cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2013)" : 34 Documents clear
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA GARAM RAKYAT (PUGAR) DI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN PAMEKASAN RINDAYANI
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu proses dan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan masyarakat lemah agar dapat mengidentifikasi, menganalisis, menetapkan kebutuhan dan potensi serta masalah yang dihadapi dan memilih alternatif pemecahannya dengan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki secara mandiri. Salah satu upaya pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat adalah program PUGAR. Program ini berawal dari adanya permasalahan kondisi garam nasional dimana produksinya selain tidak mencukupi kebutuhan garam nasional, kualitas garam yang dihasilkan juga rendah yang berakibat pada rendahnya pendapatan petambak garam. Program PUGAR merupakan salah satu strategi yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk meningkatkan kuantitas maupun kualitas garam rakyat. Hal tersebut mendorong perlunya mengkaji lebih dalam bagaimana strategi pemberdayaan masyarakat melalui program PUGAR di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari ketua Tim teknis PUGAR, Tenaga pendamping dan masyarakat petambak garam (KUGAR). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang dijalankan melalui program PUGAR di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan dapat dilihat dari aspek sasaran, teknik, dan tujuan. Dari aspek sasaran yaitu Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR), kelembagaan KUGAR masih lemah karena mereka belum bisa membangun jejaring kerja. Dari sisi teknik, KUGAR belum bisa menerapkan teknik yang diperoleh dari pelatihan karena terkendala keterbatasan modal. Dari segi tujuan, produksi dan kualitas garam yang dihasilkan setelah adanya program PUGAR memang mengalami peningkatan akan tetapi peningkatan tersebut tidak menjanjikan peningkatan kesejahteraan petambak garam karena rendahnya harga jual garam. Untuk kedepannya, diharapkan tenaga pendamping agar lebih intensif dalam melakukan pendampingan dan pembinaan KUGAR. Untuk kelompok KUGAR diharapkan lebih sering mengadakan pertemuan informal rutin agar lebih mempererat hubungan antar kelompok . Kata Kunci : Strategi, Pemberdayaan, garam, PUGAR
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) TAMBAK SAWAH DI KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO HANIFUL ANIF
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Rumah susun sederhana sewa (RUSUNAWA) Tambak Sawah merupakan program pemerintah untuk mengatasi permasalahan pemukiman terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Rusunawa Tambak Sawah memiliki permasalahan tentang pengelolaan rusunawanya yaitu: 1) mahalnya biaya hidup yang dikeluarkan oleh penghuni, 2) kurang sosialisasinya pengelola terhadap kebijakan yang dikeluarkan pengelola. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah mengukur seberapa efektif pengelolaan rusunawa Tambak Sawah di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Dalam penelitian ini menggunakan indikator dari ruang lingkup pengelolaan rusunawa berdasarkan Permenpera nomor 14 tahun 2007 tentang pengelolaan rumah susun sederhana sewa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian merupakan penghuni rusunawa Tambak Sawah di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data digunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh rata-rata nilai yang dihasilkan sebesar 3,77 dan berada pada interval 3,41-4,2 yang mempunyai arti Efektif. Sementara prosentase efektifitas pengelolaan rusunawa Tambak Sawah di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo mencapai 75%. Saran yang diberikan untuk pernyataan yang mendapat nilai terendah, yaitu: 1) Pengelola Rusunawa Tambak Sawah diharapkan lebih inovatif dalam menciptakan usaha-usaha yang dapat dikomersialkan. 2) Pengelola Rusunawa Tambak Sawah mempertimbangkan kembali untuk memperpanjang perjanjian sewa bagi penghuni rusunawa yang perekonomian sudah menengah ke atas. 3) Diharapkan Pemerintah Daerah Sidoarjo sebagai pemegang hak milik Rusunawa Tambak Sawah dapat lebih memperhatikan penghuni Rusunawa Tambak Sawah. Sementara saran yang diberikan untuk indikator yang mendapat nilai terendah, yaitu: 1) Pengelola Rusunawa Tambak Sawah segera menyelesaikan pembangunan mushollah untuk tempat beribadah. 2) Diharapkan pengelola Rusunawa Tambak Sawah segera menindaklanjuti tentang pengajuan proposal penggantian pintu kamar mandi yang keropos ke Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Sidoarjo Kata Kunci: Efektivitas, Pengelolaan, Rusunawa
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (SIPKD) DI KABUPATEN GRESIK SISWO DWI IRFIANTO
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) adalah aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah. Opini Wajar Dengan Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan terhadap pemerintah kabupaten gresik merupakan masalah pengelolaan keuangan yang harus terus diperbaiki agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan. Permasalahan ini menjadi dasar untuk melakukan penelitian dalam mengukur efektivitas SIPKD di Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan indikator sistem informasi untuk mengukur variabel efektivitas yang dikemukakan oleh Bodnar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengguna SIPKD di Kabupaten Gresik. Metode untuk pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan hasil dari rata-rata setiap indikator yang disesuaikan dengan interval yang telah ditentukan. Hasil dari penelitian menunjukkan efektivitas SIPKD di Kabupaten Gresik berada pada interval 2,61-3,4 dengan rata-rata 3,34 yang artinya cukup efektif. Sementara untuk prosentase efektivitas SIPKD mencapai 66,8%. Saran yang diberikan penulis, yaitu: 1) Meningkatkan kapasitas database yang ada. 2) Peremajaan teknologi yang digunakan. 3) Memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM. 4) Sistem secara berkala harus di upgrade. 5)Meningkatkan perawatan dan pemeliharaan terhadap sistem. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem, SIPKD
MANAJEMEN STRATEGI CEPAT (QUICK WINS) DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI BERAS NASIONAL (P2BN) (Studi Pendekatan Sistem di Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur) EKA SEPTIAN MARDI MISTUTI
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Manajemen strategi merupakan suatu langkah yang diambil oleh organisasi untuk menempatkan keputusan ataupun strategi secara tepat. Salah satu langkah yang diambil Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai salah satu organisasi pemerintahan untuk menciptakan pemerintahan yang baik adalah dengan menggalakkan strategi cepat (quick wins) bagi lembaga atau pun dinas pemerintah. Strategi cepat (quick wins) merupakan inisiatif untuk mengawali program pembangunan dengan rentang tahun antara 2010-2025. Adapun salah satu dinas pemerintah yang menggunakan strategi cepat (quick wins) dalam melaksanakan tugasnya adalah Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menggunakan strategi cepat (quick wins) untuk mendukung program Kementerian Pertanian dalam menciptakan ketahanan pangan melalui Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) surplus beras 10 juta ton pada 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen strategi cepat (quick wins) dalam rangka mendukung program P2BN di Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur serta mendeskripsikan optimalisasi perbenihan melalui pendekatan sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah data primer yang ditunjang dengan data sekunder. Data primer meliputi sekretaris Tim Pembina P2BN di Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan koordinator peningkatan produktivitas padi di seksi padi Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. Data sekunder meliputi dokumen terkait P2BN dan optimalisasi perbenihan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi yang dilakukan oleh Dinas Pertaninan Provinsi Jawa Timur sudah efektif, terbukti dengan ketercapaian target jangka pendek sebesar 5%-7% mulai tahun 2012 hingga awal tahun 2013, terutama dalam optimalisasi perbenihan. Adapun tahap-tahap yang dilakukan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dalam melakukan manajemen strategi cepat (quick wins) terdiri dari formulasi, implementasi, evaluasi dan pengendalian strategi. Hasil yang kedua dari penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu strategi yakni optimalisasi perbenihan sudah memiliki sistem yang terbuka yang memungkinkan adanya perbaikan manajemen ke depannya, walaupun umpan balik yang terjadi masih merupakan bentuk pengawasan awal. Kata kunci : Manajemen Strategi, Quick Wins, P2BN, Pendekatan Sistem
Pelayanan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Semesta Di Puskesmas Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun ERLINA BUDI WAHYUNINGRUM
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Jaminan kesehatan merupakan suatu bentuk pelayanan publik yang diberikan pemerintah dalam hal kesehatan. Jaminan tersebut memiliki beberapa tujuan yang diantaranya adalah memunculkan kesadaran masyarakat terhadap arti penting dari kesehatan. Salah satu jaminan kesehatan di Indonesia yang mengutamakan tujuan tersebut guna membangun masyarakat yang sehat adalah Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesmasta) yang dilakukan di Madiun, dengan induk pelayanan daerah yang terletak di Puskesmas Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun. Pelayanan yang diberikan di Puskesmas tersebut berusaha dioptimalkan agar terwujud kepuasan bagi masyarakat Madiun mengenai kesehatan dan mencapai tujuan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelayanan program Jamkesmasta di Puskesmas Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun, serta melihat kendala-kenadala yang terjadi dalam program tersebut melalui enam aspek yakni transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Adapun narasumber penelitian ini terdiri dari Kepala Puskesmas Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun, staf pegawai yang bekerja di Puskesmas Demangan Kecamatan taman Kota Madiun, masyarakat yang melakukan pengobatan di Puskesmas Demangan Kota Madiun. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan Jamkesmasta yang diberikan oleh Puskesmas Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun sudah berjalan baik yang dilihat dari enam aspek yang telah disebutkan, meskipun terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut terletak pada aspek kondisional serta keseimbangan hak dan kewajiban, dimana hal yang terjadi lebih kepada fasilitas yang terdapat di Puskesmas, namun hal tersebut tidak mengurangi pelayanan Puskesmas yang diberikan secara optimal. Diharapkan agar pelayanan tersebut lebih optimal, maka perlu adanya tambahan ruang inap bagi pasien serta peningkatan mutu layanan untuk kedepannya. Kata kunci : Pelayanan, Puskesmas, Jamkesmasta
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Simpan Pinjam Perempuan Di Desa Kaligede Kecamatan Senori Kabupaten Tuban NUR AFRIYANI
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan menempati posisi penting dalam tercapainya tujuan program-program pembangunan. Tujuan partisipasi masyarakat adalah untuk meningkatkan kemampuan serta tanggungjawab masyarakat dalam pelaksanaan dan pengelolaan program pembangunan. Arti penting dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan yakni masyarakat memiliki peran utama yang menentukan pilihan-pilihanya terhadap kebijakan pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui partisipasi masyarakat miskin dalam program PNPM Mandiri Perdesaan melalui kegiatan Simpan Pinjam Perempuan di desa Kaligede kecamatan Senori kabupaten Tuban. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berdada di desa Kaligede kecamatan Senori kabupaten Tuban. Hasil penelitian mendeskripsikan partisipasi perempuan miskin dalam kegiatan Simpan Pinjam Perempuan meliputi tiga faktor yaitu kesempatan untuk berpartisipasi, kemampuan untuk berpartisipasi, dan kemauan untuk berpartisipasi. Simpulan penelitian bahwa berdasarkan hasil analisis partisipasi masyarakat dalam program PNPM Mandiri Perdesaan melalui kegiatan Simpan Pinjam Perempuan di desa Kaligede kecamatan Senori kabupaten Tuban komunikasi yang dilakukan oleh pihak terkait belum dapat dilakukan dengan baik, kepercayaan diri perempuan miskin atas kemampuan untuk membuka atau mengembangkan usaha rendah, Kemauan perempuan miskin di desa Kaligede untuk memperbaiki mutu hidup masih rendah. Saran penelitian ini bahwa Komunikasi harus dilakukan lebih baik secara dua arah, ketua TPK harus memberikan dorongan atau motivasi, proses pelaksanaan kegiatan Simpan Pinjam Perempuan harus sesuai dengan SOP, Perempuan miskin di desa Kaligede diharapkan memiliki kesadaran utuk memperbaiki mutu hidup. Kata kunci :partisipasi, masyarakat, miskin.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2002 TENTANG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR (Studi Kasus Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor Jenis Mobil Angkutan Penumpang di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung, Surabaya) KARIS YUDA EFENDI
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Peranan transportasi dalam kehidupan masyarakat sekarang ini sangatlah penting. Melihat pentingnya peranan tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan pengujian kendaraan bermotor sebagai salah satu upaya dalam melakukan proteksi keselamatan di jalan raya dan kelestarian udara. Dengan diimplementasikannya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2002 Tentang Pengujian Kendaraan Bermotor diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan keselamatan di jalan raya dan kelestarian udara. Namun, kehadiran Perda ini dirasakan belum maksimal dalm mengatasi permasalahan tersebut di atas. Hal ini diketahui dari adanya berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan antara lain banyaknya calo, kecurangan pemilik kendaraan, kurang koordinasi pihak-pihak terkait, dan kurang kesadaran pemilik kendaraan. Penelitian ini tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2002 tentang pengujian kendaraan bermotor Jenis Angkutan Penumpang di UPTD PKB Wiyung, Surabaya Dalam penulisan ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan jenis studi kasus, hal ini bertujuan mempelajari secara intensif fenomena-fenomena yang terjadi pada pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor mulai dari pelaksana, kelompok sasaran, serta pihak-pihak terkait. Sedangkan teknik pengambilan data penulis mengunakan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Selanjutnya data-data yang telah didapat akan dianalisis dengan tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa UPTD PKB Wiyung dalam mengimplementasikan pengujian berkala kendaraan bermotor dilihat dari faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi oleh pelaksana kebijakan secara keseluruhan sudah baik. Hanya saja dari kelompok sasaran, dan pihak-pihak terkait masih ada beberapa kekurangan kesadaran akan pentingnya pengujian kendaraan bermotor. Kelemahan dari implementasi ini adalah belum adanya sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, tidak adanya komunikasi dengan disperindag selaku pemberi izin biro jasa, fasilitas lokasi parker kurang memadai, kurangnya komitmen dari pengawas di jalan raya, dan SOP hanya mengatur pelaksanaan pra uji dan uji saja. Berdasarkan temuan hasil tersebut peneliti mengajukan beberapa saran yaitu perlu sosialisasi peningkatan kesadaran wajib uji, perlu komunikasi dengan disperindag, perlu adanya komitmen dari pihak pengawas, dan perlu dibuat SOP yang mengatur pasca uji. Kata kunci: kebijakan publik, implementasi, pengujian kendaraan bermotor
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN REKTOR TERHADAP KINERJA PEGAWAI NON-EDUKATIF PADA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ( Studi Pada Pegawai Di Kantor Pusat UNESA) ARYADHUTA WISNU DEWANGGA
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Seorang pemimpin harus bisa mengelola gaya kepemimpinannya terhadap pegawai guna meningkatkan kinerja dalam fungsinya sebagai tenaga pelayan masyarakat kampus menuju kepada pelayanan prima. Dalam kaitan inilah kajian kepemimpinan dilakukan, terutama dengan didasari pertimbangan peluang dan tantangan yang harus dihadapi oleh Unesa ke depan sehingga menarik untuk menghubungkannya dengan bagaimana kepemimpinan rektor di Unesa. Dalam kaitan ini tingkat kinerja seorang pegawai dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah kepemimpinan. Kepemimpinan yang efektif akan dapat meningkatkan kinerja pegawai. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan korelasi antara gaya kepemimpinan Rektor Unesa terhadap kinerja pegawai Non-edukatif di Kantor Pusat Unesa Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan instrument penelitian berupa kuisioner dan skala pengukuran menggunakan skala Likert yang dianalisis menggunakan uji validitas, reabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah 134 pegawai dengan 57 orang pegawai non-educatif Kantor Pusat Universitas Negeri Surabaya sebagai sampel, yang dihitung menggunakan rumus Radiani.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Peneliti menggunakan metode kuantitatif deskriptif dikarenakan metode kuantitatif dianggap sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti. Sedangkan untuk menghitung korelasi, menggunakan skala interval dan uji korelasi Pearson Product Moment Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpuinan Situasional rektor Unesa memiliki pengaruh yang cukup signifikan yaitu rhitung sebesar 0,866. Hasil itu lebih besar dari rtabel yang hanya sebesar 0,266. Jadi pada dasarnya apabila gaya kepemimpinan situasional pada rektor menurun akan sangat mempengaruhi kualitas, kuantitas, inisiatif dan hubungan antar pegawai pada kantor pusat Unesa Artinya, gaya kepemimpinan rektor berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai. Berdasarkan perhitungan skala Interval diketahui bahwa gaya kepemimpinan situasional rektor yang diterapkan lebih cenderung menggunakan perilaku hubungan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Hal itu diketahui dengan skor tertinggi 237 dari perhitungan dan distribusi frekuesnsi Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan,Kinerja Pegawai.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN DI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Pelayanan publik merupakan segala bentuk jasa pelayanan yang menjadi tanggungjawab dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat. Peningkatan kualitas pelayanan publik sangat diperlukan sebagai cermin dari kinerja, dan tanggung jawab pemerintah sebagai penyedia layanan. BAPERPUS Kota Surabaya selaku jajaran Pemerintah Kota Surabaya yang mempunyai tugas dalam memberikan pelayanan perpustakaan perlu menerapkan strategi pelayanan untuk mengupayakan, dan menyediakan fasilitas yang memadai guna memenuhi berbagai harapan dan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan penjelasan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang strategi peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan di BAPERPUS Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada strategi peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan di BAPERPUS Kota Surabaya melalui penerapan teori strategi dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik menurut David Osborne. Informan yang dijadikan subjek dalam penelitian ini adalah pegawai instansi dan masyarakat pengguna layanan perpustakaan. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa BAPERPUS Kota Surabaya telah menerapkan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik menurut konsep David Osborne, dengan menerapkan kelima indikator strategi yang meliputi strategi inti, strategi konsekuensi, strategi pelanggan, strategi pengawasan, dan strategi budaya dengan tujuan agar pelayanan perpustakaan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan kepuasan bagi warga Kota Surabaya. Dengan penerapan strategi tersebut, pelayanan perpustakaan yang diberikan oleh BAPERPUS Kota Surabaya telah mengalami peningkatan kualitas pelayanan ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini BAPERPUS Kota Surabaya diharapkan tetap senantiasa untuk selalu melakukan inovasi layanan, tetap memperhatikan masukan dan pendapat pengguna layanan perpustakaan, dan meningkatkan standar pelayanan perpustakaan yang diberikan. Hal ini dimaksudkan agar tercipta kondisi kerja yang efektif dan efisien sehingga dapat memberikan dan meningkatkan customer satisfaction (kepuasan pelanggan). Kata Kunci : Strategi Pelayanan, Pelayanan Publik, dan Kualitas Pelayanan.
PELAYANAN PEMBUATAN DAN PENGESAHAN PERATURAN PERUSAHAAN (STUDI PADA BIDANG HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN SYARAT KERJA DI DINAS TENAGA KERJA TRANSMIGRASI DAN KEPENDUDUKAN PROVINSI JAWA TIMUR ) YUANGGA HADI WIJAYA
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Pelayanan publik dewasa ini telah menjadi isu yang semakin strategis, karena kualitas kinerja birokrasi pelayanan publik memiliki implikasi yang luas dalam kehidupan ekonomi dan politik. Dampak krisis moneter diantaranya adalah adanya penutupan perusahaan, adanya pemutusan hubungan kerja secara besar- besaran atau adanya efisiensi tenaga kerja. Permasalahan dalam penelitihan ini adalah Bagaimana Pelayanan Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan Pelayanan Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini pada bidang hubungan industrial dan syarat kerja di dinas tenaga kerja transmigrasi dan kependudukanprovinsijawa timur. Fokus penelitian menekankan pada deskripsi tentang Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63 Tahun 2003 dalam Ratminto dan Atik (2005:21) menyebutkan bahwa penyelenggaraan pelayanan Publik harus memenuhi beberapa 8 prinsip yaitu: Kesederhanaan, kejelasan, Keamanan, Keterbukaan Efisien, Ekonomis, Keadilan, Ketepatan waktu.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan analisis dokumen-dokumen perusahaan.Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, sampai dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan Pelayanan Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) Lintas Kab./Kota berdasarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63 Tahun 2003 penyelenggara pelayanan publik sudah sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan sehingga masyarakat pengguna jasa khususnya perusahaan- perusahaan di Jawa Timur tidak mengalami kesulitan dalam pembuatan dan pengesahan Peraturan Perusahaan. Saran yang diberikan peneliti adalah perlu ditambahkan pelaksana di seksi syarat kerja, tetap senantiasa melakukan inovasi, perbaikan dan pembenahan baik dalam struktur, sitem prosedur, sumber daya manusianya dan budaya kerja, Menyempurnakan sarana dan prasarana sehingga lebih baik lagi agar dapat menunjang pelayanan pembuatan dan pengesahan peraturan perusahaan Kata Kunci : pelayanan publik, pelayanan pembuatan dan pengesahan peraturan perusahaan

Page 3 of 4 | Total Record : 34