cover
Contact Name
Endah Aryati Ekoningtyas
Contact Email
endaharyati@poltekkes-smg.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
endaharyati@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
ABDIGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi
ISSN : -     EISSN : 30632668     DOI : -
Core Subject : Social,
ABDIGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi adalah jurnal pengabdian masyarakat kesehatan gigi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025" : 5 Documents clear
Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Psikoedukasi dan Enterpreunership Sukini Sukini; Angga Sugiarto; Yayuk Fathonah; Puji Lestari; Fuad Faturrohman
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i2.14557

Abstract

Pengabdian ini merupakan penerapan studi tentang fenomena stunting sebagai permasalahan kesehatan dan pembangunan manusia yang bersifat multidimensional. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi aspek biologis, psikologis, dan sosial. Dari sisi biologis, stunting menghambat pertumbuhan dan potensi kesehatan optimal. Secara psikologis, stunting dapat menurunkan kualitas hidup dan kesejahteraan mental individu. Sementara itu, dari aspek sosial, stunting berpotensi memperlebar kesenjangan sosial, membatasi akses pendidikan, serta mengurangi peluang ekonomi di masa depan. Oleh karena itu, stunting tidak dapat dipandang semata sebagai masalah medis, melainkan sebagai isu pembangunan manusia yang memerlukan pendekatan lintas sektoral. Pengabdian ini bertujuan menerapkan pendekatan psikoedukasi sebagai instrumen utama untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku kader, ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita. Pendekatan psikoedukasi dirancang secara holistik untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting pada 30 keluarga dengan balita stunting sebagai sasaran kegiatan. Melalui pendekatan ini, pengabdian tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga penguatan keterampilan psikomotorik, pengembangan empati, dan kesadaran afektif terhadap permasalahan stunting. Pelaksanaan pengabdian melibatkan kolaborasi antara kader kesehatan, ibu hamil, ibu menyusui, keluarga balita stunting, tenaga kesehatan seperti bidan desa, serta pemangku kebijakan di tingkat lokal guna menjamin keberlanjutan program. Selain itu, penguatan ekonomi keluarga dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan berupa keterampilan pembuatan handycraft, pengemasan produk, dan pemasaran daring berbasis UMKM. Pendekatan ini disesuaikan dengan potensi dan sumber daya lokal, serta didukung pendampingan pemasaran melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Temanggung.
Edukasi Pola Hidup Sehat Men-Jamu Pada Kader Posyandu Melati Kelurahan Nangkaan Dengan Memanfaatkan Tanaman Obat Nicola Fathurozi
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i2.14569

Abstract

ABSTRACT Program Pemberdayan Badan Usaha Milik Desa(BUMDES) / Jaring Pengaman Desa Penanganan Covid-19 merupakan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat pada masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian kepada masayarakat dengan berfokus pada edukasi pola hidup sehat men-jamu dengan memanfaatkan tanaman obat dirasa sangat perlu dan penting, mengingat tanaman obat memiliki banyak khasiat yang baik untuk dikonsumsi dimasa pandemi covid 19 dan sebagai alternatif untuk menggantikan obat. Ramuan Jamu berbasis tanaman jahe, kunyit, serai, temulawak dan kayumanis ini dipercaya untuk dapat meningkatkan imunitas tubuh manusia, termasuk pencegahanvirus Corona. Tujuan dari program ini ialah untuk memberi pemahaman kompleks tentang perlunya pemanfatan tanaman obat untuk dijadikan ramuan jamu dan dikonsumsi pada masa pandemi ini serta masyarkat juga dapat mengonsumsi ramuan jamu setiap hari karena pembuatannya relatif mudah dan tidak memerlukan banyak biaya. Penerapan edukasi ini dilakukan dengan cara berdiskusi bersama simpul-simpul masyarakat dan para kader posyandu Melati agar memudahkan proses penyadaran kolektif dalam ligkup masyarakatluas. Lokasi yang menjadi sasaran dalam menjalankan program ini berada di RW 001 Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur.
KKN BTV 3 UNEJ: Hydroponic Vegetable Planting Training Activities During the Pandemic in Lumutan Village Kholifatul Hasanah
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid19 memberikan dampak negatif bagi masyarakat, terkhusus bidang perekonomian. Masyarakat juga merasa bosan karena terbatasnya kegiatan yang dapat dilakukan di dalam rumah. Sistem budidaya tanaman secara hidroponik menjadi salah satu solusi mengurangi permasalahan perekonomian. Selain itu, masyarakat akan memiliki kegiatan positif yang dapat dilakukan meskipun dirumah. Hidroponik merupakan suatu teknologi budidaya dalam pertanian modern atau pertanian perkotaan (urban farming). Hidroponik yaitu teknik budidaya tanaman yang memanfaatkan air sebagai media tanam pengganti tanah. Kegiatan budidaya sayuran dengan hidroponik dilakukan dengan empat orang target masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dilakukan di Desa Lumatan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Jenis sayuran yang ditanam yaitu bayam. Sistem hidroponik yang digunakan adalah sistem sederhana dengan menggunakan alat-alat yang mudah didapatkan atau ada di lingkungan sekitar target sasaran. Kegiatan pemberdayaan dilakukan mulai dari pengenalan hidroponik pemula, penjelasan semai benih, pembuatan larutan nutrisi AB Mix, pemeliharaan tanaman, pembasmi hama dan penyakit hingga pemanenan. Hasil yang diperoleh yaitu masyarakat mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, merasa senang,dan bersemangat melakukan kegiatan budidaya sayuran hidroponik.
Edukasi Isi Piringku Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Pesanggrahan Adriyanti Ailsa Luthfie; Ahmad Bagus Prayoga; Desy Putri Dwi Fitriana; Eka Risky Fitria Fauziah; Fina Khoirun Nisa’; Fiqih Haikal; Hidayatur Rofi’ah; Mochamad Nofal Abdulloh; Mukti Aji Nugrah Ramadhan; Nadza Qur’rotun A’ini; Nur Nafisah Wulandari; Riska Dwi Fajariyanti; Agustin Wulan Suci Dharmayanti
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama pada anak usia di bawah lima tahun. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan anak yang terhambat sehingga tinggi badannya lebih rendah dari standar usianya. Stunting tidak hanya memengaruhi kondisi fisik anak, tetapi juga menyebabkan perkembangan otak terganggu, yang berdampak pada kemampuan kognitif, kesehatan secara keseluruhan, serta meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung di usia dewasa. Meskipun pemerintah telah berupaya menekan angka stunting, namun prevalensinya masih cukup tinggi di beberapa daerah. Untuk membantu mengatasi masalah ini, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) Kelompok 181 menginisiasi intervensi penurunan dan pencegahan stunting di Desa Pesanggrahan. Program ini meliputi penyuluhan kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita tentang pentingnya gizi seimbang, dampak stunting, dan cara pencegahannya. Edukasi juga dilakukan dengan memperkenalkan makanan lokal yang kaya akan zat gizi serta praktik pembuatan makanan bergizi yang dapat diakses oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program kerja KKN Kelompok 181 UNEJ dalam pencegahan stunting, serta mengidentifikasi tantangan dan faktor pendukung keberhasilan program di Desa Pesanggrahan.
Pelatihan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut Tingkat Desa : Pelatihan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut Tingkat Desa Anita Pujianti; Endah Aryati Eko Ningtyas; Benni Benyamin
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i2.14609

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup individu. Permasalahan seperti karies gigi, radang gusi, dan kebersihan rongga mulut yang buruk masih banyak ditemukan di masyarakat pedesaan akibat rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih, keterbatasan akses pelayanan kesehatan, serta kurangnya edukasi berkelanjutan. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai agen promotif dan preventif di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian kader Posyandu dalam pencegahan masalah kesehatan gigi dan mulut. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang pengaturan pola makan rendah gula dan teknik menyikat gigi yang baik dan benar, pemeriksaan sederhana kondisi kesehatan gigi dan mulut, serta evaluasi melalui observasi kemandirian kader. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader mengenai faktor risiko karies dan penyakit gusi, serta meningkatnya kemampuan kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pemeriksaan gigi juga menunjukkan masih ditemukannya masalah karies dan radang gusi ringan pada masyarakat desa. Evaluasi akhir memperlihatkan kader mampu memberikan penyuluhan, demonstrasi menyikat gigi, serta pendampingan kepada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kesimpulannya, pelatihan kader Posyandu efektif dalam memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat mendukung terciptanya perilaku hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa. Keyword : Kesehatan Gigi dan Mulut; Kader Posyandu; Pelatihan; Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut

Page 1 of 1 | Total Record : 5