cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Materi Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat bulanan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3: JUNI 2005" : 10 Documents clear
IDENTIFIKASI FASA FEROELEKTRIK PADA KRISTAL CAIR EP10PBNP Andika Fajar; Edy Giri Rachman Putra; Hiroshi Orihara
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.384 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4853

Abstract

IDENTIFIKASI FASA FEROELEKTRIK PADA KRISTAL CAIR EP10PBNP. Telah dilakukan pengukuran tetapan dielektrik kristal cair 1-ethylpropyl (S)-2-{6-[4-(4’-decyloxyphenyl) benzoyloxyl]-2-naphthyl} propionate (EP10PBNP) untuk mengidentifikasi fasa serta mempelajari dinamika molekulnya di sekitar daerah transisi fasa, yaitu dari fasa smektik-A (SmA) ke fasa lain yang berada di bawah suhu transisi. Dari hasil analisis diperoleh bahwa fasa feroelektrik smektik-C* (SmC*) terbentuk di bawah fasa SmA. Di samping itu, telah diperoleh hubungan antara frekuensi relaksasi dari ferroelectric soft mode dan ferroelectric goldstone mode terhadap suhu. Perubahan frekuensi relaksasi ferroelectric soft mode pada fasa SmA mengikuti hukum Curie-Weiss.
STUDY OF COMPOSITION AND HOMOGENITY OF Ni80Fe20 PERMALLOY IN THE FORM OF TARGET AND THIN FILM AS MATERIALS OF MAGNETIC SENSORS Fahru Nurosyid; Budi Purnama
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.508 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4849

Abstract

STUDY OF COMPOSITION AND HOMOGENITY OF Ni80Fe20 PERMALLOY IN THE FORM OF TARGET AND THIN FILM AS MATERIALS OF MAGNETIC SENSORS. Material fabrication of a ferromagnetic permalloy Ni80Fe20 has successfully been done. The sample was used as a target in magnetic thin film deposition by the sputtering method. The corresponding characterization including spectral analysis with XRF and XRD supports the prediction that the permalloy has been formed. The XRF analysis result shows that the ratio of the target has good agreement with the calculation. The thin film produced by sputtering gave the same characteristic as the target. From the XRD analysis it was shown that Ni80Fe20 permalloy was formed in the target and thin film, they were shown with the peak at the angle of 2θ= 44,4°, at a (111) plane orientation as the hkl plane from Ni80Fe20. There is another peak at the angle 2θ = 37° that was estimated to be ferrosic oxide Fe3O4. This magnetic oxide was formed when the target had been heated at the temperature 350°C-400°C in the free air.
KARAKTERISTIK FILM POLISULFON SEBAGAI BAHAN DIELEKTRIK SENSOR KELEMBABAN JENIS KAPASITIF Adi Cifriadi; Barnas Holil; Munawar A. Riyadi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.328 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4854

Abstract

KARAKTERISTIK FILM POLISULFON SEBAGAI BAHAN DIELEKTRIK SENSOR KELEMBABAN JENIS KAPASITIF. Bahan pengindera kelembaban menggunakan film tipis polimer dapat dikarakterisasi berdasarkan parameter perubahan sifat kelistrikan bahan polimer akibat molekul air yang teradsorpsi pada permukaan film polimer tersebut. Pada penelitian ini dikaji kinerja film polisulfon sebagai bahan dielektrik sensor kelembaban jenis kapasitif melalui karakteristik sensor yang dihasilkan yakni : kelinieran, waktu respon, sensitivitas dan histeresis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film polisulfon sebagai bahan dielektrik sensor kelembaban jenis kapasitif memiliki peluang untuk dimanfaatkan sebagai bahan pengindera kelembaban relatif ruangan. Karakteristik film polisulfon sebagai bahan dielektrik sensor kelembaban jenis kapasitif ukuran kecil (A = 9,68 mm2) lebih baik dibandingkan ukuran sedang (A = 19,51 mm2) karena menghasilkan kelinieran yang lebih baik serta histeresis lebih rendah.
KAJIAN APLIKASI METODE HAMBURAN COMPTON ENERGI GANDA UNTUK PENGUKURAN DENSITAS FLUIDADAN UJI TAK MERUSAK PIPA Syarip Syarip; Balza Ahmad; Pratiwan Nopianto
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.689 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4834

Abstract

KAJIAN APLIKASI METODE HAMBURAN COMPTON ENERGI GANDA UNTUK PENGUKURAN DENSITAS FLUIDADAN UJI TAK MERUSAK PIPA. Telah dilakukan penelitian simulasi aplikasi teknik hamburan Compton energi ganda pada uji tak merusak pipa untuk pengukuran densitas elektron fluida di dalam pipa dan menentukan letak serta ukuran kerusakan internal pada dinding pipa. Teknik yang dikembangkan ini menggunakan sebuah sumber radioaktif foton terkolimasi, yaitu Iridium-192 yang memancarkan sinar gamma dengan energi 317 keV dan 468 keV serta sebuah detektor titik. Untuk meminimalkan ukuran volume hambur, dipilih sudut hambur 90o. Kajian ini merupakan penelitian simulasi dengan menggunakan perangkat lunak MCNP versi 4B. Penentuan densitas elektron dilakukan untuk dua sampel fluida, yaitu air ringan (H2O) dan air berat (D2O). Data masukan disusun dan kemudian digunakan oleh perangkat lunak MCNP untuk menghasilkan respon detektor secara simulasi. Hasil ini kemudian diolah secara manual untuk menghitung densitas elektron pada setiap bahan, hasil kajian menunjukkan bahwa metode ini memberikan kesalahan maksimum 2,2 % untuk pengukuran densitas elektron fluida dalam pipa. Hasil simulasi juga memperlihatkan bahwa metode ini dapat dipakai untuk evaluasi secara visual suatu obyek dengan cara menghitung tebal dinding pipa. Pada kasus tertentu, lokasi dan ukuran kerusakan pipa kemungkinan tidak dapat ditentukan dengan tepat.
ANALISIS STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN FLENS MOTOR SUNGAI YANGDIBUAT DENGAN COR CARA PERAH. Sulistioso Giat S.; Wagiyo H
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.687 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4850

Abstract

ANALISIS STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN FLENS MOTOR SUNGAI YANGDIBUAT DENGAN COR CARA PERAH. Telah dibuat flens motor sungai dengan cor cara perah. Komposisi paduan adalah hipereutektik AlSi . Punch dari cetakan dibuat tirus, agar di bagian tengah flens mendapat tekanan yang lebih besar, karena bagian tersebut merupakan area yang paling berpotensi untuk aus, akibat gesekan dengan poros. Dari hasil pengamatan strukturmikro dengan mikroskop optik didapat morfologi bagian permukaan tengah mempunyai struktur yang paling halus, dibandingkan strukturmikro sisi luar di bagian tengah dari flens, karena bagian tersebut sudah membeku sebelum efek tekanan bekerja. Demikian juga hasil uji kekerasan, di bagian tengah mempunyai kekerasan yang paling besar yaitu 94 VHN, sedangkan di sisi luar bagian tengah flens hanya 81 VHN. Sedangkan kekerasan flens hasil cor dengan cetakan pasir adalah 51,23 VHN.
PENGEMBANGAN KIMIA AIR PENDINGIN REAKTOR Saryati Saryati; Rukihati Rukihati; Sutisna Sutisna; Supardi Supardi; Sumardjo Sumardjo
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.689 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4835

Abstract

PENGEMBANGAN KIMIA AIR PENDINGIN REAKTOR. Pengelolaan kimia air pendingin yang meliputi pengamatan kandungan ion-ion dalam air, perilaku korosi logam-paduan logam dalam air serta proses pemurnian air pendingin sangat mendukung dalam pemeliharaan keselamatan reaktor nuklir. Dalam penelitian ini telah dipelajari beberapa metode voltametri untuk penentuan ion-ion Cu ,Cd ,Pb ,Zn, Fe dan Mn dalam air, serta unjuk kerja zeolit alam dalam mengadsorpsi ion-ion tersebut sebagai langkah awal dalam pengembangan kimia air pendingin reaktor nuklir. Unjuk kerja metode voltametri untuk penentuan ion-ion tersebut adalah prosen perolehan kembali berkisar (94,39 - 102,66)% dengan simpangan baku relatif (RSD) berkisar (1,62 - 9,23) %. Zeolit alam tanpa aktivasi secara kimia dapat menyerap ion-ion yang dipelajari dengan baik, dengan prosen penyerapan di atas 85%, kecuali untuk Zn hanya 44% dan Mn hanya 21%. Aktivasi dengan NaOH atau KOH dapat meningkatkan daya serap zeolit terhadap Zn dan Mn sampai di atas 80%, sedangkan aktivasi dengan HCl umumnya menurunkan daya serap kecuali untuk Pb dan Fe. Aktivasi dengan NH4Cl dapat menaikkan daya serap terhadap Zn di atas 80% dan Mn di atas 60%.
PENGARUH BESAR BUTIR TERHADAPKEKUATAN FATIK EKSPERIMEN, PERHITUNGAN DAN SIMULASI. H. Agus Suhartono
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.984 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4851

Abstract

PENGARUH BESAR BUTIR TERHADAPKEKUATAN FATIK EKSPERIMEN, PERHITUNGAN DAN SIMULASI. Dari penelitian terakhir diketahui bahwa indikasi retak pada tahap awal sangat dipengaruhi oleh struktur mikro bahan, seperti fasa dan besar butir. Pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan kekerasan dan perhitungan kekuatan fatik dari baja karbon yang memiliki diameter butir yang berbeda. Sebuah program simulasi perambatan retak dibuat dengan berdasarkan kepada model yang memperhitungkan: kondisi tegangan setempat, keadaan random dari sistem bidang geser serta batas butir. Tujuan dilakukannya simulasi tersebut adalah untuk lebih memahami pengaruh struktur mikro terhadap proses kerusakan akibat beban fatik. Perhatian khusus diberikan terhadap perambatan retak pada berbagai macam besar butir yang dibebani dengan beban tarik tekan dengan memperhitungkan pengaruh pembebanan tersebut terhadap umur fatik bahan. Hasil simulasi digunakan untuk perbandingan secara kualitatif dengan kekuatan fatik hasil perhitungan yang diolah dari nilai pengujian kekerasan. Model tersebut dapat menunjukkan bahwa ukuran butir sangat berpengaruh terhadap perambatan retak bahan. Hasil perhitungan dan simulasi menunjukkan bahwa peningkatan diameter butir mengakibatkan penurunan kekuatan fatik bahan.
STUDI ABSORPSI Fe DALAM TUBUH ANAK MENGGUNAKAN METODE PERBANDINGAN ISOTOP. Rukihati Rukihati; Sumardjo Sumardjo
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.957 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4836

Abstract

STUDI ABSORPSI Fe DALAM TUBUH ANAK MENGGUNAKAN METODE PERBANDINGAN ISOTOP. Isotop stabil adalah bahan yang sangat berguna dalam penelitian absorpsi dan metabolisme nutrien anorganik dalam tubuh manusia. Prinsip dasar studi dengan isotop ini adalah menambahkan isotop stabil yang kelimpahannya rendah setelah diperkaya kedalam makanan. Dalam studi ini isotop stabil besi : 57Fe dan 58Fe digunakan sebagai perunut untuk mempelajari absorpsi Fe dalam tubuh anak. Perunut diberikan bersama susu sapi dan bersama jus apel. Perbandingan isotop Fe ditentukan menggunakan. ICP-MS (inductively coupled plasma-mass spectrometer) yang dilengkapi dengan ETV (elctrothermal vaporization) untuk pemasukan sampel. Pemasukan sampel menggunakan ETV mereduksi gangguan ion-ion poliatom, terutama gangguan terhadap 57Fe dari ion poliatom (40Ar16O1H). Diperoleh hasil bahwa absorpsi Fe oleh anak secara nyata lebih besar (13,8 ± 3,8 %) bila diberikan bersama-sama jus apel dari pada bila diberikan bersama-sama susu sapi (5,8 ± 1,3 %).
PENINGKATAN RAPAT ARUS KRITIS SUPERKONDUKTOR BSCCO-2223 DENGAN PENAMBAHAN Ag. Yustinus Purwamargapratala; E. Sukirman; Didin Sahidin W; Wisnu Ari Adi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.522 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4852

Abstract

PENINGKATAN RAPAT ARUS KRITIS SUPERKONDUKTOR BSCCO-2223 DENGAN PENAMBAHAN Ag. Pembuatan komposit Bi2Sr2Ca2Cu3O10/Ag (BSCCO/Ag) dengan penambahan 0%berat Ag; 2,5%beratAg; 5%beratAg; dan 10 %berat Ag telah dilakukan. Pembuatan dilakukan dengan metode pirolosis menggunakan garam cair urea sebagai pelarut. Sintering sampel dilakukan pada suhu 845 oC di lingkungan udara biasa selama 72 jam. Hasil pengukuran sampel dengan probe empat titik menunjukkan bahwa untuk penambahan 0 %berat Ag; 2,5 %berat Ag; 5 %berat Ag; dan 10 %berat Ag diperoleh rapat arus kritis Jc berturut-turut adalah 3,3 x 106Am-2; 5,9 x 106Am-2; 10,4 x 106Am-2; dan 20,0 x 106 Am-2. Sedangkan suhu transisi kritis Tc sekitar 105 K dan tidak ada perubahan yang berarti untuk masing-masing sampel. Hasil pengamatan SEM menunjukkan bahwa butir-butirnya berbentuk seperti plat (plate like) dengan ukuran yang bervariasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan Ag pada superkonduktor BSCCO-2223 maka rapat arus kritis bahan menjadi lebih baik karena Ag dapat menempati ruang antar butiran.
PYROELECTRIC PROPERTIES OF LEAD ZIRCONIUM TITANATE (PbZr0.525Ti0.475O3) METAL-FERROELECTRIC-METAL CAPACITOR AND ITS APPLICATION FOR IR SENSOR M. Hikam; Irzaman Irzaman; H. DarmasetiawanArifin; P. Arifin; M. Budiman; M. Barmawi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.497 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4848

Abstract

PYROELECTRIC PROPERTIES OF LEAD ZIRCONIUM TITANATE (PbZr0.525Ti0.475O3) METAL-FERROELECTRIC-METAL CAPACITOR AND ITS APPLICATION FOR IR SENSOR. Thin films lead zirconium titanate (PbZr0.525Ti0.475O3) prepared on Pt(200)/SiO2/Si(100) substrates using chemical solution deposition (CSD) method for 0.5 M solution have been investigated. The films were grown by spin coating at 2500, 3000, 3500 rpm for 30 seconds, and then annealing at 750oC for 3 hours. X-ray diffraction (XRD), pyroelectric properties observation were employed to characterize the grown films. The film shows tetragonal structure with lattice constants are a = b = 4.141 Å, c = 3.828 Å. The voltage responsivity (rv) measured at chopper frequency of 2000 Hz and at wavelength of 947 nm are between 32.7-44.9 μV/W. Meanwhile, the pyroelectric coefficient (p) are in the range of 5.01 x 10-4-6.88 x 10-4 C/m2K for PZT thin films. These results show that PZT thin films are suitable for use as a pyroelectric IR sensor.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 1: OCTOBER 2022 Vol 23, No 2: APRIL 2022 Vol 23, No 1: OCTOBER 2021 Vol 22, No 2: APRIL 2021 Vol 22, No 1: OCTOBER 2020 Vol 21, No 4: JULY 2020 Vol 21, No 3: APRIL 2020 Vol 21, No 2: JANUARY 2020 Vol 21, No 1: OCTOBER 2019 Vol 20, No 4: JULY 2019 Vol 20, No 3: APRIL 2019 Vol 20, No 2: JANUARY 2019 Vol 20, No 1: OCTOBER 2018 Vol 19, No 4: JULI 2018 Vol 19, No 3: APRIL 2018 Vol 19, No 2: JANUARI 2018 Vol 19, No 1: OKTOBER 2017 Vol 18, No 4: JULI 2017 Vol 18, No 3: APRIL 2017 Vol 18, No 2: JANUARI 2017 Vol 18, No 1: OKTOBER 2016 Vol 17, No 4: JULI 2016 Vol 17, No 3: APRIL 2016 Vol 17, No 2: JANUARI 2016 Vol 17, No 1: OKTOBER 2015 Vol 16, No 4: JULI 2015 Vol 16, No 3: APRIL 2015 Vol 16, No 2: JANUARI 2015 Vol 16, No 1: OKTOBER 2014 Vol 15, No 4: JULI 2014 Vol 15, No 3: APRIL 2014 Vol 15, No 2: JANUARI 2014 Vol 15, No 1: OKTOBER 2013 Vol 14, No 4: JULI 2013 Vol 14, No 3: APRIL 2013 Vol 14, No 2: JANUARI 2013 Vol 14, No 1: OKTOBER 2012 Vol 13, No 3: JUNI 2012 Vol 13, No 2: FEBRUARI 2012 VOL 13, NO 1: OKTOBER 2011 Vol 12, No 3: JUNI 2011 Vol 12, No 2: FEBRUARI 2011 Vol 12, No 1: OKTOBER 2010 Vol 11, No 2: FEBRUARI 2010 Vol 11, No 1: OKTOBER 2009 Vol 10, No 1: OKTOBER 2008 Vol 9, No 3: JUNI 2008 Vol 9, No 2: FEBRUARI 2008 Vol 9, No 1: OKTOBER 2007 Vol 8, No 3: JUNI 2007 Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007 EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007 Vol 8, No 1: OKTOBER 2006 Vol 7, No 3: JUNI 2006 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2006 EDISI KHUSUS: OKTOBER 2006 Vol 7, No 1: OKTOBER 2005 Vol 6, No 3: JUNI 2005 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2005 Vol 6, No 1: OKTOBER 2004 Vol 5, No 3: JUNI 2004 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2004 Vol 5, No 1: OKTOBER 2003 Vol 4, No 3: JUNI 2003 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2003 Vol 4, No 1: OKTOBER 2002 Vol 3, No 3: JUNI 2002 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2002 Vol 3, No 1: OKTOBER 2001 Vol 2, No 3: JUNI 2001 Vol 2, No 2: FEBRUARI 2001 Vol 2, No 1: OKTOBER 2000 Vol 1, No 3: JUNI 2000 Vol 1, No 2: FEBRUARI 2000 Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan More Issue