cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2016)" : 15 Documents clear
EVALUASI PENGOLAHAN ADMINISTRASI DESA SECARA ELEKTRONIK (PADE) MELALUI “HOT-FIT MODEL” DI DESA KEMANTREN KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN. TIARA FAJRIYAH NULAYATNA
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Telah banyak inovasi yang dilakukan oleh beberapa instansi publik salah satunya di Sekretariat Daerah pada Bagian Pemerintahan Desa Kabupaten Lamongan yang memiliki program Pengolahan Administrasi Desa secara Elektronik (PADE). Salah satu Desa yang mendapatkan program PADE adalah Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Evaluasi PADE perlu dilakukan setelah dua tahun program tersebut berjalan untuk mengetahui penerapan PADE telah sesuai tujuan atau tidak. Dalam evaluasi PADE, peneliti menggunakan Human- Organization-Technology Fit Model atau disingkat dengan HOT-Fit Model. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian ini adalah dengan indikator yang ada pada HOT-Fit Model yaitu Human, Organization, Technology, dan Net Benefit. Subyek penelitian ini di ambil dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat indikator yang digunakan menunjukkan bahwa penerapan PADE di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan secara umum telah berjalan dengan baik, meskipun dalam beberapa elemen masih terdapat kekurangan. Kata Kunci : Evaluasi, Program PADE
STRATEGI PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA PANDANARUM KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO MILA FATIHATU YUSIFA
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Pengelolaan Pendapatan Asli Desa dilakukan dalam rangka penyelenggaraan pembangunan desa sebagai penambah dan pemasukan dan sumber pendapatan desa. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 77 tentang pengelolaan kekayaan milik desa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa serta meningkatkan pendapatan desa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengelolaan pendapatan asli desa dalam rangka pembangunan desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori strategi optimalisasi pengelolaan pendapatan asli desa menurut Mardiasmo yang terdapat 4 kebijakan pengelolaan pendapatan asli desa, fokus penelitian antara lain identifikasi dan inventarisasi nilai dan potensi aset desa, sitem informasi manajemen aset desa, pengawasan dan pengendalian pemanfaatan aset desa, keterlibatan jasa penilai. Teknik analisis data mengacu pada analisis menurut Miles dan Huberman dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan analisis data. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pelaksanaan pengelolaan sebagai strategi peningkatan pengelolaan pendapatan asli desa. Pengelolaan pendaptan asli desa berdasarkan strategi optimalisasi pendapatan asli desa yang diawali dengan iventarisasi potensi kekayaan desa yang dimiliki sudah sesuai dengan peraturan Undang-undang No 6 Tahun 2014 Pasal 77, sistem informasi manajemen aset desa yang sudah ada namun perlu peningktan dalam upaya transparansi terhadap masyarakat masih dirasa kurang, pengawasan dan pengendalian pemanfaatan aset desa sudah berjalan efektif dengan memberdayakan masyarakat sebagai pihak pengawas dan pengelola pendapatan asli desa, adanya keterlibatan pihak kecamatan dan pemerintah daerah kabupaten sebagai jasa penialai yang akurat. Upaya-upaya perbaikan dalam pengelolaan pendapatan asli desa sudah terdapat peningkatan dari pengelolaan pendapatan asli desa terdahulu, dan pencapaia hasilnya sudah bisa dikatakan sudah optimal. Hal tersebut sesuai dengan visi yang dimiliki Desa Pandanarum dalam memandirikan masyarakat desa. Kata Kunci: Strategi, pendapatan asli desa, pembangunan desa
Upaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi dalam Meningkatkan KoordinasiPerencanaan Pembangunan Daerah (Studi Pada Bappeda Provinsi Jawa Timur) DEPITASARI GULTOM
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan koordinasi perencanaan pembangunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini disesuaikan dengan fungsi Bappeda Provinsi Jawa Timur salah satunya adalah pengoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan, dengan menggunakan teori menurut Sutarto (2006:152-153) yang dapat dilakukan dengan cara mengangkat coordinator, mengadakan pertemuan formal maupun informal antar pejabat, membuat buku pedoman organisasi, buku pedoman tata kerja dan buku pedoman kumpulan peraturan, berhubungan melalui alat perhubungan, membuat edaran berantai kepada para pejabat yang diperlukan, membuat tanda-tanda, simbol dan kode. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan upaya peningkatkan koordinasi perencanaan pembangunan daerah oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur sudah maksimal yang dilakukan dengan cara: pengangkatan coordinator, yang terdiri dari coordinator makro dan koordinator mikro. Pelaksanaan pertemuan terdiri dari rapat internal dan rapat. Buku pedoman adalah RPJMD, RKPD, MDGs yang mencakup seluruh rencana kegiatan provinsi Jawa Timur serta permasalahan pembangunan Jawa Timur, dan buku peraturan yang disahkan oleh Gubernur Jawa Timur. Berhubungan melalui alat komunikasi dilakukan dengan menggunakan Telepon, SMS, e-mail, aplikasi SIPD, dan website Jawa Timur, sedangkan edaran berantai merupakan surat undangan yang dikirim ke seluruh Pemerintahan di Jawa Timur. Adapun penggunaan pengkodean dilakukan pada seluruh SKPD dan program-program yang akan dilaksanakan.Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan, Koordinasi, Bappeda
IMPLEMENTATION OF REGIONAL MARKETREGULATION OF THE DIRECTOR COMPANY LAMONGAN DISTRICTNUMBER 150 2014 TECHNICAL GUIDELINES ON HANDLINGLAMONGAN NEW MARKET IN THE MARKET AFIF ZULISANTO
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Regional Director of Market Regulation Lamongan No. 150 of 2014 on Technical Guidelinesfor Management of Market in Lamongan one market is in New Market. Implementation is significantin improving the service management market is still found problems that occur in the field, includinghygiene in the New Market Lamongan is still quite alarming , there's also garbage strewn in the market. Moreover , at some point the market is also still found a broken ceramic flooring market , leaky roofsand tiles so it is quite disturbing activities of traders in the rainy season . This study aimed to describethe implementation of the Regional Implementation Director of Market Regulation Lamongan No. 1502014 About the Technical Guidelines for Management Market In New Market Lamongan.This type of research is a descriptive study . By using qualitative research methods , while thefocus of the study is variable , namely the implementation of the communication , resources,disposition and bureaucratic structure . Researchers at the New Market location Lamongan .Informants consisted of PD Pasar , traders and buyers . Data validity checking techniques usingtriangulation . Data collection techniques are observation, interviews and documentation . Dataanalysis techniques to study arranged systematically with data reduction , data presentation , drawingconclusions.The results showed that views on the communication variables still found problems related tolack of socialization by PD Pasar to the merchant. Then linked variable disposition still foundproblems related to double job market between PD officers. Associated variable resource still foundobstacles from the standpoint of market facilities which are now increasingly broken and notmaintained as well as the variable structure of the bureaucracy of the executive in the bureaucraticstructure of PD Pasar already perform the duties and functions of each, so expect the implementers cantake into account every variable implementation ie related communication, bureaucratic structure,resources, and disposition. In order for the implementation of the Implementation Regulation of theDirector of PD Pasar Lamongan District Number 15 Year 2014 About the Technical Guidelines forHandling Market in New Market Lamongan can run well by improving market facilities, meetregularly to socialize, and the policy implementers perform their duties and obligations in accordancewith the objectives has been established.Keywords: Implementation, Management Market
PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI BANK TABUNGAN PENSIUNAN NEGARA PURNA BAKTI CABANG CILIWUNG SURABAYA MOCHAMAD AMRI N
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

dunia bisnis untuk bertindak etis dan berkontribusi dalam dunia pembangunan ekonomi berkelanjutan bersamaan dengan peningkatan kualitas hidup para karyawan beserta keluarganya, sekaligus juga peningkatan kualitas komunitas setempat dan masyarakat luas (psychologymania.com). Program ini bertujuan untuk menciptakan hubungan perseroan yang serasi, seimbang, sesuai dengan lingkungan, nilai, norma dan budaya masyarakat setempat. Konsep ini menurut WorldBank (Fox, Wared and Howard,2002), merupakan komitmen sektor swasta untuk mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan..Jenis penelitan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Teori strategi yang digunakan yaitu Wibisono ( 2007), yaitu : Brand Differentiation, Human Resources, icence to Operate, Risk Management. Penelitian ini mengambil narasumber adalah Kepala Staff Area DAYA Specialist di BANK BTPN Cabang Ciliwung Surabaya dan beberapa staf yang terkait yang menjadi tanggung jawab Corporate Social Responsibility di BANK BTPN Cabang Ciliwung Surabaya, serta pihak pengelola dan masyarakat sekitar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara terstruktur dan teknik analisis dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis kualitattif menurut Miles dan Huberman (Sugiyono, 2014).Berdasarkan hasil dari penelitian dan data-data yang diperoleh, maka diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan/ CSR PT BANK BTPN (Persero)Tbk secara umum sudah dilaksanakan berdasar ketentuan yang berlaku yakni ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagai peraturan yang memayungi pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan/ CSR di Indonesia dan Peraturan Menteri Negara BUMN No 4 Tahun 2007 Kebijakan khusus tercantum pada Surat Keputusan nomer PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha kecil dan Bina Lingkungan (PKBL), dimana BUMN akan mengalokasikan dana sebesar 2 % dari keuntungan bersih setelah pajak untuk program Kemitraan, perusahaan wajib melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan/ CSR maka PT BANK BTPN (Persero)Tbk membuat program DAYA yang berbentuk kegiatan CSR yaitu : Daya Sehat Sejahtera, Daya Tumbuh Usaha, Daya Tumbuh Komunitas yang pelaksanaannya sekaligus menggabungkan misi bisnis dan sosial di BANK BTPN (Persero)Tbk. (2) Peran tanggung jawab sosial perusahaan/ CSR PT BANK BTPN (Persero)Tbk secara keseluruhan telah memberikan pengaruh positif bagi masyarakat, baik itu masyarakat di sekitar daerah perusahaan beroperasi maupun terhadap masyarakat Indonesia secara umum. Hal ini terwujud dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat yang mencakup berbagai bidang antara lain, sosial, olahraga, lingkungan, pendidikan, dan budaya. Tetapi pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan/ CSR PT BANK BTPN (Persero)Tbk belum memberi pengaruh pada pengembangan masyarakat (Comunity Development) khususnya di bidang ekonomi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar.Kata Kunci: Peran, Corporate Social Responsibility
Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Prespektif Akuntabilitas Di Desa Centong KecamatanGondang Kabupaten Mojokerto ADITYA RAHMAN
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Akuntabilitas merupakan salah satu dari prinsip good governance yang memiliki pengertiansebagai pertangggung jawaban kepada publik atas segala aktifitas yang dilakukan. Dalam pelaksanaanpengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) penerapan akuntabilitas sebagai salah satu dari prinsip goodgovernance merupakan bagian yang sangat penting untuk menjalankan pengeolaan ADD di DesaCentong Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Sesuai dengan tujuan yang telah menjadi landasanhukum penyelenggaraan ADD di Kabupaten Mojokerto yaitu Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 9Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Alokasi Dana Desa. Penelitian yang dilakukan bertujuanmendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pengelolaan ADD di Desa Centong Kecamatan GondangKabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan daa yang dilakukan berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis datadilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian inimenunjukkan pengelolaan ADD yang dilakukan pemerintah Desa Centong telah menjalankan prinsipprinsipakuntabilitas menurut BPKP&LAN. Pada pelaksanaan tahapan ADD di Desa Centong dapatdikatakan baik karena berjalannya seluruh kegiatan telah diakhiri dengan pertanggug jawaban yangsesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.. Adanya pelatihan-pelatihan yang diadakan untukmenunjang pengelolaan ADD sangat dibutuhkan untuk lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraanADD dan partisipasi masyarakat. Diharapkan untuk pelaksanaan ADD di Desa Centong pada tahunberikutnya dapat terlaksana lebih baik sesuai dengan peraturan yang berlaku dan sesuai tujuanpenyelenggaraan ADD. Kata Kunci: Akuntabilitas, Good Governance, ADD
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT  (Studi Pada Program Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro) MARDEWI WAHYUNINGSIH
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang saat ini masih mengahadapi masalah sanitasi dan perilaku untuk hidup bersih dan sehat.Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah Indonesia telah membuat kebijakan mengenai persoalan sanitasi misalnya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM terdiri dari 5 pilar yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Makanan dan Minuman Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga. Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro adalah salah satu Desa yang masih mempunyai kebiasaan buang air besar sembarangan dan minimnya akses sanitasi.Oleh karena itu dilakukanlah penelitian yang mendeskripsikan implementasi program stop buang air besar sembarangan di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Focus penelitian menggunakan model implementasi kebijakan oleh Donald Van Meter dan Carl Van Horn yang terdiri dari 6 variabel yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumberdaya, karakteristik agen pelaksana, disposisi pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, lingkungan ekonomi, social dan politik. Sumber data diperoleh menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif oleh Miles dan Huberman Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari segi ukuran dan tujuan program dapat dipahami dengan baik oleh para pelaksana program, namun dalam pelaksanaan program, para pelaksana hanya melakukan langkah pemicuan saja. Variable sumberdaya, pada tahun 2015 Pemerintah Desa Kandangan telah menghabiskan dana sebesar Rp. 22.398.430,- untuk bantuan material pembangunan jamban sehat bagi 13 Kepala Keluarga sasaran, dan bantuan dari PNPM Mandiri untuk 4 Keluarga Sasaran. Variable karakteistik agen pelaksana, para pelaksana telah menjalankan program sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki, namun sanitarian puskesmas tidak memilki keahlian sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai sanitarian, variable Disposisi pelaksana, para pelaksana program stop buang air besar Sembarangan di Desa Kandangan memiliki respon yang positif dalam menjalankan program. Variable komunikasi antar organisasi, para pelaksana telah melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik untuk kesuksesan program ini.Variable Lingkungan ekonomi, social dan politik yaitu rendahnya pendapatan masyarakat desa kandangan, budaya masyarakakat yang nyaman buang air besar sembarangan dan belum adanya sanksi bagi masyarakat yang BAB sembarangan. Saran yang dapat diberikan adalah diperlukan sanitarian khusus, adanya peningkatan kinerja tim sanitasi total, menghimpun dana dari pihak swasta dan diperlukan suatu produk hukum dan dalam pelaksanaan program stop buang air besar sembarangan di Desa Kandangan Kata Kunci : Implementasi, Sanitasi, Buang Air Besar Sembarangan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KEMITRAAN PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA DIVRE V  JAWA TIMUR  DI KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO NOVITA ROSIFIANTI
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan Tanggung Jawab Sosial perusahaan kepada masayarakat. Menurut Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha kecil dan Program Bina Lingkungan (PKBL) BUMN diwajibkan menyisihkan sebagian labanya untuk Program PKBL. PT Telkom adalah salah satu BUMN yang melaksanakan Program PKBL. Dalam penelitian ini lebih difokuskan pada Program Kemitraan PT. Telkom di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Program Kemitraan Telkom adalah memberikan pinjaman dana bergulir dan memberikan pelatihan kepada pengusaha kecil atau Mitra Binaan Telkom. Mitra Binaan PT. Telkom di Kecamatan Trawas yaitu pedagang, peternak dan industri kecil.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Implementasi Program Kemitraan PT. Telkom di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan mengelompokkan serta mengkombinasikan data yang diperoleh, dan juga menetapkan serangkaian hubungan keterkaitan antara data tersebut dengan menggunakan empat variabel yaitu Struktur Birokrasi, Sumberdaya, Komunikasi, dan Disposisi. Hasil penelitian ini mendeskripsikan Implementasi Program Kemitraan PT. Telekomunikasi Indonesia Divre V Jatim di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Struktur Birokrasi implementasi program berdasarkan Keputusan Direksi Perusahaan Perseroan(PERSERO) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor : KD 21 / PR000/COP-B0030000/2010 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Selama ini PT. Telkom sangat berkomitmen dalam melaksanakan Program Kemitraan dilihat dari pelayanan yang diberikan kepada Mitra Binaan. Komunikasi antar Pegawai PT. Telkom dan Mitran Binaan kurang berjalan dengan baik karena terdapat Mitra Binaan yang tidak menggunakan produk telekomunikasi PT. Telkom. Sumberdaya manusia yang masih kurang dalam segi kuantitas mengakibatkan keterlambatan penyelesaian pembuatan Surat Perjanjian Kesepakatan. Disimpulkan bahwa masalah kuantitas sumberdaya manusia pada Program Kemitraan tidak sesuai dengan beban kerja pegawai PT. Telkom. Komunikasi antar pegawai PT. Telkom dengan Mitra binaan kurang berjalan baik karena Mitra Binaan yang tidak mematuhi ketentuan PT. Telkom. Dengan begitu diharapkan pihak PT. Telkom mengadakan sosialisasi tentang syarat menjadi Mitra Binaan PT. Telkom dan perlu adanya penambahan pegawai PT. Telkom. Kata kunci : Implementasi, Kemitraan
EFEKTIVITAS PROGRAM SIARAN RADIO SUARA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN (STUDI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN JOMBANG) SILVI FARIKHATUL JANNAH
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan salah satu wahana terpenting dalam pembentukan karakter suatu bangsa. Karena kualitas pendidikan yang baik maka dapat mengantarkan rakyat ke kehidupan yang lebih sejahtera. Di Indonesia instansi yang khusus menangani berbagai permasalahan mengenai pendidikan adalah Dinas Pendidikan yang ada di setiap kota/kabupaten. Setiap kota/kabupaten memiliki cara tersendiri dalam menentukan kualitas pendidikannya. Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang merupakan instansi yang memiliki kekhasan dalam hal meningkatkan kualitas pendidikannya yaitu dengan membentuk Radio Suara Pendidikan. Radio ini memiliki kekhususan dalam program acara yaitu memberikan informasi seputar dunia pendidikan. program-program acara siaran radio ini ditujukan untuk masyarakat umum dan masyarakat pendidikan. Tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana efektivitas program siaran radio suara pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk mengukur efektivitas, peneliti menggunakan indikator ukuran efektivitas menurut Sutrisno (2007:125-126) yang terdiri dari pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi efektivitas program siaran radio suara pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan (studi di Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang) dapat dikatakan baik. Adanya program siaran radio suara pendidikan mampu menambah informasi, meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat luas serta memperbaiki kualitas pelayanan publik. Kata Kunci: Pendidikan, Efektivitas Program, Radio Suara Pendidikan
EFEKTIVITAS PROGRAM REWARD DALAM PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN-PERKOTAAN (PBB-P2) DI KABUPATEN KEDIRI ISKA FITRIAN AMBARWATI
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar di Indonesian yang meliputi pajak pusat dan pajak daerah. Dalam hal ini pemerintah daerah setiap tahunnya selalu memiliki target dalam penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB-P2), tetapi pada kenyataannya dalam melaksanakan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB-P2) sering terjadi adanya keterlambatan dalam pelunasan. Keterlambatan pelunasan inilah yang menjadikan munculnya permasalahan atau kendala yang dialami oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Keterlambatan dalam pelunasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan- Perkotaan (PBB-P2) terjadi karena beberapa faktor yaitu kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak dan kurangnya kedisipilinan atau ketegasan pihak aparatur dalam melaksanakan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB-P2). Menanggapi permasalah tersebut, pemerintah kabupaten kediri membuat suatu program yaitu program reward atau pemberian hadiah atas pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB-P2). Dalam pelaksanaan program reward tersebut, perlu diukur keefektifannya dengan menggunakan indikator-indikator dari Ghozali (dikutip Sakti, 2015) yang terdiri dari: (1) Input , (2) Proses, (3) Output. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat rumusan masalah mengenai efektivitas program reward dalam pemungutan pajak bumi dan bangunan perdesaan-perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data kuesioner, observasi, dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Sampling (Area Sampling). Sampel yang digunakan berjumlah 78 aparatur desa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain analisis data kuantitatif dan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari masing-masing indikator termasuk kedalam indikator efektif yaitu indikator Input (75,99%), Proses (72,65), Output (67,69%). Sehingga diperoleh prosentase rata-rata efektivitas program reward sebesar 73,4% yang berada pada kategori efektif, yang artinya program reward di Kabupaten Kediri telah berjalan dengan baik dan efektif. Kata Kunci: Efektivitas, Program Reward, PBB-P2

Page 1 of 2 | Total Record : 15