cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023" : 5 Documents clear
ANALISIS TINGKAT KEANDALAN SISTEM DAN PENEMPATAN LETAK RECLOSER BERDASARKAN ARUS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT DENGAN SETTING KOORDINASI PMT OUTGOING PADA PENYULANG KPK05 GARDU INDUK KRAPYAK Avicena Minang; Mochammad Facta; Trias Andromeda
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v12i2.48-55

Abstract

Penyulang KPK05 merupakan salah satu penyulang yang terhubung ke Transformator-2 di Gardu Induk Krapyak. Kawasan ini terdapat banyak pepohonan dan curah hujan  tinggi, sehingga dapat meningkatkan potensi gangguan. Untuk mengatasi hal ini, penambahan peralatan proteksi seperti recloser diperlukan. Recloser berfungsi untuk mendeteksi hubung singkat antara fasa dengan fasa atau fasa dengan tanah dan dapat memutus arus gangguan dan menutup balik secara otomatis. Penambahan recloser dibutuhkan untuk meminimalisir daerah pemadaman listrik sehingga penyaluran tenaga listrik ke pelanggan menjadi lebih handal. Penilitian ini bertujuan untuk menentukan letak recloser dan setting koordinasi proteksi agar peralatan proteksi mampu berkoordinasi. Pada penelitian ini dilakukan simulasi aliran daya, hubung singkat, sistem proteksi, dan keandalan sistem menggunakan aplikasi ETAP. Setelah dilakukan perhitungan manual, diperoleh nilai jarak recloser 1,44 km sesuai setting OCR dan 1,145 sesuai setting GFR. Berdasarkan hasil simulasi, dapat diketahui bahwa grafik dan urutan kerja peralatan proteksi serta nilai indeks keandalan sudah sesuai dan dapat berkoordinasi dengan baik. Oleh karena itu, hasil perhitungan dan setting koordinasi proteksi ini dapat diimplemetasikan pada Penyulang KPK05 Gardu Induk Krapyak.
PERANCANGAN POLA ALGORITMA DAN CITRA SISTEM KEAMANAN DENGAN MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Rayhand Aska Mukhlis; Maman Somantri; M. Arfan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v12i2.56-63

Abstract

Usaha tambak udang merupakan usaha yang sangat menjanjikan saat ini. Masyarakat di Indonesia sangat menyukai hewan laut satu ini untuk dijadikan olahan makanan. Dengan banyaknya masyarakat indonesia yang menyukai udang dan pastinya penjualan udang sangat menjanjikan membuat sering terjadinya pencurian dan kecurangan dalam membudidayakan tambak udang. Penggunaan kamera CCTV (Closed-Circuit Television) merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk memantau wilayah tambak udang. Perkembangan teknologi saat ini pada CCTV dapat melakukan pengenalan aktivitas maupun manusia serta dapat mengenali yang tertangkap oleh kamera. Proses pengenalan aktivitas dan manusia ini dilakukan dengan melihat kemiripan objek maupun aktivitas yang ingin dilakukan deteksi. Sebelum proses ini terjadi sistem melakukan analisis, deteksi dan tracking pada objek dengan menghasilkan dataset yang akan diolah menggunakan CNN (Convolutional Neural Network) yang dibantu dengan algoritma YOLO versi 8. Hasil yang didapatkan berupa label dan juga garis objek yang berhasil dideteksi. Pada proses pengenalan objek manusia didapatkan rata-rata nilai akurasi yang didapatkan dari proses deteksi manusia sebesar 80,8%. Pada pengenalan aktivitas didapatkan rata-rata akurasi aktivitas berjalan sebesar 94.25%, aktivitas berlari sebesar 75%, aktivitas jongkok sebesar 92,5%, dan aktivitas duduk sebesar 80%, sedangkan pada pengenalan objek khusus seperti petugas keamanan didapatkan akurasi sebesar 96,7%.
PENENTU LETAK ODP DENGAN ALGORITMA K-MEDOID CLUSTERING BERBASIS WEB Arif Nur Pratomo; Sukiswo Sukiswo; Sudjadi Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v12i2.64-71

Abstract

Jaringan akses Fiber To The Home (FTTH) merupakan infrastruktur yang menghubungkan pusat penyedia layanan telekomunikasi dengan rumah pengguna menggunakan serat optik. Penempatan Optical Distribution Point (ODP) dapat menentukan kualitas layanan jaringan FTTH, sehingga penting untuk menempatkan ODP pada lokasi yang tepat sesuai dengan jumlah pengguna layanan. Dalam penelitian ini, penulis mengembangkan sebuah sistem yang menggunakan algoritma K-Medoid Clustering untuk menentukan letak ODP pada perumahan Punsae di Kab. Semarang. Sistem ini memanfaatkan data koordinat rumah sebagai input untuk menghitung jarak terdekat antar rumah dan mengelompokkannya ke dalam klusterkluster ODP. Program yang dirancang mampu menghimpun data koordinat dan menghasilkan titik rekomendasi ODP dan kluster titik-titik rumah. Rancangan menghasilkan klustering dengan rata rata error sebesar 15% dengan pengujian variasi data, dan pada pengujian pada studi kasus perumahan Punsae didapatkan 16 rekomendasi varian penempatan ODP
PERANCANGAN JARINGAN AKSES PADA PERUMAHAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI NG-PON2 DENGAN ALGORITMA K-MEDOID CLUSTERING Nur Nabella; Sukiswo Sukiswo; Yuli Christyono
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v12i2.72-78

Abstract

Dalam era digital saat ini, ketersediaan akses internet yang cepat dan stabil sangat penting dalam mendukung aktivitas keseharian seperti bekerja, belajar, dan mengakses informasi. Oleh karena itu, penggunaan FTTH menjadi pilihan yang semakin populer untuk menyediakan layanan akses internet yang cepat dan berkualitas tinggi di rumah. Fiber to the Home (FTTH) adalah teknologi jaringan yang memungkinkan penggunaan internet super cepat melalui serat optik hingga ke rumah pengguna. Perancangan jaringan FTTH dilakukan pada Perumahan Punsae dengan menggunakan algoritma K-Medoids clustering untuk menentukan lokasi Optical Distribution Point (ODP) pada instalasi kabel aerial dan pedestal. Hal ini juga mencakup perancangan dengan dua metode penggelaran, yaitu moda penggelaran aerial dan pedestal. Perancangan FTTH di Perumahan Punsae menunjukkan bahwa instalasi kabel aerial lebih disarankan karena memiliki daya terima ONT yang lebih tinggi dan efisien dalam pengelompokkan ONT pada beberapa jalur distribusi. Meskipun instalasi kabel pedestal dapat menghemat penggunaan kabel distribusi dan kabel drop karena memiliki rata-rata total panjang kabel serat optik yang lebih pendek. Total biaya implementasi pada instalasi kabel menggunakan metode aerial juga lebih hemat biaya dibandingkan dengan metode pedestal sebesar sekitar Rp 47.527.548,00. Penggunaan algoritma K-Medoids clustering dalam penentuan lokasi ODP pada instalasi kabel FTTH dapat mengoptimalkan penggunaan kabel dan meminimalkan biaya implementasi. 
PERANCANGAN GRASPING CONTROL PADA ROBOT TANGAN MENGGUNAKAN REINFORCEMENT LEARNING Muhammad Alamulhuda; Wahyudi Wahyudi; Hadha Afrisal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v12i2.79-86

Abstract

Teknologi robotik telah mengalami kemajuan pesat terutama pada bidang tangan robot yang kini digunakan secara luas di berbagai industri seperti medis, manufaktur, farmasi, dan logistik. Tangan robot hadir dalam berbagai jenis dan model yang dirancang khusus untuk aplikasi tertentu. Tangan robot diharapkan dapat meniru bahkan melampaui fungsi tangan manusia. Semakin kompleks tugas yang dapat dilakukan oleh tangan robot, semakin kompleks pula perancangan sistem kendalinya terutama dalam pemrogramannya. Salah satu fungsi penting dari tangan robot adalah pengendalian gaya cengkeraman. Kompleksitas desain sistem kendali tangan robot disebabkan oleh perbedaan aktuator dan sensor yang digunakan serta spesifikasi setiap komponen. Pemrograman tangan robot dengan banyak variabel memakan waktu yang lama dan rentan terhadap konflik. Tantangan utama adalah menentukan posisi optimal robot saat memiliki cengkeraman yang tepat pada benda kerja. Solusi yang diusulkan adalah sistem pembelajaran kontrol genggaman menggunakan Reinforcement Learning. Penggunaan episode selama pelatihan mempengaruhi konvergensi atau pendekatan ke nilai optimal untuk menggenggam benda kerja. Peningkatan jumlah episode menghasilkan konvergensi yang lebih baik namun waktu pelatihan robot yang lebih lama. Hasil uji validasi menunjukkan tingkat keberhasilan 10 dari 10 percobaan dengan 2 di antaranya tidak stabil.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue