cover
Contact Name
Andreas Medimarwanto
Contact Email
jurnal.ilkom@utarki.ac.id
Phone
+6289655281796
Journal Mail Official
jurnal.ilkom@utarki.ac.id
Editorial Address
Komp. Billy Moon, Jl. Pd. Klp. Bar. III No.1, RT.1/RW.6, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Published by Universitas Tarakanita
ISSN : 25410741     EISSN : 25982443     DOI : https://doi.org/10.36914/8wqk4g90
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis adalah jurnal ilmiah bidang ilmu komunikasi serta ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bidang komunikasi yang diterbitkan oleh Universitas Tarakanita, Program Studi S1 Komunikasi di Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis menyampaikan sumbangan pemikiran di bidang komunikasi yang otentik, analitis dan kritis kepada para akademisi yang menaruh perhatian dan berminat di bidang ilmu komunikasi. Lingkup kajian jurnal ini adalah : Media Massa dan Jurnalisme; bidang ini mengkaji kegiatan jurnalistik dan produksi media yang meliputi media cetak, radio, televisi, dan internet. Media baru dan teknologi komunikasi; bidang kajian komunikasi baru yang terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat, bidang ini meliputi media digital, virtual, interaktif, hipertekstual dan berjejaring. Hubungan Masyarakat; bidang komunikasi ini mengkaji tentang Public Relations yang meliputi hubungan internal dan eksternal dalam suatu organisasi atau lembaga, serta penciptaan opini public dalam suatu masyarakat. Komunikasi Politik; komunikasi yang melibatkan pesan, media dan aktor politik atau yang terkait dengan kekuasaan, pemerintah, dan kebijakan. Komunikasi Pemasaran; bidang yang mengkaji gagasan, informasi, peluang dan tantangan melalui berbagai simbol untuk tercapainya tujuan perusahaan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1: Oktober 2025" : 8 Documents clear
Pengaruh Tayangan Podcast Deddy Corbuzier Terhadap Kepuasan Pendengar Dalam Memperoleh Informasi Program LOGIN Ranti Rahmawati; Zikri Fachrul Nurhadi; R. Ismira Febrina
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/wqfjzy15

Abstract

Podcast telah berkembang menjadi salah satu media digital yang berperan penting dalam menyampaikan informasi dan hiburan. Perkembangannya semakin pesat dengan hadirnya berbagai konten yang dapat diakses kapan saja melalui platform seperti YouTube. Salah satu program podcast yang banyak diminati adalah program LOGIN yang dipandu oleh Habib Jafar dan Onadio Leonardo, yang menghadirkan diskusi dengan narasumber dari berbagai latar belakang, terutama dalam membahas keberagaman di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tayangan podcast program LOGIN terhadap kepuasan pendengar dalam memperoleh informasi. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarluaskan kepada mahasiswa Universitas Garut sebagai responden, dengan teknik purposive sampling. Untuk analisis data digunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi sederhana yang dilakukan dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan program podcast LOGIN memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pendengar, dengan korelasi sebesar 0,730 dan kontribusi sebesar 53,3%. Responden menilai podcast ini relevan, informatif, serta memiliki penyampaian yang menarik dengan narasumber yang kredibel dan berpengalaman. Hasil penelitian ini mendukung teori Uses and Gratifications, yang menyatakan bahwa pendengar secara aktif memilih media yang memuaskan kebutuhan mereka.
Representasi Pola Komunikasi Keluarga Pada Film His Three Daughters (Analisis Semiotika Roland Barthes) Tiara Febriani
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/w13asb43

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi pola komunikasi keluarga dalam film "His Three Daughters" (2024) melalui lensa semiotika Roland Barthes. Film ini menampilkan tiga saudara perempuan dengan hubungan yang rumit, yang berkumpul untuk merawat ayah mereka yang sekarat. Analisis difokuskan pada denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam adegan-adegan terpilih, mengungkap dinamika komunikasi antara ketiga saudara perempuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dari pola komunikasi otoriter (Conformity Orientation) menuju pola komunikasi yang lebih terbuka dan dialogis (Conversation Orientation), seiring dengan perkembangan plot dan upaya mereka untuk memperbaiki hubungan yang retak. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih nuansa tentang representasi pola komunikasi keluarga dalam konteks hubungan saudara, khususnya dalam situasi krisis.
Budaya Binge-Watching dan Keterikatan Emosional terhadap Konten Streaming:  Studi Kasus Pengguna Netflix di Jakarta Lasmita Nurana
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/6137k327

Abstract

Binge-watching kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang, terutama di kota besar seperti Jakarta. Namun, di balik kesan santai dari aktivitas ini, tersembunyi interaksi kompleks antara emosi, teknologi, dan tekanan sosial. Studi ini menelusuri bagaimana pengguna Netflix di Jakarta membentuk keterikatan emosional yang kuat dengan konten yang mereka tonton, dari rasa kehilangan setelah serial tamat, hingga kebiasaan larut malam yang sulit dihentikan karena fitur autoplay. Melalui survei terhadap 88 responden dan analisis tematik terhadap narasi mereka, ditemukan bahwa lebih dari 70% responden mengalami keterlibatan emosional tinggi yang dipicu oleh desain platform dan algoritma rekomendasi. Dengan menggunakan pendekatan teoretis DSMM, Uses and Gratifications, dan MAIN Model, penelitian ini menunjukkan bahwa binge-watching bukan sekadar pilihan hiburan, melainkan bentuk pelarian emosional yang telah direkayasa secara sistematis oleh platform digital. Netflix tidak hanya menyajikan tontonan, tetapi juga mengatur ritme afeksi penggunanya melalui desain sistem yang secara halus mendorong keterlibatan tanpa henti. Dalam konteks kota megapolitan seperti Jakarta, di mana ruang dan waktu personal kian menyempit, binge-watching menjadi tempat bersembunyi yang terasa aman namun penuh jebakan emosional. Studi ini merekomendasikan pentingnya etika desain platform dan literasi digital yang tidak hanya fokus pada data, tetapi juga pada bagaimana emosi kita dimediasi dan dikomodifikasi oleh sistem.
Strategi Manajemen Impresi dalam Mewujudkan Citra dan Aspirasi Agen pada Bisnis Multi Level Marketing Stephanie Saputri
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/tn5d9a56

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen impresi agen Oriflame melalui Instagram untuk personal branding dan promosi bisnis. Dengan pendekatan dramaturgi Erving Goffman, penelitian ini menganalisis bagaimana agen menciptakan panggung depan dan panggung belakang untuk menjaga citra positif. Melalui wawancara mendalam dan dokumentasi konten dari tujuh agen, ditemukan bahwa mereka secara konsisten menampilkan nilai togetherness, spirit, dan passion di panggung depan, menunjukkan diri sebagai sosok yang ramah, suportif, dan inspiratif. Sebaliknya, panggung belakang digunakan untuk menyembunyikan kegagalan dan perasaan negatif melalui fitur close friends atau akun pribadi. Empat strategi manajemen impresi utama dari Jones & Pittman teridentifikasi, yaitu ingratiation, self-promotion, exemplification, dan supplication, dengan ingratiation sebagai yang paling menonjol. Strategi ini tidak hanya memperkuat personal branding agen, tetapi juga membangun citra positif Oriflame di tengah keraguan publik terhadap bisnis MLM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial berfungsi sebagai alat krusial untuk membangun kredibilitas, kepercayaan, dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Dengan demikian, media sosial berperan sebagai alat strategis dalam manajemen impresi untuk mencapai tujuan bisnis.
Peran Iklan #RambutCapek di Instagram dan X dalam Mendorong Minat Beli Konsumen Agnes Monica Marpaung; Asep Suryana; Gema Nusantara Bakry
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/693pa363

Abstract

The diversity of shampoo brands demands innovative marketing strategies  to highlight their products. The use of male models as the primary representation  in Pantene Indonesia shampoo advertisements is a new step that shifts the  advertising paradigm, which previously always emphasized the feminist side. This  study aims to measure the role of the Pantene Shampoo advertisement "Hair  Supplement Baru! - Bye #RambutCapek Hello #RambutKeCharged" in influencing  consumer purchasing tendencies. The research method employed is a survey  conducted by distributing questionnaires through Google Form to randomly  selected respondents with a sample size of 400 respondents distributed throught  Instagram and X. Data analysis may involve statistical techniques to identify the  role of advertisements in driving purchasing interest, as well as other factors that  may influence consumer interest in a shampoo product. Data processing utilizes  descriptive quantitative methods. The research findings indicate that: (1) Attitude  towards advertisements plays a role in influencing consumer purchasing interest,  (2) Subjective norms play a role in influencing consumer purchasing interest in  advertisements, (3) Behavioral control plays a role in influencing consumer  purchasing interest in advertisements. These research findings can provide insights  for marketers to understand the effectiveness of their advertisements in influencing  consumer behavior, particularly among social media users. Consequently, they can  tailor their marketing strategies to achieve desired objectives.
Pengaruh Strategi Green Marketing Communication Terhadap Brand Image Pada Fore Coffee Dicky Hadi Darmawan; Ratih Pandu Mustikasari
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/2v83km14

Abstract

Permasalahan lingkungan akibat meningkatnya sampah plastik mendorong brand kopi seperti Fore Coffee untuk mengadopsi strategi green marketing communication melalui kampanye #FOREssentiallyYou dan #FOREsponsible. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi green marketing communication terhadap brand image Fore Coffee. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksplanatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring kepada 100 responden konsumen Fore Coffee yang berusia antara 18-40 tahun, pernah melakukan pembelian di outlet Fore Coffee, dan memahami strategi green marketing communication yang dijalankan brand tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, uji t, regresi linear sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing communication berpengaruh signifikan terhadap brand image. Indikator environmental message clarity menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk persepsi positif konsumen, sedangkan audience engagement memiliki pengaruh terendah namun tetap positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kejelasan pesan dan konsistensi tindakan perusahaan dalam meningkatkan brand image yang berkomitmen pada keberlanjutan.
Potret Perlawanan Perempuan Adat Rote Terhadap Budaya Patriarki Dalam Film Indonesia Haifa Salsabila Hutomo; Isti Purwi Tyas Utami
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/qsk3p251

Abstract

Film Women from Rote Island berusaha memotret ketidakadilan yang dialami perempuan Adat Rote yang menjadi korban perdagangan manusia dan kekerasan seksual. Penelitian ini berusaha mengkaji bagaimana tokoh perempuan diposisikan dalam adegan yang menunjukkan perlawanan perempuan terhadap tradisi patriarkal. Penelitian berjenis kualitatif, menggunakan paradigma kritis dan metode analisis wacana model Sara Mills untuk melihat posisi subjek, objek dan penonton. Telaah pada 20 adegan menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan dalam film secara dominan diposisikan sebagai subjek yang konsisiten melakukan perlawanan terhadap praktik objektifikasi dan domestikasi perempuan. Tokoh perempuan melakukan perlawanan dengan dua strategi. Pertama, dengan mendefinisikan kembali identitasnya di luar identitas yang dipaksakan tradisi patriarki. Mereka menolak menjadi objek seksual dan dibatasi ruang geraknya di ranah domestik melalui tradisi turun-temurun seperti belis perkawinan yang menanadai kepemilikan laki-laki atas perempuan. Kedua, dengan mengambil peran di wilayah publik. Selain mencoba berdaya secara ekonomi, mereka secara konsisten mengupayakan advokasi hukum bagi perempuan korban kekerasan seksual dan menolak penyelesaian damai secara adat. Tokoh laki-laki sebagai kelompok dominan dalam tradisi patriarkal dan kelompok berpengaruh seperti tetua adat dan aparat kepolisian diposisikan sebagai objek sekalipun mencoba resisten terhadap perlawanan tokoh utama perempuan. Penonton diposisikan untuk melihat kebenaran berdasarkan sudut pandang perempuan Adat Rote dan mendukung perlawanan yang dilakukan.
ANALISIS RESEPSI AUDIENS TIKTOK TERHADAP MASKULINITAS PADA AKUN TIKTOK @gana_buna Hudayya Dinnul Islami Chasih; Yudiana Indriastuti
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/fq0sf589

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis resepsi audiens TikTok terhadap representasi maskulinitas dalam konten dance ibu dan anak di akun @gana_buna yang dinilai “terlalu luwes” oleh sebagian warganet. Dengan metode kualitatif dan teori resepsi Stuart Hall, hasil menunjukkan mayoritas audiens berada pada posisi Dominan Hegemonik, menerima konten sebagai ekspresi diri anak tanpa mengaitkannya dengan identitas gender tertentu. Sebagian kecil audiens menempati posisi Negosiasi dengan tetap mempertahankan nilai tradisional, sementara posisi Oposisional menolak konten karena dianggap tidak sesuai dengan sifat “maskulin.” Temuan ini menegaskan bahwa TikTok berperan dalam mendefinisikan ulang maskulinitas menjadi lebih cair dan menantang stereotip gender tradisional.

Page 1 of 1 | Total Record : 8