cover
Contact Name
Much. Aldi Firmansyah
Contact Email
jurnalbugarispvkk@unipasby.ac.id
Phone
+6285878638418
Journal Mail Official
jurnalbugarispvkk@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Bugaris
ISSN : -     EISSN : 30479568     DOI : https://doi.org/10.36456/bwera709
Core Subject : Education,
Jurnal ini memusatkan perhatian pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan praktik profesional dalam bidang Tata Busana, Tata Boga, dan Tata Rias. Sebagai media ilmiah, jurnal ini memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, studi terapan, serta pengabdian masyarakat yang berkontribusi pada kemajuan ketiga bidang tersebut, baik dalam konteks pendidikan vokasi, industri kreatif, maupun kebutuhan masyarakat luas. Fokus kajian mencakup berbagai isu strategis terkait pembelajaran, teknologi, kreativitas, kewirausahaan, dan pengembangan kompetensi profesional yang relevan untuk mendukung kualitas sumber daya manusia di sektor busana, boga, dan rias. Melalui penerbitan naskah ilmiah yang berkualitas, jurnal ini berkomitmen menjadi wadah kolaborasi dan diseminasi pengetahuan yang memperkuat perkembangan teori dan praktik dalam ketiga bidang keahlian tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2025): BUGARIS" : 3 Documents clear
Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Kedelai: Dampaknya terhadap Mutu Organoleptik Brownies Kukus
BUGARIS Vol 2 No 2 (2025): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/2qwa9f37

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). Mengetahui pengaruh penambahan tepung kedelai terhadap hasil jadi produk brownies kukus ditinjau dari uji organoleptic meliputi tekstur dan rasa, daya terima. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan lima perlakuan konsentrasi tepung kedelai, yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dari jumlah tepung kedelai yang digunakan dalam resep standar.Data diperoleh melalui uji organoleptik oleh panelis terhadap dua  parameter: rasa dan  tekstur  Selain itu, dilakukan uji daya terima untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap produk. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap masing-masing parameter yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). substitusi tepung kedelai memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas sensori produk. Formulasi dengan 100% tepung kedelai menghasilkan nilai rata-rata tertinggi pada aspek rasa (3,16), tekstur (2,90), dan tingkat kesukaan (3,33), menunjukkan peningkatan mutu organoleptik secara keseluruhan. Selain meningkatkan cita rasa dan tekstur, penambahan tepung kedelai juga meningkatkan nilai gizi brownies karena kandungan proteinnya yang tinggi. Penelitian ini mendukung pemanfaatan bahan pangan lokal seperti kedelai sebagai alternatif pengganti tepung terigu, yang dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan pengembangan industri pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi inovasi produk pangan berbasis kedelai yang lebih variatif dan bernilai tambah
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS TEACHING FACTORY : UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA JURUSAN KULINER SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Di SURABAYA
BUGARIS Vol 2 No 2 (2025): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/qnpph312

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). Menganalisis perencanaan program Teaching Factory pada kompetensi keahlian jurusan Kuliner SMK di Surabaya, 2) Menganalisis pengorganisasian program Teaching Factory pada kompetensi keahlian jurusan Kuliner  SMK di Surabaya, 3) Menganalisis pelaksanaan program Teaching Factory pada kompetensi kehalian jurusan Kuliner SMK di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu menggunakan nara sumber guru dan siswa yang terlibat pada kegiatan pembelajaran tersebut. Data dianalisis menggunakan cara Reduksi data, Penyajian Data, dan Verifikasi dan Menyimpulkan Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Perencanaan Teaching Factory pada jurusan Kuliner dilakukan secara sistematis dengan menyesuaikan kurikulum sekolah, sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana berupa dapur produksi, peralatan masak, hingga penyususnan job sheet 2). Pengorganisasian program Teaching Factory dilakukan melalui pembentukan struktur organisasi kerja yang terdiri dari kepala sekolah, koordinator Teaching Factory, guru produktif, dan tenaga teknis 3). Pelaksanaan program Teaching Factory melibatkan siswa secara langsung, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi keahlian siswa, baik aspek hard skill maupun soft skill. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai praktik siswa sebesar 11-14 poin setelah mengikuti kegiatan Teaching Factory, menunjukkan efektivitas program dalam membekali siswa.
PERILAKU KONSUMTIF TERHADAP FAST FASHION : DAMPAK PADA LINGKUNGAN, SOSIAL DAN ALTERNATIF SOLUSI DALAM MENGURANGI FAST FASHION
BUGARIS Vol 2 No 2 (2025): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/3az94253

Abstract

Industri pakaian telah mengalami perubahan besar dengan kemunculan konsep cepat mode, yang memungkinkan barang-barang fashion diproduksi dan dijual dengan cepat untuk mengikuti tren terbaru. Fast fashion ditandai oleh cara produksi yang efisien, yang sering kali dilakukan di negara-negara dengan upah rendah, sehingga konsumen dapat menemukan produk baru secara teratur di toko. Meskipun memberikan kemudahan dan variasi bagi pembeli, model bisnis ini juga menghadirkan masalah serius terkait dampak terhadap lingkungan. Diperkirakan bahwa sektor fashion menyumbang antara 8-10% dari total emisi CO2 dunia dan menghasilkan 20% dari total limbah global, sementara penggunaan air mencapai 93 miliar meter kubik setiap tahunnya. Lebih dari itu, sekitar 40 juta orang bekerja di sektor ini, dengan banyak dari mereka berada di negara-negara berpendapatan rendah di mana keselamatan kerja sering kali diabaikan. Fast fashion menciptakan siklus konsumsi yang cepat, di mana masa pakai pakaian menjadi sangat pendek, sering kali dibuang setelah digunakan hanya beberapa kali. Hal ini berkontribusi pada dampak lingkungan yang signifikan dan menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fast fashion mempengaruhi perilaku konsumsi masyarakat serta kesadaran mereka terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Dengan memahami perspektif konsumen terhadap fast fashion dan kesadaran akan konsekuensi lingkungan, penelitian ini berusaha memberikan wawasan yang lebih luas mengenai bagaimana dampak fast fashion kepada lingkungan sekitar secara lebih luas.

Page 1 of 1 | Total Record : 3