cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022): April" : 13 Documents clear
Analisa Reschedule Repair Kapal Survey Geomarin-III 649 DWT Dengan Menggunakan Critical Path Method M. Andi Handrian; Imam Pujo Mulyatno; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek reparasi sering sekali perencanaan proyek tidak berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan dan dijadwakalkan, maka dari itu penerapan metode penjadwalan menjadi hal yang sangat diperhitungkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan main schedule yang lebih baik baik, mengetahui network planning yang diterapkan serta jalur kritis pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode Critical Path Method dalam analisa penjadwalan proyek kapal Geomarin III yang melakukan reparasi di galangan PT. Dok Bahari Nusantara, Cirebon. Pada proyek reparasi kapal Geomarin III yang dilakukan membutuhkan waktu selama 20 hari namun setelah dilakukannya crashing pada pekerjaan tertentu khususnya 5 pekerjaan, dengan cara penambahan tenaga kerja,pengerjaan proyek menjadi 16 hari, sehingga terjadi penurunan biaya keseluruhan proyek sebesar 6% dari yang semula Rp. 163.670.000 menjadi Rp. 153.790.000. Dalam penelitian ini perhitungan produktivitas berfokus pada pekerjaan pengecatan lambung bagian atas, dengan biaya yang dibutuhkan sebelum dilakukan crashing sebesar Rp. 9.100.000. Setelah dilakukan nya crashing selama 4 hari terjadi penurunan biaya sebesar 20% dengan cara penambahan tenaga kerja sebanyak 7 orang, maka biaya yang dibutuhkan menjadi sebesar Rp. 7.280.000. Hal ini terjadi karena pekerjaan yang semula melakukan lembur kerja selama 2 hari menjadi tidak ada lembur karena dilakukan crashing, namun jumlah mandays nya tetap sama dikarenakan jumlah pekerja yang bertambah dan hari kerja yang berkurang
Analisa Waktu Dan Biaya Dengan Menggunakan Metode Earn Value Analysis Pada Proyek Reparasi Kapal KT Tirtayasa II Muhammad Rizqie; Wilma Amiruddin; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu isu penting dalam maajemen proyek adalah estimasi waktu penyelesaian proyek serta biaya juga merupakan faktor penentu keberhasilan proyek. Studi kasus reparasi kapal KT Tirtayasa II yang mengalami penyimpangan jadwal. Berdasarkan keadaan tersebut diperlukan analisis kinerja proyek tersebut. Rencana proyek berlangsung selama 90 hari dengan total nilai kontrak sebesar Rp 4.779.683.380, 04,-(PPN 10%). Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja proyek tersebut serta menghitung estimasi waktu dan biaya akhir proyek. Penelitian ini menggunakan metode earn value analysis atau EVA. Earn Value Analysis merupakan metode evaluasi kinerja proyek yang telah diadaptasi dalam manajemen proyek untuk memperkirakan hail akhir melalui pemantauan planned value, earned value,  biaya aktual dan waktu aktua.. Hasil analisa didapatkan bahwa proyek akan mengalami keterlambatan dilihat dari nilai SPI 0,85 pada peninjauan kelima. Serta biaya yang dikeluarkan lebih banyak dari biaya yang dianggarkan ditunjukkan dengan nilai CPI 0,98. Kemudian hasil perhitungan perkiraan biaya pekerjaan tersisa proyek sebesar Rp.1,568,214,415.23 dan estimasi biaya akhir proyek sebesar Rp. 4,021,062,603.16 (Tanpa PPN). Perkiraan waktu total untuk penyelesaian proyek selama 105 hari, terlambat 15 hari dari 90 hari rencana. Manfaat penelitian ini dapat menjadi early warning bagi pelaksana proyek terhadap kinerja proyek apabila terjadi pemasalahan ketidaksesuaian pelaksanaan proyek sehingga dapat mencari solusi perbaikannya sebelum proyek sudah diujung jadwal penyelesaiannya.
Analisa Sifat Mekanik Pengelasan GMAW (Gas Metal Arc Welding) Alumunium 6061 dengan Variasi Holding Time pada Proses Normalizing Nanda Rizki Yani Liara; Sarjito Joko Sisworo; Untung Budiarto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alumunium 6061 termasuk logam unsur jenis non-ferro yang bersifat ulet, mudah teroksidasi dan tahan terhadap korosi. Las GMAW merupakan pengelasan logam sejenis dengan memanfaatkan bahan tambahan berupa kawat puntalan dan gas pelindung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai hasil dari kekuatan uji tarik, uji tekuk, uji impak dan stuktur mikro alumunium 6061 jenis las GMAW suhu normalizing 415°C. Penelitian ini menggunakan metode eksperiman setelah perlakuan normalizing holding time 30, 60 dan 90 menit. Penelitian ini menghasilkan bahwa spesimen nilai rata- rata kekuatan tarik tertinggi normalizing 30 menit sebesar 174,97 Mpa. Untuk nilai regangan tertinggi dari pada normalizing 90 menit  sebesar 17,50 %. Nilai tertinggi modulus elastisitas rata-rata yaitu normalizing 30 menit sebesar 13,97 Gpa. Nilai rata - rata tegangan tekuk tertinggi didapat dari normalizing 90 menit sebesar 259,64 Mpa. Pengujian impak nilai impak tertinggi dari normalizing 90 menit sebesar 0,086 J/mm². Dan uji mikro Spesimen normalizing 90 menit memiliki besar butir material lebih besar. Sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa normalizing 30 menit untuk uji tarik memiliki nilai yang lebih besar, sedangkan untuk pengujian tekuk normalizing 90 menit memiliki nilai tekuk yang lebih besar.
Studi Perancangan Trash Skimmer Boat Tipe Katamaran untuk Wilayah Perairan Wisata Pantai di Kabupaten Rembang Febrian Wahyu Wijaya; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah perairan wisata pantai di Kabupaten Rembang mengalami masalah yang sulit diatasi bagi masyarakat Rembang yaitu pengangkutan sampah laut. Sistem pengumpulan yang kurang maksimal karena keterbatasan alat teknologi angkut sampah atau pembersih sampah dan kurangnya fasilitas-fasilitas yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat kapal pembersih sampah yang cocok dengan perariran wisata pantai di Kabupaten Rembang. Proses perancangan kapal ini menggunakan perhitungan regresi linier sederhana, membuat desain lines plan kapal, General Arrangement kapal dan 3D modeling menggunakan software, perhitungan stabilitas menggunakan standar dari IMO dan HSC Multihull, perhitungan hambatan menggunakan metode Molland, menganalisis hidrostatik kapal serta menghitung estimasi biaya pembangunan kapal. Hasil dari perhitungan diperoleh dimensi ukuran Trash Skimmer Boat L = 14,4 m, B1= 1,185 m B = 4,17 m, T = 0,7 m, H = 1,33 m, Cb = 0,452 dengan daya angkut muatan sebesar 0,01454 ton/hari. Hasil analisa stabilitas memenuhi dari kriteria IMO dan HSC Multihull dan hambatan total mencapai sebesar 16,3 kN dengan kecepatan 7 knot serta biaya pembangunan Trash Skimmer Boat mencapai Rp 658.507.256.
Analisa Teknis Papan Laminasi Serat Bambu Petung Dengan Serat Fiberglass Woven Roving Untuk Material Kulit Kapal Pani Prima Tambunan; Hartono Yudo; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang industri mendorong pemenuhan kebutuhan akan material  dengan karakteristik tertentu, berbagai material sudah diteliti guna mendapatkan material yang lebih baik, salah satunya material komposit. Komposit memiliki keunggulan yang mudah dibentuk, ringan dan kekuatan yang tinggi, keunggulan ini mendorong komposit sebagai bahan pengganti material logam konvensional pada berbagai produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik, tekuk, impak dari material komposit berpenguat serat fiberglass dan serat bambu petung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian tarik, tekuk dan impak terhadap material komposit. Hasil yang diperoleh untuk kekuatan tarik laminasi bambu petung dan serat fiberglass yang paling tinggi ada pada variasi susunan serat bambu 7 lapis dengan serat fiberglass 6 lapis dengan hasil kuat tarik rata- rata sebesar 207.12 Mpa. Pengujian tekuk pada  variasi susunan 7 lapis dengan serat fiberglass 6 lapis diperoleh hasil kekuatan tekuk tertinggi yaitu sebesar 249.78 Mpa. Nilai pengujian impak juga berbanding lurus dengan nilai pengujian tarik dimana variasi susunan serat bambu 7 lapis dengan serat fiberglass 6 lapis memiliki kuat impak tertinggi yaitu sebesar 293.48 Kj/  Komposit serat bambu petung dengan serat fiberglass dapat digunakan sebagai material kulit kapal karena telah memenuhi persyaratan minimum yang ditetapkan oleh BKI.
Studi Perancangan Kapal Penyedot Lumpur Sebagai Upaya Mengatasi Pendangkalan Sungai Barito di Kalimantan Selatan nur khakiki; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai barito adalah salah satu sungai terpanjang dan terbesar yang ada di dikalimantan. Aliran sungai barito membentang dari provinsi Kalimantan tengah hingga Kalimantan selatan.Sungai ini dimanfaatka untuk banyak keperluan seperti transportasi air, perdagangan, pariwisata, serta jalur pengangkutan hasil tambang. Sejalan dengan pemanfaatan sungai barito,perlu diperhatikan juga masalah–masalah yang sekiranya timbul berkaitan dengan sedimentasi atau pendangkalan sungai yang dapat menganggu aktivitas sungai barito. Tujuan dari penelitian ini ialah merancang kapal suction dredger sebagai upaya mengatasi masalah yang ada di sungai barito. Kapal keruk ini sangat cocok digunakan untuk pemeliharaan alur pelayaran, serta dapat digunakan di tempat-tempat sempit dan sulit seperti rawa-rawa, sungai dll. Metode yang digunakan dalam perancangan kapal suction dredger ini menggunakan metode parent design approach yang disesuaikan dengan karakteristik sungai barito. Dari perhitungan yang telah dilakukan di dapatkan dimensi kapal yaitu panjang LPP 19,5, lebar 5,66 m, sarat 0,9 m dan cb 0,8.  Sedangkan untuk pembuatan 3D modeling kapal ini dibantu menggunakan software, hasil  analisa stabilitas kapal suction dredger ini berdasarkan kreteria IMO dan telah memenuhi kreteria tersebut.
Analisis Kekuatan Kapal Fiberglass Hasil Redesain Kapal Ikan Tradisional Tambak Lorok Akibat Tubrukan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal ikan tradisional pada umumnya dibuat dengan bahan kayu, namun ketersediaan bahan kayu di alam terbatas, sehingga diperlukan alternatif bahan baku lainnya, salah satunya adalah fiberglass. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan kapal fiberglass hasil redesain dari kapal tradisional Tambak Lorok yang mempertahankan ukuran utamanya. Simulasi kapal tubrukan dengan jetty dilakukan dengan 4 variasi kecepatan yaitu 1 knot, 3 knot, 5 knot, 7knot selama 0,01 detik. Besar tegangan von-mises maksimal untuk kecepatan 1 knot; 3 knot; 5 knot; 7 knot berturut-turut adalah 76,3 MPa; 210,93 MPa; dan 278,71 MPa; 321,72 MPa . Energi internal maksimal yang diserap oleh kapal untuk kecepatan 1 knot; 3 knot; 5 knot; 7 knot adalah 27,747 J; 252,66 J; 725,56 J; 1049,8. Gaya maksimal yang dihasilkan untuk kecepatan 1 knot adalah 100,11 N dengan deformasi 2,871 mm. Untuk kecepatan 3 knot, besar gaya maksimal yang dihasilkan adalah 1396 N dengan deformasi 8,047 mm. Untuk kecepatan 5 knot, besar gaya maksimal yang dihasilkan adalah 2118,9 N dengan deformasi 13,529 mm. Sedangkan untuk kecepatan 7 knot besar gaya maksimal yang dihasilkan adalah 2274,1 N dengan deformasi 19,513 mm. Hasil analisa menunjukan nilai tegangan, energi internal, gaya, dan deformasi yang dihasilkan akan semakin besar dengan bertambahnya kecepatan awal kapal. Nilai tegangan kapal telah mencapai ultimate strength material pada kecepatan 7 knot.
Analisa Kekuatan Struktur Deck Crane Kapal Tanker 6500 DWT Menggunakan Metode Elemen Hingga Akbar Trihantoro; Imam Pujo Mulyanto; Wilma Amiruddin
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal oil tanker merupakan kapal yang dirancang untuk mengangkut muatan minyak bumi cair dalam jumlah yang besar dan Saat melaksanakan bongkar muat, biasanya kapal tanker memerlukan alat bantu pesawat peringan yaitu crane. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekuatan dan keamanan suatu struktur. Keamanan dalam operasi bongkar muat menjadi penting sehingga perlu adanya Analisa kekuatan pada struktur deck crane. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode elemen hingga. Pembebanan yang diberikan yaitu beban SWL 15 ton dengan beberapa variasi sudut putar dan elevasi. Penelitian ini mendapatkan hasil nilai tegangan maksimum yang terjadi pada deck crane dengan sudut elevasi 0o dan sudut putar 90o sebesar 147,1 Mpa. Nilai tegangan minimum pada deck crane terjadi pada sudut elevasi 55o dan sudut putar 0o sebesar 31,8 Mpa. Area kritis pada penelitian ini terjadi pada struktur deck. Hasil penelitian ini kemudian dihitung menggunakan rumus safety factor, dapat disimpulkan bahwa instalasi dari konstruksi deck crane memenuhi standar aturan tegangan ijin BKI sebesar 190 Mpa. Sehingga struktur masih dalam kategori aman.
Optimasi Percepatan Pada Proyek Reparasi KM Fajar Bahari V Dengan Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Fadjri Prawiro Utomo Sadewo; Wilma Amiruddin; Kiryanto .
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan proyek reparasi KM Fajar Bahari V menghabiskan durasi yang panjang karena keterlambatan pengadaan material serta kurang efektifnya kinerja dari para pekerja galangan tersebut sehingga membutuhkan perencanaan penjadwalan serta pengoptimalan waktu dan produktivitas kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat waktu penyelesaian proyek dengan penambahan biaya yang optimum terhadap kegiatan yang dipercepat waktu pekerjaannya melalui penerapan alternatif percepatan. Metode Time Cost Trade Off (TCTO) digunakan sebagai solusi untuk mengatasi keterlambatan, yaitu metode penjadwalan proyek dengan melakukan pertukaran waktu dan biaya Metode ini akan diterapkan pada reparasi Kapal KM Fajar Bahari V dengan alternatif percepatan yang diterapkan dengan menambah jam kerja dan menambah tenaga kerja. Hasil analisa dengan metode Time Cost Trade Off didapatkan hasil bahwa pada reparasi KM Fajar Bahari V dilakukan percepatan selama 6 hari, dari total durasi proyek yang rencananya selama 20 hari menjadi 14 hari dengan efisiensi waktu 30% dan penambahan biaya sebesar 0,58% yaitu Rp. 9.150.000,00
Perancangan Kapal Pariwisata Pada Kawasan Danau Toba Dengan Bentuk Lambung Monohull Berbahan Unplastizied Poly Vinyl Chloride (uPVC) Harry Immanuel Pangaribuan; Ahmad Fauzan Zakki; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pariwisata yang terjadi di Danau Toba meningkatkan perkembangan transportasi perairan Di Danau Toba, sebagian besar lambung kapal berbahan kayu. Untuk menambah keanekaragaman kapal pariwisata, pembuatan jenis kapal baru dengan  lambung monohull berbahan uPVC. Kelebihan dari penggunaan pipa PVC yaitu bernilai lebih ekonomis serta lebih menguntungkan untuk diinvestasikan dari segi IRRnya. Pemilihan bahan uPVC pada penelitian ini karena lebih elastis, tidak mudah rusak, lebih kuat dan keras jika dibandingkan dengan pipa PVC, serta uPVC berbentuk lembaran sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang kapal pariwisata dengan bentuk lambung monohull berbahan uPVC, dan menjadikan material uPVC sebagai alternatif dalam pembuatan kapal. Penelitian ini menemukan bahwa kapal monohull berbahan uPVC yang dirancang memiliki ukuran uatama kapal LPP 14,79 m, tinggi 2,00 m, lebar 4,5 m, sarat 0,7 m, CB 0,6, dengan kapasitas penumpang maksimal 40 orang. Analisis tegangan struktural kapal menggunakan software FEM didapatkan 3,393 MPa pada kondisi air tenang, 2,129 MPa pada saat kondisi sangging, 3,422 MPa pada kondisi hogging. Hasil nilai tegangan kapal ini masih berada dibawah nilai tegangan izin uPVC yaitu sebesar 3,45 MPa, sehingga dianggap aman untuk beroperasi pada kawasan Danau Toba.

Page 1 of 2 | Total Record : 13