cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Boga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 21 Documents clear
PENGENDALIAN TENAGA KERJA DAN BAHAN MAKANAN PADA KEGIATAN PRODUKSI DI MAIN KITCHEN HOTEL MEIRSA ARUMSARI, PUTU
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pengendalian tenaga kerja dan bahan makanan pendahuluan, bersama dan umpan balik pada kegiatan produksi di Main Kitchen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, bertujuan untuk memberikan penjabaran dan gambaran tentang suatu fenomena dalam situasi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian tenaga kerja meliputi; (1) pengendalian pendahuluan yang mencakup peraturan ? peraturan, meliputi kewajiban dan hak tenaga kerja, penjadwalan tenaga kerja dan analisis pekerjaan (job description); (2) pengendalian bersamaan meliputi pelaksanaan pekerjaan, pelatihan, kedisiplinan tenaga kerja; (3) penegndalian umpan balik meliputi evaluasi kinerja karyawan. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa pengendalian tenaga kerja di objek penelitian dikategorikan baik karena jika dilihat dari sudut pandang peraturan. Objek penelitian ini memiliki peraturan yang dijadikan acuan untuk kegiatan setiap harinya. Peraturan yang dimiliki disebut dengan KKB yang mengacu pada UUD Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. Peraturan tertulis ini wajib diketahui dan ditaati oleh setiap karyawan. Jika karyawan melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan maka akan mendapatkan ganjaran berupa sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Hal ini sesuai dengan Peraturan tertulis milik perusahaan KKB No. 02/KKB/HP/2003 pada bab XIV. Dengan adanya peraturan dan sanksi akan membentuk perilaku karyawan sesuai dengan alur geraknya. Dengan adanya pengendalian tenaga kerja akan didaptkan gambaran kemampuan karyawan yang nantinya dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penempatan jabatan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya. Begitupun juga pengendalian bahan makanan meliputi; (1) pengendalian pendahuluan yang mencakup peraturan ? peraturan, meliputi pengadaan bahan makanan; (2) pengendalian bersama meliputi penerimaan bahan, penyimpanan bahan dan pengolahan bahan makanan; (3) pengendalian umpan balik meliputi evaluasi bahan yang disebut ending inventory. Prosedur pengendalian bahan makanan mengacu pada dokumen milik Accounting PH/ACC/SOP/01/01/96. Keterlaksaan prosedur pengendalian bahan yaitu pengadaan bahan dan penerimaan bahan dilaksanakan sesuai SOP yang berlaku. Penyimpanan bahan dibagi menjadi dua bagian bahan basah dan bahan kering. Penyimpanan bahan basah tidak dilakukan dengan baik. Penyiapan bahan dan pengolahan bahan dilaksanakan hampir semua indikator. Capaian tersebut dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan prosedur pengendalian bahan dikategorikan baik. Namun jika dirinci dari setiap prosedur pengendalian bahan, ada beberapa poin yang harus diperbaiki. Kata Kunci: Pengendalian Tenaga Kerja, Pengendalian Bahan Makanan, Kegiatan Produksi Abstract This study aims to describe the control of labor and preliminary materials, together and feedback on production activities in Main Kitchen. Data collection techniques in this study were interviews, observation and documentation. The data analysis technique used in this study is descriptive qualitative, aiming to provide a description and description of a phenomenon in certain situations. The results of the study indicate that labor control includes; (1) preliminary control that includes regulations - including labor obligations and rights, workforce scheduling and job analysis (job description); (2) concurrent control includes the implementation of work, training, labor discipline; (3) the control of feedback includes evaluating employee performance. After conducting research, it can be concluded that labor control in the research object is categorized as good because if viewed from a regulatory point of view. The object of this research has rules that are used as a reference for activities every day. The rules that are owned are referred to as KKB which refers to the Labor Constitution No. 13 of 2003. This written regulation must be known and obeyed by each employee. This is in accordance with the written rules of the company KKB No. 02 / KKB / HP / 2003 in chapter XIV. With the existence of regulations and sanctions will shape employee behavior in accordance with the flow of motion. With the existence of labor control will be obtained an overview of the ability of employees who later can be used as material for consideration in placement according to their abilities and expertise. Likewise, controlling food ingredients includes; (1) preliminary control which includes regulations, including the procurement of food ingredients; (2) joint control includes receipt of materials, storage of materials and processing of food ingredients; (3) Controlling feedback includes evaluating materials called ending inventory. Food control procedures refer to documents belonging to Accounting PH / ACC / SOP / 01/01/96. The effectiveness of material control procedures, namely the procurement of materials and receipt of materials is carried out according to the applicable SOP. Storage of materials is divided into two parts wet material and dry ingredients. Storage of wet material is not done well. Preparation of materials and processing of materials carried out almost all indicators. These results can be concluded that the implementation of material control procedures is categorized as good. But if it is specified in each procedure for controlling materials, there are several points that must be corrected. Keywords: Labor Control, Food Control, Production Activities
PENGARUH KEBIASAAN MAKAN KELUARGA TERHADAP STATUS GIZI ANAK DI SDN BABAK SARI - KECAMATAN DUKUN - KABUPATEN GRESIK (STUDI KASUS) PUTRI PRASASTI, HARUMITA
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan sebuah gambaran kondisi seseorang akibat dari konsumsi, penggunaan dan penyerapan makanan. Keadaan status gizi anak dipengaruhi oleh kebiasaan makan yang diterapkan sehari-hari dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui : (1) Status gizi anak di SDN Babak Sari. (2) Bagaimana kebiasaan makan anak di SDN Babak Sari. Dan (3) Pengaruh Kebiasaan Makan Terhadap Status Gizi Anak di SDN Babak Sari.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan sampel 20 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, tes, kuesioner, pengukuran antropometri sampel dan metode Food Frequency Questionnare. Analisis data menggunakan statistik non parametik dengan uji Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan : 1) Status gizi anak di SDN Babak sari secara keseluruhan dikatakan Baik Sebesar 70% siswa dalam kategori status gizi normal , 25% siswa dalam kategori gizi lebih dan 5% kategori status gizi kurang. 2) Kebiasaan makan dalam keluarga siswa SDN Babak Sari membentuk pola makan dengan frekuensi makan tiga kali makan utama yaitu (sarapan, makan siang, dan makan malam) dan mayoritas tidak diimbangi dengan dua kali makan selingan, jenis makanan yang sering dikonsumsi adalah nasi sebagai makanan pokok, sosis sebagai lauk hewani, tempe sebagai lauk nabati, kubis, wortel, bunci dan kembang kol merupakan sayuran yang sering dikonsusmsi, sedangkan buahnya adalah papaya, pisang blewah dan jeruk, minuman dengan frekuensi sering adalah air putih dan susu, jajanan yang sering dikonsumsi adalah bakwan. 3) Pengaruh kebiasaan makan terhadap status gizi anak ditinjau dari faktor-faktor diatas memilki pengaruh positif dan signifikan. Pengetahuan ibu dan sikap ibu secara simultan berpengaruh terhadap status gizi anak sebesar 34% dan 66% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diukur dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kebiasaan Makan Keluarga, Status Gizi Anak
PENGENDALIAN BAHAN MAKANAN DI KATERING DETYA W, AMALIA
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGENDALIAN BAHAN MAKANAN DI KATERING Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengendalian bahan makanan yang dilaksanakan dan dampak pengendalian yang telah dilaksanakan di salah satu katering yang berlokasi di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data yaitu (1) wawancara untuk mengetahui peraturan, prosedur atau SOP, gambaran umum dan data pekerja; (2) observasi untuk mengetahui keterlaksanaan prosedur pengendalian bahan di Katering Ibu Surabaya; (3) dokumentasi untuk mengetahui prosedur pengendalian bahan. Pengambilan data dilakukan bulan Februari-Maret 2018. Hasil penelitian ini adalah pengendalian bahan makanan dilaksanakan berjalan dengan baik. pengendalian bahan makanan yang dikelompokan menjadi tiga yaitu (1) pengendalian bahan pendahuluan yang mencakup peraturan mengenai katering dan pengendalian bahan makanan, prosedur dan SOP kerja, perencanaan menu, proses pembuatan daftar kebutuhan bahan, daftar ketersediaan bahan dan daftar pesanan kebutuhan; (2) pengendalian bahan bersama yaitu koordinasi antar bagian produksi, pembelian dan store dalam proses pembelian bahan; (3) pengendalian bahan umpan balik yang berfokus pada hasil akhir yaitu analisis penggunaan bahan selama proses produksi serta evaluasi produk dan kinerja dan analisis keuangan yang dilakukan setiap akhir bulan.. Kata kunci : Pengendalian, Bahan Makanan, Katering, Abstract The purpose of this study was to determine the control of food ingredients carried out and the impact of the control that had been implemented in catering Ibu Surabaya. Retrieving data using; (1) documentation for procedures or SOP, an overview of the company and employee data; (2) observation to determine control procedures and enforceability of these procedures; (3) documentation to determine the feasibility of materials control procedures at the catering Ibu Surabaya. Dte were collected during February-March 2018. The results of this study are control of food ingredients grouped into three, namely (1) control of preliminary materials which includes the process of making a list of material needs, a list of availability of ingredients and a list of order needs; (2) joint material control, namely coordination between parts of production, purchase and store in the process of purchasing materials; (3) feedback material control that focuses on the final result analysis of material use during the production process. The material control carried out has more control over the use of food ingredients. Keywords: Control, Food Material, Catering
PENGEMBANGAN BUKU PERENCANAAN MEUNU PENDERITA HEPATITIS A USIA 19-29 TAHUN ENGGAR KUSUMOWATI, DWI
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.Buku perencanaan menu untuk penderita hepatitis A usia 19-29 tahun dirancang untuk menjadi salah satu alternatif pilihan buku perencanaan menu makanan penderita Hepatitis A supaya bisa mengembalikan status gizi yang baik dan mencapai kesehatan yang optimal. Pengembangan buku perencanaan menu penderita hepatitis A ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektivan buku serta respon penderita terhadap buku. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model yang dikembangkanBorg and Gall.Subjek yang diuji coba dalam penelitian ini adalah 10 orang yang pernah menderita dan sedang menderita Hepatitis A. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, angket dan metode tes.Teknik wawancara dan observasi digunakan untuk memperoleh data deskriptif tentang karakteristik penderita hepatitis A. Teknik angket digunakan untuk mengambil data kuantitatif validasi menu, validasi buku, kepraktisan buku dan respon penderita terhadap buku.Metode tes untuk mengetahui keefektifan buku.Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan hasil tes dianalisis menggunakan SPSS uji t berpasangan (Paired Samples Statistics). Hasil penelitian menunjukkan bahwa susunan menu layak untuk digunakan dengan skor 73%, kemudian buku perencanaan menu juga sangat layak untuk digunakan dengan skor 81.1%. Selanjutnya buku sangat praktis digunakan karena memiliki skor 82% dan buku dikatakan efektif digunakan karena pengetahuan penderita meningkat setelah membaca buku yang dilihat dari kenaikan hasil tes dengan uji t berpasangan yang menunjukkan t hitung 4.521 dengan sig. 0.001 (<0.05) yang artinya buku berpengaruh untuk meningkatkan pengetahuan responden. Respon dari penderita terhadap buku memiliki rata-rata 88% dengan kriteria sangat baik digunakan.Dengan demikian, buku perencanaan menu ini layak, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai pedoman penyusunan menu bagi penderita hepatitis A. Kata Kunci: Buku perencanaan menu, hepatitis A, penelitian pengembangan
PENGARUH PROPORSI PUREE GATOT INSTAN DAN JENIS SHORTENING TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DONAT ANGGRAINI PUTRI PRAHARA WISUDAWANNINGRUM, DWI
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Donat gatot instan merupakan produk roti manis yang berbentuk bulat dengan lubang ditengahnya dan proses akhir pengolahan digoreng dengan proporsi puree gatot instan dan penggunaan jenis shortening yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh proporsi puree gatot instan dan jenis shortening terhadap sifat organoleptik donat gatot instan yang meliputi bentuk, warna permukaan kulit, warna penampang, aroma, pori-pori, tekstur, rasa dan tingkat kesukaan yang dilanjut dengan uji kandungan gizi pada produk terbaik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan variabel bebas proprosi puree gatot instan yaitu 7:3 dan 6:4, dan jenis shortening margarin, mentega, dan margarin:mentega. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi oleh 35 panelis. Analisis data menggunakan metode analisis varian tunggal (one way anova) dan diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh proporsi puree gatot instan dan jenis shortening terhadap sifat organoleptik warna permukaan kulit, warna penampang dan pori-pori donat gatot instan. Hasil uji kandungan gizi produk donat gatot instan terbaik diperoleh dari proporsi puree gatot instan 6:4 dan jenis shortening mentega, sebagai berikut : karbohidrat 39,06 gram, protein 10,97 gram, lemak 23,28 gram, serat 2,46 gram dan kalsium 119,34 mg yang memiliki kriteria permukaan kulit medium brown, warna penampang grey, dan pori-pori sedang tidak merata Kata kunci: Donat, puree gatot instan, jenis shortening.
MANAJEMEN PRODUKSI KRIPIK USUS DAN KRIPIK CEKER AYAM PADA USAHA KECIL MENENGAH NR DI DESA SIDOWUNGU KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK ROSITA DWIJAYANTI, NILA
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK MANAJEMEN PRODUKSI KRIPIK USUS DAN KRIPIK CEKER AYAM PADA USAHA KECIL MENENGAH ?NR? DI DESA SIDOWUNGU KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIKNR merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di Desa Sidowungu Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. UKM NR memproduksi kripik usus dan kripik ceker ayam yang merupakan makanan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan manajemen produksi kripik usus dan kripik ceker ayam pada UKM NR di Desa Sidowungu Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Unsur yang diterapkan diantaranya manusia, uang, bahan, peralatan, teknik, dan pasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di UKM NR. Metode penelitian yang digunakan diantaranya metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan uji organoleptik. Analisis data kualitatif yang digunakan adalah dengan cara reduksi data, penyajian data, memperhatikan hasil data yang dikumpulkan, kemudian dilanjut dengan proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memberikan informasi tentang: 1) perencanaan manajemen produksi kripik usus dan kripik ceker ayam di UKM NR sudah sesuai dengan proses manajemen produksi namun masih ada kekurangan yaitu pada bahan baku, peralatan, keadaan dapur, dan lantai; 2) pengorganisasian manajemen produksi kripik usus dan kripik ceker ayam di UKM NR beberapa sudah terlaksana dengan baik namun dalam pengorganisasian masih ada yang perlu diperbaiki pada pengorganisanian alat kurang tertata dengan baik; 3) pelaksanaan dalam manajemen produksi kripik usus dan kripik ceker ayam di UKM NR sudah terlaksana dengan baik; 4) pengawasan dalam proses produksi kripik usus dan kripik ceker ayam di UKM NR dilakukan oleh pemilik UKM; 5) Faktor yang mempengaruhi keberhasilan manajemen produksi adalah proses produksi kripik usus dan kripik ceker ayam yang masih tradisional tetapi banyak disukai oleh konsumen, keunggulan yang dimiliki UKM sehingga dalam proses produksi mengalami peningkatan, dan ketelatenan yang dimiliki oleh pemilik UKM sehingga proses produksi berjalan sesuai apa yang diinginkan oleh konsumen. Kata Kunci: manajemen produksi, kripik usus dan kripik ceker ayam, UKM ABSTRACT PRODUCTION MANAGEMENT OF USUS CRISPY AND CHICKEN FOOD CRISPY IN SMALL MEDIUM ENTERPRISES "NR" IN SIDOWUNGU VILLAGE, GRESIK DISTRICTNR is a Small and Medium Enterprises (UKM) which located in Sidowungu Village, Menganti District, Gresik Regency. UKM NR produces usus crispy and chicken feet crispy which are snacks. This study aims to know about: planning, organizing, implementing, monitoring, and factors that influence the success of UKM NR production management in producing usus crispy and chicken feet crispy. The elements that are applied include of humans, money, materials, equipment, techniques, and markets. The type of this study is a qualitative descriptive study which has conducted in UKM NR. The research methods that used in this study include of interview, observation, documentation, and organoleptic tests. The way how to analysis Qualitative data in this study is by using reducing data, presenting data and paying attention to the results of data collected, then it is continued with drawing conclusions process. The results of the study provide information about: 1) the management planning of the production usus crispy and chicken feet crispy in UKM NR is in accordance with the production management process but there are still shortcomings in material, equipment, kitchen condition, and floor; 2) the organizing of production management usus crispy and chicken feet crispy in UKM NR have been done well but in organizing there are still things that need to be improved, for example in organizing tools that are still not well organized; 3) the implementation of the production management usus crispy and chicken feet crispy in UKM NR has been well implemented; 4) supervision in production process of usus crispy and chicken feet crispy in UKM NR is carried out by UKM owners; 5) Factors that influence the success of production management are the production process of intestine chips and chicken claw chips that are still traditional but many consumer like it, the excellence which is had by the UKM so it makes the production processes of intestine chips and chicken claw chips are increase, and and the patience that is had by the owner, so the production process goes appropriate with wath the consumers want. Keywords: production management, usus crispy and chicken feet crispy, UKM.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS BAHAN MAKANAN DARI UNGGAS DAN HASIL OLAHNYA PADA SISWA KELAS X SMKN 1 BUDURAN SIDOARJO WISENO WAHYU AJI, PANDHU
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Problem Based Learning (PBL) sebuah model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui keterlaksanaan sintak model pembelajaran, hasil belajar, dan respon siswa dalam penerapan PBL pada kompetensi dasar menganalisis bahan makanan dari unggas dan hasil olahnya pada siswa kelas X di SMKN 1 Buduran Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan desain eksperimen Two-Group Pretest-Postest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk mengamati pelaksanaan PBL dan hasil belajar keterampilan berpikir kritis, tes untuk mengetahui hasil belajar kognitif , serta angket untuk mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan PBL. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas X Jasa Boga 2 dengan jumlah 27 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X Jasa Boga 3 dengan jumlah 24 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data hasil belajar menggunakan uji ANAVA satu arah (ANOVA one way) dengan Software IBM SPSS Statistic 24 dan analisis respon siswa menggunakan persentase. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan sintak PBL termasuk dalam kategori sangat baik. (2) Penerapan PBL berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif dan keterampilan berpikir kritis kompetensi dasar menganalisis bahan makanan dari unggas dan hasil olahnya pada siswa kelas X di SMKN 1 Buduran Sidoarjo. (3) Respon siswa terhadap proses pembelajaran dengan PBL menunjukkan respon positif dengan rata-rata persen respon keseluruhan pertanyaan mencapai 89,26% (sangat baik). Kata kunci : problem based learning, hasil belajar, respon siswa Abstract Problem Based Learning (PBL) a model learning that presents contextual problems that stimulate participants students to study. This study aims to determine the syntax implementation of learning models, learning outcomes, and student responses in the application of PBL on the basic competencies of analyzing food ingredients from poultry and their results on students of class X in SMK 1 Buduran Sidoarjo. This type of research is quasi-experimental, with experimental design Two-Group Pretest-Postest Design. The data collection technique uses an observation method to observe the implementation of PBL and the results of learning critical thinking skills, tests to find out cognitive learning outcomes, and questionnaires to determine student responses to PBL implementation. Subjects in this study were students of class X Hospitality 2 with a number of 27 students as an experimental class and class X Hospitality 3 by the number of grade 24 students as control.The technique of analyzing learning data uses a one-way ANOVA test with IBM SPSS Statistic Software 24 and analysis of student responses using percentages. The results of the analysis of research data show that (1) the implementation of PBL syntax included in the excellent category. (2) Implementation of PBL experienc influenced to the cognitive learning and critical thinking skills to analyze the basic competence of poultry and food ingredients in class X in SMK 1 Buduran Sidoarjo.(3) Students responses to the learning process with PBL showed a positive response with an average percent of responses to the overall question reaching 89.26% (very good). Keywords: problem based learning, student learning outcomes, student response
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TIWUL TAWAR INSTAN DAN JENIS SHORTENING TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK KUE LAPIS SURABAYA (LAYER CAKE) AJENG TSALASZA ZAIN, CANDA
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kue lapis Surabaya disebut juga layer cake adalah jenis cake yang terdiri atas beberapa lapisan kuning coklat kuning dengan selai sebagai perekatnya. Kue lapis Surabaya terbuat dari tepung terigu, gula, telur, shortening, baking powder, dan emulsifier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh substitusi tepung tiwul tawar instan dan jenis shortening terhadap sifat organoleptic kue lapis Surabaya meliputi warna, tekstur, pori-pori, aroma, rasa dan tingkat kesukaan, 2) kandungan gizi pada produk terbaik kue lapis Surabaya tiwul dari uji organoleptic meliputi karbohidrat, protein, lemak, kalsium, serat, fosfor, dan kandungan air. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain factorial 3x2, dimana variable bebas adalah proporsi tepung tiwul tawar instan:jenis shortening. Tepung tiwul tawar instan 50%:margarin. Tepung tiwul tawar instan 50%:mentega. Tepung tiwul tawar instan 75%:margarin. Tepung tiwul tawar instan 75%:mentega. Tepung tiwul tawar instan 100%:margarin. Tepung tiwul tawar instan 100%:mentega. Variable terikat penelitian ini adalah warna, tekstur, pori-pori, aroma, rasa dan tingkat kesukaan. Teknik pengambilan data adalah observasi melalui uji organoleptik, yang dilakukan oleh 15 panelis terlatih dan 15 panelis semi terlatih. Analisis data hasil uji organoleptik menggunakan uji anava ganda dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil terbaik kue lapis Surabaya selanjutnya dilakukan uji kandungan gizi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Substitusi tepung tiwul tawar berpengaruh nyata terhadap warna, tekstur, pori-pori, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan tingkat kesukaan. Sedangkan jenis shortening berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan tingkat kesukaan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pori-pori dan tekstur, 2) Kandungan gizi kue lapis Surabaya tiwul berdasarkan uji laboratorium melalui uji proksimat menunjukkan hasil karbohidrat 53,48%, protein 8,46%, lemak 3,74%, kalsium 68,16 mg, serat 3,74%, fosfor 96,14 mg, dan air 28,24%. Kata Kunci: Kue lapis Surabaya, tepung tiwul tawar instan, shortening Abstract Surabaya layer cake is a type of cake consists of several layers of yellow-brown-yellow with jam as the adhesive. Surabaya layer cake made of flour, sugar, eggs, shortening, baking powder, and emulsifiers. This study aims to determine 1) The influence of tiwul plain instant flour substitution and type of shortening on organoleptic properties of Surabaya layer cake include color, texture, pores, aroma, taste and preference level, 2) The nutrient content of the best Surabaya tiwul layer cake include carbohydrates, protein, fat, calcium, fiber, phosphorus, and water content. This research is an experimental study with a 3x2 factorial design, where the independent variable was the proportion of tiwul plain instant flour: the type of shortening. 50% tiwul plain instant flour: margarine. Instant fresh flour 50% tiwul plain instant flour: butter. 75% tiwul plain instant flour: margarine. 75% tiwul plain instant flour: butter. 100% tiwul plain instant flour: margarine. 100% tiwul plain instant flour: butter. The dependent variable of this study is the color, pores, aroma, texture, taste and preference level. Data collection technique used an observation sheet by organoleptic tests conducted by 15 trained panelists and 15 semi-trained panelists. Data analysis from organoleptic test results using multiple anava test and continued with Duncan test. The best product results of the Surabaya layer cake then tested for nutrient content. The results showed 1) proportion of tiwul plan instant flour significantly affected color, texture, pores, and taste, but did not significantly affect aroma and level of preference. While the type of shortening has a significant effect on color, aroma, taste, and level of preference, but does not significantly affect the pores and texture, 2) The best nutritional content of Surabaya layer cake were 50% instant fresh tiwul flour with a type of shortening butter. Based on the results of laboratory tests in the form of a proximate chemical content test namely carbohydrate 53.48%, protein 9.46%, fat 3.74%, calcium 68.1 mg, fiber 3.74%, phosphorus 96.14 mg, and water 28.24% . Keywords: Surabaya Layer Cake, Tiwul Plain Instant Flour, Shortening.
HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH BERMUATAN KEWIRAUSAHAAN DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TATA BOGA JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DWI CANDRA, RICKO
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Edukasi kewirausahaan sangat dibutuhkan mahasiswa agar dapat berwirausaha dan mengurangi masalah pengangguran di negeri ini. Tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui prestasi belajar Mahasiswa Prodi S1 Pendidian Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya; 2) Untuk mengetahui minat wirausaha Mahasiswa Prodi S1 Pendidian Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya; 3) Untuk mengetahui adanya hubungan antara prestasi belajar mata kuliah bermuatan kewirausahaan dengan minat berwirausaha mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 49 mahasiswa program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya 2013. Data dikumpulkan melalui dokumentasi siakad.unesa.ac.id dan kuisioner minat berwirausaha. Selanjutnya data diolah menggunakan SPSS dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Rata-rata prestasi belajar mahasiswa mata kuliah bermuatan kewirausahaan dalam katagori Baik; 2) Rata ? rata skor minat berwirausaha mahasiswa dalam kategori baik; 3) tidak ada hubungan yang signifikan antara prestasi belajar mata kuliah bermuatan kewirausahaan dengan minat berwirausaha mahasiswa. Abstract Entrepreneur education is needed by student for being entrepreneur. It can decrease the high unemployement rate problem. The objective of this study are 1) to describe entrepreneur courses achievement among students in Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya 2) to describe entrepreneurial intention among students in Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya 3) to analyze the relationship between entrepreneur courses achievement and entrepreneurial intention among students in Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya. This quantitavive study was attended by 49 students from Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya 2013. Data was collected from siakad.unesa.ac.id documentation and entrepreneurial intention questionnaire. Data was analyzed using SPSS software with Pearson corelation test. The results are 1) the average of entrepreneur courses achivement among student in Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya is good 2) the average of entrpereneurial intention score among student in Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya is good 3) there is no significant correlation between entrepreneur courses achivement and entrpereneurial intention among student in Culinary Education Program, Faculty of Engineering, The State University of Surabaya. Keywords: Entrepreneurship, education, intention
PENGARUH SUBSTITUSI PUREE KACANG TUNGGAK ( VIGNA UNGUICULATA L.WALP) DAN JUMLAH AIR TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK FRENCH BAGUETTE (ROTI PERANCIS) RARA GUVITHA, DEVY
Jurnal Tata Boga Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tata Boga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

French baguette adalah produk roti berbentuk lonjong yang berasal dari Perancis. French baguette kacang tunggak merupakan modifikasi roti yang memanfaatkan puree kacang tunggak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh substitusi puree kacang tunggak dan jumlah air terhadap sifat organoleptik french baguette; 2) pengaruh interaksi subtitusi puree kacang tunggak dan jumlah air terhadap sifat organoleptik french baguette; 3) nilai gizi per 100 gram french baguette kacang tunggak hasil organoleptik terbaik. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan dua variabel bebas yaitu puree kacang tunggak dan jumlah air dengan variabel terikat berupa sifat organoleptik french baguette meliputi warna kerak, ketebalan kerak, tekstur kerak, warna penampang, pori-pori, keempukan, aroma, rasa dan kesukaan. Pengumpulan data menggunakan observasi secara organoleptik yang dilakukan oleh 30 panelis. Analisis data menggunakan uji Anava Two Way dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) substitusi puree kacang tunggak berpengaruh nyata terhadap warna kerak, aroma, rasa dan tingkat kesukaan; 2) Jumlah air berpengaruh nyata terhadap ketebalan kerak, tekstur kerak, pori-pori, keempukan dan tingkat kesukaan; 3) Interaksi substitusi puree kacang tunggak dan jumlah air berpengaruh nyata terhadap warna kerak, ketebalan kerak dan tingkat kesukaan; 4) Nilai gizi french baguette kacang tunggak per 100 gram mengandung protein 13,87%, karbohidrat 51,20%, lemak 2,94%, serat 0,84%, kalsium 392 mg dan kadar air 12,57% dari formula substitusi puree kacang tunggak 25% dan jumlah air 400 gram dengan kriteria warna kerak coklat muda, tekstur renyah, sedikit tebal, berpori kecil merata dengan warna putih kekuningan, sedikit beraroma dan berasa kacang tunggak, serta yang paling disukai. Kata Kunci: french baguette, puree kacang tunggak, sifat organoleptik

Page 2 of 3 | Total Record : 21