cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 6 (2015)" : 15 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN PUSAT PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT (P3M) DI KABUPATEN SIDOARJO INNE MARTANTI ROSLINI RAHAYU
Publika Vol 3 No 6 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n6.p%p

Abstract

Kualitas Pelayanan Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) merupakan bagian dari kegiatan operasional Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Sidoarjo, sesuai dalam Peraturan Bupati Sidoarjo Nomer 22 Tahun 2005 pasal 4 Tentang Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat, yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan masalah pengaduan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan umum dan memfasilitasi dan mengklarifikasi segala bentuk aduan masyarakat dan mengkorfirmasi aduan tersebut kepada dinas terkait. Berdasarkan pasal 2 dalam Peraturan Bupati Sidoarjo Nomer 22 Tahun 2005 Tentang Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat, menjelaskan bahwa untuk meningkatkan pelayanan informasi oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat dibentuk Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat Kabupaten Sidoarjo disingkat P3M. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sejumlah 37 orang dari keseluruhan pengguna pelayanan Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) di tahun 2014 yaitu berjumlah 237. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan angket, dokumentasi, dan observasi. Adapun data yang sudah diolah dalam tabel akan dideskripsikan sesuai dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengolahan data, kriteria penilaian masing-masing item pertanyaan dalam angket didominasi oleh penilaian efektif dan sangat efektif. Adapun prosentase skor terendah dalam penelitian ini adalah 66,08%, indikator hasil data prosentasi terendah adalah pada pemulihan yakni berkaitan dengan Ketepatan petugas dalam pemecahan masalah yang diadukan. Sementara skor prosentase tertinggi adalah 73,69% skor tertinggi diperoleh pada indikator aksesibelitas dan fleksibelitas tentang Prosedur P3M dalam pelayanan pengaduan yang jelas dan mudah, Kesesuaian prosedur P3M dalam pemberian pelayanan, serta Pemahaman mengenai prosedur P3M dalam pelayanan yang dimengerti dan dipahami. Jadi, penelitian yang berjudul Kualitas Pelayanan Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) di Kabupaten Sidoarjo dinyatakan baik, dengan rincian skor prosentase yang diperoleh dalam indikator profesionalisme dan kemampuan mendapatkan skor prosentase sebesar 69,62%, untuk indikator sikap dan kebiasaan mendapatkan skor prosentase sebesar 69,12, selanjutnya indikator keandalan dan kepercayan mendapatkan skor prosentase sebesar 67,16%, dan kemudian indikator reputasi dan kredibelitas mendapatkan skor prosentase 67,38. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M).
PENERAPAN E-LAMPID (ELEKTRONIK LAHIR, MATI, PINDAH, DATANG) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA SURABAYA  (Studi Pada Pelayanan Pengurusan Akta Kelahiran) OCTAVIA DWI RAHMAWATI
Publika Vol 3 No 6 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n6.p%p

Abstract

Pelayanan publik merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat (baik berupa barang maupun jasa) dalam rangka pelaksanaan ketentuan perundang-undangan (MENPAN No. 63/2003). Salah satu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yaitu pelayanan di bidang Administrasi Kependudukan. Pelayanan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya masih banyak dijumpai permasalahan dan kendala. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan terobosan baru yaitu adanya e-lampid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penerapan e-lampid pada pelayanan pengurusan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun focus penelitian yang digunakan dalam penerapan e-lampid dengan menganalisis factor political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency/visibility, budgets, technology, dan innovation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-lampid pada pelayanan pengurusan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya sudah berjalan dengan baik meskipun masih terdapat kendala. Hal tersebut diketahui melalui implementasi elemen political environment yang bertipe TDP (Top Down Project), elemen leadership sudah cukup baik dimana pimpinan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya dan Pimpinan kelurahan yang saling bekerjasama, elemen planning sudah terealisasi dengan baik mulai pendaftaran sistem manual berubah menjadi sistem online, elemen stakeholders yang memiliki komitmen tinggi, elemen transparency/visibility yang mampu diwujudkan dengan adanya menu monitoring dan kelengkapan data, elemen budgets yang menunjukkan efesiensi anggaran dalam membangun suatu sistem, elemen technology yang selalu dikembangkan dan sampai saat ini database e-lampid menggunakan database “Oracle versi 10g”dan elemen innovation dinilai kreatif yang mana semua prosesnya dilakukan secara online, waktu penyelesaiannya lebih cepat dan cukup dilakukan dikelurahan tempat tinggal. Kata kunci :Elektronic Government, E-Lampid
PROSES PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN INDUSTRI BATIK DI KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO LINDA DWI NOVITA
Publika Vol 3 No 6 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n6.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan masayarakat melalui pelatihan indsrti batik di Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari informan dan lokasi penelitian. Teknik pengumpuan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan / verifikasi. Peneliti menggunakatan teori 5P yaitu : Pemungkinan, Penguatan, penyokongan, perlindungan dan pemeliharaan untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melauli pelatihan industri batik. Pemberdayan masayrakat ini untuk mengembankan potensi batik yang adad di Bojonegoro dan adanya keinginan masayarakat itu sendiri untuk melestarikan batik khusunya batik bojonegoro yang memiliki makna tersendiri pada setiap motifnya. Batik bojonegoro merupakan batik yang mencerminkan kekayaan alam kabupaten Bojonegoro sehingga batik ini perlu diberdayakan dan dijaga kelestariannya. Pemerintah bersama masyarakat melakukan kegiatan pelatihan membatik untuk masyarakat sehingga kemampuan masayrakat dalam membatik dapat ditingkatkan secara bertahap. Selain pelatihan membatik, didalam kegiatan tersebut juga dilakukan latihan pemasaran dan pengelolaan kekuangan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) Pelatihan membatik yang dilakukan melalui industri batik mendapat respon positif ini terlihat dari partisipasi warga yang mengikuti pelatihan membatik secara berkala, (2) Beberapa kelemahan yang dapat disimpulakan dari hasil wawancara dan juga obsevasi yang telah dilakukan adalah kekurangan sumber daya manusia yang memadai, kemampuan dalam pemasaran juga masih kurang karena hanya beberapa saja yang mampu menggunakan teknologi. Sehingga mereka hanya mengandalakan pemasaran batiknya di dalam negeri saja. Kata kunci : Proses Pemberdayaan, Pemberdayaan ,Masyarakat
PENERAPAN E-LAMPID (ELEKTRONIK LAHIR, MATI, PINDAH, DATANG) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA SURABAYA  (Studi Pada Pelayanan Pengurusan Akta Kelahiran) OCTAVIA DWI RAHMAWATI
Publika Vol 3 No 6 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n6.p%p

Abstract

Pelayanan publik merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat (baik berupa barang maupun jasa) dalam rangka pelaksanaan ketentuan perundang-undangan (MENPAN No. 63/2003). Salah satu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yaitu pelayanan di bidang Administrasi Kependudukan. Pelayanan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya masih banyak dijumpai permasalahan dan kendala. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan terobosan baru yaitu adanya e-lampid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penerapan e-lampid pada pelayanan pengurusan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun focus penelitian yang digunakan dalam penerapan e-lampid dengan menganalisis factor political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency/visibility, budgets, technology, dan innovation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-lampid pada pelayanan pengurusan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya sudah berjalan dengan baik meskipun masih terdapat kendala. Hal tersebut diketahui melalui implementasi elemen political environment yang bertipe TDP (Top Down Project), elemen leadership sudah cukup baik dimana pimpinan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya dan Pimpinan kelurahan yang saling bekerjasama, elemen planning sudah terealisasi dengan baik mulai pendaftaran sistem manual berubah menjadi sistem online, elemen stakeholders yang memiliki komitmen tinggi, elemen transparency/visibility yang mampu diwujudkan dengan adanya menu monitoring dan kelengkapan data, elemen budgets yang menunjukkan efesiensi anggaran dalam membangun suatu sistem, elemen technology yang selalu dikembangkan dan sampai saat ini database e-lampid menggunakan database “Oracle versi 10g”dan elemen innovation dinilai kreatif yang mana semua prosesnya dilakukan secara online, waktu penyelesaiannya lebih cepat dan cukup dilakukan dikelurahan tempat tinggal. Kata kunci :Elektronic Government, E-Lampid
KUALITAS PELAYANAN PENCATATAN NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN SUKOLILO SURABAYA NURUN ALA NUR ALIFIA
Publika Vol 3 No 6 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n6.p%p

Abstract

Pelayanan publik merupakan fungsi utama pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dari berbagai aspek pelayanan. Salah satu aspek pelayanan yang menjadi perhatian saat ini adalah pelayanan pada pencatatan nikah. Dimana pelayanan pencatatan nikah yang diberikan oleh Kantor Urusan Agama sempat mengalami permasalahan yang berhubungan dengan biaya pelayanannya. Disebabakn oleh karena masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan pada pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sukolilo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sukolilo, pegawai pencatatan nikah (kepenghuluan), dan masyarakat yang menggunakan layanan pencatatan nikah. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mendeskripsikan kualitas pelayanan pada pelayanan pencatatan nikah yang dapat dilihat dari indikator Prosedur pelayanan sudah sesuai standar pelayanan dan pemahaman masyarakat serta petugas sudah cukup bagus. Waktu penyelesaian, standar waktu penyelesaian pelayanan sudah sesuai dengan pedoman pelayanan pencatatan nikah. Biaya Pelayanan, ada peraturan baru yang dikeluarkan pemerintah mengenai biaya untuk pelayanan pencatatan nikah dan telah diterapkan sesuai dengan peraturan baru tersebut. Produk Pelayanan, terdapat 2 produk yang diterima oleh masyarakat yaitu akta nikah dan buku nikah yang diberikan dalam keadaan yang baik. Sarana dan Prasarana yang meliputi gedung, peralatan dan khususnya balai nikah yang seharusnya dapat menarik minat masyarakat masih kurang. Kompetensi Pemberi Pelayanan yang ditunjukan oleh petugas sudah bertindak professional dan sesuai dengan kemampuan hanya saja dalam jumlah pegawai pencatatan nikah masih bisa dibilang kurang. Kata kunci: Pencatatan Nikah, Pelayanan Publik

Page 2 of 2 | Total Record : 15