cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 4 (2015)" : 15 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MEDIA CENTER DI DINAS  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA ALFI RACHMADI
Publika Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n4.p%p

Abstract

Pelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Pemerintah memiliki fungsi memberikan berbagai pelayanan publik yang diperlukan oleh masyarakat. Pentingnya pengaduan atau komplain masyarakat dalam pelayanan publik sangat diperlukan dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat, dengan menjadikan pengaduan atau komplain sebagai sarana untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satu bentuk upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan pengaduan dan pemberian informasi bagi masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya merupakan dinas yang mempunyai tugas melaksanakan kewenangan daerah di bidang pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi berinovasi menyediakan Media Center sebagai pelayanan publik melalui pelayanan informasi dan penanganan pengaduan masyarakat Kota Surabaya. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang Kualitas Pelayanan Publik Media Center Di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan deskritif kualitatif. Sedangkan sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan Triangulasi. fokus penelitian ini adalah kualitas pelayanan publik pada Media Center di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya yang dilihat dari lima dimensi kualitas pelayanan menurut Fandy Tjiptono (dalam Hardiyansyah, 2011:53) yaitu Bukti langsung (Tangibles), Keandalan (Reliability), Daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Media Center yang ada pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya ini dikatakan sudah cukup baik hal ini dapat dilihat dari dimensi Bukti langsung (Tangibles) menyangkut kelengkapan sarana dan prasarana fasilitas penunjang serta penampilan para pegawai sudah baik, rapi dan sopan, Keandalan (Reliability) menyangkut pelayanan petugas yang diberikan secara segera, akurat dan memuaskan, Daya tanggap (Responsiveness) menyangkut sikap dari petugas dengan tanggap serta peduli, Jaminan (Assurance) menyangkut jaminan pelayanan para petugas Media Center dengan memberikan pelayanan yang aman dan bebas dari resiko, dan Empati yang meliputi kemudahan para staf dalam melakukan hubungan komunikasi yang baik, perhatian pribadi, dan memahami kebutuhan pelanggan. Namun, masih ada masalah terkait sosialisasi tentang Media Center terhadap masih adanya sebagian pandangan masyarakat dinilai apatis, pesimis, cuek sehingga hanya sedikit orang yang tahu keberadaan dan memanfaatkan pelayanan Media Center yang tanpa dipungut biaya ini. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publik, Media Center
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR (Studi Pada Bina Lingkungan Bank Sampah Bintang Mangrove di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya) ANGGA TOMY EKO PRABOWO
Publika Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n4.p%p

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. Berdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa pentingnya sebuah lingkungan bagi kelanjutan perusahaan di masa mendatang sebagai Manifestasi Budaya Perusahaan. Bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur di bidang Bina Lingkungan adalah Bank Sampah Bintang Mangrove. Program bank sampah ini dilatarbelakangi oleh kondisi tanaman mangrove yang setiap tahun dikelola oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya sering mati akibat banyaknya lilitan sampah. Keberadaan sampah dalam jumlah yang banyak jika tidak dikelola secara baik dan benar akan menimbulkan gangguan dan dampak terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Corporate Social Responsibility Bina Lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari Deputy Manager PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur dan warga Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, observasi, wawancara serta triangulasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur sudah berhasil melaksanakan program CSR bina lingkungan berdasarkan model implementasi CSR Wibisono. Sumber daya manusianya sudah cukup bagus meskipun tidak ada struktur khusus CSR. Koordinasi dan komunikasi dari instansi-instansi yang terlibat sudah terjalin dengan baik. Instansi yang terlibat dalam pelaksanaan program CSR bina lingkungan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur adalah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya yang mempunyai karakteristik masing-masing. Dalam penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti ditemukan bahwa dalam pelaksanaannya, Bank Sampah Bintang Mangrove di Kelurahaan Gunung Anyar Tambak Surabaya mengembangkan berbagai macam inovasi strategi pemberdayaan masyarakat, seperti program simpan pinjam dengan sampah, program bayar listrik dengan sampah, program berobat dengan sampah, program peduli lingkungan dengan sampah, program kerukunan antar warga dengan sampah, penyediaan perpustakaan untuk nasabah dan pengunjung serta galeri sampah. Program-program inovatif tersebut diwujudkan oleh Bank Sampah Bintang Mangrove dalam rangka untuk semakin memberdayakan masyarakat agar mau mengelola sampah dengan lebih baik. Dalam hal ini program-program inovatif tersebut difungsikan sebagai stimulus oleh Bank Sampah Bintang Mangrove agar dapat merangsang masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungannya. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah PT. PLN (PERSERO) Distribusi Jawa Timur perlu memonitoring setiap bulan datang langsung ke Bank Sampah Bintang Mangrove agar program ini tetap berjalan sesuai tujuan, sedangkan pengurus Bank Sampah Bintang Mangrove perlu mengadakan sosialisasi setiap bulan ke pada warga Kelurahan Gunung Anyar Tambak agar semangat warga tidak luntur dalam menjalankan program-progam Bank Sampah. Kata Kunci: Implementasi, Corporate Social Responsibility (CSR), Bina Lingkungan
KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAPPELAYANAN KESEHATAN PASIEN PEMEGANG KARTU JAMINAN BPJS DI UNITPELAYANAN TEKNIS KESEHATAN PUSKESMAS KECAMATAN BUNGAH KABUPATENGRESIK(Studi Kasus Di Instalasi Rawat Inap Puskesmas) AH RIZKITA FAJARUDIN
Publika Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak BPJS merupakan satu program pemerintah yang di keluarkan mulai 1 january 2014, BPJS inimemfasilitasi masyrakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di semua fasilitas kesehatan yangberkerja sama dengan pihak BPJS termasuk salah satunya di fasilitas puskesmas. Salah satu fasilitaspuskesmas itu adalah puskesmas Bungah Kabupaten Gresik, disana masyarakat pemilik kartu BPJS dapatmelakukan pelayanan kesehatan tingkat pertama. Dalam memberikan pelayanan kesehatan tingkat pertamaini puskesmas di tuntut untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pasiennya BPJS agarterciptanya pola pelayanan yang baik dan bermuara pada kepuasan masyarakat. Dalam hal ini pemerintahmengatur aspek penilaian kepuasan itu melalui Survey Kepuasan Masyarakat yang tertuang dalamPeraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor16 Tahun 2014 yang memuat Sembilan aspek penilaian yakni Persyaratan, Prosedur, Waktu pelayanan,Biaya/Tarif, Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, MaklumatPelayanan dan Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan. Metode penelitian yang digunakan yaitudeskriptif-kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 50 orang dari populasi 102 orang menggunakanteknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, wawancara, dandokumentasi. Teknik analisisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas Kecamatan Bungah KabupatenGresik secara garis besar sudah berjalan dengan sangat baik karena perolehan nilai pada setiap indikatorprosedur memperoleh persentase sebesar 83,4%, persyaratan 81,2%, waktu pelayanan 80,4%, biaya/tarif88,4%, produk spesifikasi jenis pelayanan 80,4%, kompetensi pelaksana 81,4%, perilaku pelaksana 89,3%,maklumat pelayanan 79,4%, penanganan pengaduan, saran dan masukan 82,2%..Kata Kunci: BPJS, Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Masyarakat, Survey kepuasan masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN PADA PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA  DI KELURAHAN LEDOK KULON BOJONEGORO DESI PUJIANA
Publika Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n4.p%p

Abstract

Mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terpadat nomor empat di dunia, kesehatan merupakan hal yang penting diperhatikan oleh pemerintah terutama kesehatan pada lansia. Guna memenuhi kepuasan lansia terhadap pelayanan kesehatan, maka di bentuk program posyandu lansia pada setiap daerah di Indonesia, salah satunya adalah di Kelurahan Ledok Kulon Bojonegoro. Sebagai satu-satunya posyandu lansia yang memiliki gedung sendiri di Kabupaten Bojonegoro, kualitas pelayanan pada posyandu lansia ini harus memenuhi kepuasan para lansia yang ada. Kualitas pelayanan yang diberikan dapat diukur dengan lima dimensi SERVQUAL yang dikemukakan oleh Zeithaml yaitu dimensi tangible, dimensi reliability, dimensi responsiviness, dimensi assurance dan dimensi emphaty. Karena kualitas pelayanan merupakan hal yang penting, maka penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan yang ada di posyandu lansia Kelurahan Ledok Kulon Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan lokasi Kelurahan Ledok Kulon Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Seangkan untuk teknik analisis data menggunakan model analisis data menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah pelayanan yang diberikan oleh petugas posyandu lansia ledok kulon sudah cukup memuaskan, terdapat tiga dimensi yang belum terpenuhi indikator-indikator di dalamnya yaitu dimensi tangible, responsiviness dan assurance. Indikator-indikator tersebut terkait dengan kenyamanan tempat pelaksanaan kegiatan, respon terhadap obat yang dibutuhkan, serta tidak ada jaminan biaya dalam pelaksanaan kegiatan posyandu lansia. Saran yang dapat diberikan peneliti yaitu tempat yang digunakan untuk kegiatan harus nyaman dan sesuai untuk para lansia, petugas harus lebih tanggap dengan obat-obatan yang dibutuhkan oleh lansia serta harus ada jaminan yang pasti terkait biaya yang harus dikeluarkan oleh lansia untuk memperoleh pelayanan yang memuaskan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Posyandu Lansia
IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI POLI GERIATRI RUMAH SAKIT UMUM (RSU) DR SOETOMO SURABAYA LUTHFI HIANATA PRAMANA PUTRA
Publika Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n4.p%p

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan pada setiap orang selaku peserta yang telah membayar iuran dan kepada setiap fakir miskin dan orang tidak mampu atau disebut Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebagai peserta program yang iurannya telah dibayar oleh pemerintah. Landasan dan dasar hukum dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini sendiri tertuang dalam Undang-Undang No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Undang-Undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Selain itu, kebijakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 71 Tahun 2013. Demi memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), perlu ada penyelenggara pelayanan kesehatan. Penyelenggara pelayanan kesehatan meliputi semua fasilitas kesehatan tingkat pertama dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan. Salah satu rumah sakit di Provinsi Jawa Timur khususnya Kota Surabaya yang memenuhi persyaratan di atas serta menerima dan menampung pasien rujukan dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo Surabaya. Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo juga mempunyai beragam poli yang terdapat di dalamnya antara lain, Poli Penyakit Dalam, Poli Mata, Poli Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), Poli Kulit dan Kelamin, dan salah satunya adalah Poli Geriatri. Poli Geriatri merupakan salah satu poli dari sekian banyak poli yang ada di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo yang mencakup dan menangani pasien dalam bidang usia lanjut atau lansia. Poli Geriatri merupakan salah satu dari beberapa Unit Rawat Jalan (URJ) atau berada di bawah unit kerja struktur organisasi dari Instalasi Rawat Jalan (IRJ) Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Poli Geriatri Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif . Objek penelitian dalam penelitian ini adalah para pasien, tenaga medis, serta para medis di Poli Geriatri Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan triangulasi. Analisis data dilakukan dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan dari empat variabel keberhasilan implementasi yaitu pertama, komunikasi dengan indikator berupa transmisi, kejelasan, dan konsistensi. Indikator komunikasi pertama transmisi, masih belum optimalnya proses sosialisasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Indikator komunikasi kedua kejelasan, belum sepenuhnya dimengerti oleh para peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Indikator komunikasi ketiga konsistensi, juga masih belum berjalan dengan baik. Variabel kedua adalah sumber daya dengan empat indikator berupa staf, informasi, wewenang, dan fasilitas. Indikator sumber daya pertama staf, kualitas dan ketersediaan staf sudah baik dan cukup. Indikator sumber daya kedua informasi, masih belum optimal. Indikator sumber daya ketiga wewenang, masih belum berjalan dengan optimal. Indikator sumber daya keempat fasilitas, sudah cukup baik. Variabel ketiga adalah disposisi dengan dua indikator yaitu pengangkatan birokrat dan insentif. Indikator disposisi pertama, pengangkatan birokrat sudah memenuhi kompetensi. Indikator disposisi kedua, insentif berbanding lurus dengan pelayanan kesehatan yang diberikan. Variabel keempat adalah struktur birokrasi dengan dua indikator berupa Standar Operating Prosedures (SOPs) dan fragmentasi. Indikator struktur birokrasi pertama, Standar Operating Prosedures (SOPs) telah dijalankan dengan baik. Indikator struktur birokrasi kedua, fragmentasi sudah merata ke semua agen pelaksana. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah sosialisasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus lebih ditingkatkan. Koordinasi harus lebih baik antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan para pasien peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam pemilihan fasilitas kesehatan untuk prosedur sistem rujukan. Pemilihan dan ketersediaan plafon atau jenis obat oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus lebih selektif. Kata Kunci: Implementasi, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Page 2 of 2 | Total Record : 15