cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Nomor 2 Juli 2003" : 5 Documents clear
EVALUASI SEBARAN LOGAM Hg, Cd, Cr DAN Co DALAM CUPLIKAN AIR, SEDIMEN DAN ENCENG GONDOK DI LOKASI PERAIRAN SURABAYA III Agus Taftazani; Sumining Sumining; Muzakky Muzakky
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.725 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.206

Abstract

EVALUASI SEBARAN LOGAM Hg. Cd, Cr dan Co DALAM CUPLIKAN AIR, SEDIMEN DAN ENCENG GONDOK DI LOKASI PERAlRAN SURABAYA III. Telah dilakukan evaluasi sebaran kadar logam berat dalam cuplikan lingkungan perairan sungai Surabaya ke III dengan metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN). Cuplikan diambil dari sungai Morokrembangan dan sungai Kenjeran masing-masing dari 6 stasiun pengambilan. Cuplikan air, sedimen dan enceng gondok dihaluskan, dihomogenkan kemudian diradiasi dengan flux netron 1,05x1011 n.cm-2.dt-1 selama 12 jam. Diperoleh data, dalam semua cuplikan terdeteksi unsur 197Hg (77,6 keV), 31Cr (320 keV), 115Cd (527,7 keV) dan 60Co (1173,1 keV). Kadar logam berat Hg, Cd, Cr dan Co dalam air kedua sungai sudah melampaui batas ambang baku mutu Kep-02/MEN KLH/I/1988, sedangkan kadar logam berat dalam sedimen dan enceng gondok belum ada baku mutu dari Men Kesehatan atau Men KLH. Harga Faktor Distribusi (Fp) sedimen > Faklor Bioakumulasi (Fn) enceng gondok untuk unsur Hg, Cd, Cr dan Co.
PENERAPAN METODE FLOTASI UNTUK MEREDUKSI KADAR URANIUM YANG ADA DALAM AIR LIMBAH SIMULASI Ignatius Djoko Sardjono; Prayitno Prayitno; Herry Poernomo
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.197 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.202

Abstract

Te/ah dilakukan penelitian terapan metode flotasi untuk mereduksi kadar uranium dalam air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari metode flotasi dalam menurunkan kadar unsur/radionuklida uranium yang berpotensi mencemari lingkungan. Keefektipan dari metode flotasi dikaji secara eksperimental dengan melihat parameter proses yang berpengaruh dalam penuruan kadar uranium dalam air limbah setelah melalui tahapan kopresipitasi yang dilanjutkan dengan proses flotasi. Parameter proses yang dipakai sebagai ukuran keefektipan penurunan kadar uranium ialah volume bahan kolektor natrium oleat, pH proses, serta volume bahan frother tetra etl/en glikol/TEG (C8H1805) yang ditambahkan yang menghasilkan efisiensi rekoveri (R dalam %) tertinggi. Percobaan proses dilakukan secara catu (batch) dengan umpan limbah simulasi uranium tetap = 100 ppm dan kadar kopresipitan Fe(lIl) dan Al(III) tetap =100 ppm; pH divariasi dari 4 - 12, volume kolektor natrium oleat (C18H33O2Na) divariasi dari = 10 - 45 ml dan TEG divariasi dari 10 - 30 tetes. Dari perlakuan tersebut di atas diperoleh data adanya kenaikan R dengan adanya penambahan volume kolektor na-oleat dari = 10 - 45 ml dengan R terbesar =94,56 % ; sedangkan untuk kopresipitan Al(III) dengan jumlah kolektor dan frother yan/g sama diperoleh R terbesar = 96,4% Sehingga dapat disimpulkan bahwa R(u) naik dengan kenaikan volume dan kadar kolektor serta volume frother dengan nilai maksimum = 96,4% dicapai pada pH = 11 dan jumlah kolektor = 30 ml serta frothernya = 0,50 ml.
PENENTUAN KETIDAKPASTIAN ANALISIS Ti,V, Al, Mn, Cl, Ce, Cr, Cs, Sc, Co, Fe, DAN Ca DALAM SAMPEL PADAT SECARA AANI MENGGUNAKAN STANDAR ADISI SESUAI ISO 17025 Sumining Sumining; Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.563 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.203

Abstract

PENENTUAN KETIDAKPASTlAN ANALlSIS Ti, V, Cl, Ce, Cr, Cs, Sc, Co, Fe, dan Ca DALAM SAMPEL PADAT SECARA AANI MENGGUNAKAN STANDAR ADISI SESUAl SNI-I7025. Telah ditentukan ketidakpastian dalam analisis unsur-unsur Ti, V, Cl, Ce, Cr, Cs, Sc, Co, Fe, dan Ca, dalam sampel padat secara AANI (Analisis Aktivasi Neutron Instrumental) dengan metode komparatif dan standar adisi di P3TM BATAN. Sebagai contoh telah disajikan perhitunlgan ketidakpastian analisis unsur Ti. Ketidakpastian dalam INAA berasal dari cara sampling, preparasi sample, preparasi standar, irradiasi dan pencacahan. Sampel dalam percobaan ini diperoleh dari IAEA sudah siap analisis sehingga hanya faktor-faktor, preparasi sampel, preparasi standar, irradiasi dan pencacahan yang dipertimbangkan. Analisis dilakukan secara relatif, sampel maupun standar diirradiasi bersama-sama dalam satu kelongsong agar ketidakpastian dari faktor-faktor irradiasi (meliputi lama irradiasi, fluks neutron, geometri irradiasi), dan sifat-sifat isotopik dapat tereliminasi. Ketidakpastian yang diperoleh dari faktor pencacahan meliputi ketidakpastian dari peluruhan nuklida selama periode pencacahan, hilangnya pulsa karena penjumlahan random, geometri pencacahan. dan laju cacah. Cara relatif ini juga menyebabkan perbedaan waktu pencacahan (diatur dengan alat yang sama), perbedaan geometri pencacahan, ketebalan sampel, fluks neutron, waktu irradiasi dapat teriliminasi. Hasil fisi tidak ada karena tidak terdeteksi adanya uranium dalam sampel yang dianalisis. Tidak adanya perubahan jumlah nuklida target karena selama irradiasi tidak terjadi pembakaran, dan perubahan status kimia tidak mempengaruhi hasil analisis.
OPTIMASI EKSTRAKSI ASAM HUMAT DARI Na-HUMAT DAN KARAKTERISASINYA DENGAN FTIR Muzakky Muzakky; Agus Taftazani; Sukirno Sukirno
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.333 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.204

Abstract

OPTlMASI EKSTRAKSI ASAM HUMAT DARI Na-HUMAT DAN KARAKTERISASINYA DENGAN FTIR. Telah dilakukan optimasi ekstraksi asam humat dari Na-humat dan karakterisasinya dengan FTIR. Tujuan penelitian ini untuk isolasi asam humat dari tanah gambut dengan metoda ekstraksi cair-cair. Sebagai umpan Na-humat, dibuat dengan mereaksikan tanah gambut ukuran 400 mesh dengan NaOH 0,1 N selama 24 jam. Ekstraktan dipilih "metil iso butil keton" (MIBK) karena cukup selektif terhadap asam humat, sedangkan karakterisasinya menggunakan "fourier transform infra red" (FITR). Hasil ekstrasi optimum pada waktu kontak 15 menit, konsentrasi fasa organik MIBK 80% dan pH 3. Hasil karakterisasi FTIR ternyata menghasilkan munculnya spektra IR pada daerah 3442,7 cm-1, 2922.0 dan 2852.5 cm-1, 1716,5 cm-1 serta 1624.0 cm-1. Hal ini berarti bahwa karakreristik asam humat hasil ekstraksi tidak berbeda jauh dengan asam humat standar. Tetapi dengan munculnya spektra pada pita 1120.7 cm-1 dan banyaknya spektra pita-pita diatas 3500 cm-1 asam humat hasil ekstraksi belum bebas dari SiO2 dan pengotor logam.
IDENTIFIKASI RADIONUKLIDA PEMANCAR GAMMA DI DAERAH PANTAI LEMAHABANG MURIA DENGAN SPEKTROMETRI GAMMA Sukirno Sukirno; Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.052 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.205

Abstract

lDENTIFIKASl RADIONUKLlDA PEMANCAR GAMMA DI DAERAH PANTAI LEMAHABANG MURIA DENGAN SPEKTROMETRI GAMMA. Rencana lokasi terpilih Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang akan dibangun terletak di sekitar pantai Lemahabang semenanjung Muria Jawa Tengah. Dalam rangka antisipasi kemungkinan terjadi perubahan radioaktivitas karena pembangunan PLTN, perlu dipersiapkan data awal konsentrasi radioaktiviras alami di daerah tersebut. Tujuan utama identifikasi ini dilakukan untuk mengetahui radioaktivitas gamma serta radionuklida lingkungan yang terdapat dalam cuplikan algae, ikan kerapu, sedimen dan air laut. Pengambilan cuplikan, preparasi maupun analisisnya mengacu pada prosedur analisis cuplikan radioaktivitas lingkungan. Instrumen yang digunakan adalah Maestro II EG&G spektrometer γ Ortec dengan detektor Ge(Li). Hasil identifikasi radionuklida alam pemancar γ dengan teknik spektrometri γ menunjukkan ada 6 jenis radionuklida alam yang teridentifikasi yaitu Ra-226 (186,52 keV), Pb-212 (238,75 keV), Pb-214 (395.94 keV), Tl-208 (583,19 keV), Ac-288 (911,07 keV) dan K-40 (1460,7 keV). Radioaktivitas γ untuk semua radionuklida dalam air laut masih jauh di bawah nilai batas radioaktif lingkungan menurut SK DIRJEN BATAN No 294/DJ/1992. Radioaktifitas pemancar γ tertinggi dalam air laut adalah K-40 terukur dengan konsentrasi 5,798 ± 0,537 Bq/L, sedangkan konsentrasi tertinggi yang diijinkan 104 Bq/L.

Page 1 of 1 | Total Record : 5