cover
Contact Name
-
Contact Email
dyah.rohma87@gmail.com
Phone
+6281317620486
Journal Mail Official
dyah.rohma87@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stikestujuhbelas.ac.id/index.php/jurkestb/about/editorialTeam
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB)
ISSN : 20857098     EISSN : 27150976     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) merupakan media publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, Surakarta. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, studi literatur, konsep keilmuan, dan teknologi inovatif dalam bidang kesehatan. Ruang lingkup artikel meliputi bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, dan bidang kesehatan lainnya. Jurnal Kesehatan Tujuh Belas terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan November dan Mei.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024" : 7 Documents clear
EVALUASI KEBIJAKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DALAM MENINGKATKAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP: LITERATURE REVIEW Mega Andriani; Marniati Marniati
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk menumbuhkan serta meningkatkan kekebalan tubuh orang terhadap penyakit, sehingga tidak sakit atau hanya terkena sakit ringan setelah terpapar penyakit tersebut. Jika seseorang tidak melakukan atau mendapatkan imunisasi maka seseorang tersebut akan mengalami sakit yang akan menyebabkan kecacatan maupun kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta mengevaluasi kebijakan kesehatan ibu dan anak dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap. Dalam artikel ini menggunakan metode penelitian literature review / tinjauan pustaka dengan menggunakan dan mengumpulkan artikel yang terindeks nasional 20 artikel dan yang terindeks internasional 5 artikel dari Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 artikel bahwa kebijakan kesehatan ibu dan anak yang telah dilaksanakan dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap ada yang terlaksana dengan baik ada juga yang belum terlaksana, kebijakan yang dilaksanakan seperti program imunisasi, Program Indonesia Sehat, Program Kesehatan Masyarakat, Program Promosi Kesehatan Imunisasi, Posyandu. Kesimpulan yang didapat yaitu kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan terbukti bisa meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap, hal itu juga dipengaruhi oleh faktor kader kesehatan dan pemerintah, jangkauan pelayanan kesehatan, penyuluhan kesehatan imunisasi. Saran ke depannya pemerintah untuk mengevaluasi dan meningkatkan program-program sehingga bisa meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap untuk anak.
DAMPAK KEBIJAKAN KESEHATAN LINGKUNGAN TERHADAP PENURUNAN PENYAKIT BERBASIS AIR DI PERKOTAAN: LITERATURE REVIEW: PENDAHULUAN Putri Wulandari; Marniati Marniati
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penyakit berbasis air di lingkungan perkotaan, seperti diare dan dermatitis, sering kali terkait dengan kualitas air dan sanitasi yang rendah. Kebijakan kesehatan lingkungan menjadi langkah strategis dalam upaya menurunkan insiden penyakit tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengkaji dampak berbagai kebijakan kesehatan lingkungan terhadap pengurangan penyakit berbasis air di kota-kota besar di Indonesia melalui pendekatan literature review dengan menggumpulkan artikel dan jurnal yang terindeks nasional sebanyak 25 artikel dari database Google Scholar. Data diperoleh dari berbagai penelitian nasional yang fokus pada intervensi kebijakan terkait air bersih dan sanitasi di perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang menekankan penyediaan akses air bersih dan sanitasi yang memadai memiliki dampak signifikan terhadap penurunan penyakit berbasis air. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan kebijakan yang komprehensif, termasuk peningkatan infrastruktur dan edukasi kesehatan masyarakat, sangat penting untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan mengurangi risiko penyakit berbasis air.
Formula Gel Ekstrak Daun Andong Merah (Cordyline Fruticose L.) Dengan Kombinasi Gelling Agent Karbopol 940 Dan HPMC Sebagai Antioksidan Irfan Bagus Setyawan; Alfina Nurrahman; Rifkarosita Putri Ginaris
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas adalah atom atau molekul dengan elektron tidak berpasangan, dan yang paling reaktif adalah radikal hidroksil (OH). Tanaman Andong Merah (Cordyline fruticosa L.) dikenal memiliki efek antioksidan, berkat kandungan saponin, tanin, flavonoid, polifenol, steroida, polisakarida, kalsium oksalat, dan zat besi. Flavonoid, salah satu senyawa dalam tanaman ini, efektif sebagai penangkap radikal bebas. Penelitian ini menilai efek kombinasi karbopol 940 dan HPMC sebagai agen pengental dalam gel ekstrak etanol daun andong merah terhadap sifat fisiknya. Metode penelitian yang digunakan yaitu maserasi menggunakan etanol 70%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa gel stabil baik secara organoleptis maupun homogen sebelum dan setelah penyimpanan. Viskositas gel mengalami perubahan selama penyimpanan. Formula I dengan kombinasi karbopol 940 dan HPMC pada konsentrasi 1,50% dan 3,50% menunjukkan pH yang stabil dalam rentang fisiologis kulit (4,5-6,5). Daya sebar gel, baik pada Formula I, II, III, dan IV, juga stabil dengan diameter 3-5 cm. Kesimpulan analisis spektrofotometri UVVis FI menunjukkan absorbansi yang sesuai dengan hukum Lambert-Beer, dengan grafik linear dan nilai R² mendekati 1, menandakan hasil yang akurat.
Evaluasi kebijakan penggunaan kantong plastik terhadap pengurangan limbah plastik di sektor kesehatan Dwi Anggia; Marniati Marniati
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengulas efektivitas kebijakan pembatasan kantong plastik dalam mengurangi ketergantungan pada plastik di sektor kesehatan, terutama dalam pengurangan limbah plastik. Berbagai literatur menunjukkan bahwa meskipun terdapat kebijakan pembatasan plastik, penerapannya masih menghadapi tantangan dalam konteks sosialisasi dan infrastruktur pendukung. Artikel ini menyajikan evaluasi terhadap kebijakan ini berdasarkan 30 jurnal, dengan fokus pada kendala implementasi, dampak kebijakan, dan rekomendasi peningkatan efektivitas kebijakan melalui kolaborasi lintas sektor.
Kebijakan Pengendalian Vektor Penyakit Berbasis Lingkungan Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue: Analisis Kebijakan Pengendalian Vektor Penyakit Berbasis Lingkungan Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Desti Zulianti Desti; Marniati Marniati
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegyti. Nyamuk jenis ini menyukai lingkungan dengan kualitas yang buruk seperti pemukiman pada penduduk yang kekurangan Cahaya matahari dan banyak genangan air sehingga menjadi tempat perkembangbiakan aedes aegyti. Demam berdarah dengue masih merupakan masalah Kesehatan terutama di negara yang beriklim tropis. WHO mengatakan pada tahun 2017, dilaporkan jumlah kasus DBD di Amerika menurun secara signifikat sebesar 73% dari 2.177.171 di tahun 2016 menjadi 584.263 kasus, selain Panama, Peru, dan Aruba merupakan negara yang terdaftar dengan peningkatan kasus selama 2017. Tujuannya yaitu untuk mengetahui seberapa besar masalah deman berdarah dengue (DBD) di suatu wilayah dan bagaimana cara menanggulangi masalah DBD di wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian berupa literature review. Hasil dari penelitian ini yaitu Kasus DBD dapat dicegah dengan cara memutuskan daur hidup dari nyamuk Aedes tersebut. Daur hidup nyamuk Aedes dapat diputus dengan cara membersihkan tempat penampungan air di rumah maupun di lingkungan sekitar rumah dan pemberatasan sarang nyamuk (PSN). Pemberatasan sarang nyamuk dapat dilakukan dengan membunuh jentik-jentik nyamuk menggunakan ABETE. Demam berdarah dengue ialah tipe penyakit arbovirus yang didapatkan dari 2 jenis nyamuk, yaitu Aedes albopictus dan Aedes aegypti dinama kedua jenis nyamuk ini adalah permasalahan penting penyakit pada hamper seluruh negara-negara di dunia, khususnya pada negara yang beriklim lebih hangat. Demam berdarah dengue masih merupakan masalah Kesehatan terutama di negara yang beriklim tropis. Peneliti dapat mengatasi masalah Deman Berdarah Dengue (DBD) yang berada di suatu wilayah dan mengetahui cara untuk mengatasi masalah tersebut.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESEHATAN JIWA NASIONAL DI FASILITAS KESEHATAN PRIMER Nurul Fajeri; Marniati Marniati
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental adalah elemen vital dalam keseluruhan aspek Kesehatan yang sering kali terabaikan, terutama di layanan kesehatan primer. Di Indonesia, prevalensi gangguan jiwa mencapai sekitar 20% dari total populasi, atau sekitar 50 juta orang, yang berpotensi mengalami masalah kesehatan mental. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode literature melakukan tinjauan dengan menghimpun dan menganalisis data menelaah jurnal-jurnal yang telah terindeks nasional dan internasional. Implementasi kebijakan kesehatan jiwa nasional di fasilitas kesehatan primer di Indonesia mencerminkan komitmen kuat untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan, meskipun dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan sumberdaya, ketidak teraturan SOP, dan minimny akoordinasi lintas sektoral. Dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor yang lebih baik sangat diperlukan, terutama bagi ODGJ di wilayah terpencil. Upaya edukasi dan promosi yang lebih massif dapat mengurangi stigma, serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan penguatan system informasi, komunikasi, dan rehabilitasi, kebijakan kesehatan jiwa diharapkan dapat berjalan optimal dan merata di seluruh daerah.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA ACEH UTARA Lilik Septiana; Darwin Syamsul; Reza Destri Anggi; Luthvia Luthvia; Rida Evalina Tarigan
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Typhoid fever is an acute infection of the small intestine which causes digestive disorders and can reduce the level of consciousness. The treatment option in cases of typhoid fever is to use antibiotics. Optimizing the use of antibiotics can be done by monitoring and evaluating the use of antibiotics in hospitals. The aim of this research is to determine the type and rationale for the use of antibiotics in typhoid fever patients at the Cut Mutia General Hospital Inpatient Installation. This research method is non-experimental (observational) research which is analyzed using descriptive methods. The population in this study was all 1423 typhoid fever patients at Cut Meutia General Hospital in 2022-2023. The sample used in this research was 93 respondents using the Slovin formula with purposive sampling technique. Data analysis for this study used quantitative data analysis, namely descriptive analysis. The results of the study showed that the type of antibiotic in typhoid fever patients was mostly the cephalosporin group, namely Ceftriaxon, in 54 patients (58.1%). Evaluation of the use of antibiotics in typhoid fever patients was 100% correct indication, correct patient and drug and 95.7% correct dose. The conclusion of this research is that it is hoped that hospitals will promote the rational use of antibiotics and collaborate with all parties, including hospitals, health professionals and pharmaceutical installations, in preventing antibiotic resistance.

Page 1 of 1 | Total Record : 7