cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 37 no 1 (2003)" : 6 Documents clear
Pengaruh Peningkatan Titik Didih Akhir Distilasi Bensin Premium Tanpa Timbel Pada Kinerja Mesin Dan Emisi Gas Buang Mardono Mardono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 37 No 1 (2003)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.37.1.907

Abstract

Tahap pertama program penghapusan timbel dari bensin Indonesia dimulai dari DKI Jakarta per 1 Juli 2001. Hanya bensin tanpa timbel yang boleh dijual di pasaran yaitu Premium TT, Premix TT dan Super TT. Spesifikasi Premium TT ditetapkan pemerintah melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No.74K/72/DJM/2001 tanggal 21 Juni 2001. Dibandingkan dengan spesifikasi bensin Premium (bertimbel) ada tiga karakteristik spesifikasi Premium TT yang berubah batasan maksimumnya yaitu kandungan timbel (dari 0,30 g/liter menjadi 0,013 g/ liter), kandungan belerang (dari 0,20% massa menjadi 0,10% massa), dan titik didih akhir distilasi (dari 205 "C menjadi 215°C). Dalam studi ini diteliti pengaruh peningkatan titik didih akhir distilasi dari Premium TT pada kinerja mesin dan emisi gas buang. Bahan bakar uji yang digunakan adalah produk kilang Balongan Indramayu, yang diuji di laboratorium dengan kendaraan di atas chassis dynamometer dan dengan mesin uji statis multisilinder. Hasil pengujian kendaraan uji di atas chassis dy- namometer menunjukkan bahwa peningkatan titik didih akhir dari 193,5°C menjadi 207 C untuk bensin uji eks kilang Balongan sedikit meningkatkan daya maksimum mesin kendaraan uji (+0,70%), menurunkan konsumsi bahan bakar (-1,98%), relatif tidak berpengaruh pada emisi CO, menurunkan emisi NOx (- 4,12%), serta meningkatkan emisi HC (+3,73%). Sedangkan hasil di mesin uji statis multisilinder peningkatan titik didih akhir dari 193,5°C menjadi 207°C untuk bensin uji eks kilang Balongan sedikit meningkatkan daya mesin rata-rata (+1,17%), serta menurunkan konsumsi bahan bakar spesifik (-2,50%), menghasilkan emisi CO relatif tetap (turun -0,70%), menurunkan emisi NOx (-3,84%)., dan menaikkan emisi HC (+4,84%).
Reformasi Katalitik Parafin Rendah Menjadi Aromatik dengan Katalis Bifungsional A S Nasution; E Jasjfi; Evita H Legowo
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 37 No 1 (2003)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.37.1.1228

Abstract

Untuk meneliti mekanisme reaksi aromotasiparafin rendah yang merupakan komponen rendahhidrokarbon utama di dalam umpan fraksi, suatupenelitian dilakukan tentang reaksi dehidrosiklisaasin-heksana, n-heptana, n-oktana dengan memakaikatalis H2/ HC = 6 mol/mol pada alat Catatest miniyang dioperasikan secara kontinu.Komposisihidrokarbon produk dianalisa dengan memekai alatkromatografi.Kenaikan suhu dari 4700C sampai 5100C,selektivias reaksi dehidrosiklisasi parafin naik sebagaiberikut : untuk umpan n- heksana naik dari 2,55sampai 7,33 % mole, untuk umpan n.heptana naikdari 3,15 sampai 9,26 % mol dan untuk umpann.oktana naik dari 8.40 sampai 20,02 % mol. Reaksiaromotisasi dan reaksi hidrorengkeh parafin rendahdiamati naik dengan bertambahnya jumlah atomkarbon umpan parafin.Peranan inti-inti aktif dari katalis reformingbifungsional dalam mekanisme reaksi dehidrosiklisasi,hidroisomerisasi , dan hidrorengkeh dari parafin rendahdisajikan dalam tulisan ini.
Penelitian Efektivitas Penambahan Aditif PVI terhadap Kinerja Minyak Lumas Rona Malam Karina
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 37 No 1 (2003)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.37.1.1229

Abstract

Minyak lumas mesin yang diproduksi oleh suatupabrik dibuat sesuai dengan persyaratan mutu yangtelah ditentukan. Mutu minyak lumas dasar dapatditingkatkan melalui penambahan aditif. Penambahanaditif tersebut dapat meningkatkan sifat-sifat minyaklumas dasar yang sudah ada dan/atau memberikan sifattambahan yang belum dimiliki oleh suatu minyak lumas.Pada program ini dilakukan penelitian terhadapkomponen aditif penaik indeks viskositas. Pengamatanterhadap aditif tersebut mencakup keefektivan pengaruhpenambahan aditif terhadap sifat fisika/kimia sertapengaruhnya terhadap hasil uji semi unjuk kerja minyaklumas dasar.
Transportasi Melalui Biomembran Sri Kadarwati
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 37 No 1 (2003)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.37.1.1230

Abstract

Proses transportasi zat melalui biomembran adalahsuatu proses fisika-kimia untuk mempertahankanintegritas suatu sel. Banyak proses kehidupan yangpada dasarnya berkaitan dengan proses transporbiomembran dan masih belum seluruhnya dipahami.Studi kinetika transpor biomembran berguna untukmenerangkan jalan yang ditempuh suatu zat masuk kedalam sel dan membantu menjelaskan mekanismekerjanya. Selain itu dapat diketahui berapa jumlahnutrien yang dibutuhkan oleh mikroba bagipertumbuhannya.
Korelasi antara Faktor Sementasi (m) dan Eksponen Saturasi (n) Batuan Reservoir Migas di Indonesia Herlan Adim
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 37 No 1 (2003)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.37.1.1231

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah menyiapkandata hasil pengukuran parameter “m” dan “n” yangdiukur di laboratorium terhadap percontoh batuanyang mewakili beberapa formasi reservoir minyak diIndonesia, yang kemudian dapat dipakai sebagaiacuan dalam mengevaluasi harga saturasi air dalamreservoir.Banyak persamaan empiris untuk menentukan nilaikedua faktor tersebut telah dipublikasikan olehpenulis terdahulu (Archie, Humble, Tixier, Carothers,Shell dan lain-lain), tetapi timbul masalah dalampemakaian persamaan empiris tersebut sebagaireferensi dalam evaluasi hasil rekaman log terutamauntuk formasi yang heterogen. Data hasil rekamanlog dengan data analisis parameter “m” dan “n” dilaboratorium dipakai untuk menyelesaikanperhitungan data saturasi air dalam reservoir
Penelitian Koefisien Friksi Minyak Otomotif dengan Mesin Uji SRV T S Pakan
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 37 No 1 (2003)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.37.1.1232

Abstract

Setelah beredarnya isu di masyarakat adanyaminyak lumas palsu dipasaran, dilakukan survey padakios-kios minyak lumas dan SPBU Pertamina diJakarta dan sekitarnya. Dalam studi ini berhasildidapatkan delapan contoh minyak lumas otomotif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamatikwalitas minyak lumas otomotif yang beredar dipasarandengan uji nilai koefisien friksi.Dari studi ini berhasil didapatkan empat contohminyak lumas otomotif mineral dengan kode M-1sampai dengan M-4 disajikan dalam Tabel 1 dan empatcontoh minyak lumas otomotif sintetik dengan kode :S-1 sampai dengan S-4 disajikan dalam Tabel 2.Dari hasil-hasil pengujian yang telah dilakukanmenunjukkan bahwa koefisien friksi empat minyaklumas otomotif mineral setelah diuji di mesin SRVhingga mencapai akumulasi waktu 120 menit, adalahberbeda-beda yaitu antara (92,85-94,80) μ%. dalamTabel 3.Dari hasil-hasil pengujian yang telah dilakukanmenunjukkan bahwa koefisien friksi empat minyaklumas otomotif sintetis setelah diuji di mesin SRVhingga mencapai akumulasi waktu 120 menit, adalahberbeda-beda yaitu antara (90,82-92,95)μ%.dalamTabel 4.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2003 2003


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue