cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017" : 13 Documents clear
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP HASIL LEMPARAN PADA LEMPAR CAKRAM GAYA MEMBELAKANGI YUDISTIRA, RIKSA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam olahraga lempar cakram diperlukan beberapa kemampuan dasar agar dapat menghasilkan lemparan yang jauh, diantaranya adalah power otot lengan dan kelentukan otot punggung. Power atau daya ledak otot lengan dan kelentukanotot punggungmerupakan komponen fisik yang sangat penting dalam nomor lempar cakram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi daya ledak otot lengan dan kelentukan otot punggung terhadap hasil lemparan pada nomor lempar cakram gaya membelakangi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswa kelas 7SMP N Babat Lamongan yang berjenis kelamin laki-laki dan menguasai teknik lempar cakram serta mampu melakukan lempar cakam gaya membelakangi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan bahwa power otot lengan memberikan kontribusi terhadap jauhnya lemparan pada nomor lempar cakram sebesar = 42,64 %, kelentukan otot punggung memberikan kontribusi terhadap jauhnya lemparan pada nomor lempar cakram sebesar = 41,1%. Sedangkan daya ledak otot lengan dan kelentukan otot punggung secara bersamaan memberikan kontribusi terhadap jauhnya lemparan pada nomor lempar cakram sebesar 0,581 %. Dari hasil penelitian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat korelasi antara daya ledak otot lengan, kelentukan otot punggung dan hasil lemparan pada lempar cakram gaya membelakangi.
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SDN LIDAH WETAN IV/566 KECAMATAN LAKARSANTRI SURABAYA JANAH, ROUDHOTUL
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa putra usia 10-12 tahun di SDN Lidah Wetan IV/566 Kecamatan Lakarsantri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa putra usia 10-12 tahun SDN Lidah Wetan IV/566 Surabaya berjumlah 29 orang. Adapun sampel untuk penelitian sebanyak 29 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang dilakukan 1 kali pertemuan. Hasil analisis data menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 23.0 diketahui bahwa persentase hasil tingkat kebugaran jasmani siswa SDN Lidah Wetan IV/566 Surabaya yang termasuk dalam kategori baik sekali sebanyak 6 anak sebesar 20,69%, yang masuk dalam kategori baik sebanyak 14 anak sebesar 48,28%, yang masuk dalam kategori sedang sebanyak 5 anak sebesar 17,24%, yang masuk dalam kategori kurang sebanyak 3 anak sebesar 10,34%, yang masuk dalam kategori kurang sekali sebanyak 1 anak sebesar 3,45%. Maka disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anak usia 10-12 tahun sebesar 18,14 termasuk dalam kategori baik (B). Kata kunci : Kebugaran jasmani, TKJI, Usia 10-12 tahun.
KONTRIBUSI POWER DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN JAUHNYA TENDANGAN (LONG PASSING) DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SSB PSP JEMBER U-15 WILDA SANY AMRULLAH, GHANY
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sepakbola merupakan permainan olah raga atau olahraga permainan yang memasyarakat, dikenali sejak zaman dahulu sampai sekarang. Untuk menjadi seorang pemain sepakbola yang baik dan handal, seorang harus memiliki kekuatan, keuletan, kecepatan, kelincahan, kelenturan, dan daya tahan yang prima. Menendang bola merupakan teknik dengan bola yang paling banyak dilakukan dalam permainan sepakbola. Seorang pemain yang tidak menguasai teknik menendang bola dengan baik, tidak akan mungkin menjadi pemain yang baik. Dalam aktivitas olahraga, kekuatan otot merupakan unsur penting untuk menggerakkan organ-organ tubuh. Tanpa kekuatan otot yang besar, tidak akan tercapai prestasi yang maksimal. Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka peneliti ingin mencoba mengkaji tentang ’’kontribusi power dan kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan (long passing) dalam permainan sepakbola pada SSB PSP Jember U-15’’. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Bentuk sederhana dari penelitian ini adalah hubungan antara tiga variabel, Karena dalam  penelitian ini penulis ingin mengkaji kontribusi power dan kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan (long passing) dalam permainan sepak bola pada SSB PSP Jember U-15. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, metode pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes, yaitu tes power dengan menggunakan standing board jump kekuatan otot tungkai dengan menggunakan tes rope jump, dengan jauhnya menendang yaitu dengan melakukan tes long passing. Berdasarkan analisa perhitungan yang dilakukan menggunakan perhitungan manual dan menggunakan perhitungan dengan program computer SPSS (Statistical Package for the Social Science) 21, dapat diketahui bahwa Kecilnya kontribusi power terhadap jauhnya menendang bola (long passing). Hal ini ditunjukan dari hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan korelasi ganda dengan menggunakan tabel distribusi F yang menunjukkan bahwa F-hitung lebih kecil dari F-tabel (0,0014 < 3,68),yang ke dua yaitu Kecilnya kontribusi kekuatan otot tungkai dengan jauhnya  tendangan, Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan korelasi ganda dengan menggunakan tabel distribusi F yang menunjukkan bahwa F-hitung lebih kecil daripada F tabel yaitu (0,0014 < 3,68). Kecilnya kontribusi kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan pada pemain SSB PSP Jember U-15 yaitu sebesar 0,0081%. Dengan mengetahui hasil tersebut dapat disimpulkan tidak ada kontribusi yang signifikan antara power dan kekuatan otot tungkai dengan ketepatan menendang bola (long passing) pada pemain SSB PSP Jember U-15. Kata kunci: Power,Kekuatan Otot Tungkai,Jauhnya Tendangan (long passing)
SURVEI STATUS GIZI DAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR (STUDI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDIYAH IBTIDAIYAH DESA SUMARI KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN KABUPATEN GRESIK) ADI F, SOFYAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi seseorang dapat diperhitungkan melalui kecukupan zat gizi yang diperoleh dari makanan yang di cerna sehari-hari. Semakin banyaknya makanan sehat yang dicerna oleh tubuh dapat membantu kebugaran jasmani yang ada pada tubuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi dan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Da’waturrosyidin Desa Sumari Kabupaten Gresik. Berdasarkan Pengukuran status gizi dan instrument tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI). Jenis Peneitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengukuran tinggi badan,berat badan, usia dan tes kebugaran jasmani Indonesai (TKJI).Hasil dari penelitian ini adalah status gizi siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Da’waturrosyidin memiliki kategori gizi normal dan tingkat kebugaran jasmani dengan kategori kurang. Kata kunci : Siswa Kelas Sekolah Dasar, Status Gizi, Kebugaran Jasmani.
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN TEMBAKAN 3 POIN PADA TIM BOLABASKET PUTRA SMA KATOLIK SANTA AGNES SURABAYA ZAHRONY, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  (Permainan bola basket saat ini banyak digemari oleh semua kalangan. Bolabasket adalah olahraga yang menggunakan kemampuan fisik, tekhnik, dan taktik yang bervariasi. Kemampuan fisik dan teknik yang dimaksud adalah kekuatan otot lengan dan teknik shooting, terutama shooting 3 poin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA katolik Santa Agnes Surabaya, dengan jumlah sampel 12 anak. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, bahwa terdapat kontribusi yang cukup kuat pada kekuatan otot lengan terhadap ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA katolik Santa Agnes Surabaya. Dengan mean variabel X = 413,3, standar deviasi sebesar 61,838, dengan nilai terendah 344 dan tertinggi 498. Sedangkan rata-rata (mean) ketepatan tembakan 3 poin (variabel y) yaitu 1,833, standar deviasi 1,527, dengan nilai terendah 0 dan nilai tertinggi 4. Korelasi product moment (r) adalah 0,613, yang berarti terdapat kontribusi antara kekuatan otot lengan dengan ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA katolik Santa Agnes Surabaya. Dan besarnya prosentase kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA Katolik Santa Agnes Surabaya dari perhitungan koefisien determinasi sebesar 37,5%. Kata Kunci : Bolabasket, Kekuatan Otot Lengan, Ketepatan
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO2 MAX) PADA MAHASISWA JURUSAN PENKESREK UNESA ANGKATAN 2015 JAKFAR ZUHDI, ALEX
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini jumlah perokok khususnya di kalangan remaja semakin meningkat. Banyaknya jumlah perokok ini dikarenakan masih banyak remaja yang menganggap bahwa merokok merupakan bagian dari kehidupan sosial dan gaya hidup, padahal sudah banyak penyakit yang ditimbulkan oleh rokok terutama yang menyerang organ paru-paru seperti kanker paru-paru, bronkhitis kronis, asma, dan lain lain. Apabila paru-paru telah terserang penyakit, kinerja paru-paru dalam memproduksi VO2 Max juga akan menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara kebiasaan merokok terhadap VO2 Max. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Penkesrek UNESA Angkatan 2015 yang berjumlah 160 orang. Adapun sampel untuk penelitian sebanyak 30 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen angket untuk mengetahui nilai kebiasaan merokok dan Test MFT untuk mengetahui kadar VO2 Max. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai kebiasaan merokok sebesar 41,27 dan nilai VO2 Max sebesar 36,88. Berdasarkan uji korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,45 sehingga dapat dinyatakan tingkat korelasinya sedang. Adapun tanda minus (-) pada nilai koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan yang berbanding terbalik antara kebiasaan merokok terhadap kadar VO2 Max. Untuk menguji keberartian koefisien korelasi tersebut menggunakan rumus uji t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh harga thitung = 2,667 dan ttabel dengan df = 28 ditemukan 1,701. Karena thitung > ttabel (2,667 > 1,701) maka koefisien korelasi yang ditemukan adalah signifikan. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, kebiasaan merokok memiliki kontribusi terhadap VO2 Max sebesar 20,25%. Dengan demikian peneliti menarik kesimpulan bahwa kebiasaan merokok pada Mahasiswa Penkesrek UNESA Angkatan 2015 berpengaruh terhadap VO2 Max, dari kedua variabel tersebut terdapat hubungan yang signifikan dengan sifat hubungan yang berbanding terbalik, sehingga disarankan agar Mahasiswa Penkesrek UNESA Angkatan 2015 dapat mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Kata kunci: Kebiasaan Merokok, VO2 Max.
ANALISIS SWOT PEMBINAAN PRESTASI DI PGSI (PERSATUAN GULAT SELURUH INDONESIA) KABUPATEN LAMONGAN FITRAH DARMAWAN, AHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tercapainya suatu prestasi olahraga didasari oleh pembinaan olahraga yang tersruktur, sistematis dan terencana, yakni mempunyai kaitan yang erat dengan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan program latihan yang ada. PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) Kabupaten Lamongan adalah organisasi induk olahraga Gulat daerah yang ada dibawah naunggan KONI Kabupaten Lamongan, dan telah berdiri sejak 1997 bertujuan untuk mendongkrak prestasi cabang olahraga Gulat. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pembinaan prestasi cabang olahraga Gulat di PGSI Kabupaten Lamongan dengan dengan mengidentifikasi kelemahan, kekurangan, peluang serta ancaman. Memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana hasil pembinaan olahraga Gulat di PGSI Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripstif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah SWOT (strenght, weakness, oppurtunity, threat). Dengan menggunakan metode SWOT diharapkan mendapat hasil yang optimal dalam mengamati pembinaan olahraga Gulat di PGSI Kabupaten Lamongan. Jenis instrumen yang digunakan adalah Angket. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pembinaan Gulat di PGSI Kabupaten Lamongan adalah sangat baik yaitu dengan Angka 88,3%. Angka tersebut didapat dari hasil isian angket yang diisi oleh atlet, pelatih dan pengurus yang ada di PGSI Kabupaten Lamongan dari segi indikator sumber daya manusia dengan rata-rata 87,3%, sarana prasarana 85,4% dan program latihan 92,2%. Beberapa Pelatih sudah memiliki lisensi kepelatihan, yang ditunjang dengan penglaman pelatih saat menjadi atlet, serta adanya komunikasi yang bagus antara pengurus, pelatih, dan atlet. Sarana dan prasarana di PGSI Kabupaten Lamongan sudah memadai untuk melaksanakan pembinaan dan latihan. Kemudian program latihan yang telah dibuat di PGSI Kabupaten Lamongan  juga sudah bagus. Terdapat program latihan jangka pendek dan jangka panjang. Pendanaan yang lancar untuk setiap kompetisi serta adanya bonus bagi atlet yang berprestasi menjadi semangat lebih untuk atlet terus berprestasi. Serta selalu dilakukan evaluasi setelah melaksanakan latihan atau kompetisi. Kata kunci: Pembinaan, olahraga Gulat, PGSI Kabupaten Lamongan, SWOT
PENGARUH SENAM AYO BERGERAK INDONESIA TERHADAP INDEKS MASSA TUBUHLANSIA OBESITAS DI POSYANDU LANSIA KARANG WERDHA KEDURUS SETIAWAN, AGUS
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas adalah kelebihan lemak dalam tubuh yang umumnya ditimbun dalam jaringan subkutan (bawah kulit). sekitar organ tubuh dan kadang terjadi perluasan ke dalam jaringan organnya. Obesitas merupakan salah satu bentuk salah gizi yang banyak dijumpai diantar golongan masyarakat dengan sosial ekonmi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan IMT (Indeks Massa Tubuh) lansia obesitas di Posyandu, Kedurus dengan menggunakan senam ayo Bergerak Indonesia.
EFEKTIVITAS KOMBINASI MINUMAN SARI BUAH PISANG DAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP DAYA TAHAN ANAEROB ARRAFIF, UBAIDILLAH
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya tahan anaerob merupakan salah satu bentuk kondisi fisik yang digunakan dan dibutuhkan dalam permainan olahraga hockey. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas minuman sari buah pisang dan air kelapa muda terhadap daya tahan anaerob  pemain hockey. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian Post Test Only Design. Sampel penelitian sebanyak 10 orang. Karena F hitung > F tabel (5,6 > 4,9), maka Ho ditolak. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai indeks kelelahan pada pemberian air putih mineral sebesar 5,18, pada pemberian kombinasi sari buah pisang sebesar 3,06, dan pada pemberian air kelapa muda  sebesar 4,79. Dari perhitungan indeks kelelahan tersebut menunjukkan bahwa  pemberian kombinasi sari buah pisang dan air kelapa muda lebih efektif dalam penurunan nilai indeks kelelahan dibandingkan dengan  air putih dan air kelapa muda pada daya tahan anaerob. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara  rata-rata pemberian  minuman   air  putih,   kombinasi sari buah pisang dan air  kelapa muda dengan hasil pemberian kombinasi sari buah pisang dan air kelapa muda lebih efektif dalam penurunan nilai indeks kelelahan pada daya tahan anaerob. Kata Kunci : Hockey, Sari Buah Pisang, Air Kelapa Muda, Daya Tahan Anaerob
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN MAKANAN BERGIZI MAHASISWI IKOR ANGKATAN 2014 TERHADAP STATUS GIZI HAMDHAN UTAMA, FAJAR
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri rentan terhadap pembatasan asupan makan karena adanya keinginan memiliki bentuk tubuh yang ideal, adanya perubahan gaya hidup, maupun pengaruh lingkungan dan teman sebaya. Mahasiswi Program Studi Ilmu Keolahragaan dianggap memiliki pengetahuan yang baik mengenai gizi karena menempuh mata kuliah ilmu gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan tingkat pemahaman makanan bergizi terhadap status gizi pada mahasiswi Ikor 2014. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen kuesioner pemahaman makanan bergizi dan metode recall 24 jam untuk megetahui status gizi. Dengan menggunakan total sampling sebanyak 18 sampel. Hasil korelasi diperoleh koefisien korelasi sangat rendah sebesar 0,058 dengan thitung = 0,232 dan ttabel 1,746. Karena thitung lebih kecil dari ttabel maka koefisien korelasi yang ditemukan adalah tidak ada hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian adalah tingkat pemahaman makanan bergizi pada Mahasiswi Ikor Angkatan 2014 tidak berhubungan dengan status gizi. Kata Kunci : Pemahaman Makanan Bergizi, Status Gizi

Page 1 of 2 | Total Record : 13