cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 3 (2018)" : 14 Documents clear
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM DESA ATAU KELURAHAN TANGGUH BENCANA (DESTANA) DI DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK Syamsi Riyadhi
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Partisipasi masyarakat menjadi syarat penting dalam proses berjalannya progam Desa atau Kelurahan Tangguh Bencana (Destana). Destana merupakan program yang diberikan untuk wilayah atau daerah yang memiliki tingkat rawan bencana tinggi dan masyarakat yang memiliki komitmen tinggi dalam melaksanakan program Destana. Partisipasi masyarakat dapat mencakup keseluruhan aspek pengembangan mulai dari perencanaan, pengawasan, dan evaluasi. Dalam proses Destana di Desa Sungonlegowo dapat permasalahan yaitu kurangnya singkron atara tujuan progam dengan lokasi implementasi Progam Destana di Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini dilihat dari tahapan partisipasi masyarakat yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam kemanfaatan dan partisipasi dalam evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Masyarakat Dalam Progam Desa atau Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) Di Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik sudah cukup baik. Hal tersebut dapat diketahui dari keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan, implementasi program Destana, pemanfaatan sebelum dan sesudah ada program Destana, serta evaluasi untuk program Destana. Namun dalam menjalankan program tersebut masih ditemui beberapa kendala yaitu sarana dan prasarana seperti perahu penyebrangan yang belum memadai, masyarakat kurang aktif dalam pengambilan keputusan dalam arti masyarakat mengikuti apa kata kepala desa atau ketua tim Destana itu sendiri. Kata Kunci: Partisipasi, Desa Tangguh Bencana, Desa Sungonlegowo
EFEKTIVITAS PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) MELALUI BANK SAMPAH DI KELURAHAN SURODINAWAN KECAMATAN PRAJURIT KULON KOTA MOJOKERTO Vivi Setya Puji Astuti
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Bank Sampah diluncurkan oleh Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Mojokerto pada Desember 2016 sebagai upaya solutif meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembayaran PBB. Salah satu kelurahan yang memiliki partisipasi aktif dalam Pembayaran PBB melalui Bank Sampah adalah Kelurahan Surodinawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Efektivitas Pembayaran PBB melalui Bank Sampah di Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Fokus penelitiannya adalah teori efektivitas menurut Sutrisno meliputi pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verfikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Pembayaran PBB melalui Bank Sampah di Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto dapat dikatakan efektif karena mampu menggerakkan masyarakat untuk sadar pajak tepat waktu, menggerakkan masyarakat yang menunggak membayar pajak untuk sadar pajak dibuktikan dengan penerimaan PBB melalui bank sampah sebesar Rp 14.708.013 setara dengan 86,49% serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pengelolaan bank sampah yang berdampak positif pada aspek kesehatan, pendidikan dan sosial ekonomi. Akan tetapi, masih terdapat kendala dalam menentukan sasaran karena kurang kordinasinya BPPKA, kelurahan dengan bank sampah dalam pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan masih terbatasnya pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan akses pembayaran PBB melalui bank sampah sebesar 7,84% dari total 3.496 wajib pajak di Kelurahan Surodinawan. Oleh karena itu, peneliti memberikan saran agar BPPKA terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat sehingga akan terbentuk bank sampah baru yang dapat dijadikan akses untuk membayar pajak serta terjalin koordinasi yang lebih baik antara BPPKA, kelurahan dan bank sampah dalam pendistribusian SPPT. Kata Kunci : Efektivitas, Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bank Sampah
IMPLEMENTASI PROGRAM PEDULI GIZI BALITA LAMONGAN (PELITA LA)  DI PUSKESMAS LAMONGAN KECAMATAN LAMONGAN  KABUPATEN LAMONGAN PATMAWATI
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Program Peduli Gizi Balita Lamongan (PELITA LA) merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengatasi masalah balita gizi buruk dan gizi kurang di Kabupaten Lamongan. Programini bertujuan untuk mencegah dan menurunkan prevalensi gizi kurang dan gizi buruk di Kabupaten Lamongan serta tercapainya derajat gizi yang optimal untuk balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Program Peduli Gizi Balita Lamongan (PELITA LA) di Puskesmas Lamongan Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan.Pelaksana Program PELITA LA adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lamongan, dan Unit Pelaksana Teknis(UPT) Puskesmas di seluruh Kabaupaten Lamongan. Pelaksana di puskesmas adalah kepala puskesmas beserta seluruh staf terutama petugas gizi puskesmas.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada implementasi Program Peduli Gizi Balita Lamongan (PELITA LA) di Puskesmas Lamongan Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Dengan menggunakan enam indikator yaitu Ukuran dan Tujuan Kebijakan, Sumberdaya, Karakteristik Agen Pelaksana, Sikap dan Kecenderungan para Pelaksana, Komunikasi Antarorganisasi dan Aktivitas Pelaksana, dan Lingkungan Ekonomi, Sosial, dan Politik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ukuran dan tujuan program sudah jelas dan belum semua tujuan tercapai. Tujuan yang belum tercapai adalah derajat gizi yang optimal untuk balita di Kabupaten Lamongan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi. Karakteristik agen pelaksana sudah cocok untuk melaksanakan program. Sikap dan kecenderungan pelaksana sudah baik dan tidak ada penolakan terhadap program tetapi dukungan masih kurang terlihat dari kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana sudah berjalan dengan baik dan lancar. Sumber daya manusia yang tersedia cukup untuk mendukung implementasi program tetapi pemahaman pelaksana terhadap program masih kurang, sedangkan sumber daya anggaran masih terbatas dan sumber daya waktu terbatas karena harus menyesuaikan dengan kondisi masyarakat. Lingkungan ekonomi dan sosial masih menghambat program yaitu kondisi ekonomi masyarakat yang menengah kebawah dan pemahaman masyarakat tehadap program masih rendah sedangkan lingkungan politik cukup mendukung program. Dengan demikian maka perlu ada sosialisasi kembali terutama pada masyarakat dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan memperluas cakupan sasaran program didukung dengan sumber daya anggaran. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam implementasi Program Peduli Gizi Balita Lamongan di Puskesmas Lamongan Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Kata Kunci: Implementsi, Program, Gizi.
Evaluasi Sistem Informasi Orang Terlantar  (SIM-LONTAR)  Melalui Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)  di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Muhammad Nurhuda SY
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Teknologi mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintahan seluruh Indonesia, salah satunya adalah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, pada prakteknya Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memadukan sistem informasi dengan sebuah layanan, layanan tersebut adalah Sistem Informasi Orang Terlantar (SIM-LONTAR). Layanan tersebut berfungsi untuk melayani orang terlantar di Jawa Timur, berfokus pada orang terlantar untuk kembali ke daerah asal dengan aplikasi. Sedangkan Tujuan penelitian ini adalah untuk deskripsikan tentang Evaluasi Sistem Informasi Orang Terlantar (SIMLONTAR) Melalui Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini jenis penilitian yang digunakan untuk melakukan penelitian tentang Evaluasi Sistem Informasi Orang terlantar (SIM-LONTAR) di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dengan pendekatan kualitatif menekankan proses analisis dari proses berpikir secara induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, dan senentiasa menggunakan logika ilmiah. Hasil penelitian dari Evaluasi SIM-LONTAR di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melalui model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Venkatesh et al (2003: 447) dapat diketahui bahwa dari model evaluasi tersebut penulis mendapati beberapa kesimpulan diataranya: (1). Harapan Kinerja pada proses pemulangan orang terlantar melalui aplikasi SIM-LONTAR dirasa sudah memenuhi harapan kinerja, tebukti ketika penerapan aplikasi tersebut terdapat penurunan jumlah orang terlantar yang dipulangkan mencapai 10% hingga 15% stelah aplikasi ini berjalan, (2) Harapan usaha, merupakan suatu bentuk usaha yang dilakukan untuk suatu tindakan yang memiliki tujuan, sedangkan tujuan dari SIM-LONTAR ini berupa perbaikan dari proses pemulangan orang terlantar sebelumnya, hingga aplikasi ini digunakan banyak data yang mulai terinegrasi dan terdata dengan baik, (3) Pengaruh sosial, Pengaruh sosial memberikan dampak bagi sekitar adapun dampak langsung dari aplikasi ini adalah dampak kemudahan penggunaan layanan pemulangan orang terlantar bagi Dinas Sosial Jawa Timur, selanjutnya adalah tingkat kepuasan pengguna layanan, dengan tingkap kepuasan 85% - 90% menyatakan puas setelah menggunakan layanan ini, (4) kondisi fasilitas untuk menunjang aplikasi SIM-LONTAR mulai dari pengadaannya yang menghabiskan APBD sebanyak Rp.43.000.000,- meliputi pemindai sidik jari, kamera dan Sistem Informasi Orang Terlantar / SIM-LONTAR. selain itu fasilitas penunjang lainnya seperti shelter/tempat istirahat dan konsumsi telah disediakan untuk fasilitas pemulangan orang terlantar. Kata Kunci: Teknologi, Evaluasi Sistem Informasi, dan Pelayanan
INOVASI PELAYANAN PROGRAM LEYEH-LEYEH SAMBIL PENGESAHAN (LESEHAN) PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR BERSAMA SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) KABUPATEN NGANJUK AFIDA HASNA ADANI
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Munculnya keluhan masyarakat atas jarak tempat tinggal mereka yang membutuhkan waktu tempuh ± 1,5 sampai 2 jam perjalanan sehingga dapat mencapai titik pelayanan Samsat memerlukan suatu inovasi pelayanan publik. Memiliki komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat mendorong Kantor Bersama Samsat Nganjuk mengeluarkan Program LeyehLeyeh Sambil Pengesahan (Lesehan) Pajak Kendaraan Bermotor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Inovasi Pelayanan Program Leyeh-Leyeh Sambil Pengesahan (Lesehan) Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Bersama Samsat Nganjuk. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian mengacu pada teori Faktor-Faktor Keberhasilan Inovasi menurut Cook, Matthew dan Irwin terdiri dari kepemimpinan, manajemen/organisasi, manajemen resiko, kemampuan sumber daya manusia, dan teknologi. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan diawali periode pengumpulan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Layanan Program Samsat Lesehan sudah memenuhi faktor kepemimpinan karena peran dan tanggung jawab pemimpin dapat membantu mewujudkan keberhasilan program. Faktor manajemen dan organisasi dengan menerapkan visi dan misi yang diwujudkan dalam bentuk strategi. Faktor manajemen resiko merupakan upaya penyelesaian atas permasalahan program. Faktor kemampuan sumber daya manusia terlihat dari kemampuan masing-masing petugas dalam memberikan pelayanan program. Serta faktor teknologi melalui pemanfaatan media berbasis online. Pelaksanaan program Samsat Lesehan sudah berjalan cukup baik meskipun terkadang masih muncul permasalahan, sehingga peneliti menyarankan agar diadakan penyuluhan khusus dan sosialisasi lebih mendalam dengan memanfaatkan sosial media berbasis online. Kata Kunci: Inovasi, Samsat, Lesehan
EFEKTIVITAS BUS AHT “ARCHIVE HERITAGE TRACK” DALAM PELAYANAN WISATA ARSIP (LAYANAN WARAS) DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TIMUR CITRA L D
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Sebagian besar masyarakat, khususnya para pelajar sebagai penerus bangsa dan kelompok potensial ini masih memiliki perhatian yang kurang terhadap arsip yang berfungsi sebagai penyambung cerita sejarah sehingga tidak sesuai dengan harapan dari implementasi Nawacita butir ke delapan. Kemudian, Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi Jawa Timur menerbitkan Layanan Wisata Arsip (Waras) yang dikemas dengan mengedepankan unsur edukatif, inspiratif, rekreatif, dan gratis. Tujuannya meningkatkan wawasan kesejarahan, nasionalisme, membangun jati diri dan karakter bangsa melalui sumber arsip. Layanan ini dilakukan dengan cara pemutaran arsip film perjuangan, melihat galeri arsip, mengunjungi tempat bersejarah yang bernuansa kearsipan dan didukung fasilitas Bus AHT “Archive Heritage Track” yang didesain dan dimodifikasi mirip dengan gerbong trem kuno sehingga terlihat unik dengan semboyan “Meretas Jejak Sejarah Jawa Timur”. Namun, dalam layanan ini terdapat beberapa kendala internal maupun eksternal dalam memberikan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gambaran secara jelas mengenai efektivitas Bus AHT “Archive Heritage Track”dalam pelayanan Wisata Arsip (Layanan Waras) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Peraturan Menteri Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 75 responden dari populasi 300 penumpang dan menggunakan teknik Insidental Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu pengolahan data, pengorganisasian data, dan penemuan hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator keamanan memperoleh persentase sebesar 92%, keselamatan 85,2%, kenyamanan 91,6%, keterjangkauan 98,1% dan keteraturan 88% serta indikator dinyatakan efektif yakni indikator kesetaraan 77,6%. Secara keseluruhan efektivitas dari Bus AHT memperoleh persentase sebesar 87,6% yang berada pada kategori “Sangat Efektif”. Kata kunci: Efektivitas, Layanan, Wisata
INOVASI PELAYANAN E-MASTER di BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Rizal Rochman Firmansyah
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik di tingkat pemerintahan provinsi, Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur melakukan berbagai upaya agar lebih cepat dalam pengurusan administrasi kepegawaian yaitu dengan membuat Inovasi Pelayanan E-Master. Inovasi ini merupakan Inovasi dengan pengurusan kepegawaian dengan mudah, cepat dan memangkas birokrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan inovasi pelayanan E-Master di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sub Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi, staf IT Sub Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi, staf pegawai Sub Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi dan Pegawai ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menggunakan Inovasi pelayanan E-Master. Teknik analisis data terdiri dari observasi, wawancara,dokumentasi dan penelusuran data online. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan inovasi pelayanan E-Master dari 5 (Lima) Faktor Keberhasilan Inovasi menurut Cook, Matthews dan Irwin dalam Grisna dan Wawan (2013) yaitu 1) Leadership,2) Management/Organization, 3) Risk Management, 4) Human Capital dan 5) Technology. Hasil penelitian menunjukkan inovasi pelayanan E-Master sudah berjalan cukup baik selama ini namun masih terdapat beberapa permasalahan dan belum sempurna dalam prosesnya. Kata Kunci : Pelayanan Publik, Inovasi, E-Master.
KUALITAS PELAYANAN E-LAMPID (ELECTRONIC LAHIR, MATI, PINDAH, DATANG) di Dinas KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA SURABAYA (Studi Pada Pelayanan Pengurusan Akta Kelahiran dan Kematian) Cita Amaliazulmanda
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan publik merupakan usaha yang dilakukan suatu instansi pemerintah dalam bentuk sebuah barang, jasa, dan administratif yang dilakukan berdasarkan prinsip dan tanggung jawabnya dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dan perundang-undangan (MENPAN No. 63/2003). Namun masih banyak masyarakat yang memandang bahwa pelayanan yang diberikan pemerintah itu masih kurang baik atau tidak berkualitas. Untuk menyelesaikan permasalahan pada pelayanan publik tersebut maka diperlukan peningkatan kualitas pelayanan pada suatu instansi pemerintah sebagai penyedia layanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bertanggung jawab dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi peningkatan pelayanan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya sebagai salah satu instansi yang melayani administrasi tentang kependudukan. E-lampid adalah Sistem Informasi Kependudukan terintegrasi yang dibangun dan dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan E-Lampid (elektronik Lahir, Mati, Pindah, Datang) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya (studi pada pelayanan pengurusan akta kelahiran dan kematian). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menurut Sugiono (2012). Fokus dalam penelitian ini menurut Parasuraman (2001) ada beberapa kriteria yang menjadi dasar penilaian konsumen terhadap pelayanan yaitu Tangible (Bukti Langsung), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), dan Emphaty (Empati). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Catatann Sipil Kota Surabaya memberikan pelayanan yang cepat dan pelayanan yang baik untuk mendapatkan pelayananan berkualitas. Namun dalam pelaksanaannya masih memiliki kekurangan dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran dan kematian yaitu yang pertama fasilitas sarana dan prasarana pembuatan akta kelahiran dan kematian menggunakan E-Lampid, yang kedua kurangnya keakuratan layanan, dan yang terakhir dalam daya tanggap yang masih kurang atau tidak ramah. Sehingga peneliti memberikan saran yaitu memperbaiki alat E-Kios atau megecek alat E-kios secara berkala dan lebih ketat dalam melakukan training agar pegawai mengerti jobdesk mereka. Kata Kunci : E-Lampid, Kualitas,Pelayanan.
INOVASI LAYANAN MATADELTA (MOBILE ASPIRASI ANGGOTA DPRD KOTA DELTA) DI KANTOR DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SIDOARJO TIKA ISGUNTORO
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Kantor DPRD Sidoarjo adalah Sekretariat DPRD Sidoarjo sebagai unsur pelayanan administratif dan pemberian dukungan terhadap tugas, fungsi DPRD Kabupaten Sidoarjo. DPRD Kabupaten Sidoarjo merupakan wakil rakyat sebagai unsur penyelenggara pemerintahan di daerah memiliki kewajiban menjaring aspirasi dari masyarakat Sidoarjo. Dengan latar belakang tersebut, DPRD Kabupaten Sidoarjo membuat sebuah Inovasi Layanan MATADELTA (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta) sebagai wadah untuk menjaring aspirasi dari masyarakat. Inovasi ini muncul karena masyarakat kesulitan dalam menyampaikan aspirasinya dan kegiatan reses kurang berjalan maksimal serta banyak masyarakat yang tidak kenal dengan anggota dewan. Makadari itu masyarakat membutuhkan wadah yang praktis, mudah, dan cepat untuk menyampaikan aspirasinya.Penelitian ini untuk mendiskripsikan Inovasi Layanan MATADELTA (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sidoarjo. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Fokus berdasarkan teori Stephen Robbins (2003:115) yaitu Inovasi memiliki kekhasan /khusus, Memiliki ciri atau unsur kebaruan, Melalui program yang terencana, Memiliki tujuan. Tekhnik analisis data mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian Inovasi layanan MATADELTA (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta) pada ciri inovasi memiliki kekhasan/ khusus dari segi ide yaitu dari hasil pemikiran dan interpretasi anggota DPRD Sidoarjo melihat kondisi dan permasalahan di Sidoarjo untuk menciptakan inovasi tersebut, dari segi program menggunakan pola modern memanfaatkan tekhnologi HP (mobile) android melalui aplikasi MATADELTA yang didwoanload di playstore, sistemnya melibatkan komponen elemen dan prosedur baru, dan kemungkinan hasil diharapkan dapat lebih maksimal. Aspek nilai kebaruan yaitu tidak menduplikat atau meniru inovasi lain dan pertama kali diterapkan oleh DPRD Kabupaten Sidoarjo periode 2014-2019, aspek melalui program terencana yaitu dilaksanakan dengan tahapan yang terencana dan tersinergi dengan masyarakat. Inovasi memiliki tujuan yaitu memberi kemudahan dan percepatan kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya sekaligus menjalin hubungan kedekatan antara masyarakat dengan anggota dewan dan untuk menciptakan good goverment. Melalui strategi sosialisasi, penambahan fitur MATADELTA pada website resmi DPRD Sidoarjo, serta melakukan back-up dari berbagai sosial media. Disimpulkan secara garis besar inovasi tersebut berjalan cukup baik namun mengalami kendala jaringan internet, banyak aspirasi yang belum direspon sehingga komunikasi dua arah kurang maksimal, banyak masyarakat yang belum tau dan kesulitan menggunakannya. Sarannya, perlu sosialisasi secara intens dan strategi untuk meningkatkan kesadaran anggota dewan serta perlu dilakukan perbaikan dan pembaharuan untuk menyempurnakan inovasi tersebut. Kata Kunci : Inovasi, Layanan, Matadelta
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM SATRYA EMAS (STUDI KASUS PADA DESA WONOSARI KECAMATAN GONDANGWETAN KABUPATEN PASURUAN) Rinaisyah Onni Purwanto
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Program Satrya Emas (Pusat Strategi Ekonomi Maslahat) merupakan suatu inovasi yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM guna mendukung UMKM. Desa Wonosari merupakan salah satu desa yang ikut serta dalam program ini, dan memiliki produk unggulan yang belum dapat berkembang secara maksimal. Sehingga membutuhkan pemberdayaan yang dilakukan oleh tim pendamping satrya emas Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Melalui Program Satrya Emas di Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun fokus penelitian ini adalah pemberdayaan yang dilakukan oleh Tim Pendamping Satrya Emas dalam mengatasi permasalahan dalam UMKM di Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan yang dilihat dari lima fase pendekatan pemberdayaan yakni pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Tim Pendamping Satrya Emas dalam mengatasi permasalahan dalam UMKM di Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan dapat dikatakan sudah baik namun belum optimal seperti yang terlihat pada aspek pemungkinan yaitu mengatasi permasalahan pemasaran yang kurang maksimal melalui kegiatan kapabilitas UMKM (Pelatihan Pemasaran Online dan Pembuatan Desain), pada aspek penguatan dilakukan dengan memberikan pelatihan program BEDO, aspek perlindungan berupa HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) yakni perlindungan merk pada produk batik tulis dan makanan-minuman olahan salak serta memberikan sosialisasi tentang SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) & TDP (Tanda Daftar Perusahaan), aspek penyokongan yakni melalui pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang membantu pelaku ukm sebagai ajang memperkenalkan produknya, aspek pemeliharaan yakni dengan melakukan evaluasi pada setiap proses dan tahapan yang telah dilalui serta memberikan pelaporan kegiatan yang dilakukan setiap 2 bulan sekali. Kata kunci : Pemberdayaan, UMKM, Program Satrya Emas

Page 1 of 2 | Total Record : 14