cover
Contact Name
Nurul Fadhilah
Contact Email
nawalaedu@gmail.com
Phone
+6281374694015
Journal Mail Official
nawalaedu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Yamin No.88 Desa/Kelurahan Telanaipura, kec.Telanaipura, Kota Jambi, Jambi Kode Pos : 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Journal of Dialogos
ISSN : -     EISSN : 30466040     DOI : https://doi.org/10.62872/hrvvzv03
Core Subject : Education,
The journal publishes original articles on current issues adn trends occuring internationally in media, communication, and public policies, media and develompment, social media and subculture, public realtions and proffesional communication development, media gender and identity, media and tourism
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY" : 7 Documents clear
Analisis Marketing Public Relations Event Jambi Night Market Dalam Membentuk Brand Image Cindy Fatika Sari; Miftha Pratiwi; Annisa Rahmawati
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/xywc8p18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana penerapan cara kerja Marketing Public Relations pada kegiatan Jambi Night Market dalam membentuk citra merek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui proses wawancara mendalam serta studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan konsep Marketing Public Relations oleh Philip Kotler. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penerapan dari Marketing Public Relations pada kegiatan Jambi Night Market yang dilakukan dengan menyebarkan infomasi dengan memanfaatkan hampir keseluruhan dari major tools dari Marketing Public Relations untuk membentuk citra merek. Major tools of MPR ini terdiri dari berita, sponsorship, identitas media, kegiatan layanan masyarakat, komunikasi, publikasi, dan event. MPR ini sendiri berfokus pada citra dan persepsi dari publiknya sehingga untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya hubungan positif antara JNM dengan publiknya. Hubungan antara JNM dengan publiknya ini didukung dengan adanya temuan lain berupa kolaborasi dengan pihak eksternal dan penggunaan jasa iklan yang mendukung cara kerja dari MPR.
REPRESENTASI TOXIC COMMUNICATIONDALAM FILM NOKTAH MERAH PERKAWINAN (2022)(Analisis Semiotika Roland Barthes) Anindika Valentina W
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/m9ms2a65

Abstract

Noktah Merah Perkawinan adalah sebuah film melodrama Indonesia yang mengisahkan kehidupan rumah tangga Gilang dan Ambar yang sedang mengalami pasang surut dalam hubungannya. Dalam film ini terdapat beberapa adegan yang menampilkan bagaimana toxic communication dapat terjadi didalam sebuah hubungan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi toxic communication pada hubungan Gilang dan Ambar dalam film "Noktah Merah Perkawinan" dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode analisis Teori Semiotika Roland Barthes sebagai teori utama dan kemudian hasil analisisnya diklasifikasikan pada The Fourhorsemen of The Apocalypse Theory dari John Gottman. Data primer diperoleh dari filmtersebut melalui pengamatan langsung, sementara data sekunder berasal dari literatur terkait. Dari penelitian ini diketahui bahwa setidaknya terdapat 6 scenes yang menunjukkan sikap-sikap yang menunjukkan adanya toxic communication dalam hubungan. Data-data yang terindentifikasi dalam analisis ini diharapkan dapat membantu para pembaca untuk lebih memahami bagaimana sikap-sikap negatif dapat menyebabkan toxic communication dalam hubungan, khususnya hubungan suami istri.
Anominitas Dan Kebebasan Berpendapat Di Media Sosial Fathiya Cinindyta Utari
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/gtfsjk36

Abstract

Fenomena anonimitas dalam media sosial memunculkan dampak positif dan negatif yang signifikan. Dari segi positif, anonimitas memberikan ruang ekspresi tanpa identitas, memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan isi hati mereka dengan bebas. Ini tidak hanya memperkaya kreativitas dalam menulis tetapi juga memberikan kebebasan berekspresi yang lebih besar. Namun, di sisi lain, anonimitas juga membawa dampak negatif seperti ketidakpercayaan diri individu dalam menunjukkan identitas, penggunaan anonimitas untuk tujuan tidak senonoh atau penyebaran trik yang merugikan, serta kesulitan dalam mengontrol batas yang dapat mengarah pada perilaku berbahaya. Anonimitas juga meningkatkan risiko penyalahgunaan informasi yang dapat mengarah pada kejahatan cyber, merugikan pemilik asli informasi, atau pihak terlibat.Dengan mayoritas pengguna internet di Indonesia aktif menggunakan media sosial, permasalahan dalam jejaring sosial sering terjadi. Kurangnya kesadaran akan etika dalam berkomunikasi di media sosial menjadi penyebab utama permasalahan ini. Ujaran kebencian sering muncul dan menimbulkan konflik. Oleh karena itu, penting untuk berinteraksi di media sosial dengan bahasa yang sopan dan memperhatikan etika komunikasi guna menghindari konflik yang tidak diinginkan.
Penerapan Social Penetration Theory Dalam Kehidupan Sehari-Hari Muhammad Hasyim
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/p63cs790

Abstract

Ilmu komunikasi, sebagai salah satu disiplin ilmu sosial, memfokuskan kajiannya pada fenomena human communication, yang dalam perspektif ontologis ilmu komunikasi disebut sebagai obyek forma ilmu. Fenomena ini terjadi pada beberapa level konteks, seperti interpersonal, group, public or rhetoric, organizational, dan mass. Salah satu teori yang menjelaskan fenomena human communication pada level interpersonal adalah teori penetrasi sosial atau Social Penetration Theory, yang diusulkan oleh Irwin Altman dan Dalmas Taylor. Teori ini menggambarkan pola pengembangan hubungan yang melibatkan proses penetrasi sosial, di mana individu bergerak dari komunikasi superficial ke komunikasi yang lebih intim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengeksplorasi penerapan Social Penetration Theory dalam konteks kehidupan sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan, lalu dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori penetrasi sosial memperlihatkan tahapan-tahapan proses komunikasi yang melibatkan pembukaan diri dari tingkat yang dangkal hingga yang lebih dalam, dan penerapan teori ini dapat ditemui dalam berbagai hubungan interpersonal. Meskipun memiliki kelebihan dalam memahami dinamika hubungan interpersonal, teori ini juga memiliki kelemahan dalam mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pengungkapan diri. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai teori penetrasi sosial serta implikasinya dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Komunikasi Antar Budaya Dan Hukum Hasyim Muhammad
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/0j9f7a38

Abstract

Dalam dinamika komunikasi antar budaya, peran budaya dan hukum memiliki signifikansi yang tak terelakkan. Budaya, sebagai kerangka nilai, norma, dan praktik yang membentuk perilaku dan makna komunikasi, memengaruhi secara substansial interaksi antar individu atau kelompok dari latar belakang budaya yang berbeda. Di sisi lain, hukum, sebagai instrumen pengatur perilaku dan hubungan sosial dalam masyarakat, memiliki peran krusial dalam menangani konflik yang timbul dari perbedaan budaya. Pentingnya menghadirkan hukum yang adil yang mempertimbangkan keragaman budaya, adat, dan tradisi dalam masyarakat adalah kunci untuk menjaga harmoni sosial dan menyelesaikan konflik antarbudaya secara adil. Metode penelitian yang tepat untuk menyelidiki hubungan antara komunikasi lintas budaya dan hukum memerlukan pendekatan yang holistik. Pendekatan kualitatif, seperti studi literatur untuk memahami kerangka konseptual, etnografi untuk memahami pengaruh budaya dalam praktik komunikasi dan implementasi hukum, serta analisis konten dokumen hukum dan komunikasi, memberikan wawasan yang mendalam tentang interaksi antara budaya dan hukum. Sementara itu, pendekatan kuantitatif, seperti survei, dapat memberikan data yang dapat diuji secara statistik tentang persepsi dan pengalaman individu terkait komunikasi dan hukum. Pendekatan perbandingan lintas-budaya memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang perbedaan dan persamaan dalam praktik komunikasi dan sistem hukum antar budaya. Dengan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif, serta fokus lintas-budaya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kompleksitas hubungan antara komunikasi dan hukum dalam konteks budaya yang beragam.  
Peran Komunikasi Antarpribadi dalam mengatasi Perundungan pada Anak Aulia Septihani; Doni Prasetyo Tri S.H; Elena Ayu Pramita; Dr. Yunita Sari, M.Si.
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/7c1rw677

Abstract

School bullying is a grave concern prevalent in both societal and educational realms. It encompasses negative actions perpetrated by one or more individuals aiming to harm, intimidate, or assert power over others, leading to physical, verbal, or psychological harm. As defined by Smith and Brain (2017), bullying constitutes a series of deliberate acts targeting individuals to inflict physical, verbal, or psychological distress. The distressing reality of bullying recently unfolded in an elementary school in Palembang, resulting in profound detrimental effects on the victims. This incident underscores the urgent need for comprehensive measures to address and prevent bullying in educational settings. It necessitates fostering a culture of empathy, respect, and inclusion, coupled with robust intervention strategies and support systems to safeguard the well-being of all students. Only through concerted efforts can schools ensure a safe and nurturing environment conducive to learning and personal growth
Patterns Of Teacher And Student Communication In The Learning Process At Sma Negeri 20 MoramoSouth Konawe District Zulfiah Larisu; Darnawati Darnawati; Jopang Jopang; Irwan Irwan
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Dialogos-MAY
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/dyyd0702

Abstract

Communication is the key in the world of education, which is quite determinant in achieving goals. A teacher, no matter how clever and knowledgeable he is, if he is, will certainly not be able to provide a transformation of his knowledge to his students. This research aimed to analyze communication patterns between teachers and students in the learning process at SMAN 20 Moramo. This research used qualitative research methods with research subjects, namely teachers and students who were actively learning and teaching. Field data collection used observation, interview, and literature study techniques. Data processing involved data reduction, data display, and data verification, so that research results could be found. The research results showed that the dominant communication pattern was two-way communication, teachers and students provide information to each other, starting with the teacher as a source of information.

Page 1 of 1 | Total Record : 7