cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 4, Number 1, Tahun 2015" : 5 Documents clear
PSYCHOLOGICAL CONFLICTS OF ANNIE CHARACTER IN THE HORSE WHISPERER NOVEL WRITTEN BY NICHOLAS EVANS LESTARI, KOLONA BUDI
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Number 1, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.519 KB)

Abstract

The purposes of this thesis are to analyze the intrinsic and extrinsic elements contained in The Horse Whisperer novel written by Nicholas Evans and to analyze the novel deeply using Psychological Theory of Id, Ego, and Superego by Sigmund Freud. The method used in the writing of this thesis is library research through internet browsing and reading books. Nicholas Evans’s The Horse Whisperer tells about the story of a woman who tries to heal her child and her horse suffering from trauma after having an accident. They both have burden of life and trauma that they face until they find a horse whisperer who does not only heal their horses but also their lives. From the analysis, the writer can conclude that Annie has Id, Ego and Superego in herself and she has to control it to get balance psychological life. The author shows several psychological aspects which make this novel become attractive.
LIDIAWATI SIADARI SIADARI, LIDIAWATI
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Number 1, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.547 KB)

Abstract

Bahasa merupakan piranti penting dalam berkomunikasi. Manusia menggunakan bahasa untuk saling berinteraksi dan berbagi pendapat antara satu dengan yang lain. Kesopanan (Politeness) sangat diperlukan dalam berkomunikasi. Kesopanan (Politeness) adalah suatu sistem hubungan antara manusia yang diciptakan untuk mempermudah hubungan dengan meminimalkan potensi konflik dan perlawanan yang melekat dalam segala kegiatan manusia. Menjadi sopan tidaklah mudah, selain mengerti mengenai bahasa, penutur juga harus memahami mitra tutur. Oleh karena itu sangat diperlukan oleh penutur untuk memahami beberapa strategi dalam kesopanan. Suatu percakapan terdengan lebih sopan apabila penutur menggunakan beberapa strategi kesopanan, hal itu berguna agar penutur dan mitra tutur merasa nyaman antara satu dengan yang lain.Dalam tesis ini, penulis tertarik mengamati bahasa lisan khususnya percakapan pada acara televisi. Adapun objek yang dikaji adalah ujaran Dedy Corbuzer, dalam program Hitam Putih pada tanggal 13 September 2013. Penulis menganalisis jenis strategi kesopanan yang dipakai oleh presenter untuk mewancarai narasumber.Penelitian ini merupakan penilitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penulis menggunakan teknik purposive sampling technique untuk mengambil 17 ujaran dalam dialog program Hitam Putih sebagai data penelitian. Metode Simak Bebas Libat Cakap (Sudaryanto, 1993)  digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya, penulis menggunakan metode padan untuk menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dialog Hitam Putih, presenter menggunakan 2 ujaran dengan menggunakan Bald on Record Politeness Strategy, 3 ujaran menggunakan Negative Politeness Strategy, 11 ujaran menggunakan Positive Politeness Strategy, dan 1 ujaran menggunakan Off Record Politeness Strategy.
The Relationship BetweenThe Hefflys and Their Teenage Sons As Reflected in Diary of a Wimpy Kid: Rodric Rules Movie ROCHANIA, PUJI NASTITI
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Number 1, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.217 KB)

Abstract

Keluarga merupakan tempat pertama kalinya seorang anak mempelajari kebiasaan dalam mengetahui benar atau salahnya suatu hal. Hal ini juga terjadi di Amerika. Peran orang tua sangatlah penting dalam membentuk kepribadian seorang anak.  Disamping keluarga, lingkungan sekitar anak diluar keluarga juga ikut serta dalam pembentukan kepribadian mereka. Skripsi ini akan membahas tentang hubungan antara orang tua dananak remaja laki-lakinya di Amerika yang diceritakan dalam film Diary of Wimpy Kid: Rodric rules. Tujuan analisis pada skripsi ini adalah menjelaskan tentang konflik apa saja yang muncul sebagai akibat remaja yang melanggar aturan dari orang tua, serta bagaimana cara orang tuan mengatasi kenakalan anak-anaknya. Analisis intrinsik film ini menggunakan teori naratif dan teori sinematograf. Sebagai analisis ekstrinsik, penulis menggunakan teori tentang peran orang tua dan teori mengenai apa saja yang mempengaruhi kebiasaan seorang remaja. Semua teori didapatkan dari buku-buku dan website yang terkait.Di dalam analisis, penulis menemukan bahwa segiat apapun orang tua mengajarkan hal baik kepada anak remaja laki-lakinya namun di luar rumah bisa saja teman-temannya mengajarkan hal buruk kepadanya hingga ia  terpengaruh untuk berkelakuan buruk pula. Jadi, sebaiknya orang tua Amerika memastikan dan mengetahui siapa saja teman anaknya: apakah akan mengakibatkan suatu hal yang buruk atau tidak. Dengan demikian, anak remaja laki-laki mereka tumbuh sebagai anak yang baik-baik pula di masa mendatang.
THE STRENGTHS AND THE WEAKNESS POINTS OF MITCH ALBOM’S THE TIME KEEPER Widodo, Bobby Chandra Vinanti
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Number 1, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.005 KB)

Abstract

Tugas akhir ini membahas tentang novel karya Mitch Albom yang berjudul The Time Keeper. The Time Keeper  adalah sebuah novel yang bercerita tentang Dor, manusia pertama yang menghitung waktu di bumi. Ia dihukum di gua karena mencoba mengukur anugrah terbesar dari Tuhan, yaitu Waktu. Lalu kembali ke dunia, dengan membawa jam pasir ajaib dan sebuah misi yaitu menebus kesalahannya dengan mengajarkan makna Waktu pada dua manusia bumi. Dalam tugas akhir ini penulis memberikan ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan novel tersebut. Kelebihan novel tersebut terletak pada tema dan gaya penulisan, sedangkan karakter merupakan kelemahan dari novel ini. Tujuannya agar pembaca memahami novel tersebut serta dapat mengetahui pendapat dari sisi penulis tentang isi novel. Penulis berharap semoga ulasan mengenai novel ini dapat bermanfaat bagi pembaca. 
THE ILLOCUTIONARY ACTS AND CHARACTERISTICS OF PUBLIC NOTICES IN PUBLIC PLACES IN SEMARANG Susanto, George Abdiel Agios
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Number 1, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.965 KB)

Abstract

Tanda-tanda pemberitahuan (public notice) yang ada di tempat umum dapat berupa peringatan dan rambu-rambu yang berisi berbagai macam pesan seperti larangan , informasi, promosi dan sebagainnya. Berbagai pilihan kata atau kalimat digunakan untuk menyusun public notice dalam menyampaikan pesan.Penulis mengamati aksi, khusunya tindak ilokusi (illocutionary act) dan mengidentifikasi karakteristik yang dihasilkan dari public notice yang ada di tempat umum di Semarang. Penelitian ini termasuk penelitian pragmatik khususnya speech act. Metode simak bebas libat cakap digunakan oleh penulis dalam mengumpulkan data dan metode padan pragmatik digunakan untuk menganalisis data. Dalam tahap pemilihan sampel, penulis menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap public notice memiliki berbagai tindak ilokusinya sendiri-sendiri sesuai dengan berbagai pesan yang terkandung didalamnya. Ditemukan pula beberapa karakteristik dari public notice seperti ketidaklangsungan, keringkasan, aspek konteks, dan kesamaan makna dengan bentuk kata yang berbeda.

Page 1 of 1 | Total Record : 5