cover
Contact Name
Ahmad Fahrudin
Contact Email
kerigan@uinsatu.ac.id
Phone
+6285736763157
Journal Mail Official
kerigan@uinsatu.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Sujadi Timur No. 46, Plosokandang, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31241956     DOI : https://doi.org/10.21274/kjpm
About the Journal Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, is a multidisciplinary scientific journal published by LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. This journal discusses various problems or general issues related to community service. The purpose of publishing this journal is to disseminate thoughts or conceptual ideas and research results that have been achieved in the field of community service. Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat contains various activities from various community groups in handling and managing various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in the community. The implementation of community service activities also involves the participation of the community and partners. Community service activities are organized into activities that aim to improve the welfare of the community. This journal will be published every six months (June and December). Interested authors can submit manuscripts in accordance with the submission guidelines. Please read these guidelines carefully. Authors who wish to submit manuscripts to the editorial office of Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat must comply with the writing guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before further review. The editor will only accept manuscripts that comply with the specified format. Every article submitted to the editorial team will be selected through the Desk Review and Initial Manuscript Evaluation process by the Editorial Board. Then, the article will be sent to the peer reviewers and will enter the next stage of selection through the Double-Blind Peer-Review Process. Further details on the review policy and process are available in the submission guidelines. Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Kerigan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023)" : 5 Documents clear
Penerapan Pendidikan Karakter pada Siswa MIN Kota Blitar Melalui Program Perkemahan Jum’at Sabtu Bersama KKM UIN Malang Devino Arkana Razan; Febi Yani
Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kjpm.2023.1.2.70-78

Abstract

Purpose Penelitian ini membahas tentang penanaman pendidikan karakter melalui kegiatan perkemahan Jum’at Sabtu Gerakan Pramuka MIN Kota Blitar bersama KKM UIN Malang. Kegiatan kepramukaan adalah proses Pendidikan non formal yang diselenggarakan di alam bebas dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan. Kegiatan KKM UIN Malang mencoba mengambil pramuka sebagai objek penanaman Pendidikan karakter karena sudah sesuai dengan tujuan diwajibkannya ekstrakurikuler pramuka oleh pemerintah. Method: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data secara deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan dua data yakni data primer yang didapat dari wawancara dan sekunder dari penelitian jurnal Practical Applications: Penelitian ini menggunakan observasi secara langsung dalam kegiatan. Dalam kegiatan ini terdapat berbagai kegiatan untuk menumbuhkan karakter seperti pendirian tenda, memasak, dan giat penjelajahan. Setiap kegiatan memiliki pemaknaan karakter masing-masing antara lain disiplin, mandiri, dan tanggung jawab. Conclusion: Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari 1 malam mendapatkan kesan yang baik dari kalangan siswa, guru, dan wali murid. Harapan kedepannya melalui kegiatan ini anak-anak mampu mengamalkan karakter sesuai satya dharma pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Tantangan Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19: (Studi Masyarakat Tariwetan, Sumber, Simo Boyolali) Latif Kusairi; Hafsoh Meitakiyah
Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kjpm.2023.1.2.79-96

Abstract

Purpose: Pandemi Covid-19 memaksa seluruh aktivitas pendidikan di Indonesia beralih ke sistem daring sebagai upaya mencegah penyebaran virus melalui kerumunan. Namun, peralihan ini tidak lepas dari kendala, terutama di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman masyarakat Dusun Tariwetan, Desa Sumber, Kecamatan Simo, Boyolali dalam melaksanakan pendidikan daring, serta mengidentifikasi hambatan utama yang mereka hadapi. Method: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri dari masyarakat Tariwetan, baik orang tua maupun peserta didik, yang secara langsung merasakan dampak pembelajaran daring selama pandemi. Practical Applications: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi keterbatasan sinyal internet, ketidakmampuan membeli paket data, kurangnya literasi digital, serta ketiadaan perangkat elektronik yang memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, sejumlah solusi lokal diterapkan, seperti penyediaan akses WiFi gratis di balai desa, bimbingan belajar umum dan agama oleh mahasiswa maupun masyarakat, serta kebijakan sekolah yang lebih fleksibel, misalnya guru mendatangi rumah siswa atau sistem penyerahan tugas seminggu sekali. Solusi ini membantu menjaga kesinambungan proses pendidikan meski dalam keterbatasan. Conclusion: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan daring di pedesaan menghadapi tantangan struktural dan teknis yang cukup besar. Namun, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan sekolah mampu menghasilkan strategi adaptif untuk memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi. Pendekatan ini dapat dijadikan model alternatif bagi daerah lain dengan kondisi serupa.
UMKM Go Digital: Building Competitiveness through Digital Literacy in Tunggulsari Village and Introduction to Halal Dwi Astuti Wahyu Nurhayati; Ahmad Bin Efendi; Sergio Adorno
Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kjpm.2023.1.2.97-109

Abstract

Purpose: This community service program was designed to strengthen the competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tunggulsari Village by enhancing digital literacy and raising awareness of halal certification. The program responds to the low digital adoption and limited knowledge of product legality that hinder the growth of rural MSMEs. Method: The program applied the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, emphasizing the identification and mobilization of community assets. Implementation included asset mapping, focus group discussions, collaborative planning, a seminar on digital literacy and halal certification, as well as pre–post knowledge assessments, questionnaires, and follow-up monitoring. Practical Applications: The results showed significant improvement in participants’ digital readiness, with WhatsApp Business adoption increasing from 10% to 60% and Instagram usage from 5% to 45%. A total of six MSME actors declared readiness to pursue halal certification, and two formally submitted documents to the Halal Product Assurance Organizing Agency (BPJPH). The program also initiated the idea of establishing a UMKM Digital Center to serve as a local hub for mentoring and certification advocacy. Conclusion: The integration of digital literacy training with halal certification awareness, framed within the ABCD approach, proved effective in fostering participatory and sustainable empowerment. The program not only enhanced MSME knowledge and practices but also provided a replicable model for rural MSME development. Embedding such initiatives into broader government policies and long-term campus–village collaborations will ensure sustainability and scalability in strengthening MSME competitiveness in Indonesia’s digital economy.
Pengembangan UMKM Berbasis Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan di Desa Timahan Nanang Prianto; Taufiqurrohim Taufiqurrohim; Laili Rinda Verdina; Rhendica Rhendica
Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kjpm.2025.3.1.110-119

Abstract

Purpose: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ekonomi warga, khususnya ibu rumah tangga, melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan yang mudah dibuat, aman digunakan, dan memiliki potensi ekonomis. Kegiatan ini diharapkan mampu memicu semangat kewirausahaan berbasis rumah tangga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk ramah lingkungan. Method: Program dilaksanakan di Desa Timahan dengan pendekatan partisipatif. Warga dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses, mulai dari perencanaan, praktik pembuatan sabun, hingga diskusi tentang manfaat ekonomi dan lingkungan. Pelatihan dilakukan melalui metode demonstrasi dan praktik langsung dengan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh. Practical Applications: Peserta pelatihan memperoleh keterampilan baru yang dapat diterapkan secara mandiri. Selain untuk keperluan rumah tangga, produk sabun cuci ini juga dapat dikembangkan menjadi usaha mikro yang bernilai jual. Kegiatan ini juga mendorong perilaku konsumsi yang lebih bijak dan peduli terhadap lingkungan. Conclusion: Pelatihan sabun ramah lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan membuka peluang usaha baru. Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan UMKM desa yang mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital di Desa Sukerojo Raihan Leksono Putro; Anggi Laili Maghfiroh; Galuh Indah Zatadini; Wahyu Dwi Warsitasari
Kerigan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kjpm.2023.1.2.120-130

Abstract

Purpose: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Desa Sukorejo sebagai strategi pemberdayaan menuju desa cerdas. Literasi digital dianggap sebagai kunci dalam memperkuat kapasitas warga dalam menghadapi tantangan era teknologi informasi dan komunikasi. Method: Kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif-edukatif oleh tim KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung selama Juli–Agustus 2024. Program meliputi pelatihan UMKM digital, edukasi aplikasi belajar, promosi media sosial, serta penyuluhan kesehatan berbasis teknologi. Metode pelaksanaan berupa praktik langsung, diskusi kelompok, dan simulasi penggunaan aplikasi populer seperti Canva, Kahoot!, dan WhatsApp Business. Practical Applications: Program ini mendorong warga untuk aktif mempromosikan produk lokal, menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi, serta memahami etika dan keamanan digital. Anak-anak diperkenalkan dengan teknologi pembelajaran interaktif, sementara pelaku usaha mulai mengembangkan strategi branding dan konten digital. Conclusion: Pelaksanaan program menunjukkan peningkatan keterampilan warga dalam memanfaatkan teknologi secara produktif. Program ini membuktikan bahwa pendekatan literasi digital yang sederhana dan aplikatif dapat mempercepat transformasi desa menuju ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5