cover
Contact Name
Endah Aryati Ekoningtyas
Contact Email
endaharyati@poltekkes-smg.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
endaharyati@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
ABDIGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi
ISSN : -     EISSN : 30632668     DOI : -
Core Subject : Social,
ABDIGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi adalah jurnal pengabdian masyarakat kesehatan gigi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025" : 5 Documents clear
Media Edukasi Dental Hunt Treasure Map Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Siswa Kelas V di MI Miftahul Falah Sinanggul Wilayah Kerja Puskesmas Mlonggo, Jepara Dental Hunt Treasure Map Educational Media as an Effort to Improve Knowledge Among Fifth-Grade Students at MI Miftahul Falah Sinanggul, Mlonggo Health Center Area, Jepara Anita Pujianti; Endah Aryati Ekoningtyas
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i1.13862

Abstract

Oral health is an integral part of general health, yet many elementary school children have low levels of knowledge regarding proper oral care. Preliminary findings at MI Miftahul Falah Sinanggul showed that most fifth-grade students were categorized as having poor oral health knowledge. This study aimed to evaluate the effectiveness of the Dental Hunt Treasure Map, an interactive game-based educational media, in improving students’ knowledge of oral health. A pre–posttest design was applied in which students’ knowledge was measured using a structured questionnaire before and after the intervention. The intervention involved the use of the Dental Hunt Treasure Map, designed to deliver oral health messages through engaging tasks and activities. Data were analyzed to assess the changes in knowledge scores. The results showed a significant increase in knowledge after the intervention, with more students achieving good knowledge levels and fewer remaining in the poor category. These findings indicate that interactive, game-based educational tools are effective in supporting oral health education among school-aged children. In conclusion, the Dental Hunt Treasure Map proved to be an effective medium for increasing students’ knowledge of oral health and has potential as an attractive, practical, and easily understood alternative for school-based health promotion programs.
Pengabdian masyarakat PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PERAN GURU, ORANG TUA, DAN KADER DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS MLONGGO DALAM MEMBANTU UPAYA PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK : PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PERAN GURU, ORANG TUA, DAN KADER Fradita Fernanda
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i1.14064

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup. Tingginya angka masalah gigi dan mulut berdasarkan data hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang menunjukkan bahwa 56,9% penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Prevalensi masalah gigi dalam 1 tahun terakhir paling banyak terkait lubang gigi/karies yaitu sebanyak 829.573 dengan persentase 43,6 %. Data Kunjungan Poli Gigi di puskemas Mlonggo pada bulan januari sampai juli tahun 2025 menunjukkan bahwa dari 2030 oranga yang berkunjung ke poli gigi sebanyak 1305 orang (64%) mengeluhkan terkait dengan lubang gigi. Masih tingginya angka masalah gigi dan mulut di masyarakat disebabkan oleh rendahnya pengetahuan, perilaku pemeliharaan yang kurang tepat, serta terbatasnya peran kolaboratif antara sekolah, keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan melalui edukasi serta pendampingan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, pelatihan praktik pmeliharaan kesehatan gigi yang benar, serta diskusi kolaboratif lintas peran dalam mendukung upaya pemiliharaan kesehatan gigi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan partisipasi aktif peserta dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta terbentuknya jejaring kerja sama yang berkelanjutan antara sekolah, keluarga, masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif terhadap masalah gigi dan mulut di masyarakat.
Penyusunan Strategi Potensi Desa di Desa Kebonsari Menggunakan Metode Analisis SWOT Izza Aulia; Agustin Wulan Susi Dharmayanti
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Kebonsari merupakan kelurahan yang terletak di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember dengan total jumlah penduduk 31.185 jiwa. Lingkungan di kelurahan Kebonsari terbagi menjadi 4 yaitu lingkungan Krajan, Sumberpakem, Sumberdandang, dan Sadengan dengan jumlah Rukun Warga (RW) sebanyak 40 dan Rukun Tetangga (RT) sebanyak 163. Kelurahan atau desa Kebonsari merupakan desa yang belum mempunyai Badan Usaha Milik Desa namun desa Kebonsari memiliki banyak wirausaha unggulan sebagai penyangga ekonomi masyarakatnya. Selain itu Kelurahan Kebonsari merupakan salah satu wilayah yang memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak di Kabupaten Jember. Hal tersebut melatarbelakangi adanya sebuah program kerja dalam menyusun strategi pembangunan desa dan membantu penanganan Covid-19 yaitu menganalisis SWOT dan melakukan sosialisasi covid19. Metode yang digunakan adalah metode online dan offline. Metode online adalah metode yang dikembangkan dengan memanfaatkan sarana jaringan internet. Sedangkan metode offline adalah metode konvensional yang dilakukan secara langsung atau tatap muka. Pada metode offline, pelatihan dilakukan dengan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak sesuai dengan protokol kesehatan.
Pemberian Informasi dan Penerapan Pencegahan Covid-19 Dalam Menjaga Pola Hidup Sehat Masyarakat Kelurahan Sekarputih Fajar Risqi Zaenulloh; Agustin Wulan Susi Dharmayanti
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus merupakan virus jenis baru yang berasal dari Kota Wuhan China dan menjangkit hampir seluruh penduduk di belahan dunia. Coronavirus memiliki dampak yang baik dan buruk pada kehidupan sosial. Salah satu dampak baiknya ialah semakin berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor sehingga polusi udara tetapi untuk dampak buruk yang diakibatkan ialah Pengaruh buruknya yaitu banyak masyarakat yang terdampak pandemi ini seperti masyarakat kelas menengah ke bawah dikarenakan faktor ekonomi menjadi salah satu permasalahan yang sangat penting. Dampak penyebaran virus ini tidak hanya terbatas pada fisik namun juga berdampak pada kejiwaan seseorang. Pengabdian kepada masyarakat diimplemetasikan untuk mengabdikan akademisi di desa salah satunya adalah di Kelurahan Sekarputih Kecamatan Tegalampel Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan survey yang didukung dengan studi pustaka kemudian sampai ke tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Salah satu bentuk implementasi pemutus sebaran Covid-19 yang dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami tanaman toga (tanaman obat keluarga) serta pemberian informasi terkait dengan Covid-19 pada masyarakat. Kegaitan ini dibantu oleh masayarakat RT.02 RW.01 Kelurahan Sekarputih. Selain implementasi tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu membawa Keluarahan Sekarputih dalam persiapan lomba kampung berseri dan kampung tangguh tingkat provinsi mewakili Kabupaten Bondowoso.
Edukasi Pola Hidup Sehat Men-Jamu Pada Kader Posyandu Melati Kelurahan Nangkaan Dengan Memanfaatkan Tanaman Obat Kholifah Nur Ijazati; Nicola Fathurozi
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pemberdayan Badan Usaha Milik Desa(BUMDES) / Jaring Pengaman Desa Penanganan Covid-19 merupakan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat pada masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian kepada masayarakat dengan berfokus pada edukasi pola hidup sehat men-jamu dengan memanfaatkan tanaman obat dirasa sangat perlu dan penting, mengingat tanaman obat memiliki banyak khasiat yang baik untuk dikonsumsi dimasa pandemi covid 19 dan sebagai alternatif untuk menggantikan obat. Ramuan Jamu berbasis tanaman jahe, kunyit, serai, temulawak dan kayumanis ini dipercaya untuk dapat meningkatkan imunitas tubuh manusia, termasuk pencegahanvirus Corona. Tujuan dari program ini ialah untuk memberi pemahaman kompleks tentang perlunya pemanfatan tanaman obat untuk dijadikan ramuan jamu dan dikonsumsi pada masa pandemi ini serta masyarkat juga dapat mengonsumsi ramuan jamu setiap hari karena pembuatannya relatif mudah dan tidak memerlukan banyak biaya. Penerapan edukasi ini dilakukan dengan cara berdiskusi bersama simpul-simpul masyarakat dan para kader posyandu Melati agar memudahkan proses penyadaran kolektif dalam ligkup masyarakatluas. Lokasi yang menjadi sasaran dalam menjalankan program ini berada di RW 001 Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur.

Page 1 of 1 | Total Record : 5