cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Widyanuklida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Widyanuklida adalah majalah ilmiah pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan sains dan teknologi nuklir serta bidang yang berkaitan, diterbitkan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Widyanuklida, Volume 2 Nomor 1, Februari 1999" : 4 Documents clear
Perkembangan Riset Energi Fusi Mukhlis Akhadi
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 2 Nomor 1, Februari 1999
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2829.967 KB)

Abstract

ABSTRAK Reaksi fusi diyakini merupakan satu-satunya sumber energi bagi matahari dan bintang-bintang lainnya. Reaksi itu melibatkan penggabungan empat buah inti H membentuk satu buah inti He. Dalam usaha mencari sumber energi baru yang bersih dan ramah lingkungan, manusia berupaya meniru proses fusi dalam matahari. Untuk mendapatkan proses fusi terkendali di muka bumi, manusia mengembangkan reaktor fusi yang disebut tokamak. Beberapa penelitian yang berhubungan dengan energi fusi telah dilakukan dengan hasil yang cukup memuaskan. Jika kelak teknologi fusi benar-benar dapat dihadirkan di muka bumi, maka reaksi fusi akan berperan sebagai sumber energi baru yang sangat bersih dengan persediaan hampir tanpa batas. Tulisan ini akan membahas perkembangan dalam riset energi fusi yang berlangsung hingga saat ini. ABSTRACT Fusion reaction was believed as the only energy source for sun and other stars. The reaction involve fusion of four H nuclei to become one He nuclei. In the effort to find clean and environmentally safe new energy source, people make any effort to imitate fusion process in the sun. To find controlled fusion process at earth surface. people developed fusion reactor named tokamak. Experiments on fusion reaction have been carried out with quite satisfaction results. If fusion technology truly can be presented at earth surface in the future. fusion reaction will play an important role as a very clean new energy source with nearly unlimited supply. This paper will describe development in fusion energy experiment that have taken place till this time.
Construction of a Ge-BGO Compton Suppression Gamma-ray Spectrometer and Its Application to Environmental Samples. Part 1: The System of the Spectrometer and Its Basic Performance Takao Tojo; Muhammad Zainuddin; Widodo Soemadi
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 2 Nomor 1, Februari 1999
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7807.554 KB)

Abstract

ABSTRACT In order to develop a very high sensitive Ge gamma-ray spectrometer, a Compton suppression gamma-ray spectrometer with a BGO guard detector system has been constructed. The BGO detector system detects 88% of the gamma-rays from 60Co that are committing to the principle of the suppression system. Peak-to-Compton ratio for the 661 keV gamma-rays from 137Cs has been improved from 128 to 786 with the Compton suppression spectroscopy. By the development of the spectrometer the minimum acceptable radioactivity of 137Cs has been improved from 0.091 Bq to 0.044 Bq with the coeficient of variation of 30% and measurement time of 8 hours. ABSTRAK Untuk mengembangkan spektrometer sinar-X Ge dengan kepekaan yang sangat tinggi, telah dibuat sebuah sistem spektrometer sinar-X penindas Compton dengan menggunakan detektor pelindung BGO. Sistem detektor BGO mendeteksi 88%. sinar gamma dari 60Co yang digunakan dalam prinsip sistem penindas. Peak-to-Compton ratio untuk sinar gamma berenergi 661 keV dari 137CS telah diperbaiki dari 128 menjadi 786 dengan spektroskopi penindas Compton. Melalui pengembangan spektrometer ini radioaktivitas 137Cs minimum yang dapat diterima meningkat dari 0.091 Bq menjadi 0.044 Bq dengan koefisien variasi 30%. dan waktu pengukuran 8 jam.  
Prospek Batuan Volkanik Sebagai Batuan Induk Mineralisasi Uranium di Sumatera: Aspek Litologi Sumantri Sumantri; Ramadanus Ramadanus; Soeprapto Soeprapto
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 2 Nomor 1, Februari 1999
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5013.779 KB)

Abstract

ABSTRAK Kajian litologi pada batuan volkanik dilakukan pada empat kaldera tua di daerah Sibolga, Singkarak, Pelepat dan Baturaja yang telah dilokalisir sebagai daerah prospek Uranium melalui kajian aspek geodinamik. Kajian litologi ini dilakukan untuk menentukan urutan daerah prioritas kedapatan Uranium dengan menggunakan data sekunder. Aspek yang dianalisis dari data sekunder ini adalah kondisi reaktivitas magma, volkanisme, gejala alterasi, kadar uranium dan radioaktivitas. Dari hasil kajian didapatkan urutan prioritas dari yang tertinggi adalah Singkarak, Sibolga, Pelepat dan Baturaja. ABSTRACT Litological assessment of volcanic rocks has been implemented on the six old calderas located in Sibolga, Singkarak, Pelepat and Baturaja that had been localized as uranium prospect areas through geodinamical assessment. The litological assessment is done to construct the priority scale on the possibility of uranium occurences in the areas, by using secondary data. Aspects evaluated from the data are magmatic and volcanic reactivation, alteration, uranium content. and radioactivity. It has been found that the priority scale of the old calderas from the highest is Singkarak, Sibolga, Pelepat and Baturaja.
Jaminan Mutu Pada Analisis Aktivasi Neutron Pratiwi Sapto
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 2 Nomor 1, Februari 1999
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1750.821 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah diketahui bahwa analisis unsur secara aktivasi neutron (NAA) mempunyai berbagai keunggulan dibandingkan analisis unsur yang lain. BATAN sebagai satu-satunya lembaga yang memiliki fasilitas untuk melaksanakan NAA telah banyak berpengalaman dengan berbagai matriks dan untuk berbagai tujuan. Disadari pula bahwa agar NAA bisa bersaing secara internasional dan mengambil peluang memenuhi kcpentingan pengguna akhir maka kegiatan yang dilaksanakan oleh beberapa Pusat di lingkungan BATAN ini perlu diselaraskan. Untuk penyelarasan ini diperlukan kesepakatan bersama antar-laboratoria agar hasil NAA yang diperoleh dapat memenuhi standar internasional. ABSTRACT It has long been known that elemental analyses bv Neutron Activation Analysis (NAA) have many advantages over other elemental analytical methods. BATAN. as the only institute in Indonesia which possesses several NAA facilities. has a vast experience with manv types of matrices for different kinds of objectives. It has been realized also that in order to compete internationally, for the benefit of the end-users, NAA activities so far carried out by several laboratoria within BATAN need to be managed according to a quality system to comply with international standards.

Page 1 of 1 | Total Record : 4