cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2024): April" : 35 Documents clear
Implementasi ISM Code Pada Kapal Di Pelabuhan Tanjung Priok Hidayatullah, Muhammad Rafi; Budiarto, Untung; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bersumber pada data KNKT dari tahun 2019 hingga 2023 terdapat 72 kasus kecelakaan pelayaran di Indonesia, banyaknya jumlah kapal dan pengguna jasa di wilayah perairan Indonesia tidak serta merta menjamin keselamatan yang aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan ISM Code pada kapal-kapal yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Berdasarkan hasil korespondensi dengan analisis Importance-Performance didapatkan berupa diagram hasil penelitian Implementasi ISM Code pada kapal-kapal di Pelabuhan Tanjung Priok menyimpulkan bahwa terdapat 4 aspek yang harus ditingkatkan, yaitu prosedur pelaksanaan kesiapan menghadapi keadaan darurat. Kedua, prosedur pelaksanaan lingkungan kerja yang terjamin aman untuk pengoperasian kapal. Ketiga, prosedur perawatan dan perbaikan untuk semua bagian dari sistem kapal. Keempat, pelaksanaan inspeksi pada sistem perawatan peralatan di kapal. Pemahaman perihal ISM Code yang diperoleh dari jawaban officer termasuk dalam kategori baik, yaitu 86,81% memberikan jawaban tepat. Serta tingkat pemahaman ABK termasuk dalam kategori baik, 88,40% pertanyaan mampu dijawab dengan tepat oleh para ABK. Sedangkan hasil yang diperoleh dari metode CSI diketahui bahwa nilai keseluruhan semua aspek tingkat kepuasan ABK dan officer adalah 91,10%. Berdasarkan tabel indeks kepuasan, menunjukan bahwa ABK dan officer sangat puas dengan kebijakan manajemen keselamatan yang diterapkan perusahaan pelayaran.
Analisa Perubahan Material Kayu ke Fibreglass Terhadap Performa Kapal Tradisional Tipe Sopek di Daerah Tambak Lorok Afidha, Vidya Karima; Amiruddin, Wilma; Zakki, Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal ikan Tambak Lorok dibuat dengan material kayu yang saat ini mulai terbatas keberadaannya di alam. Tujuan penelitian ini adalah memodifikasi material pembuat kapal ikan kayu menjadi fibreglass dengan tetap mempertahankan nilai L, B, dan H kapal ikan Tambak Lorok. Modifikasi yang diarahkan  dalam bentuk dua variasi lambung kapal yaitu kapal Hard Chine dan Round Bottom. Hasil modifikasi tersebut akan dianalisa untuk mengetahui performa stabilitas dengan kriteria IMO dan olah gerak menggunkanan ktiteria Tello.  Modifikasi kapal fiberglass memiliki berat lebih ringan 44% sebesar 0,285 ton. Pengujian kapal ikan Tambak Lorok pada kriteria nilai maksimal GZ pada θ ≥ 30o didapat  hasil terendah sebesar 0,182m pada saat kondisi pembebanan II dan  IV , kriteria tinggi minimal GMt  didapatkan nilai terendah sebesar 0,299m. Kinerja olah gerak kapal Hard Chine lebih baik daripada kapal Round Bottom. Parameter RMS of pitch diperoleh 2,11o pada sudut 180o  dan pada parameter RMS of roll diperoleh 4,57o, sedangkan kapal ikan Tambak Lorok pada paremeter RMS of pitch diperoleh 2,600 pada sudut 1800 dan nilai parameter RMS of roll diperoleh 5,810 pada sudut 900.
Perancangan Kapal Container 4000 TEU Untuk Rute Jakarta – Shanghai Abizar, Muhammad Affan; Budi Santosa, Ari Wibawa; Jokosisworo, Sarjito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibutuhkan pengangkutan muatan kargo melalui transportasi laut sebagai konektivitas antar pulau dan juga mendorong pertumbuhan perekonomian global. Kapal container yang akan dirancang untuk menunjang proses distribusi muatan dari Jakarta – Shanghai akan memperhitungkan ukuran utama, rencana garis, rencana umum, analisa hambatan kapal, stabilitas kapal dan hidrostatis kapal. Metode perancangan kapal container tersebut memerlukan kapal pembanding sebagai acuannya. Tujuan penelitian tersebut ialah untuk merancang kapal container yang dimana perancangan tersebut memudahkan dalam pengiriman pada muatan barang melalui jalur laut dan data yang didapatkan sesuai dalam kriteria di perairan wilayah Jakarta – Shanghai. Pada perancangan kapal ini perancang menggunakan metode perbandingan untuk mendapatkan ukuran utama kapal, menggunakan aplikasi Maxsurf sebagai pemodelan dan sebagai analisa karakteristik dari kapal tersebut. Ukuran utama kapal didapatkan yaitu Lpp = 175,41 m, B = 27,67 m, H = 17,19 m, T = 11,34 m, Vs = 13,90 knot, dengan displacement 44352 ton dan Cb = 0,78  
Analisis Motion dan Tension Mooring Line Kapal Ro-Ro Di Pelabuhan Merak Pada Kondisi Ekstrem Yupiter, Frengki; Mursid, Ocid; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses bongkar muat kapal di pelabuhan umumnya menggunakan sistem tambat untuk mengurangi olah gerak kapal. Di Pelabuhan ASDP Merak sendiri kerap kali mengalami kecelakaan ketika proses bongkar muat kapal yang diakibatkan oleh gelombang tinggi, khususnya pada bulan Desember-Februari.Kapal Ferry sendiri juga salah satu jenis kapal yang memiliki banyak peraturan yang mengawasi, dikarenakan salah satu objek vital seperti halnya kapal tanker. Tujuan dari penilitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui motion kapal dan juga tegangan tali tambat kapal ketika gelombang tinggi yang kemudian dilaraskan dengan standar API RP-2SK dan PIANC; Metode yang digunakan pada penilitian ini yaitu metode numerik dengan time domain analysis di Ansys AQWA. Penelitian ini menggunakan objek kapal ro-ro 5000GT dengan sistem tambat yang ada di dermaga Pelabuhan ASDP Merak. Variasi dari penelitian ini yaitu kondisi loadcase kapal (arrival dan departure), ketinggian gelombang, serta sudut arah datang gelombang. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu pada kondisi loadcase departure pada gelombang 1.05 meter dimana nilai surge = 0.261 m; sway = 0.418 m; heave = 1.202 m; roll = 1.479°; pitch = 2.523°; yaw = 0.728°. Sedangkan pada kondisi loadcase arrival pada gelombang 1.05 meter dimana nilai surge = 0.423 m; sway = 0.421 m; heave = 1.559 m; roll = 1.963°; pitch = 2.689°; yaw = 1.554°. Berdasarkan hasil analisa yang dilakuakan, nilai safety factor tension mooring line pada kondisi loadcase departure sudah lebih dari 1.67, sedangkan pada kondisi loadcase arrival terdapat case dimana nilai safety factor tension mooring line kurang dari standar API RP2-SK.
Analisis Teknis Ekonomis Pengoperasian Kapal Motor Nelayan Karena Perubahan Fishing Ground Ibrahim, Muhammad Husein; Amiruddin, Wilma; Budi Santosa, Ari Wibawa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis dan ekonomis pengoperasian kapal motor nelayan di Tambak Lorok, Semarang, sebagai respons terhadap perubahan fishing ground. Studi ini dilakukan dengan mengambil satu kapal motor nelayan sebagai objek penelitian. Analisis teknis melibatkan pengukuran hambatan total kapal menggunakansoftware Maxsurf untuk menghitung pemakaian BBM, sementara analisis ekonomis melibatkan perhitungan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan perubahan fishing ground dan perubahan mesin utama, hambatan total kapal sebesar 4,2 kN, dengan pemakaian BBM sebanyak 41,55 liter. Sementara nilai NPV meningkat menjadi Rp36.887.861,29, IRR mencapai 25,62%, dan PP berkurang menjadi 3,5 tahun. Sebagai perbandingan, sebelum perubahan, nilai NPV adalah Rp15.645.322,68, IRR sebesar 19,75%, dan PP 4,23 tahun. Perubahan ini mengindikasikan peningkatan efisiensi dan profitabilitas pengoperasian kapal. Dengan adanya modifikasi ini, penghasilan nelayan meningkat secara signifikan karena area fishing ground yang baru lebih produktif diakibatkan faktor jarak tempuh fishing ground semakin jauh. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi nelayan di Tambak Lorok dalam menghadapi perubahan lingkungan dan mengembangkan strategi adaptasi yang lebih efektif. Kesimpulannya, modifikasi fishing ground dan perubahan mesin utama kapal terbukti lebih menguntungkan dan berkelanjutan bagi nelayan.
Perancangan Kapal Tanker 30000 DWT Untuk Rute Pelayaran Surabaya - Singapura Maretreliano, Farand; Mulyatno, Imam Pujio; Budiarto, Untung
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibutuhkan pengangkutan muatan curah melalui transportasi laut sebagai konektivitas antar pulau dan juga mendorong pertumbuhan perekonomian global. Kapal Tanker yang akan dirancang untuk menunjang proses distribusi muatan dari Surabaya – Singapura akan memperhitungkan ukuran utama, rencana garis, rencana umum, analisa hambatan kapal, stabilitas kapal dan hidrostatis kapal. Metode perancangan kapal Tanker tersebut memerlukan kapal pembanding sebagai acuannya. Tujuan penelitian tersebut ialah untuk merancang kapal Tanker yang dimana perancangan tersebut memudahkan dalam pengiriman pada muatan barang melalui jalur laut dan data yang didapatkan sesuai dalam kriteria di perairan wilayah Surabaya – Singapura. Pada perancangan kapal ini perancang menggunakan metode perbandingan untuk mendapatkan ukuran utama kapal, menggunakan aplikasi Maxsurf sebagai pemodelan dan sebagai analisa karakteristik dari kapal tersebut. Ukuran utama kapal didapatkan yaitu Lpp = 171.89 m, B = 29.74 m, H = 17,10 m, T = 10.74 m, Vs = 13,09 knot, dengan DWT 30000 ton dan Cb = 0,78
Analisis Pengaruh Variasi Kuat Arus Listrik dan Posisi Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) Terhadap Kekuatan Material Baja Karbon Sedang Sembiring, Benami I G; Budiarto, Untung; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Proses pengelasan SMAW merupakan teknik penyatuan material di mana dua atau lebih bahan digabungkan dengan memakai elektroda sebagai sumber panas untuk melelehkan material bajat. Kekuatan sambungan pengelasan dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, termasuk perubahan arus listrik dan posisi pengelasan. Perubahan dalam arus listrik memiliki dampak yang signifikan pada kekuatan hasil pengelasan karena perbedaan panas yang dihasilkan oleh masing-masing arus listrik. Selain itu, posisi pengelasan berperan dalam menentukan letak atau orientasi gerakan elektroda pada  pengelasan, walaupun pemilihan posisi pengelasan bergantung pada karakteristik objek kerja yang akan dilas. Pengujian dilakukan melalui uji tarik sesuai standar ASTM E8 dan uji impak metode Charpy sesuai standar ASTM E23. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan nilai uji tarik dan uji impak dengan variasi arus listrik 100A, 120A, dan 140A, serta posisi 2G dan 3G. Untuk penelitian ini material yang digunakan yaitu baja ST 60 dengan ketebalan 10 mm dan elektroda E7018 berdiameter 3,2 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ratarata tegangan tarik tertinggi terdapat pada arus listrik 100A dan posisi 2G sebesar 798,29 MPa, dengan nilai regangan paling tinggi sebesar 4,30%. Selain itu, nilai modulus elastisitas tertinggi terdapat pada arus listrik 100A dan posisi 3G, yaitu sebesar 143,49 GPa. Nilai impak terbaik dihasilkan dari arus listrik 100A pada posisi 2G sebesar 1,37 J/????????2.         
Analisa Penambahan Bulbous Bow pada Kapal Ro-ro Guna Memperkecil Nilai Hambatan Kapal Hanzallahh, Muhammad Thareq Fajri; Trimulyono, Andi; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh (IMO), Emisi rumah kaca yang disebabkan oleh aktivitas perkapalan telah meningkat dari 977 juta ton pada tahun 2012 menjadi 1.076 juta ton pada tahun 2018 salah satu upaya adalah dengan mengurangi hambatan kapal. Hambatan gelombang menunjukan potensi desain yang cukup besar. Perubahan moderat pada rancangan garis dapat mengakibatkan perubahan yang cukup besar dari hambatan gelombang. Salah satu komponen kapal yang dapat didesain untuk mempengaruhi hambatan kapal adalah dengan penambahan bulbous bow. Bulbous bow merupakan suatu bentuk haluan yang dapat mempengaruhi aliran fluida disekitar lambung kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar performa hambatan kapal kebutuhan daya mesin yang ketika kapal ditambahkan bulbous bow. Variasi yang digunakan untuk menghitung hambatan kapal adalah variasi kecepatan, 3,75 knot, 7,5 knot, 11,25 knot, dan 15 knot. Berdasarkan hasil simulasi dengan CFD, Pada kecepatan lebih tinggi pengaruh bulbous lebih terlihat. Kapal dengan bulbous bow tipe V menghasilkan nilai hambatan total paling optimal, sebesar 97,9574 kN dibandingkan dengan kapal tanpa bulbous bow sebesar 114,4592 kN. Nilai hambatan yang rendah maka daya mesin yang dibutuhkan pada kapal dengan bulbous bow tipe V adalah sebesar 1692,51 HP dan membutuhkan penggunaan bahan bakar sebesar 21,99 ton pada jarak pelayaran 1000 Nm.
Perancangan Kapal General Cargo 8200 DWT Untuk Rute Pelayaran Jakarta - Samarinda Rinanggara, Yozar; Santosa, Ari Wibawa Budi; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sumber daya melimpah baik itu sumper daya alam maupun manusia. Berbagai komoditas dan produk telah dikembangkan yang membuat alur perdagangan semakin ramai, khusunya jalur laut yang merupakan keunggulan Indonesia. Indonesia memiliki beberapa komoditas antara lain produk hasil pertanian, produk perikanan dan hasil laut, bahan bangunan, alat perkantoran dan lain-lain. Untuk memasarkan produk ini diperlukan alat transportasi. Kapal general Cargo digunakan untuk mernindahkan barang kemasan dalam jumlah besar dalam jumlah besar dengan efektif dan ekonomis. Desain kapal general cargo yang dirancang mempertimbangkan data kapal pembanding yang dijadikan contoh model dan rute pelayaran yang dilalui. Dari penelitian yang dilakukan di dapatkan ukuran utama kapal yang sesuai daerah pelayaran adalah LOA 113,44 m, LWL 110,67 m, B 18,45 m, T 8,4 m, cb 0,70 serta DWT 8200 Ton. Melakukan perancangan Rencana umum yang disesuaikan dengan kebutuhan ruangan dan fungsinya.Dilakukan analisa hambatan kapal dengan pendekatan Holtrop.vDilakukan analisa stabilitas secara komputasi yang mengacu pada kriteria IMO
PERANCANGAN KAPAL BULK CARRIER 21600 DWT UNTUK RUTE PELAYARAN MAKASSAR - GUANGZHOU Prayitno, Yoga Hadi; Amiruddin, Wilma; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi ini perdagangan antar negara semakin sering terjadi. Cina merupakan salah 1 negara yang menjadi pasar tujuan oleh beberapa negara di Asia bahkan sampai Eropa dan Amerika. Produk dan komoditas yang dijual ke pasar Cina beragam seperti produk pertanian, logam dan mineral hasil tambang, material dan bahan bakar penghasil energi, kendaraan, sirkuit elektronik, karet dan lainnya. Indonesia memeliki beberapa komoditas ekspor antara lain produk hasil pertanian, produk perikanan dan hasil laut, CPO, kakao, kopi, batu bara, nikel, besi dan baja. Untuk memasarkan produk ini diperlukan alat transportasi. Kapal Bulk carrier digunakan untuk memindahkan bahan curah dan mentah dalam jumlah besar dengan efektif dan ekonomis. Desain kapal bulk carrier yang dirancang mempertimbangkan data kapal pembanding yang dijadikan contoh model dan rute pelayaran yang dilalui. Dari penelitian yang dilakukan di dapatkan ukuran utama kapal yang sesuai daerah pelayaran adalah LOA 172,55 m, LWL 168,34 m, B 26,35 m, T 8,97 m, cb 0,77 serta DWT 21600 Ton. Melakukan perancangan Rencana umum yang disesuaikan dengan kebutuhan ruangan dan fungsinya. Dilakukan analisa stabilitas secara komputasi yang mengacu pada kriteria IMO. Dilakukan analisa hambatan kapal dengan pendekatan Holtrop.

Page 3 of 4 | Total Record : 35