cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SIGMA EPSILON - Majalah Ilmiah Teknologi Keselamatan Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
SIGMA EPSILON adalah majalah ilmiah yang menyajikan makalah hasil kegiatan riset dan kegiatan teknis penunjang riset lainnya yang dilaksanakan di Pusat Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) Badan Tenaga Nuklir Nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019" : 5 Documents clear
Analisis Distribusi Temperatur Media Penampung Bahan Bakar Bekas Reaktor Daya Eksperimental (RDE) Menggunakan FLUENT 6.3 Balya Lutviana Laila Saro; Fiber - Monado; Muhammad - Subekti
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.542 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2019.23.1.5418

Abstract

ANALISIS DISTRIBUSI TEMPERATUR MEDIA PENAMPUNG BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL (RDE) MENGGUNAKAN FLUENT 6.3. Konsep dan desain reaktor daya eksperimental (RDE) adalah mengacu pada HTGR (High Temperature Gas-cooled Reactor) dari teknologi Jerman yang telah diterapkan pada HTR-10 di Cina yang dirancang menggunakan bahan bakar yang berbentuk pebble bed. Setelah bahan bakar nuklir dimanfaatkan dalam reaktor nuklir, bahan bakar bekas  tersebut kemudian akan masuk ke dalam tempat penampungan sementara. Penelitian ini dikhususkan pada aspek temohidrolik karena peranannya yang sangat penting untuk menjamin keselamatan media penampung bahan bakar bekas Reaktor Daya Eksperimental (RDE). Oleh karena itu diperlukan alat bantu berupa progam (software) komputer dalam proses penganalisaan distribusi temperatur media penampung bahan bakar bekas Reaktor Daya Eksperimental (RDE). Program yang digunakan adalah FLUENT 6.3. Hasil perhitungan menunjukan bahwa terjadi penurunaan temperatur secara bertahap pada bahan bakar bekas  di setiap posisinya, dari titik pusat di posisi 0 m sebesar 110°C ke dinding media penampung di posisi 0,3 m sebesar 30°C. Sehingga dari hasil tersebut distribusi temperatur media penampung bahan bakar bekas reaktor daya eksperimental dapat dianggap aman tanpa kerusakan akibat dari panas
Pengembangan Sistem Akuisisi Data Menggunakan NI cDAQ 91 berbasis LABVIEW Anisah - Anisah; Sudarno - Sudarno
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.511 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2019.23.1.5419

Abstract

PENGEMBANGAN SISTEM AKUISISI DATA MENGGUNAKAN NI cDAQ 91 BERBASIS LABVIEW. Dalam akuisisi data perlu dilakukan peningkatan kinerja sistem instrumentasi dengan mengembangkan sistem akuisisi data berbasis LabVIEW, salah satunya dengan memastikan data yang didapat benar dan dapat dipercaya. Data tersebut harus melalui proses kalibrasi terlebih dahulu. Dalam eksperimen ini pengkalibrasian dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran temperatur dari termokopel yang tercatat berupa akuisisi data NI cDAQ 91 dengan pengukuran alat ukur standar termometer digital Fluke yang berfungsi sebagai kalibrator. Modul NI cDAQ 91 yang digunakan yaitu channel 1 dan channel 2. Setiap channel ada dua bagian data yang diambil yaitu untuk suhu rendah dengan rentang yang lebih kecil dan suhu tinggi dengan rentang yang lebih besar. Hasil data kalibrasi akan diproses dan dicari hasil ketidakpastiaannya. Setelah melalui proses kalibrasi ternyata hasil datanya tidak berbeda jauh karena tidak mencapai temperatur 1°C artinya data hasil kalibrasi tersebut dapat dipercaya dengan kesalahan kurang dari 1°C.   
Kaji Eksperimental Variasi Ukuran Butir dan Tekanan Penyemprotan Material Abrasif Dalam Proses Sand-Blasting Terhadap Kekasaran Permukaan dan Umur Lelah pada Stainless Steel 304 Hendri - Kusumawijaya; Hadi - Sutanto; Roziq - Himawan
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.131 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2019.23.1.5420

Abstract

KAJI EKSPERIMENTAL VARIASI UKURAN BUTIR DAN TEKANAN PENYEMPROTAN MATERIAL ABRASIF DALAM PROSES SAND-BLASTING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN UMUR LELAH PADA STAINLESS STEEL 304. Proses sand-blasting merupakan salah satu jenis surface treatment dengan cara menembakkan partikel tekanan tertentu ke permukaan material sehingga menimbulkan tumbukan dengan tujuan menghilangkan kontaminasi seperti korosi, sisa pengecatan, kristalisasi garam, dan pelumas. Proses sand-blasting dilakukan setelah proses pengelasan dalam kegiatan penggantian komponen penunjang kerja PLTN, bertujuan untuk menghilangkan heat tint yang dapat mempengaruhi ketahanan komponen terhadap korosi dan mencegah terjadinya kontaminasi komponen pengganti yang dapat mempengaruhi performa pada kondisi lingkungan ekstrim. Eksperimen pada material stainless steel AISI 304 ini terbagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu proses sand-blasting pada spesimen uji, dilanjutkan dengan melakukan pengujian kekasaran permukaan, dan terakhir melakukan pengujian lelah. Dua jenis ukuran glass bead (Mesh 3, Mesh 8) dan tiga tingkatan tekanan penyemprotan material abrasif (4, 5, 6 bar) digunakan dalam proses sand-blasting. Hasil eksperimental menunjukkan bahwa proses sand-blasting merubah nilai kekasaran permukaan dan umur lelah pada material stainless steel AISI 304. Variasi ukuran glass bead Mesh 8 dengan tekanan penyemprotan material abrasif sebesar 5 bar menghasilkan nilai kekasaran permukaan dan umur lelah yang optimal.
Analisis Kritikalitas Tinggi Teras Aktif HTGR-10 MWth Dengan Variasi Pengayaan pada Kernel Uranium Oksida Hery - Adrial
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.726 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2019.23.1.5421

Abstract

ANALISIS KRITIKALITAS TINGGI TERAS AKTIF  HTGR-10MWth DENGAN VARIASI PENGAYAAN PADA KERNEL URANIUM OKSIDA. HTGR-10MWth merupakan salah satu bentuk dari reaktor HTGR tipe pebble bed. Reaktor jenis ini memiliki reaktivitas negatif sebagai fungsi keselamatan melekatnya. Dalam fisika reaktor, parameter kritikalitas merupakan faktor penting untuk mengetahui kondisi kekritisan reaktor, yang menjadi penentu apakah reaktor dapat beroperasi atau tidak. Kritikalitas pada teras aktif suatu reaktor sangat dipengaruhi oleh ketinggian teras aktif, tingkat pengayaan bahan bakar, geometri teras reaktor dan parameter lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan parameter neutronik yang sesuai agar reaktor dapat beroperasi secara optimal. Metodologi yang dilakukan adalah dengan melakukan pemodelan kernel berlapis TRISO dengan model berbentuk kisi-kisi SC (simple cubic), dan pemodelan geometri reaktor. Bahan bakar dan moderator pebble pada teras reaktor dimodelkan dalam bentuk kisi BCC (body-centered cubic) dengan rasio perbandingan pebble bahan bakar dan pebble moderator sebesar 57:43. Paket program MCNP6 digunakan dalam analisis ini. Dari hasil perhitungan, didapat bahwa tinggi teras aktif kritis awal untuk pengayaan 17 % adalah 125 cm, pengayaan 14 % setinggi 141 cm, pengayaan 12 % adalah 161 cm dan pengayaan 10 % adalah 196,1 cm. Sementara, tinggi teras aktif penuh untuk pengayaan 8 % melebihi batas tinggi teras yang tersedia.
Evaluasi Klasifikasi Struktur, Sistem, dan Komponen RSG-GAS Terhadap Manajemen Penuaan Endiah Puji Hastuti
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.973 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2019.23.1.5422

Abstract

EVALUASI KLASIFIKASI STRUKTUR, SISTEM, DAN KOMPONEN RSG-GAS TERHADAP MANAJEMEN PENUAAN. Pada Saat ini RSG-GAS telah beroperasi selama 30 tahun.  Sesuai peraturan BAPETEN, mengenai Penilaian Keselamatan Berkala, evaluasi harus dilakukan setiap 10 tahun. Untuk memenuhi persyaratan tersebut perlu dilakukan evaluasi dan analisis sistem secara menyeluruh. Hasil evaluasi melalui analisis ini diperlukan sebagai data dukung permohonan perpanjangan izin operasi ke BAPETEN. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, maka salah satu tugas yang perlu dilakukan adalah evaluasi penapisan komponen kritis. Evaluasi dilakukan terhadap penapisan/pengelompokan struktur, sistem dan komponen (SSK) RSG-GAS dengan cara menganalisis klasifikasi SSK RSG-GAS berdasarkan tinjauan terhadap Perka BAPETEN terkait SSK dan Safety kriteria IAEA mengenai reaktor riset. Metode kedua adalah telaah terhadap laporan perawatan dan perbaikan terhadap SSK yang termasuk dalam kriteria kelas keselamatan terutama pada tipe A. Klasifikasi SSK RSG-GAS yang terdiri atas 1. kelas keselamatan (safety class), 2. kelas kualitas (quality class), dan 3. kelas seismik (seismic class), telah memenuhi kriteria Perka BAPETEN 8/2008 mengenai manajemen penuaan reaktor non daya dan Perka  BAPETEN 1/2011 mengenai desain keselamatan reaktor non daya, serta memenuhi kriteria keselamatan IAEA SSR3 mengenai klasifikasi struktur, sistem dan komponen reaktor riset. Hasil analisis terhadap kesesuaian klasifikasi SSK RSG-GAS terhadap Perka BAPETEN No. 8/tahun 2008 tentang ketentuan keselamatan manajemen penuaan reaktor nondaya, IAEA SSR3 mengenai keselamatan reaktor riset, serta hasil rekam data operasi sistem RSG-GAS pada kondisi terkini  dapat disimpulkan bahwa kualifikasi SSK tersebut masih sesuai dengan persyaratan manajemen penuaan sehingga memberikan keyakinan terhadap kelangsungan operasi RSG-GAS yang aman

Page 1 of 1 | Total Record : 5