cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2017)" : 15 Documents clear
INOVASI PELAYANAN PROGRAM KERJA ONLINE MALAM (KOLAM) PADA KANTOR BERSAMA SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT)  KABUPATEN NGANJUK Devi Rahma Katrina
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap atau SAMSAT merupakan suatu sistem kerja terpadu antara Badan Pendapatan Provinsi, Polri dan PT. Jasa Raharja. Samsat merupakan instansi penyelenggara Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Guna meningkatkan kualitas pelayanan dan komitmen untuk memperbaiki pelayanan yang ada, Kantor Bersama Samsat Nganjuk menciptakan suatu inovasi pelayanan yaitu Program Kerja Online Malam (KOLAM). Hal yang melatarbelakangi adanya program ini adalah banyaknya keluhan masyarakat pada saat membayar pajak kendaraan bermotor mereka di Samsat Keliling yang seringkali harus mengantri dan bahkan terlambat. Selain itu adalah untuk memberikan alternatif pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi para wajib pajak yang tidak bisa membayar pada saat jam kerja, karena Samsat KOLAM ini buka pada saat malam hari yaitu dari pukul 19.00 s/d 21.00. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengetahui hambatan Inovasi Pelayanan Program KOLAM (Kerja Online Malam) pada Kantor Bersama Samsat Kabupaten Nganjuk. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah berdasarkan pada teori atribut inovasi menurut Rogers Suwarno (2008:17) yang terdiri dari Relative Advantage, compatibility, complexibility, triability, dan observability. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Pelayanan Program Kerja Online Malam (KOLAM) pada Samsat Nganjuk telah mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang dilakukan diluar jam kerja dan untuk mengatasi keterlambatan/antrian wajib pajak di Samsat Keliling sehingga memenuhi aspek Relative Advantage. Pada aspek Compatibility, Samsat KOLAM merupakan pengembangan dari Program Samsat Payment Point sehingga prosedur dan mekanisme tetap sama namun lagi melalui perbedaan jam pelayanan yang dimulai pada malam hari. Pada aspek Complexibility, Samsat KOLAM tidak terdapat kerumitan karena tidak ada perbedaan terkait prosedur dan mekanisme pembayaran pajak kendaraan bermotor yang membedakan hanyalah jam pelayanannya saja. Pada aspek Triability Samsat KOLAM telah melalui fase uji coba atau pengenalan melalui media massa seperti koran, radio dan banner/papan pengumuman. Dan yang terakhir adalah aspek Observability, Samsat KOLAM mudah diamati karena prosedur yang cukup jelas selain itu juga lokasi Loket yang strategis sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya wajib pajak. Kendala yang ada pada pelaksanaan Samsat KOLAM yaitu pada jaringan dan juga kurangnya sosialisasi dimana ada beberapa masyarakat yang kurang tahu mengenai adanya program Samsat KOLAM. Jadi dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Program Samsat KOLAM secara garis besar telah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa kendala, sehingga peneliti menyarankan agar perbaikan pada jaringan lebih ditingkatkan lagi guna mendukung kelancaran pengolahan data wajib pajak. selain itu sosialisasi mengenai adanya Program Samsat KOLAM ini perlu ditingkatkan dengan memberikan brosur atau selebaran maupun pembuatan web untuk Samsat Nganjuk terutama untuk Program Kerja Online Malam (KOLAM) tersebut. Kata Kunci : Inovasi, Program, Kerja
EFEKTIVITAS ELECTRONIC TOLL (E-TOLL) OLEH PT. JASA MARGA SURABAYA (Studi pada Gerbang Tol Otomatis Surabaya-Gempol) Gita Putri Amalia
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Electronic Toll (E-Toll) adalah sebuah program dalam bentuk layanan pembayaran tol secara elektronik yang berupa kartu elektronik digunakan untuk melakukan pembayaran masuk jalan tol di sebagian daerah Indonesia. Penggunaan e-toll hanya dengan menggunakan kartu yang ditempelkan dan selesai dalam waktu 4 detik saja. Kartu e-toll dikeluarkan oleh PT. Jasa Marga yang bekerjasama dengan Bank Mandiri dan di terapkan pada tahun 2009 di ruas jalan tol tertentu. Teknologi yang digunakan E-Toll card adalah RFID (Radio Frequency Identification) dimana transaksi dapat dilakukan jarak jauh (contactless). Dengan layanan ini pelanggan hanya perlu menempel kartu pada mesin reader contactless yang telah di sediakan, Toll card tidak dibutuhkan PIN atau tanda tangan. E-toll dibuat karena kemacetan yang selalu terjadi di gerbang tol dengan tujuan yaitu mempersingkat waktu pembayaran tol sehingga tidak lagi terjadinya antrian panjang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Kuantitatif Deskriptif. Kriteria pengukuran efektivitas E-Toll yang digunakan 5 (lima) indikator efektivitas program menurut Sutrisno (2007) yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Penelitian ini mengambil sampel 100 orang dari populasi 3.653.964 berdasarkan teknik purposive sampling teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui kuesioner dan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan e-toll oleh PT. Jasa Marga Surabaya sudah berjalan Efektif, dengan rincian skor pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, perubahan nyata. Saran dari peneliti agar PT. Jasa Marga harus memperluas sosialisasi keseluruh wilayah Surabaya serta mencantumkan prosedur pemakaian ataupun pembuatan dari e-toll itu sendiri di website resmi PT. Jasa Marga. Kata Kunci: Efektivitas Program, Electronic Toll
Survei Kepuasan Masyarakat pada Pelayanan Penyeberangan Surabaya-Madura oleh PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry ARIK ARDIATMA
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan penyeberangan termasuk pelayanan publik yang dapat diartikan sebagai pemberian dan penyediaan pelayanan prima dalam bentuk penyeberangan dengan sebuah kapal ferry untuk masyarakat yang telah menjadi kewajiban aparatur negara sebagai pelayan masyarakat. Pada pelayanan penyeberangan Surabaya – Madura oleh PT. ASDP Indonesia Ferry melayani penyeberangan dalam menyediakan armada kapal untuk penumpang dan barang. Pelayanan yang disediakan yaitu meliputi ticketing dan penyediaan kapal. Tujuan diadakannya penelitian ini, peneliti ingin mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penyeberangan Surabaya-Madura. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif. Kriteria pengukuran survei kepuasan masyarakat pada pelayanan penyeberangan Surabaya-Madura menggunakan 9 (sembilan) indikator survei kepuasan masyarakat menurut Permenpan nomor 16 tahun 2014 yaitu persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, biaya/tarif, produk spesifikasi jenis pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, penanganan pengaduan, saran dan masukan. Penelitian ini mengambil sampel 100 orang dari populasi sebanyak 91.560 berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui kuesioner dan teknik analisa data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan survei kepuasan masyarakat pada pelayanan penyeberangan Surabaya-Madura oleh PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry sudah berjalan dengan baik hal ini dibuktikan dengan hasil akhir penelitian tergolong kategori Puas dengan nilai 77,2%, dengan rincian skor persyaratan 71,9%, prosedur 70%, waktu pelayanan 60,4%, biaya/tarif 72,6%, produk spesifikasi jenis pelayanan 61%, kompetensi pelaksana 65,4%, perilaku pelaksana 69,2%, penanganan pengaduan, saran dan masukan 63%. Saran dari peneliti terkait waktu pelayanan, lebih baik apabila jadwal keberangkatan dan tiba kapal dibuat lalu ditempel di sekitar pelabuhan agar penumpang tidak menunggu lama. Terkait toilet tempatnya harus strategis agar penumpang tidak kesulitan menemukan toilet, mushola di perbaiki agar lebih layak dan di taruh mukenah yang cukup di dalam mushola. Kata Kunci: Survei, Kepuasan, Masyarakat/Pelayanan Publik
UPAYA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASSET DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI PAJAK HOTEL DI KOTA KEDIRI DIAN KARTIKASARI
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Peningkatan kemandirian daerah demi terwujudnya kemajuan dalam perekonomian daerah sangat erat kaitanya dengan kemampuan daerah dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), Salah satu sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berasal dari pajak daerah adalah pajak hotel. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bagaimana Upaya Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui Pajak Hotel di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun fokus penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan model prinsip dasar manajemen penerimaan daerah dengan indikator perluasan basis penerimaan, pengendalian atas kas kebocoran pendapatan, peningkatan efisiensi pendapatan, serta transparansi dan akuntabilitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan yaitu dalam identifikasi objek untuk perluasan basis penerimaan tidak ada, tidak terdaftar pajak hotel baru, untuk evaluasi tarif pajak hotel sudah ditentukan berdasarkan perda yang ada, melakukan audit secara rutin baik dari dinas maupun BPK, peningkatan moralitas dilakukan dengan evaluasi kinerja pegawai, terdapat tekhnologi informasi untuk transparansi kepada masyarakat luas, seperti SMS GATEWAY yang digunakan untuk memberikan kemudahan pada wajib pajak PBB. Namun perlu adanya perlu melakukan tindakan atas sosialisasi pengembangan sistem informasi penghitungan potensi khususnya pada pajak hotel untuk dapat menciptakan potensi yang akurat, seharusnya segera memberikan alat bantu untuk menghitung jumlah pengunjung yang di sebut dengan taping, untuk menghindari kecurangan yang di lakukan oleh wajib pajak dalam pelaporan jumlah pengunjung hotel, serta petugas BPKAD seharusnya juga terjun langsung ke lapangan dan tidak hanya mengandalkan sistem self assesment. Kata kunci: Peningkatan, Pendapatan, Daerah
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN KAWASAN MONUMEN SIMPANG LIMA GUMUL KEDIRI NIA TRI WAHYUNINGTYAS
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Monumen Simpang Lima Gumul atau Monumen Kadiri merupakan bangunan yang memiliki lokasi strategis yang berada di sentral Kabupaten Kediri dengan menyatukan lima arah yang ada di wilayah Kabupaten Kediri, penyatuan ini memiliki makna sebagai sebuah sinergitas bersama seluruh elemen yang ada di Kabupaten Kediri dalam memajukan Kabupaten Kediri. Monumen Simpang Lima Gumul Kediri merupakana salah satu ikon pariwisata buatan dan CBD yang mana keberadaannya dimanfaatkan untuk mendukung dan mendorong partisipasi masyarakat terkait konsep city branding yang sedang dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Kediri, dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang pemanfaatan kawasan monumen SLG Kediri, namun terdapat pula penyalahgunaan fungsi yang dilakukan masyarakat terhadap pemanfaatan area sekitar kawasan monumen SLG Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan kawasan monumen Simpang Lima Gumul Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori keberhasilan partisipasi menurut Najib dalam Huraerah (2008:107-108), yang terdiri dari 11 indikator yang mempengaruhi keberhasilan partisipasi. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dan tidak memepengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan kawasan monumen Simpang Lima Gumul Kediri, sebagai berikut 1) Siapa Penggagas partisipasi, Penggagas adalah pemerintah secara umumya dan kelompok atau komunitas secara khususnya. 2) Untuk kepentingan siapa partisipasi itu dilaksanakan, kepentingan untuk bersama (pemerintah dengan masyarakat) dan pribadi (komunitas atau kelompok). 3) Siapa yang memegang kendali, pemerintah secara umum dibantu oleh dinas-dinas terkait, namun pemegang kendali pada komunitas adalah kapten komunitas itu sendiri. 4) Hubungan pemerintah dengan masyarakat, dalam hal ini seperti masyarakat sebagai pengunjung dan pedagang (PKL dan UKM) serta komunitas terjalin dengan harmonis dan baik. 5) Kultural, kebudayaan musyawarah atau diskusi belum mencakup semua kalangan dan pemerintah juga mendukung kebudayaan membaca dengan adanya perpustakaan keliling. 6) Politik, pemerintah sudah berusaha demokratis dan transparan untuk menjaga kestabilan namun belum bisa maksimal. 7) Legalitas, belum sepenuhnya optimal hanya pada kalangan tertentu saja. 8) Ekonomi, sudah sangat baik banyak masyarakat yang berpartisipasi mendapatkan manfaat sesuai dengan tujuannya masing-masing. 9) Kepemimpinan, pemerintah dibantu oleh semua kalangan, namun komunitas menilai pemimpin adalah kapten dari komunitas tersebut. 10) Waktu, sangatlah baik karena masyarakat bebas dan tidak dibatasi dalam melakukan kegiatan di kawasan monumen. 11) Tersedianya jaringan yang menghubungkan antara warga masyarakat dengan pemerintah (forum warga), masih belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat luas. Saran yang diajukan yaitu pemerintah diharapkap mampu memperbaiki hubungan dengan semua kalangan masyarakat baik pedagang, pengunjung ataupun kelompok atau komunitas tertentu, dan perlu adanya pengawasan terhadap sarana prasarana di sekitar kawasan monumen Simpang Lima Gumul Kediri. Kata kunci : Partisipasi, Kawasan, Monumen
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI LAYANAN SIDOARJO MATERNAL NEONATAL EMERGENCY SMS GATEWAY (SIMANEIS) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDOARJO LAILY TAMIMI FARHIYAH
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Sidoarjo Maternal Neonatal Emergency SMS Gateway (SiMaNEiS) adalah salah satu inovasi pelayanan publik di RSUD Sidoarjo berupa sistem rujukan maternal dan neonatal yang dapat diakses oleh tenaga kesehatan terintegrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat. Pada tahun 2016, inovasi SiMaNEiS meraih TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional di JX Expo Jatim. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat efektivitas sistem informasi layanan Sidoarjo Maternal Neonatal Emergency SMS Gateway (SiMaNEiS) di RSUD Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 75 orang dari populasi 305 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan berupa pengolahan data, pengorganisasian data dan penemuan hasil. Hasil penelitian efektivitas sistem informasi layanan Sidoarjo Maternal Neonatal Emergency SMS Gateway (SiMaNEiS) di RSUD Sidoarjo dapat dilihat dari perhitungan sub variabel dengan rincian skor System Quality 84,53%, Information Quality 82,35%, Service Quality 83,87%, Use 80%, User Satisfaction 82,38% dan Net Benefits 85,47%. Berdasarkan hasil presentase nilai responden tersebut jumlah skor variabel yang didapatkan adalah sebesar 83,28%. Dengan demikian, efektivitas sistem informasi layanan Sidoarjo Maternal Neonatal Emergency SMS Gateway (SiMaNEiS) di RSUD Sidoarjo dapat dinyatakan sangat efektif. Adapun saran peneliti adalah perlu adanya peningkatan yang lebih baik lagi terkait jaringan atau koneksi internet yang kadang-kadang masih kurang stabil penggunaannya, pengembangan sistem rujukan berbasis website bisa dijadikan pilihan untuk menjaga produktivitas pembuatan inovasi baru serta perlu adanya sosialisasi dan bimbingan teknis yang lebih banyak lagi. Kata Kunci : Efektivitas, Maternal, Emergency
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT PADA PROGRAM SEHAT DENGAN LAYANAN WELAS ASIH (SELASIH) (Studi Pada Ruang Inap RSUD Dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Kelas B) Arwinda Sholihatun Nisa
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Program Sehat dengan Layanan Welas Asih (Selasih) merupakan program RSUD Dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, yang mana program tersebut bertujuan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pasien dengan memberikan pelayanan yang dilandasi rasa kasih sayang, sehingga dapat mempercepat upaya kesembuhan pasien dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit. Program Sehat dengan Layanan Welas Asih telah masuk sebagai 99 TOP inovasi pelayanan publik dari 2.476 inovator yang mengikuti kompetensi inovasi pelayanan publik tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, RSUD Dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dituntut untuk memberikan pelayanan yang sebaik mungkin kepada masyarakat atau pasien agar tercipta pola pelayanan yang baik yang bisa meningkatkan kepuasan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah mengatur aspek penilaian kepuasan itu melalui Survei Kepuasan Masyarakat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesie Nomor 16 Tahun 2014 yang memuat Sembilan aspek penilaian yaitu Persyaratan, Prosedur, Waktu Pelayanan, Biaya/Tarif, Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, Maklumat Pelayanan dan Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan.Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 93 orang dan menggunakan teknik Insidental Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, wawancara, dan observasi. Teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif yang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu pengolahan data, pengorganisasian data, dan penemuan hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator persyaratan memperoleh prosentase sebesar 80,21%, prosedur 74,95%, waktu pelayanan 75,70%, biaya/tarif 79,89%, produk spesifikasi jenis pelayanan 78,71%, kompetensi pelaksana 80,32%, perilaku pelaksana 79,66%, maklumat pelayanan 78,28%, penanganan pengaduan, saran dan masukan sebesar 75,41%. Sehingga diperoleh rata-rata sebesar 78,26% yang menunjukkan bahwa masyarakat puas terhadap pelayanan program Selasih di RSUD Dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Kata Kunci : Survei, Kepuasan, Masyarakat
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DELTA TIRTA DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PERSPEKTIF PELANGGAN DI KABUPATEN SIDOARJO MIFTAKUL ROZAKI M
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Pengukuran kinerja dinilai penting bagi perusahaan sektor publik untuk mengetahui tingkat pencapaian keberhasilan visi dan misi perusahaan. Salah satu perusahaan sektor publik yang sangat penting dilakukan pengukuran kinerja ialah PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo. Pengukuran kinerja pada PDAM Delta Tirta diatur dalam SK Mendagri No. 47 Th. 1999 tetang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM yang mengutamakan pada aspek keuangan saja, sehingga kinerja personal yang diukur hanya berkaitan pada aspek keuangan saja. Aspek keuangan saja tidak cukup untuk menjabarkan kinerja PDAM Delta Tirta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengukuran kinerja PDAM Delta Tirta dengan Metode Balanced Scorecard pada Perspektif Pelanggan. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Narasumber penelitian ini terdiri dari Asisten Koordinator Pelayanan dan Operasional PDAM Delta Tirta, Seksi Hubungan Masyarakat dan Kerjasama PDAM Delta Tirta, dan 6 pelanggan PDAM Delta Tirta. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari analisis penelitian ini adalah kinerja pada PDAM Delta Tirta dengan Metode Balanced Scorecard pada perspektif pelanggan secara keseluruhan menunjukkan hasil yang kurang baik atau dibawah nilai cukup. Hal ini didasarkan pada indikator pangsa pasar sasaran yang ditetapkan perusahaan sudah tepat, tapi masih belum memuaskan kelompok ekonomi menengah kebawah. Indikator Retensi Pelanggan menunjukkan hasil yang cukup karena minimnya pelanggan yang keluar karena tidak ada pilihan lain selain menggunakan air PDAM Delta Tirta. Indikator Akuisisi Pelanggan menunjukkan hasil yang baik karena adanya peningkatan pelanggan baru. indikator Kepuasan Pelanggan menunjukkan hasil yang tidak baik, karena banyaknya pelanggan yang tidak puas mengenai pelayanan air yang diberikan oleh PDAM Delta Tirta. Pada indikator Profitabilitas Pelanggan menunjukkan hasil yang cukup baik. Indikator Atribut Produk/Jasa menunjukkan hasil yang tidak baik. Indikator Hubungan Pelanggan menujukkan hasil yang cukup. Pada indikator Citra dan Reputasi Perusahaan menunjukkan hasil yang tidak baik karena banyak pelanggan mempunyai kesan yang tidak baik terhadap pelayanan PDAM Delta Tirta. Kata Kunci : Kinerja, Perspektif, Pelanggan
INOVASI LAYANAN DELIVERY TILANG DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA Kristina Dwi P
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Kejaksaan Negeri Surabaya mempunyai tugas dalam hal penanganan perkara baik perkara pidana umum, perkara pidana khusus, maupun Perkara Datun. Salah satu perkara pidana umum yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Surabaya yaitu perkara tilang. Upaya yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan yaitu dengan menciptakan suatu inovasi pelayanan. Salah satunya dengan menciptakan inovasi layanan delivery tilang. Diciptakannya layanan delivery tilang didasarkan pada fenomena yang terjadi di masyarakat dalam pengambilan delivery tilang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi layanan delivery tilang dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kejaksaan negeri surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif, teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu relative advantage, compatibility, complexity, triability, observability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan delivery tilang yang diciptakan Kejaksaan Negeri Surabaya mampu menjawab keinginan dari masyarakat. Pada atribut relative advantage ditunjukkan bahwa dengan adanya inovasi layanan delivery tilang masyarakat tidak perlu jauh-jauh, tidak perlu menyita waktu untuk mengambil dokumen tilang di Kejaksaan Negeri Surabaya. Pada atribut compatibility sebelum adanya inovasi delivery tilang tempat pelayanan dilakukan di Pengadilan Negeri Surabaya dan di Kejaksaan Negeri Surabaya. Pada atribut complexity terdapat perbedaan prosedur, namun prosedur layanan delivery tilang lebih mudah. Pada atribut triability layanan delivery tilang sudah melalui fase uji coba dan sudah dilakukan berbagai sosialisasi, tetapi pihak Kejaksaan Negeri Surabaya kurang melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Pada atribut observability layanan delivery tilang dapat mudah diamati karena inovasi layanan delivery tilang sudah sesuai keinginan maysarakat dan sesuai dengan harapan pihak Kejaksaan Negeri Surabaya. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Delivery
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KAMPUNG UNGGULAN DI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS KAMPUNG TEMPE DI KELURAHAN TENGGILIS MEJOYO, KECAMATAN TENGGILIS MEJOYO, KOTA SURABAYA) YONANDIKA RIZKY NANDYA BAYUALDI
Publika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n2.p%p

Abstract

Abstrak Pemberdayaan Masyarakat merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya pemberdayaan ini dapat dilakukan dengan membina kampung yang mempunyai potensi untuk dikembangkan salah satunya yaitu kampung tempe di Kelurahan Tenggilis Mejoyo Surabaya. Kampung tempe mempunyai potensi yang dapat dikembangkan karena sebagian dari masyarakatnya menjadi pengrajin tempe dan mereka juga sudah turun temurun menjadi pengrajin tempe. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemberdayaan pengrajin tempe di kampung tempe oleh Dinas Perdagangan Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah pemberdayaan yang dilakukan Dinas Perdagangan Kota Surabaya dalam mengatasi permasalahan pengrajin tempe di Kampung tempe yang dilihat dari lima fase pendekatan pemberdayaan yakni pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pengrajin tempe di kampung tempe Kelurahan Tenggilis Mejoyo dilihat dari aspek pemungkinan yakni diberikannya bantuan alat-alat untuk membantu proses pembuatan tempe, aspek penguatan yakni diberikan pelatihan keterampilan, manajemen dan kegiatan studi banding, aspek perlindungan berupa pemberian SIUP dan pemberian label halal, aspek penyokongan yakni dengan diadakannya pameran di sejumlah Mall Surabaya, aspek pemeliharaan yakni dengan diberikannya denah jalan untuk menuju lokasi dan pembagian pasar bagi pengrajin tempe. Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu untuk aspek pemungkinan diharapkan untuk mengatasi permasalahan harga kedelai yang mahal. Pada aspek penguatan, diharapkan Dinas Perdagangan lebih banyak menarik wisatawan lain baik dari yang domestik maupun mancanegara. Pada aspek perlindungan, diharapkan Dinas Perdagangan memberikan kemudahan pengurusan karena para pengrajin tempe sebagian besar hanya mempunyai SIUP saja. Pada aspek penyokongan diharapkan Dinas Perdagangan lebih memberi keluasan sehingga pameran dilakukan di luar Surabaya. Pada aspek pemeliharaan diharapkan dinas perdagangan lebih giat dalam mempromosikan produk mereka lewat internet dan memperluas pasar mereka Kata Kunci : Pemberdayaan, Kampung, Tempe.

Page 1 of 2 | Total Record : 15