cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SIGMA EPSILON - Majalah Ilmiah Teknologi Keselamatan Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
SIGMA EPSILON adalah majalah ilmiah yang menyajikan makalah hasil kegiatan riset dan kegiatan teknis penunjang riset lainnya yang dilaksanakan di Pusat Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) Badan Tenaga Nuklir Nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 2 (2020): November 2020" : 5 Documents clear
PERHITUNGAN SEL BAHAN BAKAR REAKTOR PWR DENGAN PROGRAM WIMSD-5B Santo Paulus Rajagukguk; Syaiful Bakhri; Tukiran Surbakti
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 24, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2020.24.2.5971

Abstract

Perhitungan sel bahan bakar teras reaktor PWR telah dilakukan dengan menggunakan  program komputer WIMSD-5B. Perhitungan dilakukan untuk mengetahui karakteristik neutronik bahan bakar teras reaktor PWR dengan variasi daya. Karakteristik neutronik diketahui dengan memperoleh konstanta makroskopik seperti k-inf, koefisien difusi, tampang lintang serapan dan fisi. Generasi sel bahan bakar dilakukan dengan 69 grup energi neutron pada program transport satu dimensi (WIMSD-5B) menggunakan ENDF-BVII.1 data file. Sel satuan diperhitungkan pada perangkat elemen bakar dengan model cluster dengan susunan square pitch, kemudian dihitung dimensi satuan selnya. Satu satuan sel terdiri dari satu satuan bahan bakar dan moderator. Dari satu satuan sel ekivalen tersebut diperoleh data dimensi sel sebagai data masukan program WIMSD-5B yang dikenal dengan annulus. Bahan bakar yang digunakan adalah UO2 dan bentuk geometrinya pin cell bahan bakar. Hasil perhitungan faktor multiplikasi tak terhingga sel teras PWR yang dihitung dengan menggunakan paket program WIMSD-5B adalah 1,302338 dan fraksi bakar 37,12 GWD/TU. Dari hasil perhitungan dapat dinyatakan bahwa nilai faktor multiplikasi tak terhingga, konstanta difusi, tampang lintang serapan dan nu-fisi sangat dipengaruhi oleh bentuk model yang digunakan.Kata kunci: bahan bakar, teras PWR, WIMSD-5B,  energi neutron, konstanta makroskopik 
EVALUASI KESELAMATAN OPERASI REAKTOR RSG-GAS SETELAH 33 TAHUN Pardi Pardi; Purwadi Purwadi
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 24, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2020.24.2.5995

Abstract

Keselamatan operasi reaktor RSG-GAS merupakan faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam mengoperasikan reaktor. Keselamatan operasi reaktor harus menjamin bahwa parameter neutronik dan termohidraulik teras RSG-GAS tidak melebihi batas keselamatan operasi (BKO) yang telah ditetapkan di dalam dokumen Safety Analysys Report (SAR). Setelah 33 tahun beroperasi banyak komponen dan sistem teras RSG-GAS yang sudah diganti namun harus dipastikan bahwa parameter operasi tidak ada yang melanggar batas operasi dan batas keselamatan. Evaluasi keselamatan operasi teras RSG-GAS dilakukan dalam rangka penilaian keselamatan periodik yang merupakan persyaratan untuk mendapat izin operasi dari pihak pengawas yaitu Bapeten. Evaluasi atau penilaian keselamatan dilakukan berdasarkan perhitungan dengan menggunakan program komputer dan eksperimen langsung melihat parameter yang terukur pada panel sensor. Perhitungan parameter neutronik dilakukan dengan program WIMSD-5B/Batan-FUEL. Hasil eksperimen dan perhitungan parameter keselamatan operasi teras reaktor RSG-GAS tidak ada yang melampaui batas operasi dan batas keselamatan namun ada yang sudah berubah dari desain. Hal ini disebabkan oleh faktor umur reaktor yang telah beroperasi 33 tahun, namun masih dalam batas rentang operasi dan keselamatan yang ditetapkan.  Kata kunci : keselamatan operasi, RSG-GAS, Batan-FUEL, WIMSD-5D, teras kerja .
EVALUASI SISA UMUR KOMPONEN SISTEM KESELAMATAN REAKTOR RISET RSG-GAS Mike Susmikanti; Entin Hartini; Abdul Hafid; Geni Rina Sunaryo; Endiah Puji Hastuti; Sriyono Sriyono; Muhammad Subekti; Aep Saefudin; Purwadi Purwadi
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 24, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2020.24.2.5863

Abstract

Umur komponen merupakan hal terpenting bagi status komponen setelah beroperasi sekian lama dalam kurun waktu tertentu sehingga dapat diketahui apakah masih dapat berfungsi dengan baik dan apakah perlu dilakukan perawatan secara kontinyu. Saat ini umur komponen dalam kaitannya dengan keselamatan dan manajemen penuaan RSG-GAS masih belum dievaluasi khususnya untuk komponen yang mendukung sistim keselamatan. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi umur komponen pendukung sistim keselamatan dalam kurun waktu tahun 2005-2015. Kegiatan penelitian meliputi pencarian informasi kegagalan, perbaikan dan perawatan komponen pendukung sistim keselamatan RSG-GAS pada teras nomor 55 - 88. Evaluasi umur komponen meliputi uji kecocokan (goodness of fit) dan karakteristik sebaran antara waktu kegagalan dan perbaikan. Selanjutnya dilakukan perhitungan fungsi peluang keandalan dan tingkat resiko yang berkaitan dengan faktor keselamatan, serta peluang komponen akan gagal pada waktu tertentu. Berdasarkan hasil evaluasi ini diperoleh bahwasanya perawatan secara berkala sangat diperlukan.Kata kunci : manajemen penuaan, umur komponen, komponen pendukung sistim keselamatan, kegagalan, perawatan, RSG-GAS
ANALISIS REAKTIVITAS BATANG KENDALI TERAS RSG-GAS DENGAN PENGUKURAN METODE KOMPENSASI Purwadi Purwadi; Pardi Pardi
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 24, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2020.24.2.5890

Abstract

Pengukuran nilai reaktivitas batang kendali teras Reaktor Serba Guna - G. A. Siwabessy (RSG-GAS) sangat penting karena berhubungan dengan keselamatan. Banyak metode yang dapat digunakan untuk mengukur nilai reaktivitas batang kendali teras RSG-GAS. Dari beberapa metode yang sudah dilakukan, ada yang memiliki kelebihan ada yang masih terdapat kekurangan. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis nilai reaktivitas batang kendali teras RSG-GAS dengan metode kompensasi berpasangan individu dan kompensasi bank. Pengukuran reaktivitas batang kendali dilakukan pada awal siklus pada saat teras reaktor dalam keadaan dingin bebas racun Xenon. Nilai reaktivitas yang diperoleh dari hasil penggunaan metode berpasangan individu dibandingkan dengan hasil dari metode kompensasi bank. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perbedaan rata rata nilai reaktivitas batang kendali adalah sebesar 9,02 % setiap individu dan memberikan hasil yang akurat. Setelah dibandingkan kedua metode ini maka dari aspek efektivitas metode kompensasi berpasangan individu  jauh lebih cepat.Kata kunci: kompensasi, RSG-GAS, batang kendali, metode berpasangan, metode bank
ANALISIS DEPLESI PERANGKAT BAHAN BAKAR REAKTOR CANDU Lily Suparlina; Tukiran Surbakti
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 24, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2020.24.2.6060

Abstract

Analisis deplesi perangkat bahan bakar CANDU dengan pellet UO2 alam telah dilakukan menggunakan paket program komputer sebelum dilakukan iradiasi di dalam teras. Tujuan dari penelitian ini adalah optimasi uji iradiasi perangkat bahan bakar UO2 alam sebagai fungsi waktu iradiasi berdasarkan burn-up, daya linier dan fluks neutron. Perhitungan deplesi dilakukan  dengan paket program WIMSD-5B dalam bentuk geometri 1 dimensi. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa semakin lama waktu iradiasi akan menghasilkan deplesi semakin besar dengan daya termal yang tetap. Semakin tinggi deplesi bahan bakar maka fluks neutron di dalam teras meningkat pada daya tetap. Batas maksimal waktu iradiasi perangkat  bahan bakar UO2 alam dengan moderator D2O bertekanan adalah sekitar 834,6 hari dengan daya 12,94 MW/Te. Selama iradiasi, nilai komposisi isotop hasil fisi meningkat sehingga dibatasi hingga 10.800 MWD/Te.Kata kunci: CANDU, fluks neutron, daya termal,  bahan bakar, deplesi

Page 1 of 1 | Total Record : 5