cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Materi Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat bulanan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007" : 15 Documents clear
PENGARUH ADITIF PADA PEMBUATAN PLASTIK PERTANIAN BERBASIS POLIPROPILEN Dian Iramani; Sudirman Sudirman; Aloma Karo Karo
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.144 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.2.4807

Abstract

PENGARUH ADITIF PADA PEMBUATAN PLASTIK PERTANIAN BERBASIS POLIPROPILEN. Variasi komposisi pencampuran matriks polimer polipropilen dengan aditif anti UV dan anti oksidan, untuk memperoleh bahan plastik pertanian yang kuat terhadap degradasi dan tahan terhadap cuaca terutama sinar matahari telah dilakukan. Proses pencampuran dilakukan dalam Laboplastomil pada suhu 180oC selama 7 menit dengan kecepatan putar 40 rpm. Bahan plastik hasil pencampuran dibuat film tebal 0.5 mm dengan mesin pres panas pada suhu 180oC dan tekanan 150 kg/cm2 kemudian dengan mesin pres dingin. Konsentrasi aditif yang ditambahkan adalah 3%, 5%, 8% untuk chimasorb dan 2%, 4%, 6% untuk irganok 1076. Parameter yang diamati meliputi kekuatan tarik, perpanjangan putus dan strukturmikro. Uji ketahanan terhadap sinar matahari dengan cara dijemur selama 2 minggu, 4 minggu dan 8 minggu kemudian juga diuji pengusangan dalam geer oven pada suhu 150oC selama 10 jam, 20 jam dan 40 jam. Hasil percobaan menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi aditif chimasorb dan irganok tidak memberikan perubahan yang mencolok pada nilai tensile strength, namun memperlihatkan perubahan yang nyata pada nilai elongation at break. Pada uji penjemuran dan ageing aditif chimasorb dan irganok dapat memperlambat laju degradasi polipropilen dibanding polipropilen tanpa aditif namun pada uji ageing proses degradasi terlihat lebih cepat terjadi.
SIFAT MEMBRAN FUELLCELL BERBASIS POLISTIRENA TERSULFONASI (sPS) DENGAN PENAMBAHAN ADITIF Sunit Hendrana; Rinda Kartini; Imam Rahayu; Sudirman Sudirman
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.809 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.2.4803

Abstract

SIFAT MEMBRAN FUELLCELL BERBASIS POLISTIRENA TERSULFONASI (sPS) DENGAN PENAMBAHAN ADITIF. Telah dilakukan pembuatan membran fuelcell berbasis polistiren tersulfonasi (sPS) dengan penambahan aditif asam fosfomolibdat dan benzimidazol. Bahan sPS dibuat dengan metode heterogeneus sulfonation. Pembuatan membran dilakukan dengan cara hotpress. Kandungan masing-masing aditif pada membran tidak mempengaruhi proses kerusakan membran apabila membran diekspose pada suhu yang tinggi. Data pengukuran konduktifitas ionik menunjukkan bahwa penambahan additif memberikan kontribusi yang besar di dalam peningkatan sifat konduktif. Namun setiap aditif mempunyai kontribusi yang berbeda terhadap konduktifitas ionik membran, dimana aditif asam fosfomolibdat mempunyai efek yang lebih besar di dalam peningkatan konduktifitas dibandingkan dengan aditif benzimidazol.
BIOSINTESIS KOPOLIMER POLI(3-HIDROKSIBUTIRAT-co-4-HIDROKSIBUTIRAT) MENGGUNAKAN SUBSTRAT KARBON CAMPURAN ASAM n-BUTIRAT DAN 1,4-BUTANADIOL Meri Suhartini; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.71 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.2.4808

Abstract

BIOSINTESIS KOPOLIMER POLI(3-HIDROKSIBUTIRAT-co-4-HIDROKSIBUTIRAT) MENGGUNAKAN SUBSTRAT KARBON CAMPURAN ASAM n-BUTIRAT DAN 1,4-BUTANADIOL. Kopolimer poli(3-hidroksibutirat-co-4-hidroksibutirat), [P(3HB-co-4HB)] dibiosintesis oleh D. acidovorans menggunakan substrat karbon campuran asam n-butirat dan 1,4-butanadiol. Kondisi optimum biosintesis kopolimer P(3HB-co-4HB) oleh D. acidovorans adalah pada konsentrasi substrat karbon 10 g/L, pH 7,0, waktu inkubasi 72 jam dan suhu inkubasi 26 oC. Kandungan polimer P(3HB-co-4HB) tertinggi diperoleh dengan menggunakan campuran asam n-butirat dan 1,4-butanadiol sebagai substrat karbon. Hasil biosintesis menunjukkan kandungan 4HB meningkat secara linier dari 0 % mol hingga 94 % mol dengan peningkatan kandungan substrat 1,4-butanadiol.
PEMBUATAN NANOSFER BERBASIS BIODEGRADABEL POLILAKTAT (PLA) DENGAN METODAULTRASONIK N. Ariyandi; Sudaryanto Sudaryanto; M. Kurniati; Mujamilah Mujamilah; Ari H
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.089 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.2.4857

Abstract

PEMBUATAN NANOSFER BERBASIS BIODEGRADABEL POLILAKTAT (PLA) DENGAN METODAULTRASONIK.Telah dilakukan studi tentang pembuatan nanosfer berbasis biodegredabel polilaktat dengan metode ultrasonik. Pembuatan dilakukan melalui proses emulsi evaporasi. Pada metode ini emulsi dibuat dengan menggunakan metode ultrasonik. Parameter yang divariasikan adalah lamanya waktu sonikasi dengan selang waktu 2 menit,4 menit, 6 menit, 8 menit,10 menit dan 15 menit. Karakterisasi dilakukan menggunakanDifraktometer Sinar-Xuntukmengetahui perubahan struktur yang terjadi, SEM(Scanning Electron Microscope) untuk mengetahui ukuran dan morfologi dari sampel yang dihasilkan serta DSC (Differential Scanning Calorimeter) untuk mengetahui kinetika reaksi pada sampel. Karakterisasi SEM menunjukan proses emulsi berjalan efektif pada selang waktu sonikasi 8 menit yang menghasilkan partikel PLA dengan ukuran terkecil yaitu sebesar 482 nm dan distribusi ukuran yang terhomogen. Hasil analisis pola difraksi sinar-X menunjukkan terjadinya perubahan struktur sampel dari keadaan awal kristalinmenjadi semakin amorf dengan meningkatnya waktu sonikasi yang akan meningkatkan tingkat degradasi nanosfer.Analisis ini juga didukung oleh analisis pada kurva DSC.
PENGARUH PENAMBAHAN Ag2O TERHADAP PENINGKATAN RAPAT ARUS KRITIS SUPERKONDUKTOR YBa2Cu3O7-x HASIL PROSES PELELEHAN Didin S. Winatapura; Wisnu Ari Adi; Yustinus P.; E. Sukirman
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.061 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.2.4804

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN Ag2O TERHADAP PENINGKATAN RAPAT ARUS KRITIS SUPERKONDUKTOR YBa2Cu3O7-x HASIL PROSES PELELEHAN. Telah dilakukan pembuatan superkonduktor YBa2Cu3O7-x (YBCO) dan YBa2Cu3O7-x/Ag (YBCO/Ag) menggunakan metode Modified Melt Textured Growth (MMTG). Pembuatan prekursor menggunakan metode reaksi padatan dari bahan-bahan dasar Y2O3, BaCO3 dan CuO dengan kemurnian 99,99 persen. Pembuatan cuplikan YBCO/Ag dilakukan dengan cara menambahkan serbuk Ag2O untuk 10 dan 30 persen berat. Pengujian cuplikan dilakukan dengan efek Meissner, teknik difraksi sinar-x (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM), mikroscop optik (MO), Electron Dispersion X-rays (EDX), dan metode probe empat titik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa cuplikan merupakan bahan superkonduktor YBCO yang memperlihatkan fenomena superkonduktivitas pada suhu nitrogen cair dan telah mengkristal dengan baik dengan dicirikan oleh puncak pola difraksi yang tajam. Cuplikan hasil sinter memiliki sedikit porous, berbutir halus dan strukturmikro yang terorientasi secara acak. Sebaliknya, cuplikan hasil proses pelelehan memperlihatkan strukturmikro yang rapat dan highly textured yang tersusun dari butiran berukuran panjang berbentuk pelat. Butiran bentuk pelat diidentifikasi sebagai fasa YBCO. Fasa lain yang diendapkan didalam dalam bulk YBCO diketahui sebagai fasa Y2BaCuO5 (211) dan fasa Ag. Suhu kritis, Tc ≈ 91 K dari semua cuplikan dan tidak memperlihatkan perubahan yang signifikan. Dari kurva I-V diperoleh rapat arus kritis Jc = 3,98 A.cm-2; 135,35 A.cm-2; 143,32 A.cm-2 dan 282,644 A.cm-2, berturut turut untuk cuplikan CSIN, YM-Ag2O, YM-10Ag2O dan YM-30Ag2O. Dapat disimpulkan bahwa dengan substitusi Ag2O pada bulk YBCO dapat meningkatkan nilai Jc.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2007 2007


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 1: OCTOBER 2022 Vol 23, No 2: APRIL 2022 Vol 23, No 1: OCTOBER 2021 Vol 22, No 2: APRIL 2021 Vol 22, No 1: OCTOBER 2020 Vol 21, No 4: JULY 2020 Vol 21, No 3: APRIL 2020 Vol 21, No 2: JANUARY 2020 Vol 21, No 1: OCTOBER 2019 Vol 20, No 4: JULY 2019 Vol 20, No 3: APRIL 2019 Vol 20, No 2: JANUARY 2019 Vol 20, No 1: OCTOBER 2018 Vol 19, No 4: JULI 2018 Vol 19, No 3: APRIL 2018 Vol 19, No 2: JANUARI 2018 Vol 19, No 1: OKTOBER 2017 Vol 18, No 4: JULI 2017 Vol 18, No 3: APRIL 2017 Vol 18, No 2: JANUARI 2017 Vol 18, No 1: OKTOBER 2016 Vol 17, No 4: JULI 2016 Vol 17, No 3: APRIL 2016 Vol 17, No 2: JANUARI 2016 Vol 17, No 1: OKTOBER 2015 Vol 16, No 4: JULI 2015 Vol 16, No 3: APRIL 2015 Vol 16, No 2: JANUARI 2015 Vol 16, No 1: OKTOBER 2014 Vol 15, No 4: JULI 2014 Vol 15, No 3: APRIL 2014 Vol 15, No 2: JANUARI 2014 Vol 15, No 1: OKTOBER 2013 Vol 14, No 4: JULI 2013 Vol 14, No 3: APRIL 2013 Vol 14, No 2: JANUARI 2013 Vol 14, No 1: OKTOBER 2012 Vol 13, No 3: JUNI 2012 Vol 13, No 2: FEBRUARI 2012 VOL 13, NO 1: OKTOBER 2011 Vol 12, No 3: JUNI 2011 Vol 12, No 2: FEBRUARI 2011 Vol 12, No 1: OKTOBER 2010 Vol 11, No 2: FEBRUARI 2010 Vol 11, No 1: OKTOBER 2009 Vol 10, No 1: OKTOBER 2008 Vol 9, No 3: JUNI 2008 Vol 9, No 2: FEBRUARI 2008 Vol 9, No 1: OKTOBER 2007 Vol 8, No 3: JUNI 2007 Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007 EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007 Vol 8, No 1: OKTOBER 2006 Vol 7, No 3: JUNI 2006 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2006 EDISI KHUSUS: OKTOBER 2006 Vol 7, No 1: OKTOBER 2005 Vol 6, No 3: JUNI 2005 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2005 Vol 6, No 1: OKTOBER 2004 Vol 5, No 3: JUNI 2004 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2004 Vol 5, No 1: OKTOBER 2003 Vol 4, No 3: JUNI 2003 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2003 Vol 4, No 1: OKTOBER 2002 Vol 3, No 3: JUNI 2002 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2002 Vol 3, No 1: OKTOBER 2001 Vol 2, No 3: JUNI 2001 Vol 2, No 2: FEBRUARI 2001 Vol 2, No 1: OKTOBER 2000 Vol 1, No 3: JUNI 2000 Vol 1, No 2: FEBRUARI 2000 Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan More Issue