cover
Contact Name
Ashif Az Zafi
Contact Email
edukasia@uinsuku.ac.id
Phone
+6285789104304
Journal Mail Official
edukasia@uinsuku.ac.id
Editorial Address
Jl. Conge Ngembalrejo, Ngembal Rejo, Kec. Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59322, Indonesia
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 19077254     EISSN : 25023039     DOI : https://doi.org/10.21043/edukasia
Core Subject :
Articles to be received and published in the Journal of EDUKASIA are included in the scope of inclusive Islamic Education. Curriculum development and implementation of inclusive Islamic education; Learning media of inclusive Islamic education; Learning strategy of inclusive Islamic education; Learning evaluation of inclusive Islamic education; Policy in inclusive Islamic education; Inclusive Islamic education Philosophy. Management of Islamic Education History and thoughts of Inclusive Islamic education figures.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol 8, no 2 (2013): edukasia" : 7 Documents clear
Pendidikan Karakter Siswa Melalui Ibadah Puasa
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.752

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengajarkan agama menggunakan nilai-nilai etika dengan contoh dari keluarga, sekolah dan masyarakat melalui  praktek ibadah, seperti puasa bersama, membaca dan memahami kitab suci Al-Qur’an. Dalam bahasan ini digunakan metode pustaka dengan menggunakan deskripsi analisis. Puasa akan menyebabkan orang untuk memiliki prinsip yang kuat, kesabaran, dan keikhlasan tidak menyerah dan memiliki solidaritas dan saling mencintai.  Ketika nilai dari sifat manusia kembali, maka nilai kesetaraan dan solidaritas akan mewarnai hari- hari siswa, puasa memiliki dimensi horizontal dengan kehidupan sosial yang kuat seperti amal, disajikan makanan anak-anak yatim, menjadi sabar ketika mendapat cobaan. Setelah bulan Ramadan, siswa diajarkan kegiatan Sunah puasa bersama dua kali seminggu yaitu Senin-Kamis. Ide Sunah puasa adalah menjadi pengaruh yang sangat efektif pada pembentukan karakter siswa. kata kunci: pendidikan karakter, puasaAbstract STUDENTS’ CHARACTER EDUCATION TROUGH  THE FASTING. This study examine how the way to teach a religion using ethical values by example from the family,  school and community through the practice of worship, such as fasting together, reading and understanding the Qur’an. In the discussion, this study uses library risearch throught  analytical descriptive approach. Fasting will cause people to have strong principles, patience, and sincerity does not give up and have the solidarity and love each other. The result of this study show that the fasting is able to return, so at thet time. When the value of human nature came back, then the value of equality and solidarity will color the days of the student, fasting has a horizontal dimension with a strong social life such as charity, served meals the orphans, be  patient in accepting the  problem.  After  Ramadanin,  students are taught the activities of Sunnah  fasting together twice a week on Monday-Thursday. The idea of Sunnah  fasting is to be very effective influence on the formation of student character.Keywords: character education, fasting
PERAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BERKUALITAS
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.757

Abstract

Pendidikan karakter merupakan langkah  sangat penting dan strategis dalam  membangun kembali jati  diri  bangsa dan menggalang pembentukan masyarakat Indonesia baru. Pendekatan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa membentuk  siswa yang berkarakter bukan suatu upaya mudah dan cepat. Hal tersebut memerlukan upaya terus menerus dan refleksi mendalam  untuk membuat rentetan (Moral  Choice)  keputusan moral yang harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata, sehingga menjadi hal yang praktis dan reflektif. Diperlukan sejumlah waktu untuk membuat semua itu menjadi (custom) kebiasaan dan membentuk watak atau tabiat seseorang. Karakter pendidikan harus  melibatkan   berbagai pihak,   di keluarga dan rumah tangga, lingkungan sekolah, dan masyarakat. Hal ini merupakan langkah utama yang harus dilakukan ialah menyambung kembali hubungan dan jaringan pendidikan yang nyaris putus diantara ketiga lingkungan  pendidikan tersebut. Pembentukan sifat dan karakter pendidikan tidak akan pernah berhasil  selama  diantara ketiga lingkungan  pendidikan tidak ada keharmonisan dan kesinambungan. Melihat kenyataan ini, membentuk  karakter siswa yang berkualitas diperlukan pengaruh yang kuat dari keluarga, sekolah, dan mayarakat.Kata kunci: peran keluarga, sekolah, masyarakat, karakterROLE OF THE FAMILY, SCHOOL AND SOCIETY IN CREATING A QUALITY CHARACTER. Character education is a very important  and strategic step in the rebuilding of national identity and mobilize  the formation  of new Indonesian  society. This study uses library research. The result of this study is that forming character of students  is not an easy and quick effort. It requires continuous effort and deep reflection to make  a series of Moral Choice (moral judgment) that must be followed  up with concrete action,  so that it becomes practical and reflective. The necessary amount  of time to make it into a custom (habit) and establish a character or a person’s character. Character education should involve various stakeholders, in the family and household, school, and community. This is a major step that must be done  is to reconnect the relationship and educational networks that breaking point between the third educational environment. The formation of the nature and character education will never succeed as long as the third among the educational environment there is no harmony and continuity.Keywords: The role of family, school, community, character
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA YANG TOLERAN
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.751

Abstract

Fokus dari tulisan ini adalah penerapan pendidikan karakter yang didasarkan pada nilai-nilai Islam. Pendidikan karakter berdasarkan Islam artinya pendidikan karakter yang mana komponennya mencakup pengetahuan moral,  perasaan tentang moral,  dan perbuatan moral. Moral-moral tersebut dijajaki dan dikembangkan berdasarkan nilai-nilai  Islam.  Penerapan pendidikan karakter ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang islami dan  toleran.  Penelitian  ini menggunakan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan pendidikan karakter membutuhkan  keseriusan, pembiasaan,  dan   pembudayaan tentang nilai-nilai.Kata kunci: pendidikan, karakter, nilai-nilai, Islam, akhlak, IslamiAbstract CHARACTER EDUCATION MODEL BASED ON ISLAMIC VALUES TO  CREATE THE  ISLAMIC AND  TOLERANT STUDENTS’ CHARACTER.  The  focus    of this  writing  is  the implementation  of character education that is based on Islamic values. Character education based on Islam means character education which their components include moral knowledge, moral sense and moral action.  Those morals  are explored  and developed  based  on Islam values. The implementation  of character education aims to establish an Islamic students’ character and tolerant. This study  uses library research. The result of this study is the implementation  of character education needs seriousness, habituation, and civilizing the values.Keywords:  character, education, Islami, values, Islamic, character
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.756

Abstract

Dewasa ini pemerintah mengalakan pendidikan yang bercirikan dengan agama,  atau yang sering disebut dengan pendidikan karakter. Seperti kita ketahui bahwa karakter bangsa Indonesia sekarang merosot. Oleh karena itu pendidikan karakter sebagai solusi untuk untuk membangun karakter bangsa agar memiliki karakter yang baik.  Dalam pemberian pendidikan karakter pada  sebuah  lembaga pendidikan dapat  dilakukan   dengan menanamkan nilai-nilai  pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Penelitian yang menggunakan studi kepustakaan ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan karakter yang terdapat dalam pembelajaran  bahasa Indonesia.  Hasil  dari kajian ini menunjukkan bahwap pelaksanaan  pendidikan karakter dalam pembelajaran  Bahasa Indonesia memerlukan pemahaman guru sebagai pelaksana kurikulum  dan fasilitator bagi siswa melalui kegiatan pembelajaran  di sekolah  sehingga siswa tidak hanya memiliki kompetensi yang baik, melainkan  juga memiliki budi pekerti yang terpuji.Kata kunci: pendidikan karakter, pembelajaran Bahasa IndonesiaCHARACTER  EDUCATION   IN   BAHASA   INDONESIA LEARNING.   Today  the   government   mengalakan    education characterized by religion, or what is often  referred to as character education. As we know that the character of the Indonesian nation is  now in decline. Therefore, character  education  as a solution  to the nation’s character in order to build good character. In giving the character education  in an educational  institution  can be done  by instilling the values of character education  in the learning process. This study  whic uses library research, aims to exams the character education contained in Indonesian learning. In this case related to the educational values embodied in learning Indonesian. The result oh this study showed that implementation  of character education in learning Indonesian  requires understanding  the teacher as implementer and facilitator for the student  curriculum through learning activities in schools so that students not only have a good competence, but also has a commendable character.Keywords: character, education, Bahasa Indonesia, learning
URGENSI PEMBINAAN AKHLAK BAGI ANAK-ANAK PRASEKOLAH
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.758

Abstract

Kemajuan di bidang teknologi informasi saat ini, memberikan pengaruh yang besar terhadap anak-anak.suka tidak suka, anak- anak juga sudah mengenal media internet. Karena itu, sebagai orang tua harus turut serta mengontrol dan mengawasi putra putrinya bila berselancar dalam dunia maya. Selain pengawasan yang intensif, penananam  akhlak sejak dini juga harus dilakukan. Disinilah  orang tua  mempunyai peran yang penting dalam pembinaan akhlak bagi anak-anaknya. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya pendidikan akhlak bagi anak usia dini. Kajian ini merupakan penelitian  kepustakaan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa tahapan-tahapan dalam membina akhlak bagi anak-anak, pertama,  memberi contoh kepada anak dalam berakhlak mulia, kedua, menyediakan kesempatan  kepada anak untuk mempraktikkan  akhlak mulia, ketiga, memberi tanggung jawab sesuai dengan perkembangan anak, dan keempat, mengawasi dan mengarahkan anak agar selektif dalam bergaul.kata kunci:  pembinaan akhlak, anak pra sekolah, peran orang tuaTHE  URGENCY OF  MORAL DEVELOPMENT FOR PRE- SCHOOL CHILDREN.  The  advance  in information  technology recently, give a big inluence to the children. Therefore, as parents must participate to control and supervise her son when surfing in cyberspace. Besides intensive supervision, morals early planting should be done. This is where parents have an important  role in the formation of character for her children. This study aims to show how importance the character education for early childhood.  This study  uses library research. The result of this studi showed that parents as the first educators in the family environment. Both should help each other. The roles and stages in fostering morals for children, first, to give an example to children in a noble, secondly, to provide opportunities for children to practice the noble character, the third, giving the responsibility in accordance with the child’s development, and the fourth, supervise and directing children to be selective in the mix.Keywords: moral guidance, pre-school children, the role of parents
PENDIDIKAN PENANAMAN SISTEM NILAI DALAM PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAQ
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.755

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang nilai-nilai  yang terdapat dalam pembelajaran  aqidah akhlaq. Desain pembelajaran  yang digunakan adalah desain penulisan telaah  pustaka.  Jenis data dalam kajian ini adalah literatur yang terkait dengan tema kajian. Islam berkaitan dengan pendidikan spiritual dan membersihkan jiwa dari kejahatan, kebohongan,  kemunafikan, dan prasangka terhadap seseorang tanpa sebab. Dalam pendidikan formal, guru menjadi mentor siswa dalam memiliki akhlakul karimah, dengan menjadi model peran yang baik. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa sumber utama dalam penanaman sistem nilai selain Al- Qur’an dan Al-Sunnah yaitu nilai duniawi, pikiran, adat istiadat dan kenyataan alam.Kata kunci: internalisasi, sistem, nilai, aqidah, pembelajaran, moralitasTHE  EDUCATION OF  GROWING VALUED SYSTEM IN AQIDAH AKHLAQ LEARNING. This article examines the values contained int the aqidah akhlaq learning. The design oh this study is library research. The data of this study are literatures which relates with the topic. Islam is concerned with the spiritual education and cleanse the soul from malice, deceit, hypocrisy, and prejudice against someone without cause. In formal education, the teacher becomes the students’ mentor in having akhlakul karimah, by being good role models. The results of this study showed that the main sources in the growing valued system except Al-Qur’an and Al- Sunnah are worldly values, thoughts, customs, and the reality of nature. Keywords: valued, system, internalization, aqidah, morality, learning
INTERVENSI TEORI PERKEMBANGAN MORAL LAWRENCE KOHLBERG DALAM DINAMIKA PENDIDIKAN KARAKTER
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v8i2.754

Abstract

 Pendidikan karakter sangat berperan dalam membentuk kepribadian siswa sebagai agen perubahan.  Banyak pendidik tidak memahami hubungan yang sangat tertutup antara moral dan karakter. Selama ini pendidik hanya mengaktualisasikan konsep pendidikan karakter sebagai produk yang siap digunakan oleh siapa saja, kapan saja dan kepada setiap orang tanpa mendalam memahami teori dasar yang mendasari lahirnya konsep. Selain itu,  tahap  perkembangan moral peserta didik berpartisipasi dalam proses pencapaian sukses dampak besar dari pendidikan karakter. Tulisan ini diharapkan memberikan wawasan pendidik untuk mampu memahami terutama keberadaan aspek moral dan perkembangan,  sehingga melalui pemahaman  ini, mereka akan mendapatkan teknik pendidikan karakter yang efektif dan memiliki relevansi dengan peserta didik. Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil dari pembahasan didapatkan bahwa pendidik perlu memahami konsep Lawrence Kohlberg pada tahap perkembangan moral, pendidik perlu menerapkan tiga komponen utama pendidikan karakter yang meliputi moral yang mengetahui, perasaan moral, dan perilaku moral sebanding dengan aspek moral dan perkembangan.Kata kunci: pendidikan,  karakter, pengembangan, moralINTERVENTION OF LAWRENCE KOHLBERG’S MORAL DE- VELOPMENT THEORY IN THE DYNAMICS OF CHARACTER EDUCATION. Character  education  is very important  in forming the students’ personality as agents of change. Many educators do not understand the closed relationship between the moral and character. During this period, educators only actualize the character educational concept as a product that is ready to be used by anyone, anytime  and to any person without deeply understanding the basic theory underlying the birth of the concept. Moreover, the learners’ moral development stages participate  in the process of achieving a big impact  success of character  education.  This  article  is expected  that educators  could comprehend  especially the  existence  of moral  and developmental aspects, so that through this understanding , they will get an effective character educational techniques and have relevance to the learners. This study  uses library  research. Te result of this study  is that the educators need to understand  the   Lawrence Kohlberg concept on moral developmental stages, educators are able to implement the three main components of character education.Keywords:  character, education, moral, development

Page 1 of 1 | Total Record : 7