cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 48 Documents
Search results for , issue "TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018" : 48 Documents clear
SIMULASI LALU LINTAS SIMPANG EMPAT MENGGUNAKAN CELLULAR AUTOMATA DENGAN SISTEM KONTROL BERBASIS ARTIFICIAL NEURAL NETWORK PADA MATLAB Muhammad Khoirul Anam Al Mufti; Wahyudi Wahyudi; Budi Setiyono
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.05 KB) | DOI: 10.14710/transient.v7i2.508-514

Abstract

Pembahasan solusi untuk persoalan kemacetan telah menjadi suatu fokus penelitian yang penting. Namun kondisi lalu lintas yang kompleks dan sulitnya untuk bereksperimen pada lalu lintas secara langsung juga menjadi pertimbangan dalam penerapan pemecahan kemacetan. Salah satu solusinya yaitu dengan menyimulasikan model lalu lintas, sehingga teori dapat diaplikasikan secara mudah dan efektif sebelum diterapkan di dunia nyata. Model yang dibuat pada penelitian ini menggunakan Cellular Automata (CA) model Nagel-Schreckenberg (NS model) untuk menggambarkan lalu lintas Simpang Bangkong dan Simpang Milo di Kota Semarang yang memiliki lampu lalu lintas fixed time. Kemudian model diimplementasikan pengaturan lampu lalu lintas adaptif berbasis Artificial Neural Network (ANN) sebagai solusi kemacetan dengan output durasi lampu hijau yang dapat menyesuaikan kondisi kepadatan jalan. Model fixed time yang telah dibuat dibandingkan dengan data volume lalu lintas selama 1 jam lapangan memiliki error terkecil 3% dan terbesar 15% pada jam puncak siang, dan error 3%-18% pada jam puncak sore. ANN yang diusulkan dapat mengurangi kemacetan dilihat dari berkurangnya kepadatan jalan rata-rata di jalan terpenuh yaitu jalan utara Simpang Milo yang bernilai 0,3578 untuk model ANN dibanding model fixed time 0,5446 saat jam puncak siang, sedangkan saat jam puncak sore model ANN 0,4630 dibanding model fixed time 0,6780.
PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI DC DENGAN METODE COCKCROFT-WALTON TIPE FULLWAVE Ginting, Nofita Sari Br; Syakur, Abdul; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.184 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.442-448

Abstract

Pembangkitkan tegangan tinggi DC menggunakan peralatan yang ada sekarang ini masih dalam sistem yang besar, sulit dalam pengoperasian, membutuhkan biaya yang besar, dan tidak praktis. Penelitian ini merancang dan menganalisis pembangkit tegangan tinggi yang dapat mengatasi masalah-masalah tersebut, melalui perancangan pengali tegangan (voltage multiplier) menggunakan metode Cockcroft-Walton tipe fullwave. Tegangan masukan yang digunakan adalah 220V dengan frekuensi masukan 50 Hz dari sumber jala - jala, serta frekuensi 1000 Hz yang berasal dari inverter. Pengujian rangkaian Cockcroft-Walton dilakukan dengan variasi tingkatan masing-masing 10, 20, dan 30 tingkat. Variabel yang dianalisis adalah tegangan tinggi DC yang dibangkitkan, tegangan jatuh, dan tegangan riak pada masing–masing pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai frekuensi masukan dan jumlah tingkatan mempengaruhi nilai tegangan yang dapat dibangkitkan oleh rangkaian Cockcroft-Walton . Tegangan tinggi DC yang dibangkitkan oleh rangkaian Cockcroft-Walton dengan frekuensi 50 Hz pada tingkatan 10, 20, dan 30 tingkat berturut-turut adalah 6,4442 kV, 9,3536 kV, dan 9,4178 kV, sedangkan pada frekuensi 1000 Hz pada tingkatan 10, 20, dan 30 tingkat adalah 7,0984 kV, 11,1450 kV, dan 14,1970 kV. Semakin tinggi nilai frekuensi masukan dan jumlah tingkatan pada rangkaian Cockcroft-Walton maka tegangan keluaran yang dihasilkan  akan semakin tinggi.
PERANCANGAN TRAFFIC LIGHT MENGGUNAKAN MODUL FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAY XILINX NEXYS 3 Damayanti, Fatma Pandu
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.19 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.678-685

Abstract

Traffic light is used to set transferring of the vehicle at the road junction to avoid congestion. Traffic light in Indonesia has fixed time without regard to congestion. This Final Assignment, advanced traffic light with limit switch sensor. The limit switch sensors were installed at each strip to detect heavy vehicles queue. The limit switch will be processed on FPGA Xilinx Nexys 3. Traffic light generates output, there are seven segments and LED used 1 Hz frequency. Seven segments used 4 digits to indicate lane North, South, East and West. Each digit on seven segments shown the turnover used 200 Hz frequency. Limit switch affect outputs on the length of time Green LED lights up. If the value of the limit switch = 1, the Green LED on certain lanes lights up for 7 seconds. If the value of the limit switch = 0, the Green LED on certain lanes light up for 5 seconds. The results on the Final Assignment is take two seconds of extra time for Green LED lights up if the value of the limit switch = 1. The value of the limit switches only take effect when the Green LED is lit for each lane.
PERANCANGAN NON-RESTORING DIVIDER 8-BIT DENGAN TEKNOLOGI 180NM MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ELECTRIC Danniswara, Satya; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.17 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.368-373

Abstract

Operasi pembagian merupakan salah satu operasi penting yang ada pada blok Arithmetic Logic Unit (ALU). Meskipun operasi pembagian lebih jarang digunakan jika dibandingkan dengan penjumlahan dan perkalian, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan operasi ini menyebabkan banyak energi yang terbuang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, terdapat beberapa teknik yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan memilih algoritma yang tepat sehingga operasi yang dilakukan juga semakin cepat. Pada penelitian ini, dirancang sebuah divider menggunakan teknologi 180nm dengan algoritma non-restoring. Dalam penerapannya, digunakan perangkat lunak Electric untuk merancang layout dan LTspice untuk menguji fungsional serta melakukan pengukuran timing delay. Dari perancangan yang dilakukan, didapati divider ini memiliki luas sebesar 0,04mm2, propagation delay time sebesar 3,938ns, dan area coverage sebesar 40,115%.
APLIKASI LOGIKA FUZZY SEBAGAI AUTO TUNING PARAMETER KONTROLER PID PADA PENGENDALIAN ANTENA TRACKER BERBASIS GPS Riyandi, Ahmad; Sumardi, Sumardi; Prakoso, Teguh
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.759 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.614-620

Abstract

Wahana bergerak yang memiliki area jelajah luas seperti roket atau unmanned aerial vehicle (UAV) membutuhkan antena untuk dapat melakukan komunikasi. Antena ditempatkan di wahana dan di stasiun bumi (ground control station, GCS). Umumnya GCS menggunakan antena direksional yang dilengkapi dengan sistem penggerak. Agar antena dapat diarahkan dengan akurasi tinggi ke objek dibutuhkan suatu sistem kendali. Sistem kendali antena biasanya menggunakan metode Proporsional, Proporsional-Integral, Proporsional-Integral-Derivatif (PID) konvensional, maupun algoritma step-tracking berbasis received signal strength indicator (RSSI). Penelitian ini mengendalikan antena dengan metode kontrol PID yang ditala mengunakan logika fuzzy berbasis Global Posisioning System (GPS). Sistem antenna tracker yang dihasilkan mampu menjejak objek dengan galat minimal 0° pada sudut azimut dan elevasi, dan memiliki galat maksimal 49° pada sudut azimut dengan objek berecepatan 60 km/jam. Sistem ini mempunyai waktu naik rata-rata 0,7 detik pada sudut azimut dan 1,08 detik pada sudut elevasi. Pengujian menunjukan bahwa metode fuzzy PID adalah lebih baik dibandingkan metode PID konvensional dengan waktu naik rata-rata lebih cepat 0,53 detik pada sudut azimut dan 0,66 detik pada sudut elevasi.
PERANCANGAN ROBOT BERKAKI 4 (QUADRUPED) DENGAN STABILIZATION ALGORITHM PADA UNEVEN FLOOR MENGGUNAKAN 6-DOF IMU BERBASIS INVERS KINEMATIC Prayogo, Rofiq Cahyo; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1359.462 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.543-551

Abstract

Teknologi robotika selalu mengalami perkembangan dengan sangat cepat. salah satunya teknologi robot bekaki 4 (Quadruped). Salah satu jenis robot itu adalah robot bekaki 4 (Quadruped). Permasalahan yang sering timbul pada robot berkaki 4 ini adalah ketika dihadapkan pada permukaan yang tidak rata (uneven floor). Ini akan mengakibatkan pergerakan robot terhambat dikarenakan titik beban robot yang tidak seimbang. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan algoritma stabilisasi (Stabilization Algorithm) robot quadruped pada uneven floor dengan sensor 6 DOF IMU MPU 6050 berbasis invers kinematic. Sensor MPU 6050  terbagi atas sensor accelerometer dan gyroscope. Sensor ini akan memberikan masukan sudut kemiringan robot sehingga akan diolah dalam stabilization algorithm yang menggunakan kontrol proportional untuk dapat mempertahankan body robot tetap datar pada uneven floor. Robot quadruped bergerak dengan menggunakan metode inverse kinematics dengan mengikuti koordinat yang diberikan. Metode inverse kinematics membantu menemukan nilai sudut yang menggerakkan servo melalui koordinat akhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot quadruped dengan menggunakan stabilization algorithm dapat meningkatkan kestabilan sudut pitch sebesar 75,58 % dan kestabilan sudut roll sebesar 71,15 %. 
PEMODELAN SISTEM KONTROL TERAPI KANKER TIPE HIPERTERMIA BERBASIS GAIN SCHEDULING Afrian Ramadhan; Imam Santoso; Sumardi Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.7 KB) | DOI: 10.14710/transient.v7i2.479-485

Abstract

Terapi hipertermia merupakan sebuah terapi yang digunakan pada pengidap penyakit kanker Tujuan dari terapi hipertermia adalah menaikan tingkat suhu pada bagian atau keseluruhan tubuh manusia di atas suhu rata-rata, biasanya berkisar antara 41℃ sampai dengan 45℃. Perancangan sistem kendali pada terapi hipertermia memiliki beberapa kendala yang disebabkan adanya gangguan berupa perubahan suhu dan sistem memiliki respon berbeda pada tiap-tiap titik kerja. Salah satu penyebab perubahan suhu adalah perubahan perfusi darah. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan suatu model kendali modern yang mampu membuat respon sistem mengikuti perubahan setpoint pada beberapa titik kerja serta meminimalisir efek gangguan pada respon sistem sehingga keluaran suhu sesuai dengan yang diharapkan. Metode PID (Proportional Integral Derivative) Gain Scheduling merupakan salah satu jenis metode kendali modern yang mampu mengendalikan plant yang memiiliki beberapa titik kerja.Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, pengendali PID (Proportional Integral Derivative) Gain Scheduling menggunakan metode tuning parameter Ziegler Nichols dengan tingkat perfusi darah sebesar  sampai pada sistem terapi hipertermia memiliki nilai rata-rata IAE (Integral Area Error) terkecil dibanding kedua metode tuning lainnya
ANALISIS QUALITY OF SERVICE (QOS) JARINGAN 4G DENGAN METODE DRIVE TEST PADA KONDISI OUTDOOR MENGGUNAKAN APLIKASI G-NETTRACK PRO Panjaitan, Menpo Vascodegama; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1124.788 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.408-415

Abstract

Drive test merupakan salah satu bagian pekerjaan dalam optimasi jaringan radio. Drive test bertujuan untuk mengumpulkan informasi jaringan secara real dilapangan. Drive test semakin mudah diterapkan dan dapat diterapkan didalam sebuah materi baru untuk dunia perkuliahan khususnya yang menekuni bidang telekomunikasi. Sejalan kemajuannya teknologi, drive test dapat diterapkan dengan lebih mudah yaitu menggunakan software G-NetTrack Pro. Pada penelitian ini, akan menggunakan tahapan yaitu dimulai dengan melakukan pengukuran kekuatan sinyal (RSRP) dan kualitas sinyal (RSRQ), pendeteksian Cell Reselection dan Handover berdasarkan rute lokasi yang telah ditentukan dengan menggunakan software G-NetTrack Pro. Hasil pengukuran kekuatan dan kualitas sinyal kemudian dicari letak eNodeB terbaik untuk dilakukan pengukuran kecepatan download, kecepatan upload, latency dan jitter menggunakan software nPerf Speedtest. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdeteksi 9 eNodeB dan 17 Cell dengan rata-rata RSRP sebesar -78,2 dBm pada lokasi Kampus, sedangkan pada lokasi Tembalang terdeteksi 15 eNodeB dan 32 Cell dengan rata-rata RSRP sebesar -77,27 dBm. Rata-rata pengukuran RSRP masih jauh dari hasil perhitungan yang diharapkan. Rata-rata latency pengukuran sebesar 48,04 ms, sedangkan rata-rata pengukuran jitter sebesar 46,64 ms. Rata-rata pengukuran kecepatan download adalah 39,22 Mbps, sementara rata-rata pengukuran kecepatan upload sebesar 29,89 Mbps.
IMPLEMENTASI CLOUD RECOGNITION UNTUK DETEKSI PADA APLIKASI AUGMENTED REALITY BELAJAR MERAKIT KOMPUTER Ramada, Raynaldi Surya; Christyono, Yuli; Arfan, Muhammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.433 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.648-657

Abstract

Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya ke dalam sebuah lingkungan nyata lalu memproyeksikan benda maya tersebut secara realtime. Hal yang paling mendasar dari augmented reality adalah deteksi marker. Secara umum proses deteksi terjadi pada database lokal. Permasalahan seperti beban proses dan memori penyimpanan dapat terjadi ketika pengembang membuat sebuah aplikasi yang melibatkan marker dalam jumlah yang sangat banyak. Augmented reality dapat menggunakan metode cloud recognition sehingga tidak membebani proses dan memori penyimpanan karena menggunakan pendeteksian secara online. Pada penelitian ini akan dirancang dan dievaluasi sejauh mana kemampuan dari aplikasi AR yang menggunakan metode cloud recognition. Aplikasi augmented reality Ayo Mengenal Komputer yang berbasis Android ini dirancang menggunakan Vuforia sebagai Software Development Kit (SDK) dengan menerapkan metode cloud recognition pada deteksi marker. Pengguna dapat melakukan pemindaian marker secara online kemudian menampilkan model 3D berupa komponen komputer dan  suara narasi informasi pendukung. Hasil dari perancangan ini yaitu aplikasi berhasil melakukan pemindaian marker secara online dan menampilkan model 3D beserta suara. Selain itu dari uji evaluasi cloud recognition didapatkan bahwa cloud recognition lebih unggul dalam hal ukuran aplikasi terhadap aplikasi yang menggunakan metode penyimpanan lokal
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA PLANT DRY HEAT STERILIZER MENGGUNAKAN METODE PID Putra, Florian Destito; Setiyono, Budi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.807 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.583-590

Abstract

Sterilisasi adalah tahapan penting untuk menghilangkan semua macam mikroorganisme yang dapat mengkontaminasi baik peralatan maupun suatu bahan tertentu. Salah satu teknik sterilisasi yaitu dry heat sterilization yang membutuhkan suhu tinggi dan waktu pemaparan lama. Dry heat sterilization seharusnya dikendalikan dengan pemantauan untuk memastikan kestabilan suhu dan waktu minimal sterilisasi terpenuhi. Pada penelitian ini, dirancang sistem pengendalian suhu pada Plant Dry Heat Sterilizer dengan kendali Proportional, Integral, dan Derivative (PID). Dari hasil perancangan dengan melalui bump test (∆CO=10%) pada proses First Order Plus Dead Time (FOPDT) didapatkan parameter PID (Kp=11,23, Ti=120, dan Td=30). Dari hasil pengujian sesuai referensi (170℃), diketahui parameter PID menghasilkan waktu naik (Tr=1004 detik) serta waktu penetapan (Ts=1354 detik) pada plant (Tanpa Beban) dan waktu naik (Tr=1193 detik) serta waktu keadaan tunak (Ts=1580 detik) pada plant (Dengan Beban) dengan presentasi steady error keduanya dibawah 2%. Uji gangguan waktu sesaat (300 detik) baik untuk tanpa beban maupun dengan beban didapatkan waktu keadaan tunak (Ts) selama 617 detik dan 800 detik dengan nilai akhir steady error dibawah 2% sedangkan untuk gangguan kontinyu respon suhu sulit mencapai referensi keadaan tunak (∆galat=32℃) dengan waktu terlama 3141 detik.

Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue