cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2016)" : 15 Documents clear
PENERAPAN SISTEM APLIKASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN (SAPK) (STUDI PADA APLIKASI KENAIKAN PANGKAT PNS DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR) POPPY AYU PERMATASARI
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Electronic Government sudah banyak diterapkan diberbagai instansi baik instansi pemerintahan/Negeri maupun instansi swasta, salah satu instansi pemerintah/Negeri yang menerapkan Electronic Government adalah Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Sebagai instansi pemerintahan/Negeri yang menaungi para Pegawai Negeri Sipil dalam pelayanan yang berbasis elektronik yaitu Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK). Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan penerapan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) khususnya pada aplikasi kenaikan pangkat PNS di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun fokus dari penelitian ini adalah delapan elemen sukses keberhasilan e-government menurut Indrajit, yaitu political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency, budgets, technology, innovation. Subyek penelitian dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAPK di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa kendala. Hal tersebut diketahui melalui implementasi elemen political environment yang bertipe Top Down Projects (TDP). Elemen leadership yang mana peran kepala kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur dalam penerapan SAPK sudah baik. Elemen planning dalam penerapan SAPK di kantor ini tidak mengetahui perencanaan dari adanya SAPK, kantor ini hanya sebagai pelaksana saja. Elemen stakeholders yang memiliki komitmen untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara pegawai satu dengan pegawai yang lainnya. Elemen transparency yang dapat membuka dan mengakses SAPK di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur ialah hanya para pegawai di bidang mutasi khususnya di sub bidang pangkat, pindah, dan pensiun. Elemen budgets dalam penerapan SAPK di kantor ini tidak ada anggaran untuk SAPK sendiri. Elemen technology sudah baik dan dikatakan sudah cukup canggih. Elemen innovation dapat dilihat dari kegiatan para pegawai yang melakukan lembur dan membuat aplikasi program kenaikan pangkat. Kata Kunci: Electronic Government, SAPK, Aplikasi Kenaikan Pangkat PNS
PROSES PEMBERDAYAAN BAGI WARGA TERDAMPAK PENUTUPAN LOKALISASI DOLLY DI KELURAHAN PUTAT JAYA KECAMATAN SAWAHAN SURABAYA DITA FATIKA SARI
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Lokalisasi Dolly merupakan kawasan prostitusi yang ada di Surabaya dimana banyak masyarakat dengan segala macam profesi yang ada didalamnya menggantungkan hidup menjadikan kawasan tersebut sebagai ladang penghasilan mereka. Setelah Pemerintah Kota Surabaya menutup kawasan tersebut, warga terdampak merasa terancam kesejahteraan perekonomiannya. Namun pemerintah juga ikut mencarikan solusi permasalahan tersebut salah satunya dengan alih fungsi kawasan ex-lokalisasi menjadi sentra industri rumahan melalui pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan bagi warga terdampak penutupan lokalisasi di Dolly Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Surabaya. Fokus penelitian ini adalah bagaimana proses pemberdayaan yang mencakup 7 tahapan proses pemberdayaan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Fahrudin (2011:173). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Dolly Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Surabaya. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemberdayaan telah berhasil membawa perubahan bagi kehidupan di kawasan ex-lokalisasi yang selama ini menjadi lahan penghasilan masyarakat Dolly dan sekitarnya menjadi lebih baik meskipun tahap terminasi belum dilaksanakan. Peneliti memiliki saran kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk monitoring terhadap bantuan-bantuan yang diberikan agar digunakan tepat sasaran, memberikan kesempatan studi banding bagi seluruh KSM agar termotivasi untuk berkembang dan mengadakan kerjasama antar KSM agar produk mereka dapat berkembang. Kata kunci : Pemberdayaan, Warga terdampak, Lokalisasi Dolly
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI PESERTA DALAM PROGRAM SEKOLAH LAPANGAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SL-PTT) PADI DI DESA BEDIKULON KECAMATAN BUNGKAL KABUPATEN PONOROGO NURIN PURNAMASARI
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Partisipasi masyarakat menjadi hal yang penting dalam rangka mendukung kesuksesan Program Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi yang digunakan sebagai salah satu strategi untuk mencapai tujuan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). Keberagaman situasi di lapangan yang meliputi tingkat pendidikan, sumber daya manusia serta dukungan dari faktor eksternal lainnya akan berdampak pada tujuan dan keberlanjutan dari program. Berdasarkan kondisi tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Peserta dalam Program Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL- PTT) Padi di Desa Bedikulon Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang mempengaruhi partisipasi peserta memiliki pengaruh yang signifikan dan positif secara simultan dan parsial terhadap Program SL-PTT Padi. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi partisipasi peserta sebagai variabel independent dan Program SL-PTT Padi sebagai variabel dependent. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebar kepada 62 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Regresi Linier Berganda yang dibantu dengan Program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial faktor Usia (X1), Tingkat Pendidikan (X2), Pendapatan (X3) tidak memiliki pengaruh yang signifikan namun memiliki arah yang positif terhadap Program SL-PTT Padi. Sedangkan faktor Komunikasi (X4) memiliki pengaruh yang signifikan dengan arah positif terhadap Pelaksanaan Program SL-PTT Padi (Y). Besarnya kontribusi variabel independent secara bersama-sama terhadap variabel dependent adalah sebesar 70,9%, dilihat dari nilai Koefisien Determinasi (Adjusted R2). Adapun saran yang diberikan peneliti adalah perlunya pengurus kegiatan meningkatkan aspek komunikasi dengan kelompok sasaran, agar mereka lebih mengetahui manfaat dari Kegiatan Sekolah Lapangan (SL) Padi. Sehingga masyarakat dapat lebih berpartisipasi dalam mensukseskan Program SL-PTT Padi. Kata Kunci : Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Peserta, Program SL-PTT Padi
KUALITAS PELAYANAN PENGURUSAN AKTA KELAHIRAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO YULIANA
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penciptaan kualitas pelayanan akan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat pengguna jasa yang nantinya akan berdampak juga bagi keberadaan suatu instansi. Begitu pula yang telah terjadi pada Instansi Pemerintah yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo, yang telah melakukan berbagai upaya untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanannya. Salah satu pelayanan yang diberikan adalah pelayanan penerbitan akta kelahiran bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Kualitas Pelayanan Pengurusan Akta Kelahiran pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik Snowball Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah kualitas pelayanan pengurusan akta kelahiran pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo yang dilihat dari lima dimensi kualitas pelayanan yaitu tangibles (bukti langsung), reliability (keandalan), responsiveness(daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pengurusan akta kelahiran pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo dapat dikatakan sudah baik yang dilihat dari dimensi tangibles yang meliputi tersedianya fasilitas-fasilitas yang cukup lengkap serta penampilan para pegawai yang sudah baik dan sopan, reliability menyangkut kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan dengan cepat dan tepat (akurat), responsiveness menyangkut ketanggapan dan kepedulian para petugas dalam membantu pelanggannya, assurance yang meliputi kompetensi dan sikap pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo, dan empathy yang berkaitan dengan kemudahan mendapatkan informasi dan kepedulian terhadap kebutuhan pelanggan. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan terkait Dimensi Bukti Langsung atau Tangibles perlu adanya penambahan berupa hiburan mendengarkan musik-musik klasik, selain itu perlu penambahan buku bacaan, dan untuk TV harus di selingi dengan menampilkan hiburan acara TV pada umumnya. Dari segi kebersihan kamar mandi juga perlu diperhatikan dan pemberian adanya arah sehingga dapat mempermudah masyarakat. Pada Dimensi Jaminan atau assurance terkait dengan adanya kebijakan mengenai kepengurusan Administrasi Kependudukan dan Peristiwa penting lainnya yang dapat dikuasakan dalam pelaksanaannya masih kurang baik karena di lapangan masih banyak di temukan orang-orang yang menguruskan orang lain namun tidak sedang berada dalam kondisi sakit keras, cacat fisik, umur yang sudah tua, melainkan dikarenakan kesibukan pekerjaan. Kata kunci : Dimensi Kualitas Pelayanan
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS ELEKTRONIK (SIMPUSTRONIK) DI PUSKESMAS GANTRUNG KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN UMI NUR AGUSTINA
Publika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Puskesmas Gantrung merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Madiun yang aktif menerapkan Simpustronik sejak tahun 2010. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Elektronik merupakan sistem data pasien yang dilaksanakan serempak dalam pelayanan di Puskesmas mulai dari loket pendaftaran, ruang poli sampai pemberian obat di apotek dimana satu komputer dengan komputer yang lain saling link. Simpustronik juga memudahkan pekerjaan pegawai dalam pelaporan ke Dinas Kesehtaan Kabupaten. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Elektronik (Simpustronik) di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun yang mengacu pada variabel efektivitas sistem informasi menurut DeLone & McLean (2003) yang meliputi System Quality (Kualitas Sistem), Information Quality (Kualitas Informasi), Service Quality (Kualitas Pelayanan), Use (Pengguna), User Satisfaction (Kepuasan Pengguna) dan Net Benefit (Keuntungan Bersih). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pegawai Puskesmas Gantrung yang berjumlah 36 orang. Sedangkan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling jenuh dengan jumlah sampel 36 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner (angket), observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Elektronik (Simpustronik) di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun dapat dikatakan efektif. Hal ini dapat dilihat dari prosentase skor tiap sub variabel yang menunjukkan bahwa System Quality (Kualitas Sistem) memperoleh prosentase skor sebesar 73,1% (efektif), sub variabel Information Quality (Kualitas Informasi) memperoleh prosentase skor sebesar 66,9% (efektif), sub variabel Service Quality (Kualitas Pelayanan) memperoleh prosentase skor sebesar 71,4% (efektif), sub variabel Use (Penggunaan) memperoleh prosentase skor sebesar 78,1% (efektif), sub variabel User Satisfaction (Kepuasan Pengguna) memperoleh prosentase skor sebesar 72,8% (efektif) dan sub variabel yang terakir yaitu Net Benefit (Keuntungan Bersih) memperoleh prosentase skor sebesar 76,3% (efektif). Maka penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Elektronik (Simpustronik) di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun dapat dinyatakan efektif dimana termasuk dalam rentang nilai 61% - 80%. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Elektronik (Simpustronik).

Page 2 of 2 | Total Record : 15