarkan penelitian tentang Penerapan Kesehatan dan KeselamatanKerja bagi petugas Puskesmas Narumonda Tahun 2021, didapatkan beberapa kesimpulan Penerapan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Puskesmas Narumonda hanya sebatas terprogram saja tetapi penerapan dan pelaksaan belum teralisasi dengan baik. Penyebaran media komunikasi dan informasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja hanya tentang larangan merokok dan belum ada secara khusus untuk tenaga kerja mengenai K3 Diharapkan kepada seluruh tenaga kerja di Puskesmas Narumonda Kecamatan Siantar Narumonda untuk lebih konsisten dalam melaksanakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) demi keamanan petugas kesehatan sehingga dapat membantu tercapainya Program K3 dan meningkatkan derajat kesehatan bagi tenaga pekerja sehingga angka kecelakaan kerja menjadi berkurang. Diharapkan agar menyusun dan melaksanakan kegiatan program tentang K3 bagi tenaga kerjasetiap unit di Puskesmas Narumonda
PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI INDUSTRI PT KREASI LUTVI Lisa Anggriani Tanjung; Khairunisa Ramadani; Nurul Hasanah; Siti Halijah; Tarisa Nazlita Saragih; Yunita Anggraini
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan isu yang sangat penting di berbagai industri di seluruh dunia. Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya K3 di kalangan karyawan dan manajemen perusahaan juga menjadi salah satu faktor kurangnya program K3 di industri di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk megevaluasi implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kreasi Lutvi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan yaitu metode wawancara dan observasi. Populasi penelitian ini merupakan pekerja di PT. Kreasi Lutvi. Sampelnya sebanyak 5 orang. Hasil penelitian diperoleh Program K3 di PT. Kreasi Lutvi mencakup pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, prosedur keselamatan, dan pelatihan operasional. Namun, beberapa area yang perlu diperbaiki, seperti peningkatan kesadaran bahaya dan risiko, pelaksanaan audit K3, serta penggunaan APD yang lebih baik. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada tindakan penyadaran yang jelas dari perusahaan terkait risiko bahaya yang ada di tempat kerja. Namun, Kecelakaan kerja yang terjadi belum sampai menimbulkan kecacatan ataupun kematian, sehingga belum adanya tindakan dalam pelaporan serta investigasi kecelakaan kerja
GAMBARAN SELF EFFICACY TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN INFARK MIOCARD DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Elsi Hariani Marbun; Friskayani Harefa
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien yang mengalami penyakit kardiovaskular infark miocard dapat mengalami perubahan dalam berbagai dimensi kehidupan yang berakibat menurunnya kualitas hidup. Pasien PGK harus menjalani perawatan mandiri seperti yang dianjurkan oleh tim medis supaya kualitas hidupnya tidak semakin rendah. Peran efikasi diri dalam perawatan mandiri pasien infark miocard menentukan tinggi rendahnya kualitas hidup pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara efikasi diri dengan kualitas hidup pasien infark miocard yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang melibatkan 30 responden. Penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling yaitu Purposive Sampling yang melibatkan pasien Infark Miocard yang memiliki criteria inklusi dan ekslusi. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Efikasi Diri dengan 32 item dan WHOQoL dengan 26 item. Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki efikasi diri baik sebanyak 29 responden dengan (96,67%), dan yang  memiliki self efficacy buruk sebanyak 1 responden (3,33%). Sedangkan yang memiliki tingkat kualitas baik dari 30 responden sebanyak 29 responden (96,67%), dan yang memiliki kualitas hidup buruk sebanyak 1 responden (3,33%). Hal ini dapat diketahui dengan menilai dari beberapa aspek dari tingakatan umur , jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama rawatan, dan mekanisme koping. Hasil penelitian ini diharapkan perawat dapat melakukan skrining berkala dan intervensi untuk meningkatkan efikasi diri dalam pengelolaan pasien Infark Miocard yang menjalani pengobatan sehingga kualitas hidupnya pun akan meningkat
PERAN KELUARGA DALAM KEPATUHAN DIET DIABETES MELITUS DILINGKUNGAN V DESA YOUNG PANAH HIJAU KELURAHAN LABUHAN DELI KECAMATAN MEDAN MARELAN Dwi Meliyani Marbun
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan isu yang sangat penting di berbagai industri di seluruh dunia. Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya K3 di kalangan karyawan dan manajemen perusahaan juga menjadi salah satu faktor kurangnya program K3 di industri di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk megevaluasi implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kreasi Lutvi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan yaitu metode wawancara dan observasi. Populasi penelitian ini merupakan pekerja di PT. Kreasi Lutvi. Sampelnya sebanyak 5 orang. Hasil penelitian diperoleh Program K3 di PT. Kreasi Lutvi mencakup pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, prosedur keselamatan, dan pelatihan operasional. Namun, beberapa area yang perlu diperbaiki, seperti peningkatan kesadaran bahaya dan risiko, pelaksanaan audit K3, serta penggunaan APD yang lebih baik. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada tindakan penyadaran yang jelas dari perusahaan terkait risiko bahaya yang ada di tempat kerja. Namun, Kecelakaan kerja yang terjadi belum sampai menimbulkan kecacatan ataupun kematian, sehingga belum adanya tindakan dalam pelaporan serta investigasi kecelakaan kerja
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA DEHIDRASI PADA BALITA DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA (RS IPI) MEDAN Berliana Mirna Sari Silitonga
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Didunia, Dehidrasi yang disebabkan diare merupakan penyebab kematian utama pada bayi dan balita (Huang,et al 2009). Dehidrasi terjadi jika kehilangan air dan elektrolit ini tidak diganti. Kematian dapat mengikuti dehidrasi berat jika cairan dan elektrolit tidak diganti baik melalui larutan  oral rehydration salts (ORS) atau melalui infus menurut (WHO, 2009). Pada sekitar 70% penderita kehilangan air dan natrium. Menurut (WHO pada tahun 2017). Angka kematian anak di seluruh dunia 760.000 setiap pertahun, di asia 38%, di indonesia 45%, di kecamatan 21%, kabupaten 18,3%, tetapi dehidrasi menyebabkan morbiditas atau kesakitan yang signifitan (Fredman, 2008). Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini tentang faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya dehidrasi pada balita yang berada di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesi (RSU IPI) Medan, sampel penelitian ini adalah 30 balita. Pada penelitian ini menggunakan data perimer dengan membagikan kuesioner untuk mengumpulkan data. Karekteristik responden yang diteliti adalah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya dehidrasi dengan kategori lingkungan yang panas berjumlah 1 responden (33%), kategori diare berjumlah 15 responden (50%), kategori muntah berjumlah 12 responden (40%), kategori kekurangan asupan air/cairan berjumlah 2 responden (6,6). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor terjadinya dehidrasi pada balita masih banyak responden belum mengenali faktor-faktor terjadinya dehidrasi

Page 1 of 1 | Total Record : 5