cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285339028532
Journal Mail Official
lppmununtb@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.ununtb.ac.id/index.php/ije/Editorial-Team
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Engineering (IJE)
ISSN : -     EISSN : 27755150     DOI : https://doi.org/10.69503/ije
Core Subject : Engineering,
Indonesian Journal of Engineering (IJE) berada di bawah pengelolaan Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama NTB dengan keilmuan fokus di bidang teknik.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September" : 5 Documents clear
Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Padat Husna, Asriatul; Azmiyati, Uzlifatul; Jannah, Wardatul
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.938

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur timbulan limbah B3 padat, menganalisis sumber penghasil dan jenis limbah B3 padat, menganalisis kondisi eksisting dan mengidentifikasi manajemen sistem pengelolaan limbah B3 padat Rumah Sakit X sesuai kriteria PERMENKES No. 7 Tahun 2019 dan PERMENLHK No.56 Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, total berat limbah B3 padat selama penelitian adalah 431,29 kg, dimana limbah infeksius yang dihasilkan sebesar 301,22 kg, sedangkan untuk limbah benda tajam sebesar 130,07 kg. Total rata-rata timbulan limbah yang dihasilkan adalah 2,9 kg/hari/unit untuk limbah infeksius dan 1,25 kg/hari/unit untuk limbah benda tajam. Sumber limbah B3 Padat terdiri dari Rawat Jalan/ Poliklinik, Rawat Inap, Bersalin, Ruang Nifas, Ruang Anak, IGD, ICU, Ruang Operasi, Unit Laboratorium dan Unit Transfusi darah. Jenis limbah yang dihasilkan meliputi limbah jarum suntik, jarum lancet, kasa, kapas, tissue, sarung tangan, masker, perban bekas luka, botol infus, dan selang infus. Berdasarkan hasil penelitian dari seluruh indikator penilaian pengelolaan limbah B3 padat Rumah Sakit X adalah sebesar 54,2% dan termasuk dalam kategori “CUKUP BAIK”, artinya belum sesuai untuk rumah sakit tipe C minimal adalah 80%. Abstract: This research aims to measure the generation of solid B3 waste, analyze the sources of production and types of solid B3 waste, analyze existing conditions and identify the management system for solid B3 waste management at Hospital X according to the criteria of PERMENKES No. 7 of 2019 and PERMENLHK No.56 of 2015. This type of research is research that combines quantitative and qualitative approaches. Based on the research results, the total weight of solid B3 waste during the research was 431.29 kg, of which the infectious waste produced was 301.22 kg, while for sharps waste it was 130.07 kg. The average total waste generated is 2.9 kg/day/unit for infectious waste and 1.25 kg/day/unit for sharps waste. Sources of solid B3 waste consist of Outpatient/Polyclinic, Inpatient, Maternity, Postpartum Room, Children's Room, Emergency Room, ICU, Operating Room, Laboratory Unit and Blood Transfusion Unit. The types of waste produced include waste from syringes, lancet needles, gauze, cotton, tissue, gloves, masks, scar bandages, infusion bottles and infusion hoses. Based on the research results, all indicators for assessing solid B3 waste management at Hospital.
Pengaruh Diameter dan Ketebalan Pasir Silika Pada Saringan Pasir Lambat (SPL) Menurunkan Parameter Kekeruhan, TDS, pH, Total Coliform, dan COD Muhammad, Irwandi; Hadi, Taufikul; Azmiyati, Uzlifatul; Jannah, Wardatul
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.964

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh diameter dan ketebalan pasir silika pada saringan pasir lambat (SPL) dalam menurunkan parameter kualitas air seperti kekeruhan, Total Padatan Terlarut (TDS), pH, Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Coliform pada air Sungai Remeneng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Air sungai yang digunakan sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari penduduk telah tercemar oleh limbah domestik dan pertanian yang menyebabkan kualitas air menurun. Penelitian dilakukan dengan variasi ketebalan pasir (10 cm, 15 cm, 20 cm, dan 25 cm) dan variasi diameter pasir silika (10 Mesh, 20 Mesh, dan 30 Mesh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL mampu menurunkan nilai kekeruhan, TDS, pH, COD, dan Total Coliform secara signifikan. Nilai kekeruhan terbaik diperoleh dari ketebalan 25 cm dan diameter 30 Mesh sebesar 19,8 NTU. Sedangkan penurunan COD dari 104 mg/L menjadi 90 mg/L dicapai pada ketebalan 25 cm dan diameter 10 Mesh, meskipun nilai COD tersebut masih melebihi baku mutu 80 mg/L sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Parameter Total Coliform juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, dengan hasil terbaik pada ketebalan 25 cm dan diameter 10 Mesh sebesar 230 mpn/ml. Kesimpulannya, saringan pasir lambat dengan variasi ketebalan dan diameter pasir silika efektif untuk menurunkan parameter kekeruhan, TDS, pH, dan Total Coliform, namun untuk parameter COD, meskipun terjadi penurunan, namun hasilnya masih belum memenuhi baku mutu.Abstract: This study aims to assess the effect of diameter and thickness of silica sand on slow sand filters (SPL) in reducing water quality parameters, such as turbidity, Total Dissolved Solids (TDS), pH, Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Coliform, in Remeneng River water, Narmada District, West Lombok Regency. River water used as the main source of daily needs of the population is polluted by domestic and agricultural waste, which causes water quality to decline. The research was conducted with sand thickness variation (10 cm, 15 cm, 20 cm, and 25 cm) and silica sand diameter variation (10 Mesh, 20 Mesh, and 30 Mesh). The results showed that SPL was able to significantly reduce turbidity, TDS, pH, COD, and Total Coliform values. The best turbidity value was obtained from a thickness of 25 cm and a diameter of 30 Mesh of 19.8 NTU. While the decrease in COD from 104 mg/L to 90 mg/L was achieved at a thickness of 25 cm and a diameter of 10 Mesh, although the COD value still exceeds the quality standard of 80 mg/L in accordance with Government Regulation No. 22 of 2021. The Total Coliform parameter also experienced a significant decrease, with the best results at a thickness of 25 cm and a diameter of 10 Mesh of 230 mpn/ml. In conclusion, slow sand filters with variations in thickness and diameter of silica sand are effective for reducing turbidity, TDS, pH, and Total Coliform parameters, but for COD parameters, although there is a decrease, the results still do not meet the quality standards.
Analisis Risiko Bencana Dan Jalur Evakuasi Desa Mantar Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Sektor Pariwisata Azmiyati, Uzlifatul; Ramdlan, M Said; Rancak, Gendewa Tunas; Jannah, Wardatul; Hadi, Taufikul; Littaqwa, Lalu Auliya Aqraboe; Dirawan, Aria; Hatifah, Fitri Syilvia
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.980

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko bencana di Desa Mantar dan merancang jalur evakuasi yang efektif sebagai upaya mitigasi bencana untuk mendukung keberlanjutan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa area di Desa Mantar memiliki kerentanan tinggi terhadap tanah longsor dan gempabumi. Jalur evakuasi yang dirancang mengarah ke titik kumpul aman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur evakuasi, pengembangan sistem peringatan dini berbasis masyarakat, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana.Abstract: This research aims to analyze the level of disaster risk in Mantar Village and design effective evacuation routes as a disaster mitigation effort to support tourism sustainability. The research methods used include field observations, spatial analysis using Geographic Information Systems (GIS), interviews with the community and village officials, as well as literature studies. The results of this research show that several areas in Mantar Village have a high vulnerability to landslides and earthquakes. The designed evacuation route leads to a safe gathering point. This research recommends strengthening evacuation infrastructure, developing a community-based early warning system, and increasing community capacity in disaster management.
Analisis Dampak Urbanisasi Terhadap Kapasitas Infrastruktur Transportasi Menggunakan Pendekatan Model Simulasi Dinamis Zulpahmi, Zulpahmi; Setiawan, Rendi; Jayadi, Ilham
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.1618

Abstract

Abstrak: Urbanisasi yang berlangsung cepat menimbulkan tekanan signifikan terhadap kapasitas infrastruktur transportasi perkotaan. Peningkatan populasi, ekspansi wilayah terbangun, serta perubahan pola mobilitas mendorong kenaikan permintaan perjalanan yang tidak selalu sejalan dengan pertumbuhan kapasitas jaringan transportasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak urbanisasi terhadap kapasitas infrastruktur transportasi melalui pendekatan model simulasi dinamis terintegrasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif berbasis simulasi dengan menggabungkan system dynamics, dynamic traffic assignment, dan mikrosimulasi lalu lintas. Model dikembangkan untuk merepresentasikan interaksi antara pertumbuhan penduduk, tata guna lahan, permintaan perjalanan, dan kapasitas jaringan jalan. Simulasi dilakukan pada beberapa skenario tingkat urbanisasi guna mengamati perubahan kinerja sistem transportasi dari waktu ke waktu. Hasil menunjukkan bahwa dampak urbanisasi bersifat nonlinier terhadap kapasitas infrastruktur. Pada tahap awal, sistem masih mampu mengakomodasi peningkatan permintaan perjalanan. Namun, pada tingkat urbanisasi yang lebih tinggi, kapasitas efektif menurun, ditandai dengan peningkatan kemacetan, penurunan kecepatan perjalanan, serta distribusi beban lalu lintas ke jaringan sekunder. Interaksi tata guna lahan dan transportasi memperkuat tekanan sistem, khususnya pada kawasan dengan pertumbuhan permukiman tidak terencana. Kesimpulannya, kapasitas transportasi dipengaruhi oleh dinamika urbanisasi dan pola mobilitas masyarakat. Abstract: Rapid urbanization exerts significant pressure on the capacity of urban transportation infrastructure. Population growth, expansion of built-up areas, and shifts in mobility patterns increase travel demand, which does not always align with the growth of transport network capacity. This study aims to analyze the impact of urbanization on transportation infrastructure capacity using an integrated dynamic simulation modeling approach. A quantitative simulation-based method is applied by combining system dynamics, dynamic traffic assignment, and traffic microsimulation. The model is developed to represent interactions among population growth, land use, travel demand, and road network capacity. Simulations are conducted under several urbanization scenarios to examine changes in transportation system performance over time. The results show that the impact of urbanization on infrastructure capacity is nonlinear. In the early stages, the system can still accommodate increasing travel demand. However, at higher levels of urbanization, effective capacity declines, as indicated by increased congestion, reduced travel speeds, and redistribution of traffic loads to secondary networks. The interaction between land use and transport further intensifies system pressure, particularly in areas with unplanned residential growth. In conclusion, transportation capacity is shaped by the dynamics of urbanization and evolving mobility patterns.
Analisis Ketahanan Infrastruktur Jalan Terhadap Perubahan Iklim Berbasis Data Spasial Dan Pemodelan Hidrologi Anwar, Muhajir; Aprian, Reza; Maulana, Hilman
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.1619

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan infrastruktur jalan terhadap perubahan iklim dengan mengintegrasikan data spasial dan pemodelan hidrologi. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui kombinasi analisis Geographic Information System, Digital Elevation Model, serta simulasi hidrologi dan hidrodinamik untuk mengidentifikasi area rawan banjir dan titik kritis pada jaringan jalan. Data yang digunakan meliputi curah hujan historis, proyeksi iklim, penggunaan lahan, serta jaringan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas curah hujan menyebabkan kenaikan debit puncak dan luas genangan, terutama pada wilayah dengan topografi rendah dan tingkat urbanisasi tinggi. Analisis jaringan mengungkap bahwa gangguan pada ruas dengan nilai konektivitas tinggi berdampak signifikan terhadap kinerja sistem transportasi secara keseluruhan. Tingkat ketahanan infrastruktur masih tergolong rendah, ditunjukkan oleh rendahnya kemampuan mempertahankan fungsi dan pemulihan pascagangguan. Integrasi analisis spasial dan hidrologi terbukti efektif dalam memberikan gambaran komprehensif mengenai risiko dan ketahanan infrastruktur. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas drainase, perbaikan desain jalan, serta penguatan perencanaan berbasis risiko untuk mendukung infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim. Abstract: This study aims to analyze the resilience of road infrastructure to climate change by integrating spatial data and hydrological modeling. A quantitative approach is applied through a combination of Geographic Information System analysis, Digital Elevation Model data, and hydrological and hydrodynamic simulations to identify flood-prone areas and critical points within the road network. The data used include historical rainfall, climate projections, land use, and road network data. The results show that increasing rainfall intensity leads to higher peak discharge and wider inundation areas, particularly in regions with low topography and high levels of urbanization. Network analysis reveals that disruptions on road segments with high connectivity values significantly affect the overall performance of the transportation system. The level of infrastructure resilience remains relatively low, as indicated by its limited capacity to maintain functionality and recover after disturbances. The integration of spatial and hydrological analysis proves effective in providing a comprehensive understanding of infrastructure risk and resilience. This study recommends enhancing drainage capacity, improving road design, and strengthening risk-based planning to support climate-adaptive infrastructure.

Page 1 of 1 | Total Record : 5