cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2017)" : 15 Documents clear
Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Intensifikasi Retribusi Parkir (Studi Pada UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Surabaya) Yanuar Fajar Mukti
Publika Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n1.p%p

Abstract

Abstrak Kota Surabaya merupakan wilayah yang sangat besar dan luas sehingga mempengaruhi jumlah penerimaan pendapatan dari sumber-sumber pendapatan yang sudah ada setiap tahunnya khususnya pendapatan yang bersumber dari retribusi parkir karena adanya potensi-potensi yang dapat dijadikan penambahan sumber penerimaan dari sektor perparkiran. Namun pada kenyataannya, realisasi pendapatan dari parkir masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan. Sehingga penting untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya melalui Instensifikasi retribusi parkir serta faktor- faktor yang menjadi penghambat. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang juga digunakan sebagai teknik analisis yaitu deskriptif kualitatif yang merupakan pendekatan penelitian dengan tujuan utama untuk mencari jawaban mendalam atas suatu gejala, fakta atau realita. Fokus pada penelitian inj menggunakan teori dari jufrizen, (2013) mengenai Intensifikasi yang meliputi, memperluas basis penerimaan, memperkuat proses pemungutan, meningkatkan pengawasan,, meningkatkan efisiensi administrasi, meningkatkan kapasitas penerimaan melalui perencanaan yang lebih baik., dan faktor yang menjadi penghambat upaya UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor parparkiran melalui Intensifikasi retribusi parkir. Dari analisa yang dilakukan, diketahui UPTD Parkir Dishub Kota Surabaya melakukan peningkatkan PAD melalui retribusi parkir dengan : memperluas basis penerimaan melalui perbaikan kualitas pelayanan yang baik terhadap pengendara yang memarkir kendaraannya. Melakukan inovasi pelayanan parkir dengan karcis parkir berhadiah. Memperkuat sistem administrasi untuk menambal kebocoran pendapatan retribusi parkir disebabkan oleh oknum-oknum jukir. Memperkuat proses pemungutan dengan membagi jukir dan koordinator jukir, termasuk dalam hal pengumpulan hasil retribusi. Meningkatkan pengawasan dengan menyediakan pusat pelaporan online dan pengawasan secara langsung dengan melakukan patroli rutin. Meningkatkan efisiensi administrasi melalui kompetensi dan kinerja karyawan UPTD Parkir Dishub Kota Surabaya. Perencanaan peningkatan kapasitas penerimaan retribusi parkir, dengan melakukan survei lokasi sehingga target yang ditetapkan sesuai dengan realitas di lapangan. Kata Kunci: Intensifikasi, Pendapatan, Retribusi
STRATEGI PELAYANAN SATU PINTU DALAM MENANGANI PENGADUAN DARURAT OELH PEMERINTAH KOTA SURABAYA MELALUI LAYANAN DARURAT 112 COMMAND CENTER ELIT MILLATI AFIFA
Publika Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n1.p%p

Abstract

Abstrak Layanan Darurat 112 Command Center Kota Surabaya merupakan salah satu strategi pelayanan satu pintu oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam menangani pengaduan darurat. Dalam Command Center Room Kota Surabaya, dinas-dinas yang menangani masalah darurat yang awalnya memiliki posko-posko sendiri akan disinergikan dalam satu ruangan untuk menerima laporan masyarakat dan memantau kondisi kota selama 24 Jam. Dibentuknya layanan Darurat 112 Command Center ini dikarenakan permasalahan pelayanan publik yang muncul seperti kurang cepatnya penanganan kondisi darurat yang seharusnya harus ditangani dengan cepat karena memiliki tingkat urgensi yang tinggi terkait nyawa manusia. Dan banyaknya nomor pengaduan darurat yang banyak dan mempersulit masyarakat untuk menghafalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai strategi pelayanan satu pintu dalam menangani pengaduan darurat oleh Pemerintah Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Teori strategi yang digunakan yaitu lima strategi peningkatan layanan yang dari Osborne meliputi Strategi Inti, Strategi Konskuensi, Strategi Pelanggan, Strategi Pengawasan, Strategi Budaya (Hariyanto:2003) serta mendeskripsikan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pelayanan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara terstruktur sedangkan teknik analisis data dalam penelitian menggunakan anlisis kualitatif menurut Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyaajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi (Sugiyono, 2014). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi pelayanan satu pintu melalui layanan darurat 112 Command Center dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik, namun masih ada beberapa kekurangan dan hambatan yang terjadi. Hambatan tersebut yaitu mengenai upaya sosialisasi yang tidak menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga masih banyak masyarakat yang kurang faham mengenai layanan ini. Kemudian penanganan yang kurang merata ditiap-tiap daerah seperti penanganan terhadap banjir. Sedangkan untuk jumlah laporan yang dilaporkan semakin hari semakin banyak. Kata kunci : Strategi, Penanganan Darurat, Command Center Surabaya
IMPLEMENTASI SURAT IZIN MENGEMUDI (SIM) DI SATUAN PENYELENGGARA ADMINISTRASI SIM (SATPAS) COLOMBO SURABAY Indro Nurabdi Rustopo
Publika Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n1.p%p

Abstract

Abstrak Satpas Colombo Surabaya sebagai penyelenggara pelayanan publik membuat terobosan kreatif mengenai Surat Izin Mengemudi (SIM), yaitu SIM Online. SIM Online dapat mempermudah masyarakat dalam perpanjangan SIM dan pendaftaran baru. Pelayanan SIM Online ditujukan untuk warga Surabaya maupun luar Kota Surabaya. Warga luar Kota Surabaya dapat memperpanjang SIM di Kota Surabaya tanpa harus kembali ke Daerah asalnya. Dalam pelaksanaannya, terdapat kekurangan sosialisasi yang terlihat dari masih adanya masyarakat yang kurang paham mengenai mekanisme SIM Online. Aplikasi yang kaku pada database juga menjadi kekurangan SIM Online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Surat Izin Mengemudi (SIM) Online Di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (SATPAS) Colombo Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model implementasi George C. Edward III, yang terdiri dari empat variabel, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan SIM Online di Satpas Colombo Surabaya mendapatkan respon yang baik oleh masyarakat dalam pelaksanaan implementasinya, sebagai berikut 1) komunikasi, pihak Satpas Colombo Surabaya sudah melakukan sosialisasi tentang SIM Online kepada masyarakat. 2) sumber daya, masih kurangnya jumlah staff, telah memberikan informasi yang jelas terhadap masyarakat, dalam pelaksanaanya masih saja di jumpai oknum yang memberikan kemudahan, dan mengenai fasilitas peralatan sudah sangat lengkap dan siap menunjang kebijakan SIM Online, namun masih memiliki kendala terhadap jaringan atau koneksi serta kendala yang berupa renovasi gedung 3) disposisi, petugas SIM Online memiliki pemahaman yang tinggi terhadap keluhan masyarakat. 4) struktur birokrasi, bentuk tanggungjawab pelaksana SIM Online di satuan penyelenggara administrasi sim (SATPAS) berdasarkan perkap nomor 9 Tahun 2012 dan SOP SIM Online. Saran yang diajukan yaitu melakukan kerjasama dengan layanan provider untuk menstabilkan jaringan koneksi, menyiapkan ruangan khusus untuk pemohon SIM selama gedung direnovasi serta meningkatkan kualitas aplikasi. Kata kunci :Implementasi, Mengemudi, Online
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 1.1 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN GERAKAN TUNTAS PENANGANAN GIZI BURUK (RESTU IBU) (Studi Pada Program Gerakan Masyarakat Anti Gizi Buruk Di Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi) DANANG SAGITA PUTRA
Publika Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n1.p%p

Abstract

Abstrak Salah satu alternatif penanggulangan gizi buruk di Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, Puskesmas Bringin mengeluarkan program Gerakan Masyarakat Anti Gizi Buruk (GEMATI GIBUR). Program Gemati Gibur adalah program yang mengarahkan perubahan status gizi pada balita dan merubah perilaku orang tua asuh balita. Kelompok sasaran dalam Program Gemati Gibur ini adalah balita yang berusia dua sampai lima tahun yang menderita gizi buruk yang berjumlah 12 anak. Kegiatan program Gemati Gibur seperti Pos Gizi Mandiri Masyarakat dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pada pelaksanaannya, masyarakat belum paham tentang program Gemati Gibur dan kurangnya jumlah staf gizi di Puskesmas Bringin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan adalah variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh pelaksana program kepada masyarakat. Dalam sosialisasi, penyampaian materi program Gemati Gibur kepada kelompok sasaran kurang dapat diterima dengan baik. Sedangkan untuk konsistensi materi sudah cukup konsisten. Sumber daya manusia dalam pelaksanaan program Gemati Gibur masih kurang dalam segi jumlah petugas gizi Puskesmas. Informasi yang didapatkan oleh para pelaksana program Gemati Gibur sudah cukup baik. Dalam pelaksanaan program Gemati Gibur, wewenang berada pada staf gizi Puskesmas. Fasilitas bermain balita di Pos Gizi Masyarakat masih kurang. Untuk aspek disposisi, sikap implementor program Gemati Gibur sudah baik, tetapi tidak ada penambahan insentif untuk Kader Pendamping. Sedangkan dalam pelaksanaan program Gemati Gibur sudah sesuai dengan SOP. Saran peneliti yaitu dibutuhkan anggaran dana dari Pemerintah Daerah, penambahan jumlah staf gizi Puskesmas, menambah sarana bermain untuk balita di Pos Gizi, serta penambahan insentif bagi Kader Pendamping. Kata Kunci : Implementasi, Gemati Gibur, Balita.
INOVASI PELAYANAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR MELALUI LAYANAN SAMSAT MINI (SAMIN) DI KANTOR BERSAMA SAMSAT KABUPATEN BOJONEGORO Zaenal Mustofa
Publika Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n1.p%p

Abstract

Abstrak Samsat singkatan dari Sistem Administrasi Manunggal di Bawah Satu Atap, yaitu suatu sistem kerjasama secara terpadu antara Polri, Bapenda dan PT. Jasa Raharja (Persero). Samsat memberikan pelayanan untuk penerbitan STNK/TNK yang dikaitkan dengan pemasukan uang ke kas Negara baik melalui PKB, BBN-KB dan SWDKLLJ dan dilaksanakan pada satu kantor yang diberi nama Kantor Bersama Samsat. Dalam upaya memberikan pelayanan tersebut khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pihak Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bojonegoro membentuk inovasi layanan Samsat Mini (SAMIN). Hadirnya layanan Samsat Mini (SAMIN) disebabkan dari adanya prektek terselubung calo, joki, dan pungli serta masih banyaknya pengaduan masyarakat akan pelayanan yang dilakukan oleh Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bojonegoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan inovasi serta hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan Inovasi Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melalui Layanan Samsat Mini (SAMIN) di Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini didasarkan pada teori atribut inovasi menurut Rogers dalam Suwarno (2008:17) yang terdiri dari relative advantage, compatibility, complexity, triability, dan observability serta mendeskripsikan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan layanan Samsat Mini (SAMIN). Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Inovasi Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melalui Layanan Samsat Mini (SAMIN) di Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bojonegoro dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik, namun masih ada beberapa kekurangan dan hambatan yang terjadi. Kekurangan dari inovasi layanan Samsat Mini (SAMIN) dapat dilihat dari teori atribut inovasi yaitu triability (kemungkinan dicoba). Dalam atribut inovasi tersebut dapat dilihat bahwa uji coba pelayanan dan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bojonegoro yang kurang maksimal. Hal ini dapat ditunjukkan dengan jumlah laporan wajib pajak dalam layanan Samsat Mini (SAMIN) yang masih sedikit. Sedangkan untuk hambatan yang terjadi dalam inovasi layanan Samsat Mini (SAMIN) adalah ketika jaringan internet yang digunakan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor sedang trouble atau bermasalah serta banyak dari masyarakat selaku wajib pajak yang tidak mengetahui jadwal pelayanan Samsat Mini (SAMIN). Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Samsat Mini (SAMIN).

Page 2 of 2 | Total Record : 15