cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 4 (2017)" : 15 Documents clear
STRATEGI KONI PROVINSI JAWA TIMUR MELALUI FAKTOR-FAKTOR PENINGKATAN PRESTASI ATLET (STUDI DI CABANG OLAHRAGA WUSHU SANDA) UMUL LATIFA
Publika Vol 5 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n4.p%p

Abstract

STRATEGI KONI PROVINSI JAWA TIMUR MELALUI FAKTOR-FAKTOR PENINGKATAN PRESTASI ATLET (STUDI DI CABANG OLAHRAGA WUSHU SANDA) Umul Latifa 11040674239 (S1 Ilmu Administrasi Negara, FISH, UNESA) umul.latifa@gmail.com Fitrotun Niswah, S.AP., M.AP. S1 Ilmu Administrasi Negara, FISH, UNESA (vita.unesa@yahoo.com) Abstrak Komite Olahtraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Timur merupakan organisasi di bawah naungan Kemenpora yang bertanggungjawab dalam hal pembinaan prestasi atlet di Provinsi Jawa Timur. Pembinaan prestasi atlet bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet. Strategi KONI Jawa Timur dalam peningkatan prestasi dilakukan dengan memenuhi faktor-faktor peningkatan prestasi dan dilaksanakan pada program Puslatda (Pemusatan Latihan Daerah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan KONI Provinsi Jawa Timur melalui faktor-faktor peningkatan prestasi atlet (studi di cabang olahraga wushu sanda). Dengan memperhatikan faktor-faktor peningkatan prestasi atlet pada proses pembinaan diharapkan akan meningkatkan prestasi atlet. Peningkatan prestasi atlet merupakan visi dan misi KONI Jawa Timur. Untuk mengkaji lebih dalam mengenai strategi yang dilakukan oleh KONI Jatim, maka studi dilakukan di salah satu cabang olahraga. Cabang olahraga yang diangkat adalah cabang olahraga Wushu Sanda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan jenis ini adalah penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan wawancara. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Strategi yang dilakukan KONI Provinsi Jawa Timur melalui faktor-faktor peningkatan prestasi atlet pada cabang olahraga Wushu Sanda berjalan cukup baik. Faktor atlet, pelatih, organisasi yang baik, tempat/perlengkapan/keuangan, alam sekitar dan partisipasi pemerintah dipenuhi dengan baik. walaupun ada beberapa faktor yang perlu ditingkat lagi. Seperti halnya jumlah atlet yang perlu ditambah namun kekurangan ini ditutupi dengan kualitas seluruh atlet Wushu Sanda yang baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi KONI Jawa Timur melalui faktor-faktor peningkatan prestasi atlet dikategorikan baik. Kata Kunci : Strategi, peningkatan prestasi, pembinaan atlet.
IMPLEMENTASI PROGRAM RAPOR ONLINE DI SMK NEGERI 1 SURABAYA KEVIN BAGUS RHESA FIRMANDA
Publika Vol 5 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n4.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM RAPOR ONLINE DI SMK NEGERI 1 SURABAYA Kevin Bagus Rhesa Firmanda S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya kevinfirmanda@gmail.com Muhammad Farid Ma’ruf, S.Sos, M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya muhammadfarid@unesa.ac.id Abstrak Program rapor online merupakan sebuah inovasi dukungan pelayanan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya dalam menyambut penerapan dari Kurikulum 2013 (K13). Dalam Kurikulum 2013 (K13) sendiri mengharuskan guru untuk merincikan lebih detail terkait dengan empat aspek penilaian. Salah satu sekolah yang menerapkan rapor online adalah SMK Negeri 1 Surabaya, dengan banyaknya jumlah murid yang ada maka rapor online diharapkan dapat membantu guru dalam menuliskan hasil belajar siswa. Masalah yang ada dalam implementasi program rapor online di SMK Negeri 1 Surabaya adalah adanya beberapa guru yang kurang paham mengenai teknologi informasi, lambatnya koneksi server rapor online, hingga pemahaman dari wali murid yang sama sekali kurang terhadap rapor online. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi program rapor online di SMK Negeri 1 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada implementasi program rapor online di SMK Negeri 1 Surabaya dengan menggunakan teori dari Geroge Edward III yang memiliki 4 indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi program rapor online di SMK Negeri 1 Surabaya sudah berjalan baik namun masih terdapat beberapa kendala. Kendala yang dihadapi dari indikator komunikasi adalah kurang jelasnya penyampaian informasi mengenai kebijakan. Kemudian untuk indikator sumberdaya dapat dikatakan cukup baik, dilihat dari kuantitas serta kualitas sumber daya yang dimiliki. Selanjutnya dari indikator disposisi sudah terpenuhi mengingat adanya insentif yang diberikan kepada para guru, namun dari indikator struktur birokrasi masih terdapat kendala dari belum maksimalnya evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Dilihat dari permasalahan yang ada terdapat beberapa saran yang dapat diberikan oleh peneliti yakni (1) Meningkatkan komunikasi antara Dinas Pendidikan Kota Surabaya dengan pihak sekolah; (2) Perlu adanya pelatihan IT kepada guru-guru di SMK Negeri 1 Surabaya; (3) Pihak sekolah perlu meningkatkan sosialisasi kepada wali murid SMK Negeri 1 Surabaya; (4) Dinas Pendidikan Kota Surabaya perlu membuat SOP mengenai program rapor online. Kata Kunci : implementasi, kebijakan, rapor online
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (Studi Pada Kelompok Sasaran Keluarga Dengan Remaja di Dusun Waung Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk) ARIZQI ISTIADI
Publika Vol 5 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n4.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (Studi Pada Kelompok Sasaran Keluarga Dengan Remaja di Dusun Waung Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk) Arizqi Istiadi S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Arizqi46@gmail.com Hj. Weni Rosdiana, S. Sos., M.AP. S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya wenirosdiana@unesa.ac.id Abstrak Program Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu inovasi program pemerintah dalam memperkuat program KKBPK dengan mempersempit ruang lingkup sasaran yaitu dalam tingkat wilayah atau desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator di dalam teori tersebut yaitu (1) komunikasi yang berisikan transmisi yang dilakukan dengan sosialisasi berupa undnagan sosialisasi di balai desa dan di berikan pembekalan, kejelasan informasi masih belum dipahami betul oleh masyarakat, dan konsistensi program Kampung KB di lakukan dengan berdasarkan Juknis Kampung KB (2) sumber daya yang berisikan sumber daya manusia dengan jumlah yang sudah mencukupi, anggaran yang didapatkan berasal dari BKKBN Provinsi, APBD, serta ADD, sementara fasilitas yang diberikan yaitu berupa tempat kegiatan dan juga tambahan buku binaan untuk para kader(3) dan struktur birokrasi yaitu terdapat SOP yang mana menggunakan Juknis Kampung KB sebagai pedoman prosedur pelaksanaan Kampung KB serta fragmentasi yang mana pembagian tugas yang dijalankan oleh Dinas PPKBD, UPT-PPKBD Kecamatan Prambon, PLKB, dan kader sudah sesuai dengan buku petunjuk teknis Kampung KB. Ketiga indikator tersebut sudah dikatakan berjalan sesuai dengan harapan. Bebeda dengan indikator lainnya, untuk indikator disposisi yang terdapat sikap dan juga insentif disini mengalami sebuah hambatan, dimana hambatan tersebut terletak pada disposisi sikap yang diberikan oleh implementor yaitu Kader yang kurang kompeten atau maksimal dalam pelaksanaan program Kampung KB, dan mengakibatkan terhambatnya program tersebut. Dari masalah yang muncul tersebut maka peneliti memberikan saran yaitu (1) meningkatkan metode penyampaian informasi dengan lebih jelas dan mudah dipahami (2) segera menjalankan program PIK dan bekerjasama dengan sekolah-sekolah (3) Meningkatkan lagi kemampuan personal dari para kader dalam pemahaman, penyampaian dan pelaksanaan materi melalui pelatihan-pelatihan lagi. Kata Kunci : implementasi, kebijakan, Kampung KB
EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KASAWASAN AGROPOLITAN DI DESA MAYANGGENENG KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Lutfi Firnandi Rachman
Publika Vol 5 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n4.p%p

Abstract

EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KASAWASAN AGROPOLITAN DI DESA MAYANGGENENG KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Lutfi Firnandi Rachman S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya lutfifirnandirachman@gmail.com Indah Prabawati, S.Sos., M.Si., S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Kebijakan Pengembangan Kawasan Agropolitan di Desa Mayanggeneng merupakan salah satu desa terpilih dalam mendukung jalannya program kebijakan yang menangani kesenjangan ekonomi berbasis pertanian dengan mensinergikan berbagai potensi yang ada, utuh dan meyeluruh, berdaya saing, berbasis kerakyatan, berkelanjutan dan terdesentralisasi yang digerakkan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Evaluasi Pengembangan Kawasan Agropolitan di Desa Mayanggeneng Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari staff Bappeda Kabupaten Bojonegoro, staff Dinas Pertanian, staff Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, staff Desa Mayanggeneng, dan kelompok sasaran petani/masyarakat desa penerima kebijakan. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data yang digunakan berupa pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan evaluasi Pengembangan Kawasan Agropolitan di Desa Mayanggeneng Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro yang dilihat dari 6 indikator model evaluasi menurut William N. Dunn yaitu efektivitas, belum bisa dikatakan efektif karena terkait bimbingan teknik budidaya jambu biji yang dianggap kurang, pelatihan pemasaran buah maupun hasil olahan masim minim dan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pihak terkait dalam pembangunan/perbaikan infrastruktur penunjang. Efisiensi, sudah cukup baik, dalam pelaksanaan program yang sumberdananya berasal dari APBD dan tersalurnya kegiatan dari Tim Pokja dalm mendukung PKA, serta hasil panen yang bagus lima kilo lebih perpohon. Kecukupan, kenyataan dilapangan dianggap belum optimal, dipengaruhi oleh hasil buah dari budidaya jambu yang yang tidak dapat berkembang dari hasil pertama panen, minimnya pengembangan hasil olahan dan pembangunan/perbaikan akses jalan belum terpenuhi, serta kurangnya komunikasi antara pelaksana dan sasaran dalam penyatuan komitmen. Perataan, ditunjukan dengan dana yang disalurkan melalui kegiatan-kegiatan yang berbeda dari Tim Pokja Agopolitan sesuai tugas fungsi masing-masing, walaupun dari Pemerintah Desa kurang mendukung. Responsivitas, terkait hasil dan pemenuhan kebutuhan sudah berjalan baik, namun respon dari petani dan pemerintah desa belum menyadari terkait kualitas tanaman jambu biji dan kurangnya penyatuan komitmen. Ketepatan, berdasarkan hasil temuan di lapangan dirasa sudah tepat. Didukung dengan potensi komoditas yang sudah berkembang, terjalinnya hubungan kemitraan dengan pihak ketiga, terbangunnya kebun/sentra produksi jambu biji, menumbuhkembangkan usaha tani agribisnis dan agrowisata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi program pengembangan kawasan agropolitan di Desa Mayanggeneng sudah berjalan baik, namun belum sepenuhnya maksimal, maka saran peneliti adalah 1)Perlunya penambahan frekuensi bimbingan teknis terkait budidaya, pelatihan olahan buah jambu biji serta pemasaran, sehingga dalam usaha mendorong kegiatan agribisnis dan agrowisata dapat optimal. 2) Diadakannya penambahan pelatihan dengan mengundang lembaga THP (Teknologi Hasil Pertanian), dengan upaya mendorong pola pola pikir petani/masyarakat dalam mengelola hasil buah yang tidak terjual dengan bentuk olahan sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. 3) Perlunya dukungan dari Pemerintah Desa dalam pelaksanaan program PKA, sehingga dalam pelaksanaan dapat bersinergi dan berjalan dengan baik. Kata kunci : Kebijakan, Pertanian, Agropolitan
KUALITAS PELAYANAN WADAH USULAN DAN KELUHAN (e-Wadul) DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA MAN ANGGA ANTONO
Publika Vol 5 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n4.p%p

Abstract

KUALITAS PELAYANAN WADAH USULAN DAN KELUHAN (e-Wadul) DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA Manangga Antono S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: mananggaa@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: prabawatiindah@yahoo.co.id Abstrak Pelayanan publik yang berkualitas pada dasarnya harus memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dan dapat dipertanggung jawabkan oleh administrstor. Untuk melakukan hal tersebut pemerintah Kota Surabaya memberikan layanan pengaduan berbais IT bernama e-Wadulsebagai pertanggung jawbannya. Wadah usulan dan keluhan (e-Wadul) merupakan layanan pengaduan online yang mengadopsi sistem e-Government dengan tipe penerapan Government to Citizen (G2C). Upaya tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk warga Surabaya.Dalam penelitian ini untuk mencapai kepuasan dituntut kualitas pelayanan prima yang tercermin dari 6 hal yaitu transparansi, akuntabilitas, kondisional, pertisipatif, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan e-Wadul dilihat dari segi transparansi telah cukup baik yang dibuktikan dengan adanya sosialisasi dan keterbukaan pelayanan kepada semua masyrakat. Aspek akuntabilitas pelayanan e-Wadul berpedoman pada Undang-Undang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Undang-Undang No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan dalam proses pelyanan berpedoman pada Sandard Operate Prosedure (SOP) dari SK Walikota Surabaya No 88.45/59/436.1.2/2015 telah diimplementasikan dengan baik. Aspek kondisional dalam memberikan pelayanan telah mendukung dimana kondisi sumber daya manusia yang berkopetensi dibidangnya serta ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk penyelenggaraan pelayanan publik. Dari keseluruhan 6 indikator kualitas pelayana prima dalam pelayanan e-Wadul telah menunjukkan hasil yang baik, namun masih dibutuhkan sosialisasi yang intensif dan flow up dari SKPD terkait kejelasan penyelesaian laporan. Kata Kunci:Pelayanan Publik, Pengaduan, e-Wadul

Page 2 of 2 | Total Record : 15