cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020)" : 7 Documents clear
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALARAN: DESCRIPTION OF FAMILY SUPPORT IN TREATING CLIENTS WITH MENTAL DISORDERS IN THE WORK AREA OF PALARAN PUSKESMAS Iskandar Iskandar; Juliana Saputri; Eko Rianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap klien yang mengalami gangguan jiwa. Dukungan yang diberikan keluarga dapat meningkatkan kesembuhan atau kepatuhan klien dalam menjalani terapi di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga kepada klien dengan gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden. Alat ukur yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dalam merawat klien menunjukkan kurang baik berjumlah 13 orang (43,3%) dan yang baik berjumlah 17 orang (56,7%). Berdasarkan penelitian ini disarankan agar puskesmas memberikan pendidikan kesehatan mengenai dukungan keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa agar mampu meningkatkan status derajat kesehatan klien.
PENGARUH RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA: THE EFFECT OF RELAXATION OF BREATH IN ANXIETY IN CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS THAT ARE TAKING HEMODIALIZATION Fauzan Alfikrie; Aryanto Purnomo; Rafiqa Selly
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain masalah fisik, pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa juga mengalami masalah psikologis yaitu kecemasan. Pasien umumnya mengalami gejala kecemasan namun tidak teridentifikasi, hal ini dapat berdampak pada penurunan status kesehatan dan menurunnya kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh relakasi napas dalam terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak. Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan metode non equivalent control group pre test and post test design. Sebanyak 30 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini yang dibagi menjadi dua kelompok yang dianalisis menggunakan uji statistik independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang bermakna sebelum dan setelah pemberian relaksasi napas dalam dengan nilai p 0,000 dan perbandingan antar kelompok juga menunjukan nilai yang bermakna dengan nilai p 0,002. Hasil penelitian latihan relaksasi napas dalam dalam dapat menurunkan kecemasan.
EFEKTIVITAS RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KADAR GULA DARAH: PENELITIAN KUASI EKSPERIMEN PADA PENDERTIA DIABETES MILITUS TIPE 2 USIA PRODUKTIF: THE EFFECTIVENESS OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON BLOOD SUGAR LEVELS: A quasi-experimental study in patients with diabetes mellitus type 2 of productive age Rini Meilani; Fauzan Alfikrie; Aryanto Purnomo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many Type 2 Diabetes Mellitus patients are unable to maintain normal blood sugar levels. This is caused by lack of physical activity, disobedience to treatment and obesity. The purpose of this study was to identify the effect of progressive muscle relaxation therapy on blood sugar levels of type 2 diabetes mellitus patients. The method of this study used a pretest – posttest design nonequivalent control design with statistical analysis of an indentent sample t-test. The results of the majority of the age of 45-59 years (41.7%), female sex (75%), duration of diagnosis of diabetes mellitus more than 5 years (66.7%), Obesity (41.7%) and some work as civil servants (37.5%). The difference in average blood sugar values ​​in the group after progressive muscle relaxation exercises (45.5 mg / dl) p value 0,000 (α 0.05), the difference between the progressive muscle relaxation exercise group and the control group showed the difference (44.9 mg / dl) p value 0,000 (α 0.05). Pregressive muscle relaxation is a practical therapy that can be carried out by everyone who is beneficial in reducing blood sugar levels
EFEKTIFITAS STIMULASI SUARA IBU DALAM MENURUNKAN SKOR NYERI BAYI PREMATUR DI KOTA SAMARINDA: THE EFFECTIVENESS OF MOTHER'S VOICE STIMULATION IN REDUCING PAIN SCORES OF PREMIUM INFANTS IN SAMARINDA CITY Fatma Zulaikha; Enok Sureskiarti; Nunung Herlina
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi prematur merupakan bayi dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan memiliki berat lahir kurang dari 2500 gram. Kondisi ini mengakibatkan organ vital bayi belum bekerja secara optimal sehingga bayi memerlukan perawatan khusus. Saat menjalani perawatan khusus, bayi mendapatkan berbagai prosedur invasive yang berakibat munculnya nyeri pada bayi. Pemberian stimulasi audtori suara ibu merupakan salah satu bentuk penanganan nyeri non farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri bayi akibat prosedur invasive. Penelitia ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian stimulasi auditori suara ibu dalam mengontrol respon nyeri bayi prematur saat menjalani prosedur invasive, dengan melibatkan 43 bayi prematur. Tempat penelitian di RSUD AW. Sjahranie Samarinda, penelitian berlagsung pada bulan April – Juli 2019. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan rerata skor nyeri sebelum dan setelah yaitu 5,204 -6,517 nilai sig 0,000 dengan selisih 5,860 (CI 95% 5,204 – 6,517). Hasil analisis tersebut menunjukkan ada perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah diberi stimulasi auditori suara ibu saat prosedur invasive.
EFEKTIFITAS SPIRITUAL LEADERSHIP TERHADAP KUALITAS MUTU PELAYANAN KESEHATAN: THE EFFECTIVENESS OF SPIRITUAL LEADERSHIP ON THE QUALITY OF HEALTH SERVICES Enok Sureskiarti; Rusni Masnina; Fatma Zulaikha; Andi Praja; Tri Wijayanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Prima ( excellent service) merupakan upaya meningkatkan pelayanaan yang berkualitas, efisien dan efektif serta berfokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan baik internal maupun eksternal. Pelayanan yang holistik mencakup bio-psiko-sosial-spiritual. Joint commution on acreditation of Health Care Organizations menyatakan mutu adalah dipenuhinya standar profesi dalam layanan dan terwujudnya hasil akhir sesuai yang diharapkan. Spiritual leadership diyakini sebagai solusi terhadap krisis kepemimpinan saat ini. Spiritual leadership adalah suatu kepemimpinan yang menggunakan model motivasi intrinsik yang menggabungkan adanya visi, harapan/keyakinan, dan altruistic love, produktivitas dan kualitas mutu rumah sakit yang menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas spiritual leadership terhadap mutu pelayanan kesehatan di RSIA Qurrotta Ayun Samarinda. Rancangan penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen pre post with control groups. Kelompok intervensi adalah RSIA Qurrotta Ayun dan kelompok kontrol adalah RSIA Hermina. Jenis intervensi yang diberikan adalah pelatihan informal spiritual leadership kepada perawat di RSIA Qurrota Ayun. Sampel dalam penenelitian ini adalah pasien yang menjalani rawat inap di RSIA Qurrota Ayun dan RSIA Hermina yang diambil secara ascedental dengan kurun waktu 8 bulan. Hasil penelitian mendapatkan nilai p:0.021 yang menunjukan bahwa ada pengaruh terjadinya peningkatan kualitas mutu pelayanan jika diberikan pelatihan informal spiritual leadership.
PENGARUH SENAM JANTUNG SEHAT TERHADAP NILAI TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI: THE EFFECT OF HEALTHY HEART EXERCISE ON BLOOD PRESSURE VALUES IN ELDERLY HYPERTENSION PATIENTS Antri Ariani; Meliana Fuji Lestari; Andria Pragholapati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The disease is often experienced by the elderly in Indonesian according to Department of Health Houshold Survey on Health is hypertension with the incidence by 15,7%. Based on data from Department Health Office in Sumedang district, The highest cases of non-communicable diseases is hypertension by 29,6%. This reseach as a purpose determine the effect of a healthy heart gymnastics on the value of blood pressure in elderly hypertensive patients in Community Health Center DTP Jatinangor 2015. This type of research that is quasi experiment with an approach one group pre and postest design. The reseach population by 24 respondents specified by purposive sampling techniques. The reseach results revealed an average value of systolic blood pressure for 3 weeks before a healthy heart gymnastics is 142,8 mmHg and diastolic 94,2 mmHg, while after being given for 3 weeks healthy heart gymnastics the average value of systolic blood pressure was 129.6 mmHg and 86.3 mmHg diastolic. Test results paired T-Test obtainable ρ value 0.000 less than 0.05 for systolic and diastolic blood pressure, means there is healthy heart gymnastics influence on the value of blood pressure in elderly hypertensive patients in Community Health Center DTP Jatinangor
EFIKASI DIRI BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS: SELF-EFFICIENCY RELATED TO QUALITY OF LIFE OF CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS THAT ARE TAKING HEMODIALYSIS Wa Ode Sri Asnaniar; Sitti Zubaedah Bakhtiar; Safruddin Safruddin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patients with chronic kidney failure lose kidney function so the body loses its ability to maintain metabolism, fluid and electrolyte balance. This causes physical problems in patients due to illnesses experienced, such as shortness, edema, anorexia and so forth. Patients not only experience physical problems, but psychological problems that can affect the decline in the quality of life of patients. One factor that can optimize the quality of life of patients undergoing hemodialysis is self-efficacy. This study aims to determine the relationship of self-efficacy with the quality of life of patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis at the Hospital in Makassar City. The study design uses analytic surveys using a cross-sectional approach. Sampling in this study used a total sampling technique with a sample size of 30 respondents using the Chi-Square statistical test with a significance level α less than 0.05. Statistical test results showed that of 30 patients, there were 20 patients who had high self-efficacy and good quality of life, and from 10 patients who had low self-efficacy there were 1 (10%) people who had good quality of life and 9 (90 %) people have a poor quality of life with a value of ρ = 0,000 (ρ less than 0.05) which means there is a relationship between self-efficacy and the quality of life of patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis.

Page 1 of 1 | Total Record : 7