cover
Contact Name
Mohammad Ariq Nazar
Contact Email
ssj@intjournal.id
Phone
+6289681280126
Journal Mail Official
ssj@intjournal.id
Editorial Address
Jalan Kol.R.W. Sugiarto – RT 02/RW 05 – Kel.Nongkosawit, Kec.Gunung Pati, Kota Semarang (50223), Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sustainable Society Journal
ISSN : -     EISSN : 31249345     DOI : https://doi.org/10.59278
Core Subject :
Sustainable Society Journal, is receptacle scientific publications​ results activity devotion to community carried out by academics, practitioners, and activist social. Journal This aiming For to disseminate innovation and solutions relevant practical​ in face various problems in society. Articles in journal This covers various fields, such as education, health, empowerment economy, technology appropriate use, environment, and development source Power man. Every article in journal This No only to expose activities that have been done, but also includes analysis impact activities, challenges faced, and recommendations For improvement sustainability of the program. With thus, journal This expected can give contribution real for development and improvement quality life public.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 1 no. 2 (2026)" : 5 Documents clear
Peran Digitalisasi dalam Meningkatkan SDM UMKM Batik Semarang Agustiya Fatriya Rizky
Sustainable Society Journal Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : Agung Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran UMKM di Indonesia nampaknya mampu menyerap tenaga kerja dan memberikan kontribusi besar terhadap PDB negara. Salah satu jenis UMKM yang berperan dalam perekonomian negara adalah UMKM Batik Semarang. Produk batik mempunyai keunikan dan merupakan warisan zaman dahulu yang memiliki nilai tersendiri. Semarang merupakan rumah bagi banyak UMKM batik, namun mereka masih menghadapi kendala seperti kendala permodalan, kurangnya promosi, dan kendala dalam negeri terhadap tenaga kerja tidak terampil. Padahal, SDM merupakan mitra organisasi dalam mewujudkan daya saingnya. Sumber daya manusia yang berkualitas mampu melahirkan ide, kreativitas, kepemimpinan dan keberanian sehingga membuka peluang potensial bagi UMKM batik Semarang untuk memasuki pasar global. Namun permasalahan SDM ini nampaknya sering diabaikan oleh UMKM, mengingat praktik pengelolaannya masih cenderung tradisional. Masalah personalia ini mungkin akan menjadi gunung es yang akan muncul di masa depan. Oleh karena itu, perlu adanya integrasi strategi bisnis UMKM Batik Semarang dengan perencanaan sumber daya manusia yang tepat. Kebijakan dan sistem SDM dapat dirumuskan melalui analisis lingkungan eksternal dan internal, seperti penentuan matriks internal/eksternal (IE) melalui analisis SWOT dan hasil analisis kebutuhan/penawaran tenaga kerja. Pada akhirnya, kegiatan rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, perencanaan karir dan sistem kompensasi merupakan strategi perencanaan sumber daya manusia UMKM yang bertujuan untuk mencapai daya saing usaha UMKM.
A IMPROVING THE ROLE OF HEALTH CADRES IN PREVENTION OF ANEMIA IN ADOLESCENT FEMALES Sri Mularsih; Pingkan Amelia Najla
Sustainable Society Journal Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : Agung Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a decrease in the proportion of red blood cells of hemoglobin (Hb) levels that are lower than normal in the blood. Anemia has effects including decreased immunity, lack of oxygen to brain cells. Anemia in adolescent girls can create / have an impact on a continuous cycle of blood deficiency. Adolescent girls who experience anemia are at risk of becoming pregnant women with chronic energy deficiency, which can ultimately cause babies to be born with low birth weight experience stunting. Anemia in adolescent girls can be managed, one of which requires social support such as increasing the role of Health cadres as the spearhead of health drivers in the community to increase social support for adolescent girls with anemia. The problem of anemia in adolescent girls is expected to be overcome with the right strategy. Community service aims to increase the knowledge of Health cadres in 9 health cadre mothers in Summurrejo Village, Gunungpati district Semarang City.
Peningkatan Literasi Digital dalam Pencegahan Informasi Hoaks Bagi PKK Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten Choirunnisa
Sustainable Society Journal Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : Agung Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan tulisan ini akan mendiskusikan mengenai peningkatan literasi digital dalam pencegahan informasi hoaks bagi PKK Kelurahan Kedaung Pamulang Tangerang Selatan. Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan tantangaan baru bagi kehidupan manusia dalam sektor konsumsi informasi. Saat ini, perkembangan tersebut telah menciptakan arus informasi yang begitu masif untuk dikonsumsi publik. Namun sayangnya, banyaknya informasi itu tidak dibarengi dengan peningkatan literasi digital bagi masyarakat. Akibatanya banyak masyarakat menjadi korban berita yang tidak valid kebenarannya. Sebagain besar korban itu ialah perempuan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengabdian melalui peningkatan literasi digita bagi komunitas perempuan. Pengabdian ini dilakkan di Kelurahan Kedaung Pamulang Tangerang Selatan. Metode yang digunakan melalui metode sosialisasi atau ceraamah partisipatif. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih 50 peserta dan 15 perangkat kelurahan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan akan kesadaran literasi digital. Sebelum adanya kegiatan ini, mereka tidak peduli dengan berbagai informasi yang masuk dalam konsumsi mereka. Namun, setelah kegiatan ini berakhir, mereka mulai berfikir akan kehati-hatian dalam menerima setiap informasi yang ada.
Pelatihan Conten Creator Untuk Siswa SMA N 4 Semarang Sutinnarto; Muhammad Agung Setiawan; Lakna Tulas'un; Rif'atul Himmah
Sustainable Society Journal Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : Agung Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegelisahan akan derasnya arus digital yang kerap menjebak generasi muda ke dalam konsumsi pasif, menjadi pijakan utama pelaksanaan pengabdian masyarakat ini. Mitra kami, SMA Negeri 4 Semarang, memiliki potensi besar berupa siswa-siswi yang kreatif namun seringkali tidak memiliki ruang aman untuk mengekspresikan diri secara positif di dunia maya. Pengabdian ini bertujuan tidak hanya untuk mentransfer keterampilan teknis membuat konten, tetapi lebih dari itu, untuk menumbuhkan kesadaran kritis dan kepercayaan diri siswa dalam menyuarakan narasi kebaikan melalui platform digital. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara sistematis dan partisipatif melalui empat tahapan pendekatan humanis. Tahap pertama, observasi, dilakukan dengan mendekati siswa secara informal untuk menggali dan memahami kebutuhan, minat, serta tantangan yang mereka hadapi dalam dunia digital saat ini. Tahap kedua, sosialisasi, menjadi momen berbagi visi dan membangun kesadaran bersama tentang pentingnya literasi digital serta peluang menjadi konten kreator di masa depan. Tahap ketiga, pelatihan intensif, merupakan inti dari program yang dilaksanakan melalui pendekatan experiential learning dan metode "tutor sebaya", di mana siswa diajak belajar storytelling, sinematografi dasar, penyuntingan video, hingga etika bermedia sosial—semua dibungkus dalam suasana yang hangat dan saling mendukung. Tahap keempat, evaluasi, dilakukan tidak hanya untuk mengukur peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga untuk merefleksikan perubahan pola pikir dan rasa percaya diri siswa selama mengikuti rangkaian kegiatan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa siswa tidak sekadar mampu memproduksi konten video pendek berkualitas, tetapi yang lebih penting, mereka kini memahami bahwa menjadi konten kreator adalah salah satu skill kunci di masa depan. Para siswa mulai menyadari bahwa kemampuan membuat konten bukanlah sekadar tren, melainkan bekal hidup yang bermanfaat untuk beradaptasi dengan era digital yang terus bergerak cepat. Mereka pun mulai berani bercerita tentang pengalaman sehari-hari, isu lingkungan sekolah, hingga harapan mereka terhadap masa depan—dengan gaya bahasa remaja yang autentik. Dampak paling mendalam dari program ini adalah lahirnya ekosistem kecil para kreator muda yang saling mendukung, serta meningkatnya rasa memiliki siswa terhadap citra positif sekolah mereka. Dengan demikian, pelatihan yang dilalui melalui empat tahap pendampingan yang humanis dan kontekstual ini membuktikan bahwa energi digital anak muda dapat diarahkan menjadi kekuatan produktif yang membanggakan, sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan formal dan tuntutan keterampilan abad ke-21.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Amposari RW 3 Semarang Melalui Literasi dan Keterampilan Digital Aziz Alfatah; Norma Sukmawati Sugiarto; Siti Puryandani
Sustainable Society Journal Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : Agung Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program literasi digital semakin menempatkan masyarakat desa dan anak-anak sebagai penerima manfaat utama dari pemanfaatan teknologi tepat guna. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN) ini dilaksanakan di RW 3, Kelurahan Amposari, Kedungmundu, Tembalang, Semarang, dengan mengintegrasikan dua program kerja individu: (1) pembuatan video profil wilayah menggunakan aplikasi CapCut sebagai media informasi dan dokumentasi, serta (2) pengenalan konsep dasar pemrograman (coding) kepada anak-anak di TPQ Al-Mabrur melalui permainan edukatif. Program ini menerapkan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat yang meliputi tahap observasi, wawancara, dokumentasi, perancangan materi, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa video profil wilayah berhasil mendokumentasikan kondisi lingkungan, fasilitas umum, serta potensi RW 3 Amposari, yang diproyeksikan sebagai media informasi dan promosi bagi pemerintah kelurahan maupun masyarakat setempat. Sementara itu, pengenalan coding berbasis permainan melibatkan 20 anak TPQ dalam aktivitas penyusunan urutan (sequencing), pengenalan pola, dan penyelesaian labirin (maze-solving) yang terbukti memperkuat kemampuan berpikir logis, fokus, serta pemecahan masalah. Kedua program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital sederhana secara tepat dapat mendukung sistem informasi wilayah sekaligus meningkatkan literasi digital sejak dini bagi anak-anak. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, cuaca yang kurang mendukung, dan bervariasinya tingkat konsentrasi anak-anak, yang diatasi melalui fleksibilitas jadwal serta pendampingan kelompok kecil. Keberlanjutan dari kedua program ini direkomendasikan melalui pembaruan konten secara berkala dan pemanfaatan aktivitas edukasi coding yang berkesinambungan serta lebih bervariasi. Kata Kunci: Video Profil Wilayah; CapCut; Pengenalan Coding; Permainan Edukatif; Pemberdayaan Masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5