cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 2 Documents clear
PENGARUH PROPORSI TEPUNG KETAN PUTIH (ORYZA SATIVA L. VAR GLUTINOSA) DAN TEPUNG PEPAYA (CARICA PAPAYA) TERHADAP SIFAT FISIK MASKER WAJAH TRADISIONAL FAJAR SURYADI, ARFIANTI; , SUHARTININGSIH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PROPORSI TEPUNG KETAN PUTIH (Oryza Sativa L. var Glutinosa) DAN TEPUNG PEPAYA (Carica Papaya) TERHADAP SIFAT FISIK MASKER WAJAH TRADISIONAL Arfianti Fajar Suryadi S1 Pendidikan Tata Rias,. Fakultas Teknik, Universitas Negeri. Surabayaa arfiantisuryadi@mhs.unesa.ac.id Dra. Hj. Suhartiningsih, M.Pd Dosen S1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik,. Universitas. Negeri Surabaya suhartiningsih@unesa.ac.id Abstrak : Masker wajah tradisionall pada umumnya terbuat dari. bahan ? bahan alami. Berdasarkan survey dilapangan, beberapa masker wajah yang beredar dipasar mengandung bahan alami seperti jeruk nipis, pegagan, serta teh hijau. Penelitian ini menggunakan bahan dasar alami ketan putih, bahan aktif pepaya bangkok setengah matang, serta bahan aromatik melati putih sebagai inovasi baru masker wajah tradisional. Ketan putih memiliki kandungan amilopektin lebih tinggi sehingga masker dapat melekat dengan baik. Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membersihkan wajah hingga ke pori ? porii dan mengangkat sell kulit mati.i Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh.hproporsii tepung. ketan putih dan tepung.g.pepaya terhadap sifat fisik masker yang meliputi warna, aroma, tekstur,r daya lekat,,t kekentalan, dan tingkat kesukaan panelis, serta untuk mengetahui masa simpan masker wajah tradisional..l Jenis penelitiannini adalah eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah proporsii tepung ketan putih dan. tepung pepaya yaitu X1 (1:1), X2 (3:2), X3 (7:3) dan X4 (4:1). Variabel terikat dalam penelitian inii adalahhsifatt fisik yang meliputi warna, aroma, tekstur, daya lekat, kekentalan, dan tingkat kesukaan panelis.sPengumpulan data dilakukan dengan observasi oleh 30 orang panelis. Analisis data menggunakan uji Anava Tunggal dilanjutkan uji Duncan dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh proporsi tepung ketan putih dan tepung pepaya terhadap semua aspek sifat fisik masker wajah tradisional. Uji duncan menunjukkan sifat fisik sediaan masker X4 (4:1) lebih berwarna coklatt muda, bertekstur lebih halus, lebih beraroma khas bunga melati, lebih lekat, lebih kental, dan lebih disukai.iipanelis.ssJumlah koloni bakteri dan jamur dibawah sehingga sampai hari ke 7 masker.r wajah tradisional masihhlayak digunakan. Disarankan untuk dilakukan uji masa simpan yang lebih lama. dengan syarat lebih meningkatkan kebersihan saat penambahan masker serta perbaikan proses pengeringan pada buah pepaya. Kata Kunci: Masker Wajah Tradisional, Ketan Putih, Pepaya. Abstract The traditional face mask is usually made of natural ingredients. Based on the field survey, most of face mask found in market are made of natural ingredients such as limes, kola and green tea. This study uses natural white rice as basic ingredient, active medium bangkok papaya, and additional ingredient as aromatic feature which is white jasmine as a new innovation in traditional face mask. White rice has higher amyl pectin that will make the mask become stickier. Papaya is a fit ingredient for face mask as it contains papaya enzyme that can clean face through its pores and eliminate skin?s dead cell. The objective of study aims to reveal the proportion effect on the physical properties that cover colors, fragrances, textures, stickiness, density, and preference level of panelists, another objective of this study to measure the use expectancy of traditional mask. The study uses experiment method. The free variable of study is white rice and papaya powder which are X1 (1:1), X2 (3:2), X3 (7:3), and X4 (4:1). The bound variables of study are the physical properties which are colors, fragrances, textures, stickiness, density, and preference level of panelists. The data. collection.n techniquee is using observation of 30 panelists. The data analysiss uses One ?Way Anova test followed by Duncan test by using SPSS program.m The result of study shows that there is an effect on the physical properties of traditional face mask. The Duncant test that shows the physical properties of preparation mask X4 (4:1) has lighter brown color, smoother texture, significance jasmine fragnance, and preferred by panelists. The number of bacteria anad fungus are less than , the traditional face mask is still able to use until 7th day of experiment. It is suggested to apply longer use expectancy within condition of cleaner situation while adding the mask and the fixation of drying process of papaya fruit. Keywords: Traditonal Face Mask, White Rice, Papaya
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PANGGUNG UNTUK PERFORMA SINDEN DI KOTA MALANG MELALUI PELATIHAN IRIANI PUTRI PRATIWI, PUSPITA; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PANGGUNG UNTUK PERFORMA SINDEN DI KOTA MALANG Puspita Iriani Putri Pratiwi S1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya puspitapratiwi@mhs.unesa.ac.id Dindy Sinta Megasari, S.Pd.,M.Pd Dosen S1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya dindymegasari@unesa.ac.id Abstrak : Peningkatan keterampilan tata rias wajah panggung h adalah pelatihan tata rias wajah k panggung untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang tata rias wajah panggung pada sinden di Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui hasil dari pelatihan keterampilan tata rias wajah panggung pada sinden di Kota Malang, untuk mengetahui hasil respon pesinden terhadap pelatihan, untuk mengatahui hasil respon penonton. Jenis Penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian ini adalah sinden di Kota Malang sebanyak 25 orang peserta. Teknik dalam pengambilan data menggunakan angket dan observasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan respon peserta meningkat 100% mendapat respon positif terhadap kegiatan pelatihan, hasil dari sebelum dan sesudah diadakan pelatihan untuk performa sinden di Kota Malang menunjukkan nilai sebelum sebanyak 62.0, sedangkan nilai sesudah sebanyak 88,4, hasil yang di dapatkan melalui uji normalitas adalah 0,032 > 0.05 data dapat dinyatakan terdistribusi normal dan memiliki perbedaan yang signifikan pada hasil pre-test dan post-test dengan selisih 10.56. Hasil respon penonton mendapat nilai aspek 1 sebanyak 82.50%, nilai aspek 2 sebanyak 79.20, nilai aspek 3 sebanyak 95.70%, nilai aspek 4 sebanyak 99%, aspek 5 sebanyak 92%. Terdapat peningkatan yang signifikan sebelum ataupun sesudah adanya pelatihan untuk sinden di Kota Malang. Kata Kunci a : Tata Rias Wajah Panggung Performa, Sinden Abstract: Improving tehe stage make-up skills is a stage make-up training to improve the skills and knowledge of stage make-up sinden in Malang City. the purpose of this research is to find out the results of stage make-up skills training at sinden in Malang City, to find out the results of the pesinden?s respons to training audience response. This type ofresearch is pre-ekperimental design with the design of one group pre-test and post-tes design. The subject of this study was sinden in Malang City as manyas 25 participants. The technique in collecting data uses questionnaires and observations. The analysis in this study used the t-test. The results showed that the management of participant?s responses to improved stage make-up skills shwed that the everage results of 100% received a positive response to the training activities, the results of before and after the stage make-up skills improvement for sinden performance in Malang Cityshowedan average valu the pre-test is 62,0, while the value for the post-test average is 88.4, the results , the results obtained through the normality test are 0.032> 0.05 data can be declared normally distributed and has a significant pre-test, post-test difference of 10.56. The results of the audience response received aspect 1 scores as much as 82.50%, aspect 2 values ??as much as 79.20, aspect 3 values ??as much as 95.70%, aspect 4 values ??as much as 99%, aspect 5 as much as 92%. There is a significant increase in the skills and knowledge of stage makeup before or after the improvement of makeup stage skills for sinden performance in Malang City. Keywords : Stage Performance Formation, Sinden

Page 1 of 1 | Total Record : 2