cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2014)" : 39 Documents clear
IMPLEMENTASI ELEKTRONIK SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 1111 VERSI 1.5 DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SIDOARJO UTARA RADHISCA IVONNE
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Penerapan aplikasi e-SPT PPN 1111 versi 1.5 bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada sistem pengisian dan penyampaian SPT PPN 1111. Kendala penerapan di KPP Pratama Sidoarjo Utara meliputi kemampuan Wajib Pajak akan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan kesiapan infrastruktur teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Seksi Pelayanan dan Pengolahan Data dan Informasi, dan Wajib Pajak yang diambil dengan metode Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi langsung, dokumentasi, dan triangulasi teknik. Analisis data dengan pengumpulan data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian mendeskripsikan implementasi e-SPT PPN 1111 versi 1.5 sebagai upaya pengembangan e-government dapat dilihat dari 4 (empat) bidang besar yang mengelilingi dan mempengaruhi pelaksanaan e-government, yaitu bidang organisasi yang menunjukkan bahwa kebutuhan masa depan organisasi masih diperlukan kesiapan infrastruktur teknologi dan kodisi tata ruang, serta pelatihan staf yang masih belum menyeluruh. Bidang kedua adalah teknik yang menunjukkan bahwa teknologi informasi telah memenuhi standar namun belum dikenakan ke seluruh pegawai. Bidang ketiga adalah sosial yang menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk menggunakan e-SPT PPN 1111 versi 1.5 masih perlu ditingkatkan. Bidang keempat adalah politik yang menunjukkan adanya dukungan pemerintah berupa peraturan, keputusan, dan undang-undang pelaksanaan dan teknis, penyediaan perangkat komputer, serta dalam penentuan arah proses bisnis dan TI. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, E-government, E-SPT PPN 1111 versi 1.5
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 11 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SIDOARJO DITHA VANESSA
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 11 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SIDOARJO Ditha Vanessa S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Dithavanessa@gmail.com Abstrak Otonomi Daerah merupakan bentuk pelimpahan wewenang dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah. Salah satu bentuk otonomi daerah yaitu pelimpahan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kabupaten Sidoarjo menerima pelimpahan PBB-P2 pada tahun 2012 dengan mengeluarkan Peraturan Daerah No 11 Tahun 2011 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan implementasi Peraturan Daerah No 11 Tahun 2011 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai DPPKA Sidoarjo, kepala desa dan wajib pajak. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara semi terstruktur, observasi terus terang, dokumentasi dan triangulasi teknik. Berdasarkan teori Van Matter Van Horn yang terdiri dari ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana serta lingkungan ekonomi, sosial dan politik. Implementasi PBB-P2 di DPPKA Sidoarjo telah memenuhi keenam variabel tersebut meskipun masih ada beberapa kekurangan seperti sosialisasi yang dilakukan hanya melalui spanduk, kepala desa dan radio, banyaknya wajib pajak yang masih memiliki kesadaran membayar PBB-P2 yang rendah serta pengaruh lingkungan eksternal yang menghambat pelaksanaan PBB-P2. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
Pengaruh Prinsip Akuntabilitas Terhadap Kinerja Pegawai di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur WAHYU IRVANTO
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Pengaruh Prinsip Akuntabilitas Terhadap Kinerja Pegawai di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur WAHYU IRVANTO S1 Ilmu Administrasi Negara , FIS, UNESA (vspro_512@yahoo.co.id) Eva Hany Fanida, S.AP., M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara , FIS, UNESA (efanida@yahoo.com) Abstrak Isu profesionalisme menuntut perusahaan untuk melakukan pengelolaan yang baik (Good Corporate Goverrnance). Pelaksanaan Good Corporate Goverrnance (GCG) salah satunya dapat dilakukan dengan prinsip akuntabilitas. Danim (2008:223) mengatakan “akuntabilitas penting untuk staff berkinerja tinggi”, yang dapat diartikan bahwa ketika seorang pegawai mempunyai akuntabilitas yang tinggi memungkinkan mereka untuk melakukan pekerjaan dengan jauh lebih baik. Oleh karena itu dirasa perlu untuk melakukan penelitian tentang hubungan antara prinsip akuntabilitas terhadap kinerja pegawai dengan berlokasi di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur. Perusahaan negara ini dipilih karena telah menerapkan prinsip akutabilitas untuk meningkatkan kinerja pegawainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel yang diambil adalah seluruh pimpinan yang ada pada PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Tmur meliputi Kepala Cabang, Kepala Bagian dan Kepala Sub-bagian yang berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan Y’ = 14,317 + 1,052 X, yang dapat diartikan bahwa kinerja pegawai dapat meningkat apabila variabel prinsip akuntabilitas dinaikkan. Dari hasil uji tersebut juga diperoleh nilai r2 sebesar 0,5446 atau 54,46%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel Y (kinerja pegawai) dipengaruhi oleh variabel X (prinsip akutabilitas) sebesar 54,46% dan sisanya sebesar 45,54% dipengaruhi oleh variabel lain. Pada variabel Y (kinerja pegawai) terdapat indikator yang turut terpengaruh dengan persamaan meliputi Y1 (kualitas) Y’ = 4,387 + 0,317 X, Y2 (kuantitas) Y’ = 4,387 + 0,317 X, Y3 (kehandalan) Y’ = 11,846 + 0,579 X, Y4 (sikap) Y’ = 1,167 + 0,309 X meskipun dalam setiap indikator mempunyai pengaruh yang berbeda, dimana indikator kualitas (Y1) dan indikator kehandalan (Y3) terpengaruh secara signifikan sedangkan indikator kuantitas (Y2) dan indikator sikap (Y4) tidak terpengaruh secara signifikan. Kata Kunci: Good Corporate Governance, Akuntabilitas, Kinerja Pegawai.
IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA (LANSIA) DI RW IV KELURAHAN WONOKROMO KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA RERI AYU KRISTIANTI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA (LANSIA) DI RW IV KELURAHAN WONOKROMO KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA RERI AYU KRISTIANTI S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, UNESA, (reriayu@gmail.com) Weni Rosdiana, S.Sos., M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, UNESA Abstrak Program Posyandu Lansia merupakan pengembangan dari kebijakan Pemerintah melalui pelayanan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat, dan organiasasi sosial dalam penyelenggaraannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara konkrit Implementasi Program Posyandu Lansia di RW IV Kelurahan Wonokromo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Kasie Yansus (Pelayanan Khusus), Kepala Puskesmas Wonokromo, Wakil ketua Posyandu Lansia Kelurahan Wonokromo, Wakil ketua Posyandu Lansia RW IV, dua orang lansia yang mengikuti posyandu lansia dan dua orang lansia yang tidak mengikuti posyandu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik analisis data model interaktif. Berdasarkan teori George C. Edward III yang terdiri dari komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Implementasi program posyandu lansia di RW IV Kelurahan Wonokromo telah memenuhi keempat variabel tersebut meskipun masih ada beberapa problematika seperti kurangnya kesadaran lansia tentang pentingnya posyandu, kurangnya dukungan keluarga untuk mengantar/mengingatkan lansia untuk datang ke posyandu, tidak semua lansia tercantum dalam daftar penerima PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, serta anggaran yang minim. Kata Kunci: Implementasi kebijakan, Program Posyandu Lanjut Usia (Lansia)
TRANSFORMASI PT ASKES (PERSERO) MENJADI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG MOJOKERTO (Studi Pada Implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan) ISTIVAR AFRIYANTI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

TRANSFORMASI PT ASKES (PERSERO) MENJADI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG MOJOKERTO (Studi Pada Implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan) Istivar Afriyanti (S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya, IstiAfriyan@gmail.com) Dra. Meirinawati, M.AP (S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya) Abstrak Jaminan Sosial akan diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan transformasi kelembagaan dari PT ASKES (Persero), PT Jamsostek (Persero), PT TASPEN (Persero), dan PT ASABRI (Persero). Guna memberikan kepastian hukum bagi pembentukan BPJS diterbitkanlah UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Berdasarkan UU tersebut, akan dibentuk dua BPJS yaitu BPJS Kesehatan merupakan transformasi dari PT ASKES (Persero) dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero). Selanjutnya diterbitkanlah peraturan mengenai program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yaitu Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan transformasi PT ASKES (Persero) menjadi BPJS Kesehatan melalui implementasi program Jaminan Kesehatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto. Adapun informan dalam penelitian adalah pegawai di Unit Keuangan Umum dan TI, Unit Pemasaran, dan Unit Kepesertaan dan Pelanggan serta peserta BPJS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis yang digunakan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan teori Van Metter dan Van Horn yang terdiri dari ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana serta lingkungan ekonomi, sosial dan politik. Implementasi program Jaminan Kesehatan di BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto telah memenuhi keenam variabel tersebut meskipun masih ada beberapa kekurangan seperti respon negatif yang diberikan masyarakat yang mempengaruhi antusiasme masyarakat untuk ikut serta dalam program Jaminan Kesehatan sehingga dibutuhkan sosialisasi yang lebih untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam program ini. Kata Kunci: BPJS Kesehatan, Program Jaminan Kesehatan
EFEKTIVITAS PELAYANAN PRIMA DI PT JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG JAWA TIMUR NURUL FITRIANINGSIH
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

EFEKTIVITAS PELAYANAN PRIMA DI PT JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG JAWA TIMUR Nurul Fitrianingsih S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Uyun6_kriwil@yahoo.com Fitrotun Niswah,S.AP.,M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Abstrak Pelayanan prima menitikberatkan pada terciptanya pelayanan yang lebih baik dan optimal kepada pelanggan sebagai wujud kepedulian perusahaan. Salah satu perusahaan yang menerapkan prinsip pelayanan prima kepada masyarakat adalah PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur dengan melaksanakan program Jemput Bola yang ada sejak tahun 1988 hingga saat ini. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelayanan prima di kantor PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur dengan acuan menggunakan konsep A6 (Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, Acountability) dalam Barata (2011). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 10% dari jumlah populasi responden yang mengajukan klaim di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 50 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioer, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan analisis statistik dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan prima di Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur secara keseluruhan sudah berjalan sangat efektif. dari pengujian validitas, reliabilitas dan analisis statistik-deskriptif dihasilkan bahwa penilaian setiap sub-variabel efektivitas pelayanan prima memperoleh nilai dengan prosentase lebih dari 80% yaitu kemampuan (ability) 82,4%, sikap (atitude) 82%, penampilan (apearance) 81,6%, perhatian (attention) 83,2%, tindakan (action) 81,2%, dan tanggungjawab (accountability) 81,76%, dimana dimasukkan ke dalam kategori sangat efektif. Kata Kunci: Efektivitas Pelayanan, Pelayanan Prima, Konsep A6
Pengaruh Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Terhadap Kinerja Pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik NOVIA DWIYANAWATI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman dapat diwujudkan perusahaan dengan memperhatikan dan memberi rangsangan kepada pegawai. Rangsangan yang dapat diberikan oleh perusahaan terhadap pegawai salah satunya adalah dengan diterapkannya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Salah satu perusahaan yang menerapkan Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah PT. Petrokimia Gresik, karena dalam Penggunaan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan mesin berteknologi tinggi di PT. Petrokimia Gresik dapat memicu kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terhadap kinerja pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Penelitian ini mengambil sampel 70 orang dari total populasi 221 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS Versi 11 diperoleh persamaan Y=31,383+0,274X1+0,426X2+0,608X3+0,255X4+ 0,417X5, yang dapat diartikan apabila kelima sub variabel Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) ditingkatkan, maka kinerja pegawai pun ikut meningkat dan sebaliknya. Dari hasil uji tersebut juga diperoleh nilai R2 sebesar 0,880 atau 88%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel Y (kinerja pegawai) dipengaruhi oleh variabel X yaitu Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebesar 88% dan sisanya sebesar 12% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara bersama-sama, sub variabel Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik yang ditunjukkan dengan hasil nilai F-Signifikasi < &alpha;=5% yaitu sebesar 0,000. Secara individual, kelima sub-variabel Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) memberikan pengaruh pada kinerja pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik, yang ditunjukkan dengan nilai t-Signifikasi X1-X5 < &alpha;=0,05. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kinerja, dan Pegawai
DAMPAK PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (PNPM MP) DI DESA SIDOKUMPUL KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN (Studi pada Pembangunan Gedung Taman Kanak-Kanak PKK 01 Sidokumpul) TRI PUSPITASARI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan merupakan program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatan PNPM MP adalah pembangunan prasarana pendidikan. Kurangnya prasarana pendidikan di Desa Sidokumpul menjadi alasan Tim Pengelola Kegiatan memilih pembangunan gedung TK sebagai kegiatan utama yang dilakukan pada tahun 2009. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan dampak program pembangunan gedung TK PKK 01 Sidokumpul di Desa Sidokumpul Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah TK PKK 01 Sidokumpul, Guru TK, wali murid TK, Ketua dan Sekretaris Tim Pengelola Kegiatan Desa Sidokumpul. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan pengumpulan data, reduksi, penyajian dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dampak pembangunan gedung TK yang dilihat dari 4 unit sosial yang terkena dampak kebijakan yang dikemukakan oleh Finsterbusch dan Motz, yaitu: 1) Individual, terutama dampak psikis. Adanya respon positif dari wali murid dan pihak sekolah. Tidak adanya penolakan dari masyarakat sekitar lokasi pembangunan 2) Organisasional, pembangunan gedung TK sangat mempengaruhi pencapaian Visi dan misi TK. Kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pencapaian visi dan misi TK dapat dilakukan pihak sekolah dengan maksimal 3) Masyarakat, kepercayaan masyarakat terhadap TK PKK 01 Sidokumpul meningkat. Wali murid PAUD tidak kebingungan akan menyekolahkan anak di TK 4) Lembaga dan Sistem Sosial, Institusi pendidikan TK menjadi lebih tertata, struktur organisasi menjadi lebih jelas, secara administrasi institusi pendidikan TK menjadi lebih eksis, kegiatan pendidikan lebih tertata. Meskipun pembangunan gedung TK memberikan dampak yang cukup besar tetapi masih ada kendala-kendala yang dihadapi TK untuk dapat berkembang lebih maju. Kendala-kendala tersebut misalnya kurangnya dukungan dari Pemerintah Desa terutama dukungan materi, serta kurang adanya kesadaran dari masyarakat sekitar untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan gedung TK. Maka untuk meminimalisir kendala tersebut, saran yang dapat diberikan yaitu meningkatkan dukungan materi dan non materi baik dari masyarakat Desa Sidokumpul maupun dari Pemerintah Desa Sidokumpul. Kata Kunci: Dampak, PNPM Mandiri Perdesaan, Gedung TK
PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MENENGAH OLEH KLINIK KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH PROVINSI JAWA TIMUR PUTRI PURWITASARI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Usaha kecil menengah memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah, memperluas lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Untuk meningkatkan peran tersebut Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur membentuk Klinik Koperasi dan UMKM yang memiliki 10 jenis layanan yang saling berkaitan antara yang satu dengan lainnya sehingga membentuk sebuah pemberdayaan bagi UKM. Tujuan disusunnya skripsi ini untuk mendeskripsikan Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah oleh Klinik Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif, sedangkan metode yang digunakan adalah kualitatif. Narasumber dalam penelitian ini yaitu manajer, konsultan dan UKM. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, observasi dan triangulasi. Teknik analisis data dengan mengumpulkan, mereduksi, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan UKM yang dilakukan oleh Klinik Koperasi dan UMKM Jawa Timur cocok dianalisis menggunakan teori Suharto: Pemungkinan yang memuat layanan akses pembiayaan,layanan konsultasi bisnis, layanan informasi bisnis, layanan akses pemasaran, mobile klinik, dan TV UKM online; penguatan yang memuat layanan shortcourse, layanan informasi bisnis dan layanan pusat pustaka entrepreneur; perlindungan yang memuat layanan konsultasi bisnis dan layanan advokasi; penyokongan yang memuat layanan konsultasi bisnis, layanan informasi bisnis, layanan shortcourse dan layanan IT entrepreneur; pemeliharaan memuat layanan advokasi dan layanan konsultasi bisnis. Masing-masing pendekatan pemberdayaan UKM yang dilakukan oleh Klinik Koperasi dan UMKM Jawa Timur sudah dapat dikatakan cukup baik. Saran yang diberikan oleh peneliti antara lain dalam layanan akses pemasaran, perlu adanya sosialisasi sebagai pengenalan gedung galeri produk-produk unggulan dari Jawa Timur, memperbarui buku-buku yang terdapat di layanan pusat pustaka entrepreneur secara rutin, pengembangan Klinik Koperasi dan UMKM melalui media sosial untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan Klinik Koperasi dan UMKM Jawa Timur. Kata Kunci: Pemberdayaan, UKM, Klinik Koperasi dan UMKM Jawa Timur
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM E-PERFORMANCE DI DINAS TENAGA KERJA KOTA SURABAYA ADITYA RAHMAT B.
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Sistem e-performance merupakan suatu sistem informasi manajemen kinerja yang bertujuan untuk menilai prestasi pegawai negeri sipil sekaligus sebagai acuan pemberian tambahan uang kinerja. Salah satu instansi pemerintah yang menerapkan sistem e-performance adalah Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Penerapan sistem e-performance di Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya ini dimulai sejak tahun 2011 namun belum ada penelitian yang mengkaji mengenai sejauhmana sistem e-performance ini efektif diterapkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan sistem e-performance di Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya yang mengacu pada 5 (lima) aspek penilaian e-performance yaitu kualitas, kuantitas, efektivitas waktu, efisiensi biaya dan perilaku kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil teknik sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai anggota sampel penelitian. Jumlah seluruh anggota sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 orang yang merupakan pegawai negeri sipil Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kuantitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan sistem e-performance di Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif. Hal ini dilihat dari penilaian setiap sub variabel efektivitas penerapan sistem e-performance yang memperoleh presentase nilai lebih dari 90%, yaitu kualitas 99,3%, kuantitas 96,5%, efektivitas waktu 99,1%, efisiensi biaya 98,6%, perilaku kerja 99,3%. Berdasarkan presentasi nilai responden tersebut maka efektivitas penerapan sistem e-performance di Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif. Kata Kunci: Efektivitas, E-Performance

Page 1 of 4 | Total Record : 39