cover
Contact Name
-
Contact Email
dyah.rohma87@gmail.com
Phone
+6281317620486
Journal Mail Official
dyah.rohma87@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stikestujuhbelas.ac.id/index.php/jurkestb/about/editorialTeam
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB)
ISSN : 20857098     EISSN : 27150976     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) merupakan media publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, Surakarta. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, studi literatur, konsep keilmuan, dan teknologi inovatif dalam bidang kesehatan. Ruang lingkup artikel meliputi bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, dan bidang kesehatan lainnya. Jurnal Kesehatan Tujuh Belas terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan November dan Mei.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024" : 7 Documents clear
Produk Bioteknologi Farmasi Berupa Sediaan Sabun Cuci Tangan Kombucha Bunga Telang Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus dari Isolat Usus Sapi Firman Rezaldi; Nurmayulis Nurmayulis; Rusmana Rusmana; Ratna Fitry Yenny; Rustini Rustini
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organ tubuh yang merupakan salah satu habitat flora normal yang tidak terkontrol dapat menjadi bakteri patogen yang terdapat pada tangan. Bakteri patogen berasal dari bakteri gram positif, salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Selain terdapat pada organ tubuh manusia, bakteri ini juga terdapat pada produk pertanian dan peternakan. Salah satu produk peternakan yang berpotensi mengandung bakteri Staphylococcus aureus yang ditemukan pada penelitian ini adalah usus sapi. Pemanfaatan probiotik berupa kombucha bunga telang selain digunakan sebagai minuman probiotik untuk meningkatkan daya tahan tubuh juga dapat digunakan sebagai bahan aktif kosmetik yaitu sabun cuci tangan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sabun cuci tangan dengan bahan aktif bunga kombucha telang mempunyai korelasi positif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus sehingga dapat disimpulkan bahwa produk bioteknologi farmasi berupa sediaan sabun cuci tangan di konsentrasi 40% merupakan perlakuan terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. yang berasal dari isolat usus sapi.
Aktivitas Antidiabetes Pada Senyawa Viteksin Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Melalui Studi Bioteknologi Komputasi (Bioinformatika) Merdiana Indah Saputri; Renni Dwi Saputri; Firman Rezaldi; Ratna Fitry Yenny; Roihwan Roihwan; Hadi Susilo
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increased and uncontrolled glucose levels are one of the early symptoms of diabetes mellitus. Based on the cause, diabetes mellitus is classified into two, namely type 1 and type 2 diabetes. Diabetes causes damage to body organs such as kidney failure, heart failure, eye cataracts, and even death. Diabetes management consists of 3 types, namely short-term, long-term and final goals. The link protein that plays an important role as a receptor in synthesizing glucose in the body as a cause of diabetes mellitus is GSK?3. The glucose-forming receptors in the body need to be inhibited by the bioactive compounds found in butterfly pea flower kombucha in the form of vitexin from the flavonoid group in silico. In previous research, the vitexin compound in butterfly pea flower kombucha has been proven to have potential as an anti-allergy, antioxidant and anticancer in silico, so in this study it has also been proven that the vitexin compound in butterfly pea flower kombucha with the 5HG7 ligand as the target protein can bind to the GSK?3 receptor. The lowest binding affinity value produced in this study was -6.5, so it can be concluded that the vitexin compound contained in telang flower kombucha can be used as a new drug candidate to prevent diabetes.
THE LEVEL OF PUBLIC KNOWLEDGE ABOUT THE USE OF TRADITIONAL MEDICINE Rifkarosita Putri Ginaris; Esa Aji Pratama; Alfina Nurrahman
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional medicine is defined as an herb that has been used for generations for treatment. Ignorance about the use of traditional medicine leads to public misunderstanding of traditional medicines that are supposed to cure but are actually potentially harmful. This study aims to determine the level of public knowledge about the use of traditional medicine in Gondosuli Village, Tawangmangu District. The research method used the Spearman Rank test to determine the relationship between variables and correlations using 357 samples by random sampling. The results obtained showed a significant relationship between knowledge and the use of traditional medicine in Gondosuli Village, Tawangmangu, Karanganyar with a p value of <0.05, which was 0.000. The conclusion of this study is that community knowledge is related to the use of traditional medicine in Gondosuli village.
Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi Anggota Posyandu Lansia Bina Bahagia di Desa Bandardawung Kecamatan Tawangmangu Na'imatul Retno Faizah; Wagiyanti
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular paling umum dan banyak disandang pada masyarakat. Penyakit ini dikenal dengan the silent killer karena terjadi tanpa memberikan gejala dan keluhan. Diagnosa hipertensi ditegakkan apabila tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan diastoliknya ? 90 mmHg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi anggota posyandu lansia bina bahagia di desa bandardawung kecamatan tawangmangu.  Desain penelitian ini adalah observasi analitik  dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 96 lansia hipertensi dan sampel 46 responden. Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat menggunakan analisis korelasi Spearman’s rho.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi anggota posyandu lansia di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu sebagian besar dengan kategori rendah, yaitu sebanyak 40,8% atau 20 pasien. Hasil analisis spearman rho usia (p: 0,003),  jarak rumah (p: 0,010), lama sakit (p: 0,000), Faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat anggota posyandu lansia di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu adalah usia, jarak rumah dengan fasilitas kesehatan dan lama sakit.    
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK Dyah Rohma Wati; Burhanudin Zaid; Saka Suminar
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget merupakan sebuah inovasi dari teknologi terbaru dengan kemampuan yang lebih baik dan fitur terbaru yang memiliki tujuan maupun fungsi lebih praktis dan juga lebih berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan psikologi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif dengan populasi anak anak TPA Masjid AL-HUDA sebanyak 12 responden. Variabel independen penggunaan dampak penggunaan gadget, variabel dependen perkembangan psikologi anak. Instrumen penelitian menggunakan Wawancara dan Deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan dampak Positif yakni dari 12 responden 5 responden menjawab gadget sangat berpengaruh dalam meringangakan kegiatan pembelajaran. Dampak Negatif dari penggunakan gadget yaitu dari 12 responden 7 Menjawab bahwa penggunaan gadget terlalu berlebihan sekitar 3-4 Jam dan menganggu waktu belajar.
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK BUNGA PEPAYA (Carica Papaya L)TERHADAP Candida albicans Manizah Sekhar Ningrum; Ani Florida Ngete; Arti Wahyu Utami
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi yang disebabkan oleh jamur  atau  mikroorganisme  yang patogen seperti Candida albicans yang menyebabkan berbagai penyakit seperti Candidiasis, sariawan dan lesi pada kulit. Candida albicans adalah salah satu mikroorganisme yang bepotensi menyebabkan infeksi. Bunga pepaya bermanfaat sebagai antifungi karena memiliki kandungan flavonoid yang baik.  Tujuan  Penelitian  Mengetahui  efektivitas  antijamur  ekstrak  etanol bunga pepaya (Carica papaya L) terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode ekstraksi  yang digunakan adalah maserasi dengan menggunakan etanol 70% dan Uji daya hambat menggunakan metode difusi cakram dengan menggunakan kertas cakram   yang   telah   di   rendam   dalam   sampel   dengan   konsentrasi 10%,20%,40%. Penelitian dilakukan    pada    kelompok konsentrasi 10% menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 0,97mm. Kelompok konsentasi 20% menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 0,82mm, sedangkan pada kelompok konsentrasi 40% menunjukana rata- rata zona hambat sebesar 0,867mm. Hasil bahwa konsentasi tersebut  memiliki  respon  lemah dan  nilai  konsentrasi  minimum  ekstrak dengan rata- rata zona hambat minimum adalah 0,86mm dan rata- rata zona hambat maksimum 0,97mm. Uji statistika One Way ANOVA didapatkan hasil uji normalitas dan homogenitas <0,05 sehingga data dinyatakan tidak normal dan dinyatakan tidak memiliki perbedaan signifikan sehingga dilakukan uji Kruskal Wallis dan didapatkan nilai Asymp.sig 0,426>0,05 maka data dinyatakan tidak memiliki perbedaan signifikan
TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI ANGGOTA POSYANDU LANSIA BINA BAHAGIA DI DESA BANDARDAWUNG KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Wagiyanti; Na’imatul Retno Faizah; Arti Wahyu Utami
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 5 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu dari Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai penyumbang angka kematian yang tinggi di dunia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi anggota posyandu lansia di Desa Bandardawung Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah 96 pasien hipertensi anggota posyandu lansia di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling, besaran sampel dihitung dengan rumus slovin, sehingga sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 49 responden. Instrumen penelitian kuesioner metode MMAS-8. Teknik analisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi anggota posyandu lansia di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dari 49 pasien sebagian besar kategori rendah (40,8%), sedangkan sisanya yaitu kategori sedang sebesar 32,7% dan tinggi sebesar 26,5%. Kepatuhan minum obat hipertensi yang rendah tersebut lebih banyak pada lansia yang berusia 60-74 tahun (lanjut usia) dengan yang sudah menderita hipertensi selama 4-5 tahun, serta memiliki jarak rumah ke fasilitas kesehatan 4,5 sampai dengan 5 km.

Page 1 of 1 | Total Record : 7