cover
Contact Name
Irsal
Contact Email
bengkuluirsal@gmail.com
Phone
+6285381305810
Journal Mail Official
bengkuluirsal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan
ISSN : 25033794     EISSN : 2686536X     DOI : 10.29300/qys.v10i2
Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan pernah mengalami kerusakan servers jurnal secara total (di hack), yang mengakibatkan semua artikel yang sudah dipublish mulai Vol.1 No.1 2019 s-d Edisi tahun 2023 hilang semua. Maka untuk menghindari kekosongan artikel tim pengelola melakukan upload ulang artikel tersebut secara quicksubmite. Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan di tahun 2022 telah merubah institusi/lembaga penerbit dari IAIN Bengkulu menjadi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2021 tentang Perubahan status IAIN Bengkulu menjadi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 12 Documents clear
PELAKSANAAN KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAK PECANDU GAME ON-LINE DI JALAN SALAK RAYA KOTA BENGKULU DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Firdaus, Julian
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v3i2.1311

Abstract

In this research  there  are several  problems  1). How the rights and  obligations  of parents  to children  online  game addicts. 2). How to review Islamic law against children online game addicts at Warnet BM Jalan  Salak Raya, Bengkulu City. To answer  the problem  of research  above  conducted field research  (field research)  using qualitative  descriptive approach method. The data  collected by observation method, interview and documentation, from the source of the informant  that the author  set based  on purposive sampling.  The results of the study explain,  first Rights and  obligations  of parents  to the child has not been done  due to various factors, among  others,  busy work so that the lack of attention to children who cause  children abandoned. Second  Every child should  be good  and  obedient to the parents. The child is not justified in being  abusive  to both  parents. Therefore, every child must have  obligations  and  responsibilities  to parents  who have  raised  and  nourished them  from child- hood  to adulthood. Children should keep the rights of parents, children should also maintain morals as stock in running  Ikhsan against both parents
PUTUSAN CONTRA LEGEM SEBAGAI IMPLEMENTASI PENEMUAN HUKUM OLEH HAKIM DI PERADILAN AGAMA (Studi Kasus Putusan Kasasi Nomor 16 K/AG/2010 dan Putusan Kasasi Nomor 110 K/AG/2007) Rogaiyah, Rogaiyah
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v3i2.1316

Abstract

Keadilan  harus  ditegakkan. Tujuan  hukum  sejatinya  adalah untuk  mewujudkan keadilan,  kepastian hukum  dan kemanfaatan. Karena hukum  lahir dari ketentuan yang hidup  dalam  masyarakat, maka hukum  harus terus dibedah dan digali melalui upaya-upaya terobosan hukum  untuk  menggapai kemaslahatan demi tegaknya  keadilan.  Bagi hakim,  yang menjadi dilema  terkadang adalah pertentangan antara sisi keadilan  dan  sisi kepastian hukum.  Hakim  melalui  penerapan penemuan hukum,  berupaya mengedepankan keadilan  dengan memutuskan suatu  perkara  menyelisihi  dari apa  yang  telah  ditentukan undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan  menjelaskan mengenai penemuan hukum  oleh hakim dalam kewenangannya untuk  memutus suatu  perkara  di luar dari  apa  yang  telah  ditentukan oleh  undang-undang. Masalah  yang dianalisis  adalah mengenai penerapan contra  legem  dalam  putusan kasasi  Mahkamah agung  yang  memberikan hak  waris melalui wasiat  wajibah  pada ahli waris non  muslim dan  pemberian hak hadhanah untuk  ayah.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian  kualitatif dengan pendekatan yuridis normative. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa  putusan hakim yang bersifat contra  legem  sejatinya  adalah upaya hakim  melalui  penemuan hukum  untuk   mengkontekstualisasikan  hukum  itu sendiri demi mewujudkan keadilan.

Page 2 of 2 | Total Record : 12