cover
Contact Name
Esti Swatika Sari
Contact Email
humaniora@uny.ac.id
Phone
+628156865456
Journal Mail Official
humaniora@uny.ac.id
Editorial Address
https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Humaniora
ISSN : 14124009     EISSN : 25286722     DOI : https://doi.org/10.21831/hum.v26i2.40019
Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social sciences)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2: Oktober 2016" : 5 Documents clear
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP REMAJA DALAM MERAWAT ORGAN REPRODUKSI Sholaikhah Sulistyaningtyas; Didik Tamtomo; Nunuk Suryani
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 21, No 2: Oktober 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.618 KB) | DOI: 10.21831/hum.v21i2.13110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap merawat organ reproduksi ditinjau dari akses media social pada remaja putri. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan post test control group design. Populasi dalam penelitian adalah remaja putri kelas X SMAN Kerjo Karangnyar sejumlah 60 remaja putri. Kelompok perlakuan 30 remaja putri dan kelompok kontrol 30 diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan uji beda t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,000, 0,05. Artinya, terdapat perbedaan antara kelompok perlakuan dan kelompok control yang akses media keduanya tinggi maupun rendah. Ada pengaruh penyuluhan tentang kesehatan terhadap sikap merawat organ reproduksi ditinjau dari akses media sosial.
TUMBUHAN HERBAL SEBAGAI JAMU PENGOBATAN TRADISIONAL TERHADAP PENYAKIT DALAM SERAT PRIMBON JAMPI JAWI JILID I Hesti Mulyani; Sri Harti Widyastuti; Venny Indria Ekowati
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 21, No 2: Oktober 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.198 KB) | DOI: 10.21831/hum.v21i2.13109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tumbuhan herbal yang dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional terhadap penyakit dalam manuskrip Jawa, yakni Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I (SPJJ I) koleksi Reksapustaka Mangkunegaran Surakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan ilologi modern. Pendekatan ilologi modern digunakan untuk membedah manuskrip SPJJ I. Deskripsi dilakukan untuk tumbuhan herbal yang bermanfaat sebagai pengobatan tradisional terhadap penyakit dan analisis kandungan beserta khasiatnya. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa tumbuhan herbal yang ditemukan terdiri atas akar, rimpang, umbi, kulit kayu, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Di samping itu, juga ditemukan bahan-bahan jamu sebagai pelengkapnya, yaitu, garam, inggu, tembakau (sata awon), air jeruk nipis, air jeruk purut, air perasan daun iler, air susu ibu, air tawar: dingin, panas, dan cuka. Cara pengolahan bahan racikan jamu, yaitu dibakar, digigit-gigit, digoreng, dihaluskan (dipipis, didheplok, digerus), dijemur, dikukus, direbus, dan direndam. Adapun cara pemberian jamu, yaitu di-borèh-kan, di-cekok-kan, diminumkan, di-param-kan, di-pupuk-kan, dan di-tapel-kan
BARI FOLA SEBAGAI MODAL SOSIAL DAN INSTRUMENTASI MASYARAKAT TANGGUH BENCANA Suleman Samuda
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 21, No 2: Oktober 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.524 KB) | DOI: 10.21831/hum.v21i2.13102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidenti ikasi dan melihat gerakan sosial bari fola sebagai modal sosial yang bekerja pada tingkat individu dan tingkat komunitas. Objek penelitian adalah gerakan sosial bari fola yang diprakarsai oleh Ikatan Keluarga Tidore (IKT) Kota Ternate. Pendekatan dan jenis penelitian bersifat kualitatif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan tinjauan pustaka serta dokumentasi. Data dianalisis dengan metode anal isis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bari fola sebagai modal sosial dan instrumentasi masyarakat tangguh bencana yang bekerja pada tingkat individu dan tingkat komunitas. Bari fola yang tumbuh dan berkembang dalam lingkup organisasi Ikatan Keluarga Tidore. Kota Ternate menggambarkan jaringan sosial yang tumbuh atas dasar kesadzran akan norma yang berlaku berdasarkan semboyan “limau ma dade dade ma bara jiko se doe” (persatuan, persaudaraan, dan semangat kekeluargaan). Bari fola juga menjadi media sharing resources atau pembagian sumber daya dalam komunitas melalui solidaritas komunitas yang terbangun atas dasar trust dan norm sehingga memungkinkan untuk mobilisasi sumber daya komunitas guna pencapaian tujuan bersama
EKOWISATA BAHARI DI PANTAI TEUPIN LAYEU IBOIH DAN KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SERTA PENGEMBANGANNYA Dian Aswita; Nurlena Andalia
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 21, No 2: Oktober 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.766 KB) | DOI: 10.21831/hum.v21i2.13104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterlibatan masyarakat pada pengembangan dan pengelolaan ekowisata bahari. Penelitian dilaksanakan di Pantai Teupin Layeu Iboih Kecamatan Sukakarya Kota Sabang. Pendekatan dan jenis penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan metode survei dan observasi lapangan. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa terdapat delapan komunitas lokal yang menjadi penyedia jasa dan memberi layanan wisata kepada para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Teupin Layeu Iboih dan lokasi wisata lainnya yang ada di Iboih. Keseluruhan anggota komunitas adalah masyarakat lokal, sehingga secara tidak langsung proses pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan sendirinya dan partisipasi dalam setiap aktivitas komunitas dirasakan cukup tinggi dalam mendukung pengembangan pariwisata di daerah Iboih
TRADHISI LARUNGAN BUCENG AGUNG DI TELAGA NGEBEL SEBAGAI SARANA PENARIK WISATAWAN - Rusmawati; - Suharti
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 21, No 2: Oktober 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.076 KB) | DOI: 10.21831/hum.v21i2.13108

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan maksud dan tujuan upacara larungan, prosesi upacara larungan, dan manfaat upacara larungan terhadap masyarakat pendukungnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan berperan serta dan wawancara mendalam. Cara analisis data dengan teknik induktif. Teknik pengesahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitiannya seperti berikut. (1) Maksud dan tujuan dari upacara larungan sebagai bagian tradisi dan berkaitan dengan pariwisata. (2) Prosesi upacara larungan dibagi menjadi dua tahapan, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan meliputi persiapan tempat dan persiapan sesaji. Tahap pelaksanaan meliputi pembukaan, serah terima sesaji, kirab dan dilanjutkan dengan me-larung buceng agung ke tengah telaga. (3) Manfaat upacara larungan terhadap pendukungnya adalah sarana permohonan keselamatan, meramaikan pariwisata Telaga Ngebel, meningkatkan hubungan sosial diantara warga, dan meningkatkan ekonomi masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 5