cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2018)" : 15 Documents clear
INOVASI PELAYANAN PUBLIK IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DELIVERY DI KECAMATAN JAMBANGAN KOTA SURABAYA Rizky Octavia
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya sebagai salah satu instansi pemerintahan daerah Kota Surabaya dalam rangka meningkatkan pelayanannya membuat layanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Delivery. Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Delivery adalah inovasi layanan antar pengurusan Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) langsung ke rumah pemohon tanpa dipungut biaya. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Delivery ini pertama kali di uji cobakan di Kecamatan Jambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan inovasi layanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Delivery. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah 5 faktor keberhasilan yang meliputi Kepemimpinan, Manajemen/Organisasi, Manajemen Resiko , Sumber Daya Manusia dan Teknologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa inovasi layanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Delivery sudah berhasil berjalan dengan baik. Faktor Kepemimpinan dalam penelitian ini adalah Peran dan tanggung jawab pemimpin ditunjukan dengan terciptanya layanan ini dan masih berlangsungnya layanan ini meskipun hasil yang diharapkan masih belum sesuai dengan target yang diharapkan. Manajemen/Organisasi menjelaskan visi, misi dan strategi dalam menciptakan inovasi berupa memberikan pelayanan cepat, mudah dan semaksimal mungkin, sosialisasi secara langsung maupun tidak langsunG, serta bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai penyedia jaringan server Aplikasi Proses IMB. Manajemen resiko dalam penelitian ini adalah segera mengatasi dan menyelesaiakan permasalahan serta diadakannya evaluasi setiap 3 bulan sekali terhadap masalah yang dihadapi, akan tetapi pihak dinas tidak tegas dalam memberikan sanksi terkait masyarakat yang bangunannya tidak memiliki IMB. Kemampuan Sumber Daya Manusia dalam pelayanan ini sudah memiliki kemampuan sesuai dengan bidang dan pekerjaan berkaitan dengan IMB. Teknologi yang digunakan pada inovasi pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Delivery menggunakan Aplikasi Proses IMB, aplikasi ini hanya dapat diakses oleh petugas saja, sedangkan aplikasi untuk masyarakat sendiri tidak disediakan. Saran penulis adalah agar pihak dinas tetap memberikan pelatihan untuk petugas, menyediakan aplikasi yang dapat diakses masyarakat untuk mengakses pelayanan ini, bekerja sama denga pihak swasta untuk meningkatkan jaringan aplikasi serta memberikan sanksi tegas terhadap masyarakat yang bangunannya tidak memiliki IMB, dan pelimpahan proses pembayaran retribusi surat IMB di kecamatan. Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan, IMB-Delivery
STRATEGI DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO DALAM MENINGKATKAN USAHA BATIK NGUNUT DI DESA NGUNUT KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO MEGA HARISTANTIKA
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Hakikat dari suatu pembangunan adalah untuk mensejahterakan rakyat. Pembangunan memiliki konsep di berbagai bidang kehidupan bermasyarakat yang multidimensional dengan bermuara pada kesejahteraan rakyat. Salah satu upaya pemerintah dalam pembedayaan melalui UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Menurut undang- undang nomor 20 tahun 2008. Batik Ngunut merupakan batik yang mempunyai ciri khas dan daya tarik tersendiri, selain itu batik inidikenal oleh masyarakat luar Bojonegoro akan tetapi tidak banyak juga masyarakat Bojonegoro yang mengetahui adanya Batik Ngunut tersebut ,sehingga hal itu menarik peneliti untuk melakukan penelitian serta keingin tahuan peneliti tentang daya tarik yang dimiliki oleh Batik Ngunut tersebut sekaligus strategi yang diterapkan dalam meningkatkan usaha Batik Ngunut oleh pihak-pihak yang terkait sehingga mampu menarik banyak konsumen baik dari Bojonegoro maupun luar pulau Jawa untuk itu peneliti tertarik mengangkat penelitian yang berjudul maka dapat disimpulkan bahwa Dinas Koperasi dan Usaha Mikro mempunyai peranan penting dalam meningkatkan Usaha Batik Ngunut tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan usaha batik Ngunut di Desa Ngunut Kecamatan Dander. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan teori pengembangan Rencana Strategis menurut Kementrian UMKM yang meliputi strategi penguatan, strategi pemberdayaan, dan strategi perlindungan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro berusaha keras memaksimalkan kekuatan yang dimiliki berupa peningkatan penataan kelembagaan, permodalan, serta pemasaran bagi usaha untuk mencapai sasaran. Selain itu juga didukung dengan adanya pemberdayaan yang merupakan upaya mempersiapkan masyarakat agar mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan sosial yang berkelanjutan. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kekurangnya informasi yang berhubungan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, menyebabkan sarana dan prasarana yang mereka miliki juga tidak cepat berkembang. Sehingga peneliti memberikan saran yaitu menambahkan intensitas pelaksanaan pelatihan serta inovasi – inovasi baru terhadap produk batik ngunut sehingga bukan hanya kuantitas operasionalnya tetapi kualitas juga perlu diperhatikan. Kata Kunci : Strategi, UMKM, Batik
ANALISIS KESIAPAN INOVASI E-TILANG  MELALUI CAMERACLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) DI KANTOR KEPOLISIAN RESORT KOTA BESAR SURABAYA CORINA MILKA
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Tingginya angka pelanggaran lalu lintas khususnya diarea traffic light dan kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya melakukan upaya agar dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yaitu dengan membuat Inovasi e-Tilang Melalui CCTV. Inovasi ini pertama dan satu–satunya yang ada di Indonesia dengan cara tilang melalui CCTV yang terpasang di area traffic light dan di pantau selama 24 jam nonstop dengan Tujuan untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas khususnya diarea traffic light dan kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah petugas Unit Tilang Satlantas Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya Bidang Lalu Lintas dan masyarakat pengguna jalan raya. Teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesiapan Inovasi e-Tilang Melalui CCTV di Kota Surabaya menurut Intruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 bahwa penerapan e-Government dapat sesuai dengan kerangka arsitektur analisis kesiapan yaitu: Pembuatan situs disetiap lembaga, dalam inovasi ini yang terlibat Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya sudah mempunyai aplikasi software IVMS-8600 yang berjalan dan terintegrasi dengan baik selain itu berkerjasama dengan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri akan tetapi masih belum berjalan karena belum ada legalitas produk hukum. Penyipan SDM, Satlantas Polrestabes Surabaya dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya Bagian Lalu Lintas tidak ada pelatihan dan kompetensi yang khusus karena dirasa para pegawai sudah terbiasa menjalankan dan mengoprasikan inovasi ini. Penyiapan sarana akses yang mudah, sudah dibuat aplikasi software IVMS-8600 yang dapat diakses secara online 24 jam non stop baik online maupun offline. Sosialisasi situs informasi baik untuk internal maupun untuk publik, pemberian sosialisasi untuk internal cukup baik mudah dipahami dan dimengerti oleh para pegawai yang terkait sedangkan sosialisasi yang dilakukan untuk masyarakat masih belum efektif dan efisien, hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman dan cara mendapatkan IP publik untuk mengakses e-tilang CCTV. Saran dari pelaksanaan legalitas produk hukum yang mengatur aturan dan pengenaan biaya tilang yang dibebankan kepada pelanggar agar kerjasama dengan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri dapat seger terlaksana dan agar dapat dijadikan sebagai bahan percontohan penindakan tilang secara elektronik melalui CCTV di Indonesia Kata kunci : Analisis, Inovasi, e-tilang.
INOVASI PELAYANAN  SALAM 20 MENIT PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN DAN KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PONOROGO TOYIBATUR ROSIDAH
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik di tingkat Kabupaten, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan berbagai upaya agar lebih cepat dalam pembuatan akta baik kelahiran maupun kematian yaitu dengan membuat Inovasi Pelayanan Salam 20 Menit Pembuatan Akta Kelahiran dan Kematian. Inovasi ini merupakan Inovasi pertama di Ponorogo dengan pengurusan Akta Kelahiran dan Kematian dengan mudah, cepat dan tanpa biaya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan inovasi pelayanan salam 20 menit pembuatan akta kelahiran dan kematian di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo, Kepala seksi kelahiran dan kematian, Kepala seksi perkawinan, perceraian, perubahan status anak dan pewarganegaraan dan Masyarakat Kabupaten Ponorogo yang menggunakan Inovasi pelayanan Salam 20 Menit Pembuatan Akta Kelahiran dan Kematian. Teknik analisis data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan mendeskripsikan inovasi pelayanan salam 20 menit pembuatan akta kelahiran dan kematian dari 5 (Lima) Faktor Keberhasilan Inovasi menurut Cook, Matthews dan Irwin dalam Grisna dan Wawan (2013) yaitu 1) Leadership, pemimpin Dukcapil harus bisa teknologi, loyalitas, integritas yang tinggi , berinovasi, mempunyai sifat yang diktator sedikit dan untuk model kepemimpinan yang ada di Dukcapil yakni Top Down dan Bottom Up.2) Management/Organization, langkah untuk membuat inovasi salam 20 menit yakni pertama dengan proses persiapan tenaga, peralatan dan pelaksanaan.3) Risk Management, Semua risiko yang mungkin terjadi diberikan solusi yang baik untuk menjawab risiko tersebut, semua telah dimanajemen secara baik oleh pihak Dukcapil Dukcapil terutama dalam hal lobbying untuk akta kelahiran dan kematian ditolak dengan tegas oleh pihak Dukcapil. 4) Human Capital Kompetensi 44 pegawai Dukcapil dikatakan sangat baik. Untuk pelatihan yang dilakukan khusus yakni BIMTEK (Bimbingan teknis) untuk mengoperasikan aplikasi pelayanan.5) Technology, teknologi yang digunakan dalam pelayanan adalah aplikasi berbasis web. Dengan nama Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Untuk aplikasi berbasis sosmed yang dipakai Dukcapil yakni FB, Twitter, ig, fanspage dan juga web dari dukcapil itu sendiri. Jadi, dapat disimpulkan bahwa inovasi pelayanan salam 20 menit pembuatan akta kelahiran dan kematian masih terdapat beberapa permasalahan dan belum sempurna, maka saran peneliti adalah menyempurnakan lagi Inovasi pelayanan Salam 20 Menit Pembuatan Akta Kelahiran dan Kematian agar bisa menjadi online, peremajaan dan penambahan alat-alat yang digunakan untuk Inovasi Pelayanan Salam 20 Menit Pembuatan Akta Kelahiran dan Kematian, menambahkan Pegawai pada Bidang Capil agar berjalan dengan baik dan lancar serta sebaiknya Dukcapil lebih gencar lagi dalam sosialisasi terkait Inovasi pelayanan Salam 20 Menit. Kata Kunci : Pelayanan, Publik, Inovasi.
PERAN DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN SOSIAL LANSIA (STUDI PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) GRIYA WREDHA JAMBANGAN KOTA SURABAYA Vita Putri Rahayu
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Pembangunan kesejahteraan sosial menjadi bagian integral dari pembangunan sosial dan merupakan upaya peningkatan kualitas kesejahteraan sosial perorangan, kelompok dan masyarakat dalam kehidupan. Namun, pembangunan kesejahteraan sosial yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini masih menekankan pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pendekatan pembangunan yang didasari pada paradigma pertumbuhan dalam implementasinya lebih menekankan pada hasil material dan target akhir daripada proses bagaimana pembangunan tersebut dijalankan yang lebih mementingkan pada aspek manusianya. Sehingga ini menyebabkan proses pembangunan yang dilakukan tidak merata dan menciptakan kesenjangan sosial dan permasalahan sosial di masyarakat. Salah satunya penyandang masalah kesejahteraan sosial di masyarakat yaitu lansia. Peran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan lansia merupakan salah satu cara yang efektif. Dalam merealisasikan tujuan tersebut, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota Surabaya menetapkan dalam Peraturan Walikota Surabaya Nomor 4 Tahun 2013 Tentang Unit Pelaksana Teknis Dinas Griya Wredha pada Dinas Sosial Kota Surabaya sebagai lembaga yang memberikan fasilitas dan pelayanan terhadap lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Dinas Sosial Kota Surabaya dalam Peningkatan Kesejahteraan Lansia di Unit Pelaksana Teknis Dinas Griya Wredha Jambangan Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit Pelaksana Teknis Dinas Griya Wredha telah melakukan perannya dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan lansia. Hal tersebut dapat diketahui melalui peran Unit Pelaksana Teknis Dinas Griya Wredha dalam memberikan pelayanan keagamaan dan mental spiritual, pelayanan kesehatan, pelayanan kesempatan kerja, pelayanan pendidikan dan pelatihan, pelayanan untuk mendapatkan kemudahan dalam penggunaan fasilitas sarana dan prasarana, pelayanan bantuan hukum, perlindungan sosial dan bantuan sosial. Namun dalam menjalankan peran tersebut terdapat beberapa kendala yaitu alat transportasi kesehatan ambulans, ketersediaan obat-obatan yang minim, dan kurangnya pegawai Unit Pelaksana Teknis Dinas Griya Wredha Jambangan Kota Surabaya. Kata Kunci : Peran, Wredha, Lansia

Page 2 of 2 | Total Record : 15